THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 36



...■□■□■□■□■...


"Tapi Tuan, dari mana anda tau... ??? selama ini saya berusaha meretas, namun malah mendapat virus.. " dengus Felix.


"Hahaha itu karena kau kaleng kaleng.. " celetuk Frank yang tiba-tiba datang.


"Hei!!! Apa mataku pernah di kencingi kodok??" sinis Felix dengan mata menyipit.


"Hah!! sudah!! sudah!!.. kenapa kalian malah bertengkar?!! " Ares menengahi 2 orang itu.


"Hmmppph!!! " mereka sama sama melengos ke arah lain.


"Tuan, lanjutkan tadi.. " pinta Felix.


"Oh.. ya... Kemarin aku berhasil menerobos sistem informasi di kediaman 'dia'.... " kata Ares.


"Bagaimana bisa?.. "


"Karin.. " jawab Ares singkat padat namun tidak jelas.


"Karin??? maksudnya, Mata mata itu berhasil mendapatkan sesuatu??" Felix.


Kemarin........


Kemarin Ares mendapatkan kabar dari anak buah yang ia susul kan di kediaman Lissa. Karin, berhasil memasuki kamar Lissa. Bagaimana cara nya?? ...


Kemarin Karin di minta untuk mengambil kan HP Lissa yang tertinggal di kamar nya. Lissa memberikan kunci kamar nya pada Karin. Karin bak tertimpa durian runtuh, langsung dengan secepat kilat Karin menuju kamar Lissa.


Klik....


Karin memasuki kamar Lissa. sekilas memang terlihat biasa saja, namun bukan anak buah DOD namanya dan bukan anak buah Ares, jika tidak bisa menemukan kejanggalan di kamar itu.


Sambil berjalan mengambil HP, Karin melihat ke seluruh kamar, dan... Bingo!!! Terdapat sedikit celah di antara lemari buku dan dinding. Senyuman nya terbit.


"Nah udah ketemu kan... Sekarang harus kasih HP ini ke Lissa dulu biar dia gak curiga. " gumam nya.


"Lissa.. ini HP kamu.. maaf ya agak lama, soal nya nyari nya agak susah... " Karin memberikan HP Lissa


"Ahhaha.. iya.. iya gak papa kok... aku berangkat dulu ya... udah telat, Buru buru banget soal nya.. Bye... " Lissa menyambar HP nya dan melupakan kunci kamar nya.


"Akhirnya.. dewi Fortuna memihak...Yes!!! " girang Karin.


Karin pun buru buru menuju kamar Lissa dan memasuki nya. Tak lupa dia mengunci nya dari dalam.


Buat yang penasaran, kenapa kamar Lissa gak di kunci dengan ketat... ???


Jawabannya, karena semua orang yang ada di rumah Lissa adalah anak buah dari Lissa sendiri, dan juga, ada beberapa diantara mereka anak buah dari momy Zira...


Oleh karena itu Lissa tidak mengunci kamar nya dengan ketat. Bahkan jika ada yang memasuki lamar Lissa tanpa izin... Lissa tidak marah. Karena sekilas kamar Lissa itu terlihat sangat biasa. Tapi bagi orang yang melihat dengan teliti, akan terlihat sesuatu yang janggal.


Ok back to story....


"Ok... mari kita lihat, apa yang di sembunyikan oleh mu Lissa... " Karin mengamati semua sudut ruangan.


"Ya.. ini dia.. Pasti ada sesuatu yang dia sembunyikan... aku harus mengecek nya"


Ketika Karin hendak menggeser lemari buku, Dia kesulitan. Jadi Karin merasa dinding, namun tak ada hasil. Lalu dia mencoba menggeser setiap buku di lemari buku... Dan..


Klek.....


Riiitttt...... Gruduk... gruduk..


Ketika satu buku yang tipis, Tak sengaja tergeser.. lemari buku berderit dan bergeser. Dan terlihat lah sebuah rumahnya berukuran 4x4 meter. Dengan komputer canggih di dalamnya.


"Wow... lumayan.... " puji Karin.


"Ok Mari kita cekkk.... " ujar Karin.


Jari jari Karin mengotak- ngatik komputer di depan nya. dan meng-klik mouse komputer dengan lihai. Mata nya dengan jeli membaca setiap berkas yang dia buka di komputer itu.


Dan betapa kaget nya dia ketika melihat sebuah dokumen yang di beri nama " My Memory " dengan cover foto diri Lissa sebelum operasi.


Klik... klik....


Karin meng-klik 2 Kali dan....