
Hai semua. masih semangat kan .
makasih buat kalian yang udah baca sampai sini.
yuk lanjut baca πππππ
Di pedalaman hutan rimba yang masih rimbun. Terdapat sebuah danau yang luas, di apit oleh dua bukti. Dibawah danau tersebut, 400 meter di bawah permukaan tanah. Sebuah markas mafia yang paling di takuti di Asia, berada.
Markas besar sekaligus markas utama dari kelompok mafia Dark of Death. Pemimpin pertama mafia tersebut sengaja membuat markas mereka di bawah tanah.
Oleh karena itulah, tidak ada satu pun orang dunia bawah yang mengetahui, dimana letak sebenarnya markas itu. Banyak kelompok mafia yang mencoba untuk mencari keberadaan markas itu. Berbagai cara dilaksanakan, seperti memasukkan beberapa mata-mata, kedalam anak buah mafia Dark of death.
Namun itu bagaikan berusaha menggapai bulan dengan tangga. Setiap ada mata-mata yang berusaha menyusup ke dalam kelompok mafia itu, pemimpin mereka pasti sudah selangkah lebih maju, mengetahui nya.
Dulu, saat masih di bawah kepemimpinan Mike Alexander, musuh masih bisa memasukkan mata-mata. Namun saat sudah berpindah ke tangan Ares Alexander. Hal itu sangat mustahil untuk di lakukan.
Ares sangat yakin, pasti banyak orang dunia bawah yang ingin merebut kekuasaan nya. Dan dia sudah mengantisipasi hal itu. Memasukkan mata-mata kedalam kelompok musuh nya, bukan lah hal sulit untuk dilakukan oleh seorang Ares.
Bisa dibilang, Ares itu sudah punya strateginya sendiri, dan apa yang dilakukan nya tidak pernah gagal. Selalu bersikap tenang dan tidak gegabah. Tanpa takut akan ketahuan oleh musuh. Dan tidak ragu-ragu saat melakukan sesuatu hal. Itulah yang selalu memotivasi nya.
Malam ini dia mendapatkan kabar dari salah satu anak buah nya yang menyusup kedalam kelompok mafia Black Sky. Itu adalah mafia terbesar ke 9 di Asia. Nama pemimpin nya adalah Carlos. Anak buah Ares yang menyusup itu berhasil mengambil hati Carlos dan dia pun menjadi tangan kanan Carlos. Semua pergerakan yang di lakukan Carlos selalu di lapor kan ke Ares.
Dan malam itu anak buah nya melaporkan bahwa Carlos akan melakukan transaksi senjata api dari negara Z. Kenapa Carlos melakukan itu, senjata yang Carlos dapatkan nantinya akan ia pergunakan untuk menghancurkan kelompok mafia dark of death.
"Felix!! retas keamanan markas kelompok mafia Black Sky.!!! Pastikan kau meretas semua hal yang mengganggu kita.!! "
"Baik tuan!. "
tok... tok..
anak buah Ares masuk dan membungkuk.
"Bagaimana persiapan nya?? " Ares langsung bertanya
" Semua nya sudah siap tuan, kita bisa pergi sekarang!! " jawab anak buah nya tegas.
"Baiklah.kita segera kesana." Ares langsung bangkit.
Tim terbagi menjadi 5.Tim 1 di pimpin oleh Ares dan tidak lupa 2 anak buah kepercayaan nya Felix dan Frank. Tim 2 di pimpin oleh Riko(salah satu dari 3 mafioso yang paling berbakat.) Tim 3 di pimpin oleh Jack( sama dengan Riko). Tim 4 adalah Tim medis yang dipimpin oleh Salah satu asisten terbaik dokter Alvian. Dan Tim 5 di pimpin oleh Min Ho (sama dengan Riko dan Jack, (dia keturunan Korea dan Jerman ) hihi author nya halu aja ya guys)
Ares memilih jalur udara menggunakan jet khusus yang bisa menyesuaikan dengan kondisi malam/atau model siluman gitu lah pokoknya. Sama dengan tim 4(medis) juga menggunakan jalur udara.
sedang kan Tim 3 menggunakan jalur air, mereka menggunakan kapal selam, sedang kan Tim 5 menggunakan jalur darat.
bersambung dulu.....