THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
kaos kaki beracun



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu ya


yuk lanjut...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah perdebatan antara Lissa, Naomi dan Miko. Akhirnya 6 anak manusia itu berangkat menuju dermaga, dimana speedboat milik Ares menunggu. Dalam perjalanan mereka memakai dua mobil mobil pertama di isi oleh Ares, Miko dan Felix sedangkan mobil kedua berisi Frank, Naomi dan Lissa.


didalam mobil Ares....


"Miko... apa maksud dari Lissa saat dia bilang kamu nyuri first kiss teman nya??" tanya Felix


"ohhh gini, begini... beberapa hari yang lalu saat malam hari.. aku ngeliat tuh cewek lagi di cegat ama preman. terus aku bantu. Nah pas mau pulang dia nya aku cium tiba-tiba. Dannn.... " Miko menggantung kan ucapannya


"Apaan woiii kamu mau kita mati berjamaah nih gara-gara nggak lanjut cerita. " Felix tidak sabaran.


"Ehemm.heii kalo mau mati jangan ngajak. Mati aja sendiri. Bos kalian ini belum ketemu sama jodoh nya" tukas Ares membuat Miko dan Felix terkejut.


cckiittttt...!!!!!!!!!!


Mobil mereka berhenti mendadak, membuat mobil yang Lissa dkk tumpangi hampir menabrak mereka.


Jeedukkkk...


"Sssssthhhhhh... Feliiiiixxxx!!! .. aku bilang jika mati jangan ngajak-ngajak" ketus Ares mengelus dahi nya yang terantuk ke kursi supir.


"Ma-maaf tuan. Saya kaget dengan ucapan tuan barusan. " ucap Felix terbata-bata


"iya tuan saya juga kaget. Jodoh??? jangan ngajak mati???. Seumur hidup saya tinggal bersama tuan saya baru kali ini mendengar tuan mengatakan hal itu. " ujar Miko panjang.


"Hhhaaahhhh.. Sudah lupakan.!!! lanjutkan menyetir.!!! " lalu Felix menjalani kan mobil mereka diikuti mobil Lissa dkk.


"Hei Miko lanjut kan cerita mu tadi!!!" paksa Felix. .


"nggak ada kelanjutan nya... hahahahhaah oh iya aku lupa. Aku juga udah jadian sama dia. Bahkan aku dua kali nyium Bibir nya itu. " tawa Miko.


"Weeehhh.. gak bener nih. " Felix menggeleng


"nggak bener dari mana. ???wajar dong aku menyukai lawan jenis ku. Dari pada kamu.. bengkok" Miko mengecilkan volume untuk kata terakhir.


"Aku apa??" Felix.


"Gak kok. Gak ada apa-apa " Miko menahan tawa nya.


di dalam mobil Lissa dkk.


"Mi. Yang bener kamu udah di cium ama si miko???" Lissa masih menanyakan perkara Naomi


"Aduhhh udah berapa kali sih aku bilang??.. Iya.. iya.. iyaaa dia udah cium aku... huh... enak aja maen nyosor nyosor.. " gerutu Naomi


"Enak dong" ujar Frank


"Ehh.. orang Hindi!!!!! enak dari mana nyaa????... Bibir aku itu masih Perawan tau nggak... dan si congor bebek itu udah ngambil keperawanan bibir akuhhh hhuhuhuhuhuhu....... " ujar Naomi dengan dramatis.


"Hmmmm PJ dong.. yang udah jadian.... " goda Lissa.


"Ohh kamu mau PJ????? boleh... boleh.. boleh... bolehh bangettt... " Naomi menunduk kebawah seperti mencari sesuatu.


saat itu mereka sedang berada di lampu merah. Mobil mereka bersebelahan dengan mobil Ares.


"Apanya yang berhasil Nao.. ???" tanya Frank.. dia menoleh kebelakang dan..


"Tuhhhh makan PJ..!!! " teriak Naomi. rupanya Naomi sedang melepas, kaos kaki yang ia pakai.


syyuuuuttt huppp


kaos kaki Naomi mendarat sempurna di hidungnya Lissa


"pffttt bwahahaha.. hhahaha. hahahah.. hahahahah


.. hahahahah" Frank dan Naomi tertawa dengan keras hinggap tetangga sebelah (orang di mobil lainnya) bisa mendengar tawa mereka.


Karena kaca mobil dibiarkan terbuka


"NAOMIIIII!!!!! bau tauuu.. "🤢🤢🤢🤢🤮🤮🤮🤮..


Lissa mencari kantong kresek dan...


" huuwweekkkk uuwekkk ohooeeekkkk uhuk.. uhuk.. uhuk.. " Lissa memuntahkan isi perut nya karena saking bau nya kaos kaki Naomi.


Ares bisa mendengar dengan jelas suara Lissa. Dia menoleh kearah mobil yang ditumpangi Lissa, dan benar saja Lissa baru muntah dan akan muntah lagi. Setelah muntah untuk kedua kalinya. Lissa segera di beri air minum oleh Naomi. wajah nya begitu pucat.


Lalu lampu kembali hijau.


Ares merasa khawatir dengan keadaan Lissa saat itu, dia mengambil telpon nya.


tut. tuut...


"Frank apa yang terjadi didalam sana??" tanya Ares.


"Tidak ada masalh tuan, hanya saja Lissa muntah tadi" lapor Frank


"kenapa dia muntah???apa dia sakit???kita harus kerumah sakit sekarang!!! " titah Ares saat dia akan menutup telpon suara Lissa terdengar oleh telinga nya.


"Ehhh.. tuan jangan ke rumah sakit... saya tidak apa-apa, hanya saja agak sedikit mual. " jelas Lissa


"kenapa ??kalau kau sakit lebih baik di tunda saja liburan kita semua.!!!" perkataan Ares membuat suara Naomi dan Lissa meninggi


AAPPAAAA!!!????! "teriak mereka berdua. Membuat si empunya HP langsung melempar kan HP nya kepangkuan Miko.


" Haa.. apa yang terjadi??? " Miko langsung terbangun dari tidur nya saat sebuah benda pipih berbentuk persegi mendarat mulus di jidat nya.


"Kenapa tuan???apa yang terjadi.. ??" tanya Miko dengan suara serak.


"Itu ulah pacar mu dan temannya. Dia membuat ku tuli. " Ares mengusap usap telinga nya yang masih berdengung.


"Halo... ??" Miko


terdengar suara percakapan di seberang telpon..


"kalau kau tidak menaruh kaos kaki beracun milik mu ke hidung ku, aku tidak akan muntah!!! " begitu lah percakapan nya.


tuut tuut lalu panggilan telpon di putus kan.


"seperti nya mereka sedang bertengkar tuan. " ucap Miko.


"haaahh terserah mereka saja. Berikan HP ku!! " lalu Miko mengembalikan HP Ares.


bersambung..................