
halllluuoooooo.
apa kabar semua.....
baik kan. Allhamdulilah kalo semua nya dalam kondisi baik.
yuk kita baca lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Anak buah Ares yang berada dalam ruangan, memilih untuk berbalik badan dan menutup telinga mereka. Let's play. batin para anak buah Ares. Mendengar kata 'menghabiskan malam bersama' dari mulut Ares.
Maka bagi mereka yang sudah tau arti dari kata-kata tersebut. Maka mereka akan diam seribu bahasa dan tidak memberontak.Lebih baik diam dan perhatikan.
Sebelum 'menghabiskan malam bersama' dengan manusia tak berdaya di depan nya, Ares melakukan pemanasan.
"Eeegghhhh.... huk.. huk.. huk... huk... iyah. Aku sudah selesai" ucap Ares
"Apa kalian tau??Ada baik nya jika salah satu diantara kita melakukan pemanasan sebelum 'menghabiskan malam bersama'. Dan akan lebih baik jika aku yang melakukan pemanasan. Hhhaahahahaa... " suara Ares menggelegar bagai petir.
Dia mengambil cambuk yang menggantung di dinding. Ares sengaja berjalan dengan perlahan. Supaya menambah kesan horor gitu lah....
ctatsss....ctatssss..... ctatsss.
Ares Mencambuk kan cambuk nya ke udara. Lalu dia berjalan semakin mendekat ke arah tawanan nya. Dengan seringaian iblisnya dia berhasil membuat para tawanan nya mati kutu.
"Baiklah... Siapa yang ingin di elus oleh cambuk ku terlebih dahulu. ???". Ya ampun bukan di elus bang.. 🤦🏻♀️🤦🏻♀️.
"Eiiiiii kenapa kalian tidak menjawab??? . Ayo bilang, siapa yang mau lebih dulu!!! " Ares memandang santai tawanan nya.
sementara itu....
"Hueekkk... uweeekkk.. Uhukk. uhukkk. Hhhhaahh... okhoeeekkkk.. ekhek.... ekhek.... ". Seseorang memuntahkan semua isi perut nya. Berbagai macam warna cairan yang keluar dari perut orang itu.
" Kamu kenapa nggak bilang sih... kalo takut naik wahana itu..! ??!! " Tanya seorang wanita yang sibuk memijit tengkuk teman nya itu.
"Mi-mi.... minum. Aku mau min-ta.. huweeeekkkk. " isi perut nya kembali keluar sebelum orang itu menyelesaikan perkataan nya.
"Udah Sam. kamu jangan banyak cingcong deh. Ntar keluar loh ginjal kamu. Hihihihi" ejek Lissa.
Ya. mereka adalah Lissa dan Samuel. Karena tidak kuat dengan ayunan wahana kapal. Samuel pingsan saat wahana berlangsung.
flashback saat wahana berlangsung
"UWAAAAAAAAAAAAAAAAAA....... AAAAA"
"KKYYYAAAAAKKKKKKKKKKKKK........ "
"WWWWUUUUUUUUHHHHHUUUUUU SERRUUU".
" OHH YEAAAHHHHH. SAM!!!!!! WAHANA NYA SERU BANGETTT KANNNNN!!!!!" suara teriakan dari Lissa dan penikmat wahana kapal lainnya
"I... iyaaa Lissa seru banget kok.!!!! " suara Samuel mulai lemah.
Saat kecepatan kapal mulai menambah. Mulut Samuel tidak henti-hentinya komat kamit membaca doa.... Dan ketika sudut kapal berada pada sudut 70°.
Samuel mengeluarkan seluruh tenaganya dan berteriak.
"AHAHAAAAAAAAAAAAAAAAWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA. MAAAAAMAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!! " Dan setelah itu Samuel pingsan. Sedangkan Lissa yang berada di samping Samuel terus bersorak kegirangan dan berteriak teriak. Sampai suara nya mencapai batas. Dan berhenti berteriak
Tak lama kemudian wahana mulai melambat dan akhirnya berhenti. Semua orang sudah beranjak dari tempat nya. Saat Lissa menoleh ke samping nya dia kaget melihat teman nya.
Wajah Samuel pucat, wajah leher dan tangannya dingin. Lalu Lissa menepuk nepuk pipi Samuel.
"Sam. Bangun Sam. Kamu jangan pingsan dong. Yahhhh. nggak can kalo cowok naik ginian langsung pingsan." ujar Lissa
"Teman nya kenapa ?" Tanya seorang petugas wahana yang melihat Lissa dan Samuel yang masih berada di atas wahana.
"seperti nya pingsan. Tolong bawa ke bawah ya.!!? ".
Lalu petugas itu membantu Lissa menurunkan Samuel dari atas wahana.
Lissa langsung bergegas membeli beberapa botol air mineral. Setelah itu langsung ketempat Samuel berada.
"Ehh!! Sam. kami udah bangun?Nih minum dulu. " Lissa memberikan sebotol air mineral pada Samuel.
"Kalo gitu saya permisi ya. " petugas itu pamit ijin dan meninggal kan Lissa juga Samuel di kursi.
flashback selesai.....
"Udah mendingan belom. ??" Tanya Lissa
"Udah. Makasih ya. Udah nolongin tadi. " Kata Samuel
"Iya.nggak masalah. Kok kamu nggak bilang kalo kamu takut naik wahana itu. Kalo tau kan kita nggak perlu naik itu. " Lissa masih khawatir dengan kondisi Samuel
"Gimana ya jelasin nya. ??. Aku lihat kamu suka banget tadi pas lihat wahana itu. Jadi aku ikut naik juga deh. Dan satu lagi tambahan. Kamu harus ingat nih!!! " Samuel meneguk air minum nya.
"Aku itu nggak takut naik wahana anak-anak kaya gini. Cuman........ Nggak berani aja aku nya. eheheheh😅" Samuel menyengir kuda.
"Yeeeee..... Itu mah sama aja kali Sam.... " Lissa hanya bisa menggeleng.
"Ya udah. aku capek nih. Kita pulang aja yuuukkkk. please.... " Lissa menggunakan puppy eyes nya.
Dan Samuel berhasil terperdaya.
"Ok deh. kita pulang aja. Lagian ini juga udah malem. " Samuel menyetujui ajakan Lissa
Saat sampai di parkiran, Samuel merasa bersalah pada Lissa, karena nya Lissa tidak bisa mencoba seluruh wahana.
"Emmm.... Lissa. " panggil Samuel
"Hemm iya Sam. ?" Lissa menoleh.
"Sorry ya.. karena aku kamu nggak bisa naik suara wahana tadi. ". " Dan rencana aku ngajak kamu jalan tuh, biar kita bisa menghabiskan malam bersama di taman hiburan maksud aku. 😔😔"Samuel takut Lissa marah pada nya. Dan jika Lissa marah maka rencana akan gagal.
"Aduhhhh Sam. kamu kaya ngomong sama siapa gituh. Nama nya juga takut. Ya... kita kan nggak bisa memprediksi keadaan di masa depan. " ujar Lissa
"Lagian aku senang banget kok, bisa naik wahana. apa lagi malam-malam gini bareng teman. " Lissa tak henti henti nya tersenyum semenjak turun dari wahana tadi.
"Hah. emang nya kamu nggak pernah ke sini bareng pacar????" tanya Samuel.
"Eee... kita duduk dulu yuk. capek kalo berdiri terus. " Mereka pun mencari tempat untuk duduk, sekalian beli cemilan.
"Ehem.. gini ya Sam. Aku itu emang sengaja nggak pacaran. " Lissa mulai menjelaskan. Dan Samuel menyimak dengan serius.
"Kenapa???" kata itu pun terlontar dari mulut Samuel.
Mata Samuel berbinar binar saat mengetahui Lissa masih belum punya pacar. Jadi rencana nya untuk menyatakan isi hati nya, masih memiliki peluang di Terima.
"Karena aku udah punya calon pengantin aku sendiri. " ucap Lissa.
Duaaarrrr
Serasa tersambar petir. Tidak mungkin lebih baik tersambar petir dari pada mendengar kenyataan pahit ini. Harapan Samuel seketika itu juga hancur berkeping-keping.
"Ma-maksud nya kamu udah tunangan gitu??." Samuel mencoba menetralkan perasaan nya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa tinggal kan jejak dengan klik like ya. 😀😀🤣👍👍👍👍👍👍
bersambung.................