THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 78



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Guess!!!


Karena author mau cepet cepet namatin novel ini. alur nya author percepat ya.


Dan akan end saat pernikahan mereka.


Tapi tenang aja.. akan ada bonchap alias bonus chapter.


Oh iya... jangan lupa baca novel author yang satu lagi.


Sang Dewi.


Tapi kayak nya nggak di novel yang sama ya guess.


author akan gantikan akun.


Karena mau benerin yang salah.


info selanjutnya akan di sampai kan di next episode


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Huahhh.... Gerah!!! " Keluh Lissa.


"Lady kau mau es krim?" Sella menyodorkan cup es krim rasa cokelat.


"Aahhh.. es krim.. kau yang terbaik " Lissa langsung mengambil nya.


Lissa sedang duduk di pondok kecil yang berada di halaman belakang rumah nya. Di samping pondok itu ada sebuah pohon besar yang cukup rindang. Dilengkapi ayunan yang bisa dinaiki 2 orang.


"Emmm dinginn... " gumam Lissa saat sesuap es masuk ke mulut nya.


"Lady.. "


"Mmmm..." jawab Lissa.


!


"Setelah kau menikah nanti, kau tinggal dimana?.Apa kau akan mengikuti Ares itu. ??Atau tetap di rumah ini?" tanya Sella.


Lissa terdiam. Dia memandang wajah Sella yang nampak sibuk dengan es krim. Tapi, dia tau. Bahwa teman yang sudah ia anggap saudara ini merasa sedih karena dia akan menikah.


"Aku tidak tau. Jika Ares memutuskan untuk tinggal berdua, maka aku akan ikut. Dan jika dia memutuskan tinggal bersama, aku ikut saja. " jawab Lissa seadanya.


"Bisa tidak jika kau tinggal di rumah ini saja?" tanya Sella.


Cup es krim nya sudah kosong.


"Jika aku bisa, maka aku ingin tinggal di rumah ini setelah menikah nanti. Tapi, bagaimana pun aku sudah menikah. Dan dimana suami ku akan tinggal, aku harus ikut. "


"Lagi pun. Kami juga harus belajar hidup mandiri. Membina rumah tangga kami sendiri. " sambung nya lagi.


".... " Sella hanya diam. Dan berpikir yang diucapkan Lissa memang ada benar nya.


"Boleh Mommy gabung??"


"Wow.... kripik kentang!! " mata Lissa berbinar.


"Giliran makan saja cepat. " cibir Sella.


"Hahaha.. " Mommy Zira mentertawakan mereka berdua.


"Apa yang sedang kalian bahas. Wajah kalian terlihat serius dari jauh. " tanya Mommy.


"Oh itu... "


Kriuk... kriuk.. kriuk.....


Kripik kentang mengalihkan dunia Lissa. Dengan semangkuk kripik kentang dan sais pedas. Yakin lah, Lissa tidak akan mendengar apa yang kalian bicara kan.


"Hanya hal kecil Mom. " jawab Sella.


"Apa itu. ??" Mommy ikut memakan kripik.


"Jika Lissa sudah menikah nanti, apa dia akan tinggal disini bersama kita atau ikut bersama Ares dan hidup mandiri. " ucap Sella.


"hhhh... "


"Itu semua tergantung keputusan Ares sendiri. Jika Ares menginginkan tinggal bersama di rumah ini, bisa saja. Tapi, jika dia ingin tinggal berdua saja. Mommy dan Daddy tidak bisa melarang. Karena Lissa sudah menjadi tanggungjawab Ares. " Jawab Mommy panjang.


"Yahhh... jawaban kalian sama saja. " rungut Sella.


"Jhahahah... kau juga akan seperti itu ketika sudah menikah nanti. " timpal Lissa membawa mangkuk kosong.


"Mom.... Apa kripik nya masih ada. ???" tanya Lissa.


"Astaga Lady... bagaimana bisa kau menghabiskan semangkuk besar keripik?? apa rahang mu tidak lepas karena mengunyah dengan kecepatan turbo. "


"Heiiiii.... Terserah ku. " ujar Lissa.


"Di dalam rak makanan masih ada setoples lagi. Ambil saja jika kau mau " jawab Mommy Zira.


"Okey Mom.... " Dengan kecepatan angin Lissa langsung menuju rak yang ada di dapur.


"Chih..... dia tidak berubah... " Geleng Sella.


"Hahah biar saja. Dia tidak akan pernah berubah. Masih Lissa yang bar-bar. " kedua nya tertawa.


"Oh iya Sella. "


"Iya Mom??"


"Kapan kamu mengenal kan seorang pria pada Mom??" tanya Mommy Zira.


"brrruuuusshhhh!!! " keripik yang baru saja mendarat di mulut Sella keluar dengan cepat.


"Astaga Mom!!!! " pekik Sella.


"hahaha... "


Mommy zira tertawa geli