THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
tidak ada penantian yang sia-sia jika tetap setia.



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu ya.


yuk lanjut


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan hari nya semua bersiap untuk pulang. Mereka mengemasi barang barang yang mereka bawa. Karena sudah beberapa hari liburan, dan pekerjaan mereka sudah menunggu.


#kamar Lissa


Lissa tengah mengemasi barang bawaan nya, tidak banyak yang di bawa. Hanya beberapa helai baju panjang dan celana, dan juga beberapa helai baju T-shirt. Selama berkemas Lissa penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Ares semalam.


ttookkk.... tokkk... tokk...


ceklek..


"Lissa.. "


"iya mom... "


"gimana nak sudah selesai??" tanya Zira


"sudah mom. " jawab Lissa


"aku senang sekali mom, tuan Mike mengizinkan momy ikut pulang bersama.. " wajah Lissa sumringah


"iya... nak... tuan Mike itu sangat baik, meskipun wajah nya agak seram. Tapi itulah Mike. hehe" kekeh Zira


"ok mom.. ayo kebawah.. mungkin yang lain sudah siap. " ajak Lissa


dan benar saja, di lantai bawah Naomi dan Miko sudah menunggu tinggal Ares dan 2 anak buah nya yang belum turun.


"ehem... ehem.... iya dehhh yang lagi kasmaran.. apa-apa selalu berdua... " goda Lissa


"huss... Lissa gak boleh gitu. " Zira menasehati Lissa


"xixixii iya mom.. apa lah daya ku yang jomblo nihh???" Lissa mendramatisir


"hemmmm... bilang aja iri" sewot Miko.


"ehh enak aja.... kamu itu ya... ngomong suka bener.. hahahahah" Lissa tertawa


"hahahah.... hahahha.... " semua tertawa


sedangkan Ares dan 2F sedang berbincang dengan Mike di kamar Ares.


"bagaimana perkembangan markas kita Res???" tanya Mike.


"Baik dad.. dan belum lama ini ada sekelompok mafia yang menyerang, yaaaa.... gitu lah... biasa aja mereka. menang suara doang. " jawab Ares sambil mengemasi bawaan nya yang tak banyak itu.


"hmm bagus lah kalau begitu.. " Mike manggut manggut.


"oh iya Res,,, daddy perhatikan.. kamu dari semalam aneh gitu.. kenapa???" tanya Mike.


"tuan Ares lagi galau tuan besar.!!! " celetuk Felix tiba-tiba dan langsung di hadiahi delikan Ares


"a... eehhheheh.. maaf tuan abang ku ini suka ngomong sembarangan... dari luar nya aja yang SOK cuek.. tapi aslinya ember.. maklum aja dosis obat nya kebanyakan" Frank membela lalu mengejeknya


"hahahah kalian ini gak pernah berubah ya... dari kecil " tawa Mike.


"jadi Ares.. siapa gadis yang kau sukai itu??" tanya Mike


"ti... tidak aku tidak suka Lissa dad... " jawab Ares gelagapan


"eiiii... daddy tidak pernah bilang Lissa loh... tapi ken.... " Mike berhenti


"oohhh jadi gadis yang kau sukai itu Lissa...... " Mike melanjutkan kata-kata menggoda Ares.


"Haaahhh!!!! tuan Ares suka sama Lissa??!!! " pekik Frank saking kaget nya.


"bhahahhaha ternyata kau baru tau ya adik ku .... tuan Ares itu sudah lama menyukai Lissa... dan kau tau.. semalam.... tuan Ares.. itu.. hhhmffffttt.... hmmftt... " mulut Felix langsung di bekap oleh Ares.


"hahaha tidak perlu kau rahasiakan Res. Daddy sudah tau dari Felix semalam.. dia juga cerita dengan daddy alasan kau memperkerjakan Lissa. .. dan tentang perubahan sikap mu selama ada Lissa. " tutur Mike.


"tapi daddy.. Lissa menyukai orang lainn" jawab Ares lemas dan tidak bersemangat


Felix dan Frank tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka. Dimana sosok Ares yang kejam, dingin, kuat, dan tak kenal takut??? pikir mereka.


"what???ternyata tuan Ares punya sisi lemah juga ya-" Frank terkejut


"diam kau!!!! " ketus Ares.


"dari mana kau tau kalau gadis itu menyukai orang lain ??? " tanya Mike.


"entah lah dad... tapi menurut ku dia menyukai orang lain. " Ares bersandar di bahu Mike


"perjuangan kan saja tuan.. saran ku saja nih ya... selama tuan masih punya tekad yang kuat untuk memiliki Lissa tuan harus mengejar nya. " nasehat Frank


"meskipun Lissa tidak tahu tentang perasaan tuan, tapi tuan Ares perjuangan kan saja.. Meski harus melalui penantian yang panjang. " ujar Felix


"Tidak ada penantian yang sia-sia jika tetap setia.. " kata-kata bijak keluar secara bersamaan dari mulut kedua pria kembar itu.


"jika tuan tetap setia menanti cinta Lissa, mungkin keajaiban akan terjadi" kata Frank


"cinta ada karena terbiasa tuan" timpal Felix


"jika tuan terus memberi kan perhatian pada nya perlahan dia pasti akan menyimpan rasa untuk tuan. " tambah Frank


"wahahahah.. dari mana kalian belajar kata-kata yang menyentuh hati itu. "


Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara seseorang yang sedang mereka bahas. Yap Lissa


"Li.... Lissa ka.. kau datang??? apa kau mendengar semua nya???" Ares langsung bangkit dari duduk nya dan bicara tergagap-gagap


"iya... saya sudah mendengar semua nya tuan... wah ternyata ada juga ya gadis yang bisa membuat seorang Ares yang judes ini jatuh cinta" kata Lissa


mendengar apa yang Lissa katakan Ares menjadi lega, ternyata dia tidak mendengar semua nya. batin Ares.


"apa tuan sudah siap??ini sudah jam berapa??" Lissa bertanya dengan mode datar nya.


Lissa paling tidak suka jika menunggu.


"yah ini sudah selesai. Frank bawakan koper ku kebawah.. " ketus Ares. dan melenggang pergi


"huwoii!!! tuan Ares, tuan kan punya tangan. kenapa harus menyuruh Frank??" teriak Lissa


hahahhaah pantas saja Ares sangat menyukai gadis ini ternyata dia berbeda. semoga kau mendapatkan cinta mu Ares. Mike membatin


"heh!! bawel banget!!! " tukas Ares dan langsung merebut koper yang di pegang oleh Frank


mereka turun kebawah, Mike mengantar mereka sampai di pantai. Semua nya mengucapkan terimakasih, dan mereka menaiki speedboat Ares. Dengan cepat speedboat Ares langsung melaju membelah air.


liburan kali ini mungkin akan menjadi liburan paling membahagiakan bagi semua termasuk Lissa, namun tidak dengan Ares. karena dia masih jengkel dengan kembang api semalam.


Lissa mendekati Ares yang sedang duduk sambil melihat air laut..


"tuan Ares.. boleh saya duduk di sini??" tanya Lissa..


"hmmm ya.. " jawab nya singkat


"Terima kasih tuan. sudah mengajak saya liburan ke mari. " ucap Lissa langsung.


"kenapa??? biasa saja kan?" Ares terheran


"tidak tuan. jika tua tidak mengajak saya.. mungkin selama nya saya tidak bisa bertemu dengan ibu saya. " tatapan teduh dari mata Lissa


"iya.. apa kau bahagia??" tanya Ares.


"sangat tuan... saya tidak pernah bahagia seperti ini. tuan Ares mungkin tidak sadar.. tapi bagi saya tuan Ares sudah memberikan hadiah paling indah di hidup saya. " ucap Lissa. senyum manis dan tatapan teduh dari mata nya membuat Ares ikut senang


mungkin yang di katakan dua cunguk itu benar.. perlahan namun pasti aku pasti akan mendapatkan mu. Dan saat itu aku akan menjadikan mu wanita paling bahagia didunia. Ares.


Tidak ada penantian yang sia-sia jika tetap setia..


@ 2F


cinta ada karena terbiasa tuan. @felix


bersambung.....