THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 72



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai semua kembali lagi di novel author yang gak jelas banyak typo dan penuh kontroversi di dunia maya:v.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tut.. tut... tuuuttt....


"Halo "


"....... "


"Kenapa harus aku?? kau bisa membeli makan siang sendiri bahkan kau punya banyak karyawan!! "


"...... "


"Issshhh.... Kau tidak tau kalau aku sedang sibuk?? Apa kau ini lumpuh sampai harus di layani ??.. "


".......!! "


"Harrghh.... awas saja kau. Makanan mu akan ku campuri dengan racun.!! "


Piiikkk....


...****************...


Lissa mendengus saat tiba di depan loby perusahaan AO Company. dengan menenteng tas berisi makan siang untuk Ares. Ya. Sejam yang lalu Ares menelpon nya dan ingin di antar kan makan siang ke kantor nya. Saat yang salah.


Karena Lissa masih bersemayam di dalam selimut nya. untuk kaum rebahan akut seperti Lissa, tempat tidur adalah yang terbaik dari semua tempat. Dan Ares menelpon di saat dia sedang bermimpi bertemu pangeran berkuda cokelat sambil membawa seikat bunga mawar berwarna putih.


Tapi.. ahhh sudah lah... kembali ke topik.


Lissa menyelonong masuk begitu saja tanpa permisi. Membuat Resepsionis kaget dan menegur nya.


"Permisi Nona!! Bisa kemari sebentar??" panggil resepsionis ber-name tag Lili


"Ada apa?" tanya seolah tak menyadari kesalahannya.


"Maaf Ta—.. "


"Nona.. Anda menerobos langsung tanpa mendatangi meja resepsionis dulu. Apa anda punya sopan santun?? Dan anda siapa. ? Apa sudah membuat janji temu dengan seseorang??" Semprot resepsionis bernama Anggi


"Aku tidak membuat janji, tapi aku di suruh datang kemari mengantarkan bekal untuk CEO kalian" jelas Lissa.


"Ehh... Ehm.. Nona, apa bisa menunggu sebentar?? Saya akan menghubungi asisten tuan CEO. " pinta Lili.


"Ya, Tidak masalah. " angguk Lissa.


"Sudah lah Lili.. Tidak perlu menghiraukan dia. Lihat saja pakaian nya... hanya memakai piyama tidur. " Cibir Anggi.


What the f*ck!!!! batin Lissa.


Lissa memang hanya memakai baju tidur, tapi hanya celana nya saja.. Atasan nya dia memakai cardigan berwarna cream. Dan hanya melihat rambut Sederhana, karena dia belum mandi. Tapi Lissa tetap wangi.


"Tapi Anggi.. Bagaimana jika dia memang di minta mengantarkan bekal Pak CEO?? Kita bisa di usir dari perusahaan!! " ujar Lili.


Datang lah seorang security.


"Bawa perempuan kumal ini! Bawa dia keluar!! Mengotori lantai saja dengan sepatu murahan nya. " hardik nya.


What!!! sepatu merk terkenal di bilang murahan. Hei harga sepatu ini bisa menggaji mu selama 6 bulan. di perusahaan ini. #&@$@hsbsjsiwbxy!!!. umpat Lissa dalam hati nya.


Tanpa di seret paksa. Akhirnya Lissa keluar dari perusahaan dan memasuki mobil nya yang terparkir tepat di depan perusahaan.


Security itu terkejut bukan masin saat melihat mobil milik Lissa yang harga nya mencapai selangit. Dilihat dari plat nomor nya saja.. Itu sudah menandakan dia seorang pengusaha sukses... Ckckckc aku rasa aku akan di pecat sebentar lagi. Security itu menangis dalam hati nya.


Sementara itu, Ares merasa heran karena Lissa belum juga sampai. Akhirnya dia menelpon Lissa.


"Honey.. Apa kau tidak datang kesini??" Ares .


📱"Aku tidak bisa masuk. Karena belum membuat janji temu dengan CEO perusahaan ini. " sindir Lissa.


"Maaf honey, aku lupa bahwa karyawan ku belum pernah melihat mu sebelum nya. Baik lah aku akan meminta Frank menjemput mu. Kau tunggu saja di sana. bye " Ares langsung mematikan sambungan telpon.


"Frank segera jemput Lissa di luar. Dia sedang menunggu. " Ares menyeletuk.


Frank tidak menghiraukan hal itu, karena sedang sibuk bermain game online di HP pintar nya.


"FRANK!!! " teriak Ares.


"Aahhhh baik tuan. " Frank mengacir dan melemparkan HP nya di sofa.


Di tempat Lissa.


"Lissa!!! " panggil Frank.


"Hahhhh... untung saja kau datang... Di sini panas. sejam lagi aku berjemur, aku akan berubah jadi ikan asin. " mengilas diri nya.


"Ayo masuk. Tuan Ares sudah menunggu. "


"Oke." Lissa mengikuti Frank.


Dua resepsionis tadi menundukkan kepala hormat saat melihat Frank lewat. Namun mereka kaget saat melihat Lissa telat di belakang pria itu. Lissa tersenyum mengejek ketika melihat wajah resepsionis yang sempat beradu mulut dengan nya. Anggi, berwajah pias.


Mereka juga kaget saat Lissa memasuki lift khusus CEO.


Ya Tuhan... aku menyinggung orang dekat CEO. Semoga saja aku tidak di black list oleh tuan CEO. Anggi berdoa.


Di sini kita bisa mengambil pelajaran ya guys.


Sikap sopan itu selalu penting. Dan harus menjaga mulut. Pepatah mengatakan. 'Mulut mu, Harimau mu'.Menjaga perkataan. Karena lidah lebih tajam dari pada pedang.


wkwkwk kok gak nyambung ya.. hahahah.


"Tuan. Nona Lissa susah sampai. " ujar Frank.


"Bagus.. Kau keluar sana!! aku ingin berdua. " usir Ares dengan nada menjengkelkan.


Frank menyambar HP pintar nya dan meninggalkan tuan nya yang sedang di mabuk cinta