THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 22



Hai semua


Apa kabar


Semoga sehat selalu ya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Semuanya sudah siap??" Lissa bertanya pada seluruh anak buah nya.


"Siap Lady!! " jawab semua nya serempak.


"Baik lah kita berangkat sekarang" Lissa melajukan si putih kesayangan nya.


Sella dengan si black milik nya. Dan anak buah lain menggunakan mobil Pajero.


Jalan malam yang sepi membuat mereka melaju dengan lancar, tanpa hambatan. Karena jam memang menunjukkan jam 23.00 . Hanya beberapa tempat dan orang-orang yang masih beraktivitas.


Satu setengah jam kemudian mereka sampai di markas mafia Polar bears. Yang di ketuai oleh Kyle. Orang yang serakah akan segala hal, pelit dan juga congkak. Berumur 45 tahun, dan tak mempunyai istri. Hanya wanita malam yang menjadi teman ranjang nya.


"Retas semua keamanan disini!! " perintah Lissa.


Suara ketikan saling beradu, semua hacker meretas keamanan markas PB. Hingga seseorang dari mereka berteriak


"Lady keamanan sudah di lumpuh kan.. waktu yang tersedia 2jam 15 sebelum sistem keamanan pulih kembali!! " katanya.


"Bagus!! Ambil bagian masing-masing!! Cepat!!!!! " Lissa


Sekitar 70 mafioso menyerbu markas itu. Markas PB yang mendapat serangan mendadak menjadi kewalahan. Tanpa persiapan, 150 mafioso PB lumpuh dengan mudah.


"Kerja bagus. Kalian sudah membuka jalan untuk ku.. Jaga keadaan.!! " kata Lissa dia berlalu dan masuk ke dalam ruangan di markas PB bersama Sella.


"Di mana letak ruangan senjata mereka Sel???" tanya Lissa


"Arah timur Lady.. pintu berwarna silver dengan kode Akses ZZXY!!. " Jawab Sella dengan tegas.


"Kalian sudah dengar apa yang Sella katakan??" tanya nya pada mafioso yang mengikuti nya.


"Kami mendengar Lady.. Segera laksanakan!! " dengan tegas dan mereka menuju ruang senjata.


"Sisa nya ikut aku.. kita akan membalas kerugian kita kali ini!! " ujar nya dengan tatapan dingin dan datar.


"Di mana ??" tanya Lissa


"Pintu berwarna Merah gelap Lady.. Kode akses 5925." jawab Sella.


Tit... tit.... tit.... tit.... Tling...


Pintu terbuka, dan hal pertama yang mereka lihat adalagi 2 manusia berbeda gender sedang 'bergulat' di tempat tidur tanpa penutup.


Suara desahan dan erangan terus terdengar, namun mereka memilih untuk tidak mendengar.


Hampir 10 menit mereka diam, dan Lissa sudah mulai jenuh.


Dor!!!


Suara tembakan menghentikan 'pergulatan' 2 orang itu.


"Kau!!! sial.. kau ada di sini!!! " umpat Kyle


"Hooo.. ayo lah Kyle... kami sudah disini 10 menit lalu, tapi kau tidak menyadari kami... " jawab Lissa malas.


"Kau... pergi!! aku tidak membutuhkan mu lagi!!! " bentak nya pada wanita jalang itu.


****Whuuussss****....


Pisau melayang, dan menancap di leher wanita jalang itu. Pelaku nya adalah Sella.


"Tidak ada yang boleh pergi dari ruangan ini, jika ingin pergi makan harus mati" dengan datar.


Kyle sudah pucat dari tadi.. Tubuh nya hanya tertutup oleh handuk putih sebatas paha nya.


"Kau!!! sial AD... Apa urusan mu hah!!!? " teriak Kyle..


"Kyle.... kau lupa??kami hanya ingin ganti rugi dari mu saja.. " kata Lissa dengan santai.


"Apa maksud mu!!? " Kyle sudah memegang sebuah pistol.


"Hei bangsat!!! kau sudah mengambil senjata kami dan melukai para anak buah kami!!! " Sella sudah tidak tahan untuk tidak marah.


"Hahaha ternyata hanya itu... kau dengar baik baik..Wanita lemah seperti kalian berdua itu tidak pantas memegang senjata... Kalian pantas nya menjadi penghangat ranjang ku haha" kata Kyle dengan mesum nya.


"Banyak bacod bener ah... malas...!! " kata Lissa malas.


Sllliinnggg.


Sebuah Katana yang berkilau ditarik dari sarungnya.


Gluk....


Kyle susah payah menelan saling nya saat Lissa berjalan mendekati nya sambil membawa Katana.


Tingggg...


Suara Katana menyentuh lantai.