THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
menyelamatkan Lissa 2



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"permisi... " panggil seseorang dari luar.


"oh ternyata kau Grey. " kata zira


"iya, kak. Mmm... kita harus bergerak sekarang.. " kata Grey to the point


"hah... " zira menghela nafas berat.


"baiklah."


"ada apa mom???" tanya Naomi.


"maaf Naomi, tapi kau tidak perlu tau" sergah Grey cepat


"apa???kenapa.... apa terjadi sesuatu pada Lissa???!! " tanya Naomi agak keras.


"kau tak perlu tau ku bilang!!!! " bentak Grey.


"sudah lah Grey... Naomi.. " zira menengahi.


"iya mom. "


"Sekarang momy akan menyerah kan semua tanggung jawab Toko kue pada mu. Kau bisa kan mengurus nya??" tanya zira


"aku akan berusaha mom.. tapi... Lissa gimana??" tanya Naomi


"dia baik baik saja... kau tak perlu cemas. " kata Sandrina menyela masuk kedalam ruangan.


"apa semua sudah siap?" tanya zira


"Sudah.Kita bisa berangkat sekarang. " jawab Sandrina


"tunggu!!! kalian mau kemana???" Miko akhirnya bersuara


"Kalian tak perlu tau. Jika kalian tau, kalian pasti akan berbohong. Lebih baik kalian tidak tau, maka kalian tak perlu berbohong" jawab Grey tegas.


"kami pergi dulu ya sayang... kamu nak Miko. jaga Naomi Baik baik ya. " zira mengusap rambut Naomi dan memberi nasihat pada Miko.


"iya tante. Hati-hati ya, walaupun aku tidak tau kemana kalian akan pergi. " jawab Miko


lalu Zira, Grey Dan Sandrina pergi ketempat mereka melakukan sesuatu.


"kak.. kau pergi lah duluan bersama Sandrina, aku akan menjemput Lissa" ujar Grey.


"baiklah.. kau berhati-hati lah... " jawab zira


lalu mereka berpisah. Grey menuju markas Michael dan zira juga Sandrina menuju ke tempat pesawat mereka telah di siap kan.


#skip markas Michael


"bagaimana ini.. tuan Ares masih belum keluar??" frank cemas...


"ya... ini tidak benar... dari tadi kita hanya diam saja.. aku merasa kita ini anak buah tak berguna. " Felix.


"sudah!!! lebih baik kita terobos saja!! " kata Frank dengan mata berapi-api.


"tunggu!!! " seseorang menahan mereka.


"kau??"


"aku akan ikut.. Aku harus menyelamatkan Lissa... Dia sangat penting. " jarak Grey tanpa basa basi.


"Baik lah... SEMUA!!! KITA AKAN MENEROBOS!!! INGAT.. JANGAN SAMPAI ADA YANG TERLUKA, SERANG MEREKA DENGAN BIASANYA NYA!!! ".teriak Felix dengan lantang.


" baik!!!!! " jawab semua anak buah itu.


dan...... BBBOOOMMMMM...... DUARRRRR......


suara ledakan menandakan mulai nya penyerangan.


di dalam ruang penyiksaan, Alira/Lissa yang dalam kondisi memilukan.


Tak lama Rolex datang dengan barang yang di maksud. Michael langsung mencampur kan garam, bubuk pedas dan air panas,mendidih itu. Dia masih sempat bersenandung saat mengaduk , campuran itu.


Treeett...


suara kaki kursi bergesekan dengan lantai. Michael meletakkan kursi itu tepat di samping Lissa/Alira yang menggantung.. lalu Michael menarik rambut Lissa dengan kuat. Lissa nampak meringis kesakitan.


"sebentar lagi penderitaan mu akan berakhir, jadi tenang saja. " dengan enteng nya Michael bilang begitu.


Cuuuurrrrrrrr......... Blep.... blep.... ukhuk.... uhuk.... hemmfffftttt..... hemmfffttt....


Michael menuangkan campuran tadi ke wajah Lissa,dan mengalir ke tubuh Lissa. Lissa berusaha menggeleng kan kepala nya untuk menghindari air itu. Dia menutup rapat mata nya. Seluruh tubuh nya terasa terbakar, perih, sakit.


Lissa bahkan hampir tak bisa bernapas.


"MICHAEL!!! BEDEBA*H!!! BAJING*N!! KAU... LEPAS KAN DIA..!!!!! ". teriak Ares.


dia tak berdaya saat ini, tubuh yang di rantai, bahkan leher nya ikut di rantai, sensasi panas yang menjalar di tubuh nya sangat menyiksa. Keringat nya bercucuran, pakaian bahkan lantai tempat ia berpijak ikut basah akibat saking banyaknya keringat tadi.


" Hahahahah.... kalian hanya dua orang bodoh!!!! sangat... sangattttt bodoh.. hahahahahaha" Michael masih setia menyirami Lissa dengan air itu.


Tiba-tiba...


****BRAKKKK****...... BUGHHH...


pintu yang tak berdosa di hancurkan dengan satu tendangan kaki yang kuat.


"LISSA!!! "


"BOSS!!!! "


"TUAN ARESS!!! "


teriak Grey, dan 2 F bersamaan.


Michael langsung melemparkan wadah yang sudah kosong itu ke lantai.


"Wah... wah.. wah.... ada gamu tak di undang.. Hmmm siapa kah ini???" dengan congkak nya Michael berjalan


"Wah... ternyata 2 anak buah setia.. dan.... waawwww... G-one yang misterius... Tangan kanan dari Mafia AD." (AD,,singkatan dari Artemis Dragon)


"Rupa-rupanya kalian cukup penyayang ya??hahahah... Rolex...!!! " ujar Michael


"baik bos" seolah mengerti, Rolex langsung menekan sebuah tombol yang ada di tangannya


tit... tit.... tit.... tit.... tit..... tit..... tit.....


rupanya di setiap sudut ruangan itu sudah terpasang bom. Waktu yang di atur adalah 5 menit.. Bom itu dipasang oleh Michael, jika sewaktu-waktu hal ini terjadi.


"heh... selamat menikmati kematian kalian semua!!! " Michael langsung meninggalkan ruangan itu bersama Rolex.


"Shit!!!! ayo kalian berdua!!! selamat kan bos kalian.Aku akan selamat kan Lissa!! " kata Grey.


lalu mereka bertiga dengan cepat dan tenang, membebaskan dua tahanan yang tersiksa itu.


lalu dengan cepat mereka keluar. "CEPAT!!! TINGGALKAN TEMPAT INI!!! INI AKAN SEGERA MELEDAKKKK!!!! " teriak Grey dengan suara lantang.


waktu sisa 2menit.Semua manusia di sana bertaburan bagai semut yang panik akan datang nya banjir. Masing-masing menyelamatkan dirinya. Enak aja, nyelametin nyawa orang, tapi nyawa sendiri gak di urusin. Begitu lah pikiran orang-orang di sana.


dan.... tit..... tit... tit... tit... tit... tttiiiitttttt..... DDDUUAARRRRRR!!!!! BOOOMMMMM... BOMMMM.....


bom itu meledak. Menghancurkan semua yang ada di dekat nya . Semua puing-puing bangunan terbang bebas di langit. Entah dimana puing-puing itu akan mendarat.


"huh... huh... Hu... huh..... beruntung kita selamat. Ayo kita bawa tuan Ares ke markas. Kita akan mengobati nya disana. " kata Felix dengan nafas terengah-engah.


"iya... tapi Lissa.... " jawab Frank menggantung


"kalian tidak perlu cemas... Lissa aman dengan ku... aku akan membawa nya bersama ku. " jawab Grey cepat. Dan berjalan meninggalkan mereka.


Namun ia berhenti. "Dan satu lagi. Jangan pernah mencoba mencari, menyelidiki ataupun menemukan Lissa. Karena ulah bos kalian lah Lissa menjadi seperti ini. Jika Lissa tidak dekat dengan kalian.... dia tidak akan mengalami rasa sakit ini!!! " Dan Grey pergi begitu saja tanpa salam dan tanpa menoleh.


Jika kalian nyariin si cunguk Michael Bardolf.!! Noh... dia udah dalam jet pribadi nya. Menuju ke markas utama nya Gara-gara si Michael!!! ibarat nya itu yah... "lempar batu sembunyi tangan" hahahah bisa di bilang gitu ya guys... wkwkwkw


"Frank!!! ayok!! kau mau tuan Ares mati!!?? " bentak Felix saat Frank bengang bengong dengan perkataan Grey barusan.


"Ah!!! iya... ayo kita ke markas. " dan dua saudara kembar itu pun langsung membawa bos mereka untuk di obati.


bersambung