THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 4



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu ya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Sella.. Hari ini apa aja jadwal ku??" tanya Lissa


"tidak ada Lady... oh ya.. hari ini kita ada pertemuan antar organisasi.. nanti malam jam 22.00...." jawab sella sambil menggeser jari nya di iPad.


"hmmm pertemuan antar organisasi??? seperti apa itu??" Lissa menumpu kan dagu nya dengan kedua tangan.


"Karena kita kelompok organisasi Mafia baru di Asia ini.... kita akan memperkenalkan kelompok kita.... Lady sendiri yang akan memperkenalkan. " jelas Sella


"hmm??gak ada kegiatan lain gitu??" tanya Lissa lagi..


"mmmm... saya gak terlalu tau sih.. mungkin nanti akan ada acara lain. " Sella menggaruk kepala nya yang tak gatal.


"ok.. Karena ini baru jam 08.30 pagi... mending kita ngapain ya??" Lissa mengetuk dagu nya.


"Lady, saya punya usul... " tukas Sella tiba-tiba.


"apa??" Lissa berdiri


"bukan kah Lady punya sahabat disini?? bagaimana jika kita menjenguk nya saja. " Sella berkata dengan hati-hati, takut nya menyinggung dan membuat Lissa sedih


PHAK....


"wah... bener juga kamu... ayokkk kita kesana... Oh iya kita bawain kue aja sekalian" Lissa memukul punggung Sella dengan kuat hingga mengeluarkan bunyi yang pedas.


awsss...... kenapa harus di pukul sih... aduh.. pasti punggung ku ada cap tangan dari Lady.. dengus Sella dalam hati


lalu mereka berdua menuju ke tempat Naomi, yaitu RSJ. Tak lupa Lissa menyempatkan untuk membeli kue kesukaan diri nya dan Naomi yaitu red velvet .


"Hhuuffttt.... harus kuat gak boleh nangis... " gumam Lissa menyemangati diri nya.


Setelah itu mereka menuju ke resepsionis dan menanyakan pasien bernama Naomi.. Dan resepsionis itu menunjukkan jalan ke ke tempat Naomi. Dan meninggalkan mereka.


"Lady.. itu kah Naomi??" tanya Sella.


"Sella... jika saja aku tidak terluka.. dia tidak harus mengalami penderitaan ini hiks.... hiks... " Lissa hampir saja menangis, namun ia tahan.


"Hai... Naomi!!! Sahabat bobrok kuuuu... " Lissa berlari ke arah Naomi sambil berteriak dengan suara cempreng nya..


Naomi menoleh.. Dia merasa mengenal suara itu, namun tak melihat pemilik suara.. yang ia lihat hanya wanita cantik yang berlari sambil membawa sebuah bingkisan.


"Naomi hiks... hiks.... aku kangen kamu Mi.. huhuuuu...... " Lissa menubruk kan tubuh nya memeluk Naomi.


"IIIIHHHHHHH..... lepas!!!!! " Naomi langsung mendorong Lissa.....


Lissa tidak marah, ia memaklumi hal itu..


"kamu... mau kue??" Lissa mengangkat bingkisan kue itu.


mata Naomi membulat.. dari kemarin ia terus menerus menyebut kue dan kue.... langsung saja Naomi mendekati Lissa hendak merebut kue itu. Namun dengan cepat Lissa mengelak..


"kita akan memakan kue ini... kita cari tempat duduk dulu ya.. " ujar Lissa dengan tatapan teduh nya.


"Hah... iya.. iya... iya.. " Naomi melompat lompat seperti anak kecil sambil bertepuk tangan.. Dia menarik tangan Lissa dan berlari....


Dan sampai lah ia di taman RSJ tersebut... Naomi mendudukkan dirinya di bawah pohon beringin, dia terus bertepuk tangan dan tertawa senang.


"Hahaha... kue... kue... kue... iyeyyy.... yeyyyy.. yyeeyy.... " begitu ujar nya.


"Sella... eh... sella kemana???" Lissa menyadari Sella tak berada di samping nya.


"Saya di sini Lady... tadi ada telpon... jadi saya menerima nya sebentar. " jawab Sella..


mereka duduk bersila di bawah pohon beringin beralasan rumput hijau... Lissa membuka bungkus kue itu... namun, belum sempat sepenuh nya terbuka Naomi langsung mencolek kue itu dan memasukkan nya ke mulut nya.


"Mmmmm... nyam... nyam.... kue... kue.. kue... " kelakar Naomi


"hahahaha... kau ini lucu sekali... Sella mari kau makan juga.. " Lissa menarik tangan Sella.


"B-baik Lady.. " Sella mendekat.


mereka makan tanpa memotong kue itu... Hanya mencolek kue itu.. Naomi terlihat sangat bahagia.. Dia terus tertawa.. melihat itu Lissa merasa terharu... dia ingin menangis namun di tahan. Tidak mau kebahagiaan ini rusak karena nya.


Karena itu, tercipta ide jahil di otak Lissa.. Meskipun wajahnya berubah.. Namun perangai Lissa yang jahil masih melekat di dirinya.. Lissa mencolek kan sedikit krim itu dan mengoleskan nya ke wajah Naomi dan Sella..


"Bwahahahahah... hahahah wajah kalian jadi cemong cemong.. hahahah.. " tawa Lissa dengan keras..


Sella hanya diam dan menangis dalam hati. hwuuuhuhuhu.. sungguh teganya diri mu Lady... apa salah ku. ???.


Naomi malah tertawa terbahak-bahak.... Dia mengambil tempat sisa kue yang tersisa sedikit.. lalu....


Plak.....


Naomi malah mengolesi wajah Lissa dengan semua kue itu.. bahkan krim dan kue nya mengenai rambut Lissa... Sella melihat Lissa yang terdiam sambil memejam kan matanya...


gawattttt.. Lady pasti marah.. panik nya ia segera mengambil lap yang ada di dalam sakunya hendak membersihkan sisa krim.


"Jangan Sella!!! biar kan seperti ini.. Dan tolong foto kami berdua.. " appaaa.... Sella ternganga dengan ucapan Lissa.. tapi dia tetap melakukan perintah nya.


cekrek... cekrek.... cekrek.....


tiga foto diambil dengan baik oleh Sella..


"Sudah... sudah... ayo Naomi kita cuci muka.. " Lissa menggandeng tangan Naomi. Dan mereka membersihkan wajah mereka hingga bersih...


Seharian itu Lissa terus menemani Naomi.. hingga matahari sampai di ujung barat.. Lissa merasa enggan untuk pulang, namun karena nanti malam akan ada urusan jadi ia harus pulang.


"Naomi.. jika aku ada waktu aku akan kembali lagi dan menemani mu seharian full... oh iya.. ingat ya.. nama ku adalah Lissa... kau ingat kan??" Lissa memegang kedua tangan Naomi..


"hahahhaa.. Lissa... Lissa... Lissa.. hore.... hore... " Naomi melompat lompat senang.


"bye Naomi kita akan bertemu lagi. " Lissa melambaikan tangan.


Dia dan Sella langsung memasuki mobil dan menuju ke rumah untuk bersiap siap ke acara nanti malam..


Namun tanpa mereka sadari, seorang pria terus mengawasi mereka secara diam diam. Pria itu tadi nya ingin menjenguk Naomi, tapi ia melihat Naomi bersama dua wanita. Bukan menghampiri Naomi, pria itu hanya mengawasi mereka.


Dapat ia lihat, Naomi begitu gembira bahkan tertawa bahagia dengan lepas.. Selama 4 tahun ini, ia tidak pernah melihat Naomi tertawa bahagia.. yang ada hanya tawa kesedihan.


Dia menanyakan nama orang yang mengunjungi Naomi pada resepsionis... Dan ia mendapat kan dua nama. Sella dan Satu lagi.. Nama yang sudah hilang selama 4 Tahun. Alissa..


Pria itu sempat tertegun, mencoba menerka-nerka.. namun hanya berujung tanda tanya.. Dan ia berencana menanyakan hal itu pada Atasan esok hari...


*************


Jam 21.45 , di kediaman Lissa.


"Sella apa aku sudah cantik??" tanya Lissa


"anda sangat cantik Lady.. tapi apakah anda akan memperlihatkan seluruh wajah anda pada orang-orang??" tanya sella..


"memangnya kenapa??" tanya Lissa


"jika kita bertemu dengan musuh... Mereka pasti akan mengetahui indentitas kita... Dan akan melakukan penyerangan... di dunia Mafia.. hampir semua hal dapat terjadi... " kata sella sambil mengikat rambut nya.


"hmmmm... kalau begitu... aku harus mengenakan topeng" Ujar Lissa


"saran saya juga begitu.. untuk menghindari hal hal yang tidak baik.. Saya juga akan memakai topeng. " kata sella.


"baiklah... Panggil aku jika sudah waktunya"