
Hai semuanya
apa kabar
semoga sehat selalu ya...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
*CUP...
Mata Naomi membulat saat Miko mencium bibir nya di depan dua petugas kasir tadi. Bahkan Miko sedikit menggigit kecil bibir Naomi.
"apa yang kau*..... ".....
Naomi membeku seketika saat Miko menyatukan bibir mereka. Semburat merah muncul dari kedua pipinya. Matanya berkedip dengan cepat, bahkan kedua daun telinga nya pun ikut merah.
Miko yang melihat Naomi seperti orang kebingungan yakin bahwa dirinya adalah orang pertama yang mengambil ciuman pertama dari gadis di depannya ini.
"Yuk.. sayang kita pulang. Liat tuh ada antrian di belakang kamu. " Miko menggenggam tangan Naomi.
Naomi sendiri masih diam, saat sudah sampai di luar, Naomi langsung tersadar saat Miko menjentikkan jari di depan wajah nya.
"Apa yang kau lakukan!!!!!?????! " pekik Naomi dengan histeris.
"Memang nya apa lagi. Kau tidak tau apa yang baru saja aku lakukan???. Atau kau mau mengulangi nya lagi???" Miko menggoda Naomi
"Errghhhh.... kau ini memang keterlaluan!!!. Kau sudah membuat ku malu!!! " bentak Naomi.
"Siap-siap kau akan ku beri pela..... "
Zzrrttttt.... zrrttttt....
Ponsel Naomi bergetar...
"Halo ibu.. "
"........ "
"Iya ini Naomi udah selesai, tadi ada masalah dikit. " Naomi mendelik tajam ke arah Miko.
"........ "
"Iya bu. Sebentar lagi kok, Naomi udah di jalan nih. "
"Iya bu ku sayang..... " Naomi mengakhiri panggilan.
Miko mendekatkan wajah nya ke arah wajah Naomi. Menyadari akan hal itu, lantas Naomi menyikut perut Miko.
"Aaauhhhhh.... hhssssstt... Kok kamu jahat banget sih sayang... " ringis Miko
"Ihhhhh!!!!! kan aku udah bilang. Kita ituu.. nggakkk... PACARAN!!!! titik. " Naomi bertambah kesal.
Naomi pergi meninggalkan Miko dengan raut wajah masam. Tiba-tiba dia berhenti. Rupanya dia mendapatkan pesan dari sohib nya Lissa. Miko salah mengartikan pergerakan Naomi. Dia mengira Naomi sedang menunggu dirinya.
Saat Naomi kembalikan berjalan tiba-tiba tangan nya di cegat oleh Miko
greep...
"Ihhhh!!! Apaan sih. ???" Naomi menepis tangan Miko.
"Kamu nggak mau nunggu aku ???" Miko menatap Naomi dengan tatapan memohon.
"Hhaiissss!!!. Ok fine. Kamu menang. Tapi awas kalo pegang pegang!!! " ancam Naomi
"Yesss... makasih sayang... " ucap Miko dengan senyum kemenangan.
"Hhhhaaaahhh.... " helaan nafas panjang keluar dari mulut Naomi. Sudah lah sudah malam malas jika harus berdebat lagi, begitu pikir nya.
Miko melihat tangan Naomi sebelah kiri nya menenteng belanjaan tadi dan sebelah tangan lagi memegang HP. Lalu terlintas di otak Miko sebuah ide.
Happp...
zzrrttttt... zzrrrtt...
HP Miko bergetar, artinya nomor Naomi sudah masuk ke HP nya. Naomi pasrah dengan sikap Miko. Gak guna juga kalo dia ngelawan Miko. Yang ada nanti di cium lagi.
"Mmmm... ngomong ngomong nama kamu siapa???" tanya Miko
"Kepo banget sih jadi cowok!!" ketus Naomi
Tiba-tiba...
CUP...
Lagi-lagi Miko mencium bibir Naomi. "Kalo aku nanya itu di jawab yang bener. " Miko mengusap lembut kepala Naomi.
"Kamu itu siapa sih..!!! ??? Udah lah gak kenal tapi sok sok kenal, Gak tau malu, main cium cium bibir orang lagi!!. " omel Naomi.
"Kenalin aku Miko Bastian. Sekarang kamu udah kenal kan??" Miko tersenyum kearah Naomi. Dia tidak menghiraukan omelan Naomi tadi
"Ahhhh kamu gak mau jawab lagi karena kamu mau aku cium lagi kannn???" alis Miko naik turun menggoda Naomi
"Addeehhhhrrrgghh... Kamu ini tuli, apa budeg sih. ???. Kamu nggak dengar tadi aku nelpon ibu ku. Kan aku nyebut nama aku tadi.... " Ok!! FIX!!! Kepala Naomi udah mulai keluar tanduk
"Oh... iya ya... tapi aku lupa.hehehehe" jawab Miko polos seolah tanpa dosa.
Naomi mengusap kasar wajah nya. Ungu sekali dia mencakar wajah laki-laki yang sudah mengambil first kiss nya itu.
"Naomi!!!! " ketus nya.
"Aku nanya nama lengkap kamu Naomi sayangggg" ucap Miko dengan nada lembut
"Naomi Anastasya" jawab Naomi singkat.. padat... dan jelas.
"Nama kamu cantik banget Kayak orang nya.. "
Blusshhh.....
Pipi Naomi seketika hangat dan juga berubah merah. Dan hal itu juga dilihat oleh Miko.
"Cie... cie... yang ngeblusshh... nih yeee.. malu malu kucing sihhh... " Goda Miko
"Udah diem.!!! "
Tak lama mereka hampir tiba di depan rumah Naomi. Naomi berhenti tak jauh dari pagar rumah nya.
"Makasih udah nolongin." ucap Naomi
"Iya sama-sama. Apa sih yang nggak buat pacar aku nih.. " ujar Miko sambil ngewink
"Haaiisss..... dasar Jones. Kita itu nggak pacaran. Berapa kali sih aku harus bilang???" Naomi mukai emosi lagi.
Lalu Miko meraih tengkuk Naomi dan langsung ******* bibir Naomi. Fix!!! Miko udah kecanduan bibir Naomi. Miko semakin menekan tengkuk Naomi dan menghirup habis oksigen dari mulut Naomi.
"Hah... hahhh.. uhuk... uhuk.. hhhaaahhhh.... " Naomi agak terbatuk batuk saat Miko melepas lum*tan nya.
"Sekarang kita resmi pacaran. " Miko mengusap bibir Naomi yang agak basah dengan ibu jari nya.
Cup...
Sebuah kecupan ia berikan di bibir Naomi.
"Udah. Sekarang kamu masuk gih.. Udah malam angin nya gak baik buat kesehatan. Dan jangan lupa... Sering-sering telpon aku ya. bye.... " pamit Miko sebelum meninggalkan Naomi.
Naomi sendiri masih menjadi patung dadakan setelah kejadian yang membuat jantung nya berhenti sesaat. Dia menyentuh bibir nya yang tadi di lum*t oleh Miko. Masih terasa agak basah.
Naomi menangkup kedua pipi nya yang terasa panas dingin. Dia memejam kan mata nya beberapa kali. Dan ujung ujungnya senyum senyum sendiri😂😂😂.
Lalu dia masuk ke dalam rumah nya, ibu ayah dan adik Naomi yang kalau itu sedang nonton TV, merasa heran dengan anak gadis mereka yang senyum senyum sendiri setelah dari minimarket.
bersambung.........