THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
perhatian Ares.



Hai semua....


apa kabar..


untuk kalian semua makasih udah baca sampai sini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lissa sudah dipindahkan keruangan rawat biasa. Kini Lissa masih di bawah pengaruh obat bius yang diberikan oleh dokter.


krrriiieettt


Ares masuk keruangan Lissa. Dia berjalan Secara perlahan takut nya Lissa terbangun. dia duduk di kursi sampai tempat tidur Lissa.


kalau di lihat-lihat dia cantik sekali saat tertidur begini. Tidak seperti biasa nya. liar dan juga bar-bar.


tapi lihatlah wajah nya sekarang. sangat cantik dan membawa ketenangan. batin Ares


tangan Ares mengusap kepala Lissa dengan lembut. ntah dorongan apa yang membuat tangan nya betah berlama-lama dia atas kepala Lissa.


"eungghhh" lenguhan suara Lissa.


Sontak Ares langsung menarik tangan nya dan melipat kedua tangan nya di dada nya dan berdiri tegak.


"Bangun juga kau. Aku kira kau akan menginap disini. " ejek Ares.


Lissa hanya mendengus. Bukan nya di kasih air minum atau mengucap syukur, bos nya malah mengejek nya. Tiba-tiba terlintas ide di pikiran Lissa untuk menjahili bos jutek nya ini.


"Awhhh... kepala ku sakit. Siapa kau???" Lissa mulai melakoni acting nya.


"Apa kau tidak mengingat ku??" tanya Ares heran.


"Ya.Katakan kau siapa??dan kenapa aku dirumah sakit. ???" wajah Lissa di buat selemah mungkin.


bagaimana dia bisa lupa?? batin Ares


"Apa kau benar-benar lupa siapa aku??. Aku ini bos mu. " kata Ares.


bagaimana aku bisa lupa dengan bos jutek seperti mu tuan?? hihihihi. Lissa tertawa sendiri dalam hatinya.


"Pfftt.Hahaha ..." tawa Lissa pecah saat melindungi ekspresi Ares.


"Apa yang kau tertawa kan ??"


"hehehe tidak tuan. Tadi itu aku hanya bersandiwara saja. Bagaimana aku bisa melupakan bos tampan seperti mu?!" Lissa mengakui perbuatan nya dan di selipkan sedikit pujian untuk Ares supaya tidak marah.


CLETAKKK


Ares menyentil dahi Lissa dengan kuat.


"awwwsssttt. sakit sekali... " ringis Lissa.


"Itu hukuman mu karena sudah menjahili ku. " ujar Ares


"Haaahhh.. baiklah, aku minta maaf tuan. Tapi kepala ku ini sakit beneran loh tuan. " ucap Lissa


"mana sini biar ku lihat" Ares menunduk wajah nya sangat dekat dengan Lissa.


"Hei.. kau ini gimana sih??" tukas Ares.


"Apa??" tanya Lissa tanpa dosa.


"tutup dulu mata mu. Biar aku bisa melihat dengan jelas. " kata Ares.


Lissa pun menutup mata nya.


astaga wajah nya benar-benar cantik. mata nya itu indah, alis tebal, hidung mancung dan ahhh... bibir nya itu sungguh terlihat manis. suara hati Ares memuji wajah Lissa.


"Tuan. Apakah sudah selesai??" tanya Lissa membuyarkan kekaguman Ares akan wajah nya.


"I-iya sudah selesai. Kepala mu tidak apa-apa. " jawab Ares dengan agak gugup.


"Apa kau haus???" tanya Ares.


"Ya.. Sedikit. "


"Ini Minumlah. " Ares menyodorkan segelas air.


"Sini gelas nya biar aku simpan" Ares meminta kembali gelas nya dan menyimpan nya di atas nakas sampai tempat tidur.


Lalu Ares duduk di kursi samping tempat tidur Lissa


"Apa kau lapar???" tanya Ares lagi.


"Iya" jawab nya singkat


Lalu Ares menelpon Frank


15 menit suasana menjadi canggung.


tok.... tok... tok...


"masuk!! " seru Ares


"Ini makanannya tuan. "


"terimakasih."


"Bagaimana keadaan mu Lissa??" tanya Frank.


"aku baik-baik saja Frank. Terimakasih sudah bertanya" Lissa tersenyum ke Frank.


Ares yang melihat itu menjadi kesal.


"Frank kau boleh pergi sekali! " titah Ares.


"Baik tuan".Lalu Frank keluar dari ruangan itu.


" Ini makan lah. " Ares meletakkan meja kecil di atas tempat tidur Lissa.


"Terimakasih tuan. "


Lissa membuka tutup makanan itu


"Wahhhh Omurice dengan topping bakso ikan... " seru Lissa ketika melihat makanan kesukaan sejak kecil.


"Apa kau suka Omurice??" tanya ares.


" Ya... aku sangat suka. Ini adalah makanan favorit ku dari kecil. "jawab Lissa antusias


" Oh. Kalau begitu makan lah. " saat Ares akan memakan makanannya dia tertegun melihat Lissa memejamkan mata nya dan mengatup kan kedua tangan nya.


Lalu Lissa bilang "Amin " dan langsung memakan makanan nya.


Ares tersentuh melihat Lissa. Hal itu mengingat kan nya dengan sahabat masa kecil nya. Dan langsung memakan Omurice nya.


"Tuan." panggil Lissa.


"Hem." jawab Ares


"Bisa tolong ambil kan aku air??" tanya Lissa


"kenapa kau makan sambil minum??" tanya Ares sembari menuangkan air kedalam gelas.


"Itu kebiasaan ku dari kecil. Setiap makan Omurice pasti aku merasa haus. " Ujar Lissa


DEG.


Ares kembali tertegun dengan pernyataan Lissa. Apa yang dikatakan Lissa kembali mengingat kan nya dengan kebiasaan sahabat kecil nya.


"ini air mu" Ares memberi kan air minum Lissa


"Terima kasih tuan. Entah ini hanya perasaan ku atau bukan. Tapi kau sangat perhatian pada ku. " ujar Lissa sebelum meminum air nya.


"Ya mungkin itu karena kau sering Mengomeli ku tuan. hahahah" ucap Lissa setelah menghabiskan minum nya.


"Ehem... Itu bi-bisa jadi. Cepat habis kan makanan mu. " Ares mencoba menetralkan rasa gugup nya.


**ATTENTION :


Untuk semua readers yang baik hati


untuk setiap hari sabtu dan minggu


author nggak up.


dan akan up di hari senin sampai kamis.


dan dalam kurun waktu 5 hari itu...


author akan up 3 kali.


untuk berapa epsd yang akan diluncurkan.


tergantung waktu ya😊😊😊😀.


bisa 2 atau 3 atau 4 epsd.


makasih. 😁😁😁😁😁😄😍😘🥰.


salam hangat dari Tri murti**.


bersambung....