THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2 23



Hai semua


Apa kabar


Semoga sehat selalu ya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lissa dan beberapa Mafioso nya membawa Kyle ke ruangan siksaan. Itu adalah ruangan penyiksaan milik Kyle, disini lah dia biasanya menyiksa orang-orang.


"Kalian gantung dia.!! "


Kyle di gantung


"Hajar dia hingga babak belur.!! Jangan ada yang terlewatkan oleh kalian.!! " suruh Lissa


"Baik Lady" jawab para Mafioso nya Lissa.


Bak.... buk.... krek... buughhhh..... bruk..... gedebuk....


Tubuh Kyle memar di semua bagian.. Dia di hajar habis habisan oleh para Mafioso nya Lissa


"Bagaimana?? apakah kejutan yang aku berikan kurang ? hemm???" tanya Lissa


"hah.. huk... uhuks... uhuk.... Hah... Si*l kau!!!! " Maki Kyle


"Hah.. masih berani memaki ku ya.. hehhehehe.... bersiap lah... " senyum aneh Lissa muncul.


"Kalian semua.. cubit tubuh nya!! dan pastikan cubitan kalian 'SANGAT PELAN', ya... " suruh Lissa.


"Dengan senang hati Lady... "


Mereka mendekati tubuh Kyle yang sudah babak belur.


"Apa!!! ?? menjauh kalian!! jangan dekati aku!!!! " Kyle bergerak gerak.


"Hehehe tuan Kyle yang hebat, bagi mu sebuah ah cubitan pasti tidak akan sakit, bukan?.. hemmm" smrik salah satu dari mereka.


Gyuuttt......


"Akkkkhhhhh.... B*doh!!!! ... Sakit br*ngs*k!!! " umpat Kyle.


"Heheh.. Teman-teman ayo kita berikan cubitan manja untuk tuan Kyle... " Ajak satu orang


Dan cubitan demi cubitan yang sakit dan pedas Kyle rasakan.


Saking kuat nya cubitan, tubuh Kyle hampir berdarah. Selama 1jam Kyle terus di cubit. Tangan Mafioso nya Lissa tidak pegal untuk mencubit Kyle.


"Sudah cukup!! Lepaskan ikatan nya.!! " Ujar Lissa


Kaitannya Kyle di lepaskan.


Tubuh nya jatuh ke lantai.


"Lanjut kan memukul nya. Hingga dia tidak mau lagi hidup. " Lissa menatap Kyle dengan sengit.


Astaga Lady.... kenapa kau tidak siksa dia dengan lebih sadis lagi....??? . Batin salah satu Mafioso Lissa.


Bakkk... buruk... bugghh.... brruukk.....


Tubuh Kyle terkapar di lantai. Nafas nya sudah setengah setengah.


"Kali ini aku yang akan turun tangan.. hehehe... " Lissa menyeringai


Mendengar hal itu Kyle berusaha bangkit. Dan mendekati Lissa


"aku mohon....ku mohon Berhenti... tubuh ku sakit, sangat sakit... huhuhuhu.... " mohon nya sambil berlutut dan juga memegang kaki Lissa.


"Baiklah...Aku akan berhenti memukul mu" kata Lissa..... Tapi aku tidak bilang kan kalau aku tidak akan membunuhmu?? mwehehehehe..... Lanjut nya dalam hati.


Kyle merasa lega bahwa Lissa tidak akan memukul atau menyiksa nya lagi.


Lissa berjalan mengambil pistol yang terselip di pakaian anak buah nya. . .


Klik...


Pelatuk pistol di tarik. Dan Lissa mengacungkan moncongnya ke arah kepala Kyle.


"A... apa y-yang akan kau la.. ku.. kan???" tanya Kyle dengan bergetar.


"Apa lagi??? tentu saja berhenti menyiksa mu...." Ujar Lissa polos.


"Ta.. tapi.. tapi.... Kau mengacungkan pistol mu ke arah ku??" Kyle heran dan takut.


"OMG hello...... Aku hanya bilang aku akan berhenti memukul dan menyiksamu kan??... Aku tidak bilang kalau aku tidak akan membunuhmu ??... Ya aku memang bilang begitu barusan, tapi untuk sekarang itu tidak berlaku.. Hahahahaha" Jelas Lissa dan tertawa jahat.


Wajah Kyle langsung berubah menjadi pias. Pucat seketika.


Dor.... dor....!!!!


Dua peluru bersarang tepat di kepala dan jantung Kyle. Seketika Kyle tewas.


"Kalian urus mayat nya!! Aku akan kembali. " ujar Lissa.


"Oh iya... kalian bebas kan saja anak buah Kyle... Dan peringat kan mereka-mereka agar jangan ada yang melawan atau balas dendam.!! " tegas nya.


Lissa langsung menuju kediaman nya.


**Haiii... semua.... bab ini udah beberapa kali di Revisi... maaf ya kali bab sebelum dan sesudah nya gak nyambung...


PEACE✌✌✌**.