
Hai kembali lagi.
Yuk simak bareng-bareng
"Bener banget tuh. Kemarin aja muka nya pucat banget gara-gara melawan preman kemarin. Eh ngomong-ngomong suara Lissa dan teman nya itu lumayan juga ya" Puji Felix yang sudah memasang seatbelt ke badan nya.
Ares hanya diam mendengarkan anak buah nya membicarakan tentang wanita aneh (Lissa) . Dan dia merasa tertarik dengan orang yang bernama Lissa itu. Tak lama kemudian dia sampai di perusahaan yang sekarang menjadi milik nya itu.
Tap... Tap.. Tap..
Suasana menjadi hening seketika, para karyawan dan karyawati dapat merasakan perubahan atmosfer lobby menjadi mencekam.
Ares berjalan dengan penuh wibawa, diikuti 2F dibelakang nya.
"Selamat pagi tuan. " Sapa Miko. Dia adalah orang yang paling dipercaya kan oleh Ares untuk Meng-handle perusahaan nya saat dia tidak ada di tempat. Ares hanya menganggukkan kepala nya. Miko sudah sangat terbiasa akan sikap Ares yang cuek bebek.
Ditempat lain....
"Eh Lissa. Makan siang yuk laper nih" Ajak Naomi
"Iya bentar lagi nunggu si Ilham dulu, dia kan belom kelar makan nya. " Balas Lissa
"Udah gue udah kelar makan nya. Gue ngutang lagi ya" kata Ilham
"Aduhh... Gimana mau cepet kaya coba?? Lho ngutang terus" Marah Naomi.
"Tau nih.. Bisa-bisa tekor bandar" Jawab Lissa
Setelah perdebatan yang sengit antara dua kubu. Mereka bubar dari tempat. Lissa langsung menyambar kunci motor nya dan melaju ke tempat makan terdekat. Kali ini Lissa berhenti di sebuah kafe.Naomi heran kenapa kesini, begitulah batin nya bertanya.
Lissa tau mereka sangat jarang bisa makan di kafe-kafe seperti ini. Kebetulan tadi banyak sekali pelanggan yang membeli makanan mereka. Jadi uang yang mereka hasil kan lumayan banyak. Jadi Lissa memutuskan untuk makan siang di kaget tersebut. Jarang-jarang kan bisa makan di kafe kek gini. Batin Lissa.
Mereka masuk kedalam kafe dan memesan makanan.
Ting... Ting....
Suara belum pintu berbunyi.
Terlihat 4 orang pria idaman masuk kedalam kafe itu. Lissa dan Naomi tak menyadari akan kedatangan Ares, dan anak buah nya.
Ares mendapati Lissa dan teman nya sedang makan siang, menyunggingkan senyum nya. Lalu duduk di tempat biasa ia duduki.
"Eh Frank ada cewek cakep tuh" Tunjuk miko pada Lissa dan Naomi. Miko masih belum mengenal Lissa dan sohib nya.
"Eh itukan Lissa dan temennya" Ujar Felix.
"Lho kenal tuh cewek. Gue kira lho bengkok Jhahahah" Ejek Miko.
"Nggak juga sih wleekk" Miko menjulur lidah nya keluar
Bagaimana dengan Ares. Pria itu hanya diam memandang Lissa, takjub akan kecantikan nya.
Rambut pirang hidung mancung, mata indah, Bibir pink dan mungil.
Akhhh ingin sekali rasanya Ares mencicipi Bibir yang terlihat menggoda iman itu.
Nikmat yang mana yang engkau dustakan. Pikir Ares
Hingga Lissa dan sohib nya selesai makan, ketika hendak membayar makanan nya di kasir, pandangan Ares dan Lissa bertemu, mata mereka lekat tak mau menatap apapun lagi. Hingga teguran Naomi membuyarkan lamunan Lissa namun tidak Ares.
Ares masih memandang kristal mata Lissa yang indah.
"Wah ternyata kalian disini ya. Mau makan siang juga?? " Pertanyaan Naomi membuyarkan lamunan Ares seketika.
" Mi ayok. Balik buruan "ajak Lissa
Naomi masih diam ditempat.
" Miii.!!!!!... "Pekik Lissa.
" Eh iya. Sory Liss'..Duluan ya gaes byee" Pamit Naomi meniggalkan 4 pria itu.
"Gila tuh cewek, cantik-cantik tapi suara nya bisa sampai 8 oktaf" Ujar Miko
"Baru tau lho. Dia itu Lissa orang yang pernah nabrak mobil tuan Ares. Mau tau nggak, dia jago bela diri juga loh" Jelas Frank kepada Miko.
"Yang bener lho.. Kalo ada cewek kayak gitu... Gue mau dong satu, bungkus aja biar gampang bawa nya" Celetuk Miko.
Mendengar Kata-kata Miko barusan membuat hati Ares dongkol.
Menurut author dia ini cemburu ya.
Hhhmmm kenapa aku terus memikirkan wanita aneh itu. Daan saat Miko bilang ingin wanita itu, perasaan ku kenapa jadi sangat marah..??? Apa yang terjadi pada ku?? Hhh ntah lah. Entah apa yang merasuki ku.
Batin Ares terus memberikan pertanyaan yang Ares sendiri tak tau jawaban nya.
Sampai sini dulu ya guys.
Besok aku up lagi.
Jangan lupa kasi like, vote dan komen.
Byeπππππ