THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 76



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Lissaaaa!!!!!... "


"huh.... huh... huh... huh.... hhhaaahhhh..... Apa ini?? terasa sangat nyata. " Menggosok wajah nya dengan kasar.


"Jam berapa ini??" Dia melihat jam melalui HP nya.


"Yaaaakkkk..... Aku terlambat.... Aku pasti terlalu lelah karena semalam. " Dia bergegas menyambar handuk dan menjalankan ritual mandi dan berpakaian.


Setelah itu dia menuju ke tempat tujuan nya dengan mobil berkecepatan agak tinggi.


...****************...


"Cepat.. Cepat... cepatt!!! Semoga bukan mimpi..!! semoga bukan ya Tuhan!!! Semoga mimpi itu tidak benar. " Dia berlari menuju ruangan yang di tuju dengan napas cepat.


Bbrrakkkkk....


"Yaaaakkkkk!!!! "


Saat Ares membuka pintu dengan kasar Lissa berteriak keras karena seorang MuA tidak sengaja menarik rambut nya, lantaran kaget dengan suara Dobrakan pintu.


"Kau!!!!.. “


" Honey!!! Syukur lah... " Ares menyambar tubuh Lissa dan mendekap nya dengan erat.


"Haaahhh... hhhhaahhh... Huuuhhhh.... Syukur lah itu semua tidak nyata... " wajah Ares memucat.


Melihat kondisi tidak memungkinkan Lissa perias untuk meninggalkan mereka berdua. Setelah MuA itu keluar, Lissa menuntun Ares untuk duduk di sofa dan langsung mengambilkan sebotol air mineral yang masih bersegel.


"Ini minum lah perlahan. " menyodorkan air.


Ares meminum air dengan perlahan hingga beberapa teguk. Dan menutup kembali botol mineral tadi.


"Ada apa ini ??? apa kau sakit?? " tanya Lissa dengan lembut dan penuh perhatian.


"Ku Mohon.. Jangan meninggalkan ku apa pun yang terjadi... Percayalah, aku tidak akan mengkhianati mu. Jangan tinggalkan aku jika bukan aku yang meminta mu... Tolong lah!!. " Pinta Ares pelan.


"Heiii... sayang, aku tidak akan meninggalkan mu. Meskipun kau meminta ku melakukan nya. Kau sudah punya tempat spesial di hati ku... Dan sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan mu. Hanya maut yang akan memisahkan kita. Kau paham??... " Tutur Lissa.


Ares mengangguk. Dan berbaring menghadap perut Lissa dan memeluk nya seolah tidak ada yang bisa mengambil Lissa dari dirinya.


"Memang nya apa yang terjadi padamu kalau aku boleh tau?" tanya Lissa.


"Tidak ada. Hanya mimpi yang terasa seperti kenyataan. " Ares berbaring. Melihat wajah Lissa. Sebelah tangan nya mengusap pipi Lissa yang sudah tersapu perona pipi dan tangan sebelah lagi mencium punggung tangan Lissa.


" Kau bermimpi apa?? Sampai sampai kau memucat begitu?"


"Kau... Kau pergi jauh. " jawab Ares.


"Hem?? hanya pergi kan?? Kenapa kau sangat takut. ?"Lissa terheran.


" Tidak. Kau salah. Kau pergi sangat jauh. Ke tempat yang berbeda. " Ucap Ares semakin mengerat kan genggaman tangan nya.


"Apa sih maksud mu?? " Lissa tercengo.


"Aihs.. Maksud ku, kita terpisah. Kau, meninggalkan dunia ini. Kau pergi sangat jauh. Di dalam mimpi ku, kau meninggalkan kesedihan di saat terakhir mu karena.... Karena aku berselingkuh... " cicit Ares di kata terakhir.


Lissa tertegun. Kalau Ares tidak mengatakan hal ini, mungkin dia juga tidak akan berpikir sampai kesana dan sejauh itu. Tapi dia menepis nya.


"Sudah lah.. Mimpi hanya bunga tidur. Aku yakin, kau bermimpi buruk karena kelelahan bekerja. " Lissa menenangkan Ares.


"Lagi pula... Aku tidak yakin kau akan punya wanita lain. " Jawab Lissa percaya diri.


"Bagaimana kau tau??" Ares bangkit dan duduk di sofa. Dia menyandarkan kepala Lissa di bahu nya.


"Karena kau hanya milikku. Tidak ada yang bisa mengambil mu dari ku. Dan jika ada, aku akan melenyapkan nya. "


"Dan aku yakin, jika kau punya simpanan. Dia tidak akan secantik diriku " Sambung Lissa.


"Hehhh.. Ternyata calon istri ku sangat narsis. " Ares terkekeh dan mencium pucuk kepala wanita itu.


"Kau hanya milikku. Dan aku milik mu... kita saling memiliki. "


Muachh....


Lissa mengecup singkat bibir Ares. Ares langsung mengembangkan senyum nya. Seperti mendapatkan kembali semangat nya yang hilang karena mimpi buruk itu.


"Kau mulai nakal honey. " Ares menjawil dagu Lissa.


"Hehehe... Memang nya kenapa? Aku hanya ingin menyuntikkan semangat untuk mu. Apakah itu salah?" kekeh Lissa.


Ares langsung menyambar bibir Lissa. Dan tangan nya menahan tengkuk Lissa. Mema**gut dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"Hhhhhaahhh... Sudah sudah. Lipstik ku berlepotan di bibir mu hahaha... " tergelak saat melihat Area sekitar bibir Ares menjadi berwarna pink.


"Biar kan saja... Aku tidak ingin menghapus nya. " jawab Ares enteng.


"Hahhah.. kalau begitu bagus. Karena setelah ini kita akan melakukan foto prewedding... Dan kau pasti Kan di tertawa kan semua orang karena wajah mu yang cemong cemong... hahahaha" Lissa terpingkal pingkal.


Phakkk....


Ares menepuk jidat nya.


Benar juga ya... Hhaaahhh...


"Ya sudah ku hapus saja... Aku akan bersiap. " Ares bangkit berdiri dan keluar dari ruangan rias Lissa.


Lissa cekikikan melihat Ares.


Ketika Ares membuka pintu, telat di depan nya seorang MuA yang tadi keluar.


"Ppfffttt..... Ma-maaf tuan... Saya harus merias kembali No-nona Lissa. "


MuA itu berusaha menahan tawa nya sampai berbicara pun bergetar...


"Hm... Masuklah. Oh iya.. dimana ruang ganti ku. ?" Ares menyingkir dari pintu masuk.


"Di pintu nomor 5 tuan. Di Sana ada seorang MuA pria yang akan membantu tuan bersiap." Tunjuk MuA itu.


".... " Ares berlalu dengan gaya cool nya. Sambil memasukkan kedua tangan nya ke saku.


Yaaa..... meskipun terdapat noda yang membuat wajah nya cemong cemong.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hola 👋😄...


Heheheh... maaf ya Author ngeprank kalian semua. peace✌.


soal nya kemarin author lagi badmood banget.


Ada kegiatan di sekolah, dan pulang nya hampir sore. Di rambut pulang nya sambil hujan hujanan


Bbbrrrr... Dingin banget...


Sorry ya guys.. hahaha


see you di next episode.


selalu tunggu kehadiran author ya..


jangan lupa Di like ya habis membaca.


gak susah kok. Cuman klik jempol aja.


Dan untuk vote. author gak berharap kok. Yang penting kalian suka. Komen nya juga ya. Kalo ada yang kurang bagus menurut kalian, langsung kasih saran dan kritik nya.


nggak apa apa kok.


Karena komentar akan membangun author untuk jadi lebih baik lagi ke depan nya.


dadahh...


salam anak singkawang.


🌴🍃🌺🌺🍃🌴


💛🌻🌻🌻🌻💚


🌻🌻 😍 🌻🌻


🌻Love YOU🌻


🌻🌻 🌹 🌻🌻


💚🌻🌻🌻🌻💛


🌴🍃🌺🌺🍃🌴