THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 29



🌈🌈🌈


Besoknya, di rumah Lissa kedatangan 2 orang tamu laki-laki, yang lebih tua dari nya. Lissa dengan senang hati menyambut kedua nya.


"Kak Remon!!! kak lucky!!! " teriak nya sambil berlari seperti bocah.


Hup!!!! Lissa melompat ke pelukan laki-laki berwajah asia.


Laki-laki bernama Remon terkekeh "hahaha... seperti sikap mu tak berubah Lissa... masih seperti Lissa yang dulu" ujar nya sambil menurunkan Lissa.


"Ya... masih bocah bau amis.... " tambah lucky.


"Heh... sipit!! " sarkas Lissa pada lucky.


"Dasar... udah tua gak nikah nikah.. malah ngatain orang bau amis.!!! "


JLEBB..!!!!


Ah... sakit sekali rasanya. Sakitnya tuh disini. Gimana gak sakit? usia lucky sudah hampir memasuki kepala 3,namun tak kunjung mendapat kan wanita.


"Hei!!! kau!!! " lucky menunjuk Lissa


"Apa??!!! benar kan?? aku mengatakan fakta, maaf saja jika ekspektasi tak sesuai dengan realita. " cibiran Lissa membuat lucky batuk darah.. canda.


"Haduh.... sudah sudah.. kalian ini setiap bertemu selalu saja bertengkar... Hati-hati, kalau terlalu sering bertengkar bisa jatuh cinta.. hahaha" Remon yang awal nya ingin melerai malah jadi mengejek.


"Hah!!?? sorry lah yaoo...Calon ku itu Ares ya..ares Alexander (ea.. ea... udah ngaku nih ye wkwkwk) " kata Lissa


"Dan jangan kan cinta, suka ama si sipit ini gak bakalan mungkin!! maaf ya kak lucky.. kita gak LEVEL!!! " tekan Lissa


"Hahahahha" tawa Remon


Dan semua percakapan mereka bertiga itu, terdengar oleh Karin. Dengan segera Karin melaporkan hal itu pada Ares.


"Laporan pertama tuan... " ujar nya menekan anting nya.


"Katakan!! " ujar di sebrang sana.


"Target mengatakan, jika calon nya bernama Ares.. saya tak yakin dengan ini, namun setelah mendengar lagi, dia menyebutkan nama lengkap anda tuan. "


"Hanya itu informasi yang saya dapatkan hari ini... Dan satu lagi, target kedatangan 2 tamu laki-laki. Seperti mereka adalah kerabat target. "


"Baiklah... lanjut kan pekerjaan mu.. " ujar Ares.


🐼🐼🐼


"Hemm??? kenapa wanita itu malah menyebutkan nama ku?? apa mungkin di negara ini ada yang nama nya mirip dengan ku?? "Ares memijit pelipis nya.


" akan ku cari tau sendiri. " Ares langsung menghadap komputer canggih milik nya.


Dia meretas data negara... mencari tau siapa lagi orang selain dirinya yang bernama Ares.


Ares bisa saja menyuruh Felix yang melakukan hal ini, namun ia berpikir,, tak ada salah nya melakukan hal ini sendiri, lagi pula dirinya juga sudah lama tidak meretas. begitu kira-kira yang Ares pikir kan.


Dan "Klik" Ares menekan tombol Enter... dan muncul semua yang ia cari.


Dan seperti keajaiban, tak ada satupun orang di negara T yang bernama Ares Alexander. Mungkin kah ini kebetulan atau memang kenyataan?? gumam Ares.


🐼🐼🐼


"Lissa, siapa gadis itu?" tanya Remon


Saat ini mereka sedang di ruang keluarga


"Oh dia... " balas Lissa


"Mulai sekarang dia adalah adik ku.. kenapa?? kau ingin marah??" balas Sella dengan sinis.


"Gak marah sih... B aja.. " jawab remon


"Oh iya.. Kenapa kau meminta kami kemari??" tiba-tiba lucky datang membawa sepiring kue brownies.


"Hei!!! dari mana kau mendapatkan kue itu??!! " pekik Lissa


"Dari pohon kelapa!! " jawab lucky asal.


"Ya jelas dari kulkas lah.. dari mana lagi??dari lubang hidung mu yang pesek itu heh!!!? " sambung lucky dengan sengit.


Karin dari tadi hanya diam...


"Eghhh... kembalikan kue itu.. itu untuk Naomi!!! " bentak Lissa


"Hei... ya Tuhan kenapa adik ku ini pelit sekali?!! " keluh lucky


"Sudah lah Lady... biar kan saja... nanti kita buat kue itu lagi! " lerai Sella yang jengah


Lissa hanya menurut, dan duduk kemabli dengan tenang.


"Siapa Naomi??" tanya Remon.


Phak!!!!


Lissa menepuk jidat Remon dengan kuat.


"Kau lupa ya.. Naomi itu sahabat ku dari kecil... Sudah lah aku males ngomong sama kalian berdua.. " Lissa mendengus.


"A.. ahaha.. maaf aku lupa... hehe.. jangan marah dong " bujuk Remon


"Oke. Langsung saja... aku yang minta paman Grey untuk nyuruh kalian ke sini... Kalian nanti bakal nolong aku buat menjalankan cabang perusahaan momy di sini...


Kalian harus mengarahkan aku, apa aja yang mesti aku kerjain. Nah pas udah selesai nanti, aku sendiri yang bakal menjalankan perusahaan itu" jelas Lissa


"Oh.... " jawab Lucky..


Sementara Remon hanya manggut-manggut.


Lucky mencibir "Chih!!! ibarat nya itu.. habis manis, sepah di buang!! "


Lissa melotot kan mata nya.


Sella??Sella bodo amat sama urusan begituan, tugas nya cuman melindungi, menemani dan menjaga Lissa dari dekat.


Karin, Karin udah cengar-cengir, tapi di tahan. Ngerasa beruntung karena udah dapat informasi yang lumayan banyak.


Kalo bu indah??bu indah mah lagi asik boker noh, sambil nonton drakor dalem wc. Saking sedih nya nonton drakor dia gak sadar kalo paket internet nya udah abis.


Bu indah kecewa dong... Pas dia mau nyiram πŸ’© nya.. eh HP nya malah nyemplung ke dalam kloset..


ku menangis membayangkan... betapa sial nya diri ku hari ini~


batin bu indah menangis hingga gak sadar kalo sup yang lagi di panasin udah kering, gak ada air nya lagi.


Pas bu indah mau ngecek sup nya dan JEDARR.... sup nya gosong. Hitam kayak arang.


kenapa otor nih kok makin gila


ntah lah... mungkin efek kelamaan dirumah kali