THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
Naomi depresi



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"*Ares.....Ares....Ares..... apa kau bisa mendengar ku??"


"siapa kau??? dimana kau ???"


"kau jangan pergi Res...... kau harus melanjutkan kisah mu... jangan karena aku, kau akan mengakhiri dirimu sendiri. "


"siapa kau??"


"hahahaha.. seperti Pak bos tak lagi mengenal ku??"


"Lissa... kau ???.. kau dimana Lissa.. Lissa aku mohon jangan pergi... aku tidak sanggup jika aku harus kehilangan mu Lissa... "


"hahaha aku tidak akan pergi kemana pun. aku selalu ada di hati mu Ares... kau harus melanjutkan hidup mu... hanya itu permintaan ku"


"tapi.... "


"kau harus bangkit. Dan tetap semangat ok.. babay pak bos.. kita pasti ketemu lagi kok*.. "


"Lissa... Lissa!!!!!! " teriak Ares


jangan kalian kira kalo Ares bunuh diri ya😂😂😂.. Ares gak mungkin bunuh diri.. dia hanya ingin menenangkan diri nya saja... Tapi dia ketidurannya...


"baiklah... Lissa kau sendiri yang bilang kita akan bertemu kembali... aku akan maju.. dan yang pasti aku akan menemukan mu dimana pun kau berada.. " Ares mengepal tangan nya.


"Dan aku akan melenyapkan orang yang sudah memisahkan kita!!! " Ares bangkit dan pergi meninggalkan bangunan tua itu.


......................


"ibu... Lissa bu... huuuhuuuhu..... Naomi gak mau Lissa pergi bu... dia itu adik Naomi bu... Naomi gak rela... " tangisan Naomi masih belum berhenti sejak ia mendapat kabar kepergian Lissa.


"tapi Mi... Lissa gak akan tenang jika kamu seperti ini... Ibu juga sedih... dia udah ibu Anggap anak ibu sendiri" tutur ibu Naomi


"Bu... Lissa bu... heuuuuuhuhuhuhu.... hiks... "


"sudah ya nak... kamu istirahat ya.. " bujuk ibu Naomi


"gak bu... Naomi gak mau... Naomi mau nya Lissa... " tangis Naomi


"sayang dengar ibu... Lissa gak akan bisa tenang, jika kamu tidak mengikhlaskan dia... Kamu gak kasihan dengan Lissa??"


"bu... Lissa.. " Naomi pingsan untuk ke sekian kali nya.


"nak... Naomi bangun sayang... " ibu Naomi mengguncang tubuh Naomi dan menepuk pipi nya.


"ayah!!!! Naomi pingsan lagi yah...!!!! " teriak ibu Naomi


lalu ayah Naomi datang dengan tergesa-gesa.


"apa bu... Naomi pingsan lagi??? lebih baik kita bawa kerumah sakit bu, dia sudah sering pingsan. " ayah Naomi langsung menggendong putri nya dan membawanya nya kerumah sakit.


#skip rumah sakit.


Naomi sedang di periksa oleh dokter. Ibu Naomi menangis karena khawatir dengan kondisi anak sulung nya itu.


"Bapak dan ibu tidak perlu khawatir.. anak nya hanya kelelahan dan dehidrasi.. jadi dia pingsan... dan juga... ibu dan bapak bisa membawa anak nya ke psikiater. " tutur dokter itu.


"kenapa harus membawa nya ke psikiater dok???" tanya ibu Naomi


"Baik dok.. akan saya laksanakan Terima kasih dokter" ujar ayah nya Naomi


"baik lah saya permisi" dokter itupun pergi..


"ayah..... Naomi yah.. hiks... hiks... " tangisan ibu Naomi


"sabar ya bu... ayah juga sedih... mungkin ini cobaan dari Tuhan untuk kita. "


"ayah juga sedih dengan kabar Lissa, padahal dia juga sudah kita anggap anak kita sendiri"


...****************...


Sementara itu kondisi Lissa semakin hari semakin membaik, dia sudah bisa berbicara walaupun masih tersendat-sendat. Lissa sangat bersyukur karena masih di berikan kesempatan untuk hidup.


"mom... apa Lissa masih bisa berjalan??" tanya Lissa saat zira sedang menyuapi nya makan.


"momy yakin bisa sayang.... momy akan lakukan apa pun untuk mu.. " ujar zira lembut.


tokk... tokkk.... tookk...


"kak aku masuk. "


"Hai paman Grey.. " sapa Lissa lebih dulu.


"Hai juga Lissa.. oh ya.. gimana kabar mu??" tanya Grey


"aku baik paman. " jawab Lissa


"oh ya kak.. ada sesuatu yang ingin ku katakan pada mu berdua" ujar Grey to the point


"baik lah.. Lissa tunggu sebentar ya" ujar zira, dan Lissa mengangguk


saat di luar ruangan, Zira langsung menanyakan hal yang ingin Grey ucapkan


"ada apa?"


"ini kabar tentang sahabat Lissa, Naomi" jawab Grey


"apa itu.. "


"sejak dia mengetahui kabar palsu yang kita buat, dia tidak berhenti menangis. Lalu saat dia bersama ibu nya tiba-tiba saja dia pingsan. " kata Grey


"lanjutkan"


"dia langsung di bawa kerumah sakit, dan saat di periksa dia mengalami kelelahan dan dehidrasi. Dan dokter juga mengatakan kalau dia..... emm... " Grey nampak takut mengatakan kelanjutan nya.


"apa Grey!!? " desak zira


"Naomi mengalami depresi kak.." jawab Grey singkat


Zira langsung lemas dan terduduk di lantai. Naomi sudah dia anggap anak nya, karena Naomi sudah menemani Lissa saat dia tidak ada... Dan dia sangat tulus menyayangi Naomi.


"Na-naomi..... " cicit zira.


"apa kita harus mengatakan ini pada Lissa kak???"


"jangan!!! dia akan sedih jika mendengarkan kabar ini. " tolak zira


"tapi kak.. Lissa itu sahabatan dari kecil dengan Naomi... dia berhak tau kabar ini kak. " nasehat Grey...


bersambung