THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
laki-laki lucknut



Hai lanjut baca yuk.


jangan lupa kasih like yang banyak


komentar jangan pernah lupa


dan 5 bintang jangan lupa.


kuy lah


Sesampainya di kafe, Lissa langsung ke toilet. Dia masih kesal dengan orang yang mengendarai mobil Alphard lucknut itu. Dia mencuci wajah nya supaya terlihat lebih segar dan memilih sedikit make up di wajah nya.


Setelah itu dia membersihkan pakaian nya yang terkena air jalanan tadi. Tidak banyak, hanya bagian baju sebelah kanan saja. Setelah beberapa menit, tampilan Lissa kembali rapi.


Ketika ingin menghampiri Frank yang sudah duduk manis dikursi dan beberapa cemilan sudah tersedia di meja, tiba-tiba Lissa bertabrakan dengan seorang laki-laki.


"Eh... maaf saya tidak sengaja tuan. " Lissa meminta maaf terlebih dahulu.


"Kamu bisa jalan nggak sih??? Jalan itu pake mata tau nggak?? Huh!! " Laki-laki itu memarahi Lissa


"Lah.. kan kamu sendiri yang jalan nya nggak lihat-lihat." Lissa menaikkan nada suara nya.


Perdebatan mereka menyita perhatian pengunjung kafe begitu juga dengan Frank. Dia memang tidak menyangkal bahwa laki-laki itulah yang salah. Dia akan melerai mereka kalau suasana sudah berubah mencekam.


"Halaahhhh.!!! kamu alasan kan..!?. Bilang aja kamu ingin menggoda ku, lalu meminta ku untuk bertanggung jawab" Laki-laki itu meremehkan Lissa.


"Errrgghhh!!!. enak aja kamu..... siapa juga yang pengen godain kamu. Huhhh kayak nggak ada laki-laki lain aja.".Kata Lissa


" Hehh..!! Ok.. kali ini aku lepasin kamu. Dan jangan sampai aku ngelihat kamu lagi. Dasar cewek aneh."Laki-laki itu pun berlalu meninggalkan Lissa, tapi dia sengaja menabrakkan bahu nya dengan bahu Lissa.


bugh..


"Eh dasar ya. Kalo berani sini lawan... jangan asal senggol kayak cewek alay!!!. Dan ingat. dimana-mana jalan itu pakai kaki. woiyyy!!!!!!!" teriak Lissa.


Laki-laki itu hanya menoleh dan lanjut berjalan lagi. Dan tersenyum sinis. Lissa ingin menghampiri laki-laki itu, tapi tangan nya ditahan oleh Frank.


Lissa hanya mendengus, dasar laki-laki lucknut awas saja kau, Jika aku bertemu dengan mu lagi, maka aku akan mempermalukan mu hihihihihi. Lissa tertawa dalam hati nya.


"Kamu masih kesal... Sa.?? " Tanya Frank memecah keheningan diantara mereka berdua.


"Nggak kesel, cuman emosi doang. Coba tadi kamu nggak narik tangan aku. Pastinudha aku bikin kayak omelette laki-laki itu.. igghhh!!! " Ucapnya sambil kegeraman.


"Udah... nggak usah dipikirkan, kamu tau nggak tadi laki-laki itu siapa?? " ujar Frank, dan Lissa menggeleng.


"Sudah ku duga. Dia itu salah satu teman bisnis tuan Ares." Katanya


"Lalu, apa hubungannya dengan ku?? " tanya Lissa heran.


"Astaga.. kamu nggak kenal orang itu!!???? " Tanya Frank menepuk jidat.


Lissa hanya menggeleng.


"Dia itu tuan Ronald Robertson. Salah satu pebisnis paling sukses di Eropa Lissa.... " Jelas Frank


"Iya, lalu hubungan orang itu dengan aku itu apaaa???? ". Lissa bertanya karena masih idak mengerti.


Lalu Frank menyentil dahi Lissa dengan kuat.


PLETAKKK.


Lissa mengusap dahi nya.


" Kalau kamu bikin masalah sama dia, dan kalau dia tahu kamu itu sekretaris sekaligus asisten pribadi tuan Ares. Maka dia akan membatalkan kerja sama dengan tuan Ares. " Jelas Frank.


"Ohh... gitu doang kok di permasalahkan. Gini ya tuan Frank, aku jelasin ke kamu. Di mana-mana urusan pribadi dan urusan bisnis itu harus dibedakan. Kalo dia itu pengusaha paling sukses, maka sikapnya tentu harus profesional dalam bekerja. Dia nggak bisa, mencampurkan urusan bisnis dan urusan pribadi. Kalo dia jadi dendam sama aku, ya.... seharusnya dia balas nya ke aku, bukan ke perusahaan tempat aku kerja. " Jelas Lissa panjang kali lebar.


"Udah.. ah... nggak usah dibahas lagi. Udah siang banget nih, kamu mau nganterin aku pulang apa nggak??? " kata Lissa langsung berdiri, diikuti Frank.


"Iya.. iya. sabar dikit napa??!!. Emangnya makanan kita nggak mau dibayar". Kata Frank dan langsung menuju kasir membayar makanan mereka.


bersambung.................