THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 13



Hai semua


Apa kabar


Semoga sehat selalu ya


Marhaban ya RamadhanπŸ™πŸ™


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Akkkkhhh... sakit... sakiiiitttt... lepas kan aku...!!!!!!!! aakkkhhj... aaaahhhhkkhh" bos BB berteriak dan terus meronta ronta


Lissa terus memukul nya dengan Tongkat Baseball. Bos BB terus bergerak gerak... Dia berusaha melepaskan ikatan tali yang mengikat tangan dan kaki nya. Namun itu semua percuma...


Tubuh nya terikat dengan kuat. Lissa melempar tongkat baseball nya ke sembarangan.


Tlang... tang... klanggg.....


Lissa menggulung lengan baju nya. Lalu mengambil ancang-ancang.


Swosshhh...... Buk... bugghh.... bhakkkk... Buk.....


Lissa memukul dan menendang tubuh bos BB. Bos BB sendiri tubuh nya sudah memar sana sini dan membiru. Bahkan wajah nya sudah tidak tamvan lagi πŸ˜…πŸ˜…


"Uhueekk.... Ber-henti... tolong hentikan! " pinta bos BB dengan terbatuk.


"Hah???" Lissa berhenti


"Kau bilang apa???... " Lissa mendekat kan telinga nya ke bos BB


"Ku mohon.. lepaskan aku... sakit se.. kali... " pinta bos BB.


"Tidak!! aku tidak akan mau... Tidak ada guna nya juga kau di lepaskan... " sinis Lissa


"Puihhh... dasar murahan!!! akan ku balas kau!!! " ujar bos BB dengan penuh tekanan.


"Aiiyaaa... Bagaimana kau akan membalas ku heaaa??. Sedangkan kau saja terikat tak berdaya di sini.. hahahahahah" tawa Lissa dengan jahat.


"S*alan kau!!!! Lepaskan aku!!! " teriak bos BB.


Phakkk....


Lissa menampar bos BB hingga sudut bibir nya berdarah.


"Selama aku masih hidup kau tidak akan hidup... Kah hanya merugikan semua orang!!! Maka dari itu aku akan mengakhiri hidup mu!!! " tegas Lissa, setiap kata penuh dengan tekanan.


"Hahahaha... bisa apa kau??.. Hanya seorang wanita lemah ingin mengakhiri hidup ku?? Hahahahahahahaha.... " Bos BB balik tertawa mengejek.


Lissa menjadi marah. Diambil nya pisau kecil di bawah sepatu nya.


Sling.....


"Heh.. lihat apa kau masih bisa tertawa setelah ini?.. " sambil menyeringai.


Ssreeaakk.....


Di sayat nya pipi bos BB hingga darah mengucur.


"Ahahkkkkkk.... " Teriakan seolah tak membuat Lissa risih..


Malahan Lissa tertawa senang.


"Hahaha.. lihat.. Kau tidak lagi bisa tertawa... kau hanya bisa berteriak. hahahhehehe... " ejek Lissa


Lissa mengelap pisau nya dan menyimpan kembali ke bawah sepatu nya.


"Ayo... tertawa... ayo tertawa bersama ku. hahahah.. " ajak Lissa seolah sedang mengajak bersenang-senang.


"Huwaa...huhuuuuuuhhuuuu....huks....tolong lepaskan aku...." Bos BB menangis...


"Bagaimana?? sakit bukan??Hemm... " cibir Lissa


"Hah... aku sudah bosan... Lebih baik segera ku buang saja orang ini.. " Lissa bergumam.. namun dengan suara yang nyaring.


Bos BB merasa agak lega mendengar itu, setidaknya dia tidak akan mati di tangan wanita Iblis itu..


"Eh tapi gak aja deh... Apa kalian punya saran??" bertanya pada beberapa orang di sana.


Krik... krik... krik... krik......


"Eii... kenapa diam?? Kalian takut?? Ya sudah tidak apa.. " Lissa memahami hal itu.


"Aku punya rencana, dan kau pasti akan suka.. hihihihi" kikik nya dengan seram pada bis BB


"Haa.... aakhhh.. hhhhaahhhh..... " bos BB tidak bisa bicara lagi.


Hanya pasrah.


"Ambil kan Katana kutolong... " ujar nya dengan senyuman manis


"Terimakasih... " ujar nya saat menerima Katana.


"Nah.... mulai dari mana dulu nih??... "


Slliingggg......


Menarik Katana itu dari sarungnya.


"Pertama kaki.. " Lissa mendekati bos BB


Swoooshhh.... swoooshhh.... kreakk... kreakk...


Dua kali ayunan Katana, memutuskan ke dua kaki bos BB.


"Aaarrrrgggkkhhhkk.... uhuk.. uhuk... " Jerit nya dengan terbatuk.


"Hahahah" Lissa tertawa.


Dan mengayunkan lagi Katana nya. Kali ini sasaran nya adalah kedua tangan bos BB.


"aaakkkkkhhh..... "


Bruk.....


Bos BB terjatuh ke lantai.. Darah sudah berceceran dimana mana...


"Dan terakhir.. Kepala... "


Woosshhh.... Kreeakkk...


Kepala bos BB sudah berpencar dengan anggota tubuh lainnya.


"Hhhaahhh... hhhhaaahh... hhhuuuhhhh... " Lissa mengatur nafas nya.


"Berikan itu ke markas nya sebagai hadiah dari ku!! " ujar nya sebelum pergi dari tempat itu.


**HAI SEMUA....


MAAF YA KALO BAB INI DAN BAB SELANJUTNYA GAK NYAMBUNG...


BAB INI UDAH BEBERAPA KALI DI REVISI


πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ‘πŸ˜ˆ**