
Hai semua..
Masih tetap baca kan..
yuk jangan lupa like yang banyak 😁😁😁
tok.. tok.. tok...
ceklek.
"Permisi tuan, 30 menit lagi akan ada pertemuan dengan klien, di resto mamamia. " ujar Lissa
"Baiklah, kita segera kesana" Ares memakai jas nya yang ia sangkut kan di kursi
skip resto mamamia.
Seorang laki-laki misterius tengah menunggu dia dalam ruangan VIP. Dia sedang bersama asisten nya menunggu rekan untuk kerja sama bisnis.
tok.. tok..
seorang pelayan resto membukakan pintu untuk seseorang yang sedang ia tunggu. Seseorang itu masuk dengan penuh wibawa, dibelakang nya diikuti oleh seorang asisten.
"Maaf menunggu lama tuan Ronald. " Ares membuka kata-kata terlebih dahulu.
"Ah.. tidak apa-apa tuan Ares. Saya juga baru datang beberapa menit yang lalu. Mari silahkan duduk!. " ujar Ronald.
Ya dia adalah Ronald Robertson. Selain sebagai ketua mafia BLACK EAGLES. Dia juga seorang pengusaha berbakat. Dan tersukses ke 2 di Asia.
"Iya, terimakasih. " Ucap Ares, lalu mendudukkan diri di atas kursi.
"Mmm...?? " Ronald ber mmmm.
"Ada apa tuan Ronald?? " tanya Ares
"Siapakah wanita di belakang anda tuan?? " Apakah dia asisten tuan?? " tanya nya.
"Ahh.. iya.. dia asisten sekaligus sekretaris ku. Asisten yang biasanya menemani ku sedang sibuk . " jelas Ares.
"Ternyata begitu. Baiklah. Bisa kah kita memulai nya sekarang??? " Tanya Ronald
"Iya.Kita bisa mulai sekarang. " Area membenarkan posisi duduk nya, dan mengadah kan tangan nya ke Lissa. Lissa yang mengerti langsung memberikan berkas yang ia bawa ketangan Ares.
Mereka mulai membahas tentang kerja sama mereka
1 jam kemudian.........
"Wah... kalau begini kerja sama kita akan berjalan dengan baik, tuan Ares." ucap Ronald di ujung pembahasan. Dan mengulurkan tangan nya untuk berjabat tangan
"Maaf tuan. Sebelum pergi apakah kalian bisa makan siang bersama kami sebentar??. Saya sudah memesan makanan." ujar Ronald.
"Baiklah kalau begitu. " Ares duduk kembali ke kursi. Pelayan pun datang, meletakkan makanan di atas meja. Mereka makan dengan tenang.
Eeeiitsss, yang makan dengan tenang tidak semua nya... Hanya Lissa yang makan dengan perasaan dongkol. Setiap makanan yang masuk kedalam mulut nya, ia selalu mendengus kesal😤.
Huhh dia lagi... dia lagi..., kenapa harus orang itu lagi sih. Ini juga, asisten nya sama sama nyebelin banget. Dari muka nya aja udah keliatan kalo dia itu orang nya aneh. Huh😤.
Lissa masih mengingat dengan jelas kejadian beberapa hari yang lalu saat ia berada di kafe bersama Frank. Dan dia harus kesal karena klien penting yang dimaksud oleh Miko adalah orang yang mengatai diri nya penggoda.
Sedangkan orang yang mengatai Lissa tertawa dalam hati. Hihihihiih pasti kesal karena bertemu dengan ku lagi. Siapa suruh melawan ku. Rasain tuh... dasar gadis jelek. Ronald berucap dalam hati.
Sedangkan Ares dan asisten Ronald makan dengan tenang tanpa mengetahui bahwa ada dua orang diantara mereka berempat sedang berbicara dengan batin mereka sendiri.
skip setelah makan siang dengan klien....
Lissa menghentak-hentakkan kaki nya ke lantai dengan keras. Perasaan kesal nya sudah naik level. Sekarang dia marah. Karena saat mereka sudah makan siang tadi, Ronald membisikkan sesuatu kepada Lissa
flashback di resto...
"ekhem... permisi sebentar. Maaf sebelumnya, tuan apakah anda mengizinkan saya untuk berbicara sebentar dengan asisten anda?? " tanya Ronald dengan sopan.
"Ya. baiklah. " Ares menyetujui nya.
"Maaf tuan Ronald, apa yang Anda ingin katakan.?? " Lissa berbicara dengan formal.
"Tidak usah terlalu formal gadis jelek. Kau tunggu saja, masa' kau sudah lupa dengan kejadian kemarin??. Aku yakin kau masih ingat, dan sekarang kau masih kesal, kan. Hhehehh . " ujar Ronald.
"Baik.Hanya itu yang ingin aku bicarakan gadis jelek. Sampai jumpa. " ujar nya meninggalkan Lissa dan masuk kedalam mobil. Lelu mobil itu melesat pergi.
Lissa masih berdiam diri dengan wajah kesal nya.
"Sampai tidak berjumpa lagi. " ucap nya. Lalu dia pergi masuk kedalam mobil dan menuju kekantor.
flashback di resto selesai
Ares yang melihat wajah dan tingkah Lissa yang begitu aneh hanya bisa bertanya dalam hati kenapa gadis ini??
Lalu dengan cepat Ares menipis pikiran nya itu dan masuk kedalam ruangan kebesaran nya. Sedangkan Lissa sudah duduk manis dengan wajah pahit, lalu mengerjakan pekerjaan nya.
Jangan lupa LIKE yang banyak ya😃😃😃
bersambung.......