THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
minta nomor whatsapp.



Hai semua 👋👋👋


apa kabar???


masih tetep lanjut nggak??


ok kali masih lanjut.


gas hayuks baca nya. 😊😊


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Masih di kafe. Lissa dan Samuel dalam sekejap sudah akrab. Mereka kadang tertawa membahas sesuatu yang lucu. Ya iyalah, masa bahas sesuatu yang sedih mereka malah ketawa. Kan kejam banget😅😅.


Sedang kan orang yang sedari tadi menatap mereka dengan tatapan tidak suka sudah menghilang, pergi karena muak, melihat Lissa mudah akrab dengan laki-laki lain.


Lissa dan Samuel tidak menyadari jika ada orang yang memperhatikan mereka dengan hati bergemuruh. Tiba-tiba HP Lissa bergetar.


zzrrrtttt.... zzzzrrrtt...


Lissa mencari HP nya. "Eh. Sam bentar yah ada telpon dari bos aku nih. " Lissa menjauh dari Samuel sebelum Samuel menjawab kata Lissa.


Tak lama Lissa datang. Dia kembali duduk di kursi berhadapan dengan Samuel. Ya iyalah, masa' Lissa duduk di atas meja sih kan ga lucu😅.


"Ehmm, Sam. Aku duluan yah. Soal nya nanti bos aku ada meeting. Karena aku asisten nya, yaa... kamu tau lah. " ucap Lissa.


" Yah... nggak bisa lamaan dikit yah??" Samuel menatap ke arah Lissa dengan tatapan sedih.


"Yahh... mau gimana lagi??. Aku kan kerja sama orang. Jadi, kalo bos aku bilang A ya harus A. Nggak bisa B. " jelas Lissa pada Samuel.


"Ya udah kali gitu." kata Samuel.


"Kenapa??." Lissa menaikkan satu alis nya.


"Aku boleh minta nomor WhatsApp kamu nggak.??" tanya Samuel dengan hati-hati, takut nya Lissa nggak mau ngasih nomor WhatsApp gituh.


"Oh... kirain apaan. Ya udah siniin HP kamu. " Samuel dengan senang hati memberikan HP nya ke Lissa.


"Nih.Udah aku simpen nomor nya. Dan ingat nama nya jangan kau ganti. Ya udah aku pergi, bye. " Lissa bergegas pergi dari tempat Samuel.


Samuel heran, kenapa nama kontak Lissa di HP nya tidak boleh di ganti. Lalu dia mengecek WhatsApp nya dan mendapati nama yang Lissa pakai untuk nama nya di WhatsApp Samuel adalah " Lissa Kece 😉😉" dengan tambahan emoticon.


Samuel menggeleng kan kepala nya. Dia merasa tingkah Lissa sangat menggemaskan.


Dikantor A O COMPANY


Lissa sedang berdiri di depan Ares. Badan Lissa tegang saat memasuki kantor. Gimana nggak tegang coba??. Saat menerima telpon di kafe, Lissa sudah di ancam oleh atasan. Bukan oleh Felix atau Frank yang menelpon nya. Tapi Ares langsung.


Gimana ares bisa dapetin nomor Lissa??. Ya bisa lah Ares kan atasan nya Lissa. Dan dia itu orang nya berkuasa. Dia bisa dengan mudah mendapatkan yang dia mau.


Malam hari nya....


Kriiiieeeett


Suara pintu kost yang sudah tua. Seorang gadis 24 tahun masuk dengan langkah gontai. Lalu dia menutup pintu. Lissa melemparkan tas nya, sementara sepatu nya sudah terbang entah kemana.


"Ugghhhhh Ares sialan!!!! Emang nya dia gak tau, kalo aku lagi capek. Abis di omelin malah di suruh nemenin rapat. Terus langsung menemani Ares bertemu kliennya". Lissa menggerutu.


" Aaaaahhhh !!!!!.....dasar kau Ares..... nanti saat aku sudah lebih kaya dari kau. Maka aku akan membuat mu mengamen di jalanan lampu merah. Menggunakan baju superman dan juga baju Batman. hahahahahah.... ". Lissa tertawa keras.


bersambung......