THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
Nasib tangan pak botak.



Hai semua


apa kabar


semoga sehat selalu ya buat kalian semua.


yuk lanjut baca lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah menempuh waktu hampir 2 jam, mereka tiba di sebuah dermaga yang tak jauh dari tempat wisata. Kalo dekat laut artinya itu pantai dong ya. Berbagai macam manusia berada disana ada yang gendut, kurus, KUTILANG DARA( kurus tinggi langsing dada rata), Ada yang putih dan lain-lain.


"Waahhhh udah sampai di dermaga ya kita!!!! " seru Naomi ketika melihat pantai.


"Mmm dimana transportasi kita???kata nya di pulau pribadi. Kok nggak ada kendaraan buat kesana???" tanya Lissa


"Tuan Ares.!! " panggil Felix


"Ya.. dimana speedboat ku??" tanya Ares.


"Anak buah saya bilang speedboat nya ada sedikit kerusakan karena sudah lama tidak dipakai, mungkin sebentar lagi akan datang tuan. " jelas Felix


"Gimana sambil nunggu speedboat nya kita jalan-jalan dulu. Dari pada gabut gak jelas. " usul Miko


"Nah ide bagus tuhh.. aku setuju sama kamu. " ucap Naomi


"ehem.. ehem.. ehemmm.. mentang mentang pacar nya dibelain hhhuuuuuu..... " ejek Lissa


"Apaan sih.. ?" Naomi menoyor kepala Lissa


"Ishhh gak usah main kepala juga kali.. Kalo geger otak gimana??" sungut Lissa.


"Biarin wlleekkk. " Naomi


"Haiisss males ngomong ama orang yang baru pacaran... sensian mulu.. "


Lissa langsung berlalu, ketika hendak berbalik kebelakang tak sengaja seorang pria menabrak Lissa dan menumpahkan makanan nya ke baju Lissa.


"Ahh... maaf nona saya tidak sengaja sekali lagi maaf" ucap pria itu.


"Ahhaha iya.. iya tidak apa-apa. " Lissa membersihkan kan noda makanan yang terkena baju bagian dada nya.


"Biar saya saja yang membersihkan nya sebagai permintaan maaf" ucap pria itu.


Pria itu mendekat kan tangan nya ke arah dada Lissa. Ares tidak menyukai apa yang pria itu lakukan. Tiba-tiba...


Greepp...


"Jika kau masih sayang dengan tangan mu.. jauhkan tangan kotor mu itu!!! " Ares menatap dengan tatapan intimidasi.


"a-ahhahah maaf.. maaf... Jika nona berkenan saya punya ruang ganti di kedai saya, nona bisa mengganti baju disana " ujar pria asing itu.


kita panggil aja nama pria asing nya itu pak botak. karena kepala nya yang botak. 😂😂😂


"Wahh iya.. Terima kasih... " Lissa menuju mobil untuk mengambil baju ganti.


mari saya tunjukkan nona " pria itu hendak memegang tangan Lissa, namun Ares menepis nya.


"kau lupa apa yang ku katakan tadi hemmm???" mata Ares mengeluarkan kilat.😂😂


"E-ehehe.. mari nona. " Lissa pun mengikuti pak botak. Dan sampai lah dia di sebuah ruangan kecil dengan ukuran 2x2 meter. cukup untuk ganti baju.


Ares mencurigai pak botak itu. Dia terus mengawasi gerak gerik pak botak. Dan benar saja kecurigaan nya itu benar. Pak botak langsung bersembunyi di balik sebuah tembok tinggi, dan memanjat nya menggunakan tangga.


Dari atas tembok itu pak botak bisa melihat tempat Lissa sedang ganti baju. Pak botak sengaja membuat sebuah lubang yang tidak terlalu besar untuk mengintip. Di tangan pak botak terdapat sebuah HP.


Sedangkan Lissa yang sedang ganti baju merasa ada yang aneh. Instingnya mengatakan kalau ada sesuatu yang tidak Beres, dan benar saat dia menoleh keatas dia melihat sebuah HP, yang terlihat sedang merekam aktivitas nya.


"AAAAAAAAAAAHHHHHHHHHH!!!!!!!!! pengintiiiipppppp!!!!!! " Begitu lah teriakan Lissa


pak botak langsung kalang kabut karena ketahuan. Ia bergegas turun dari tangga, namun saat kaki nya menyentuh tanah sebuah tangan yang kokoh menepuk bahu nya. Ketika pak botak berbalik...


BUUGGHHH


BUAGGHH..


KKRREEKK...


KKRREEKK...


"Ahhh tangan ku yang inndahhh!!!!! " jerit pak botak, saat Ares mematahkan kedua tangan kanan nya yang hitam legam dan dipenuhi rambut halus.


"Berani kau!!!!!!!! " teriak Lissa yang baru selesai ganti baju.


"Tuan Ares... jika anda mengizinkan, saya sendiri yang akan mematahkan tangan orang cabul dan mesum ini.. " ucapan Lissa dipenuhi amarah


"Silahkan saja. " Ares mengunci kedua tangan pak botak ke belakang.


"Mmweeheheheh... Dasar pak botak!!! bagaimana nasib tangan mu nanti ya hihihihi??!!!!! " Lissa terkikik menyeramkan


Lissa mengambil ancang-ancang, dan berlari mendekati pak botak yang wajah nya sudah berdarah.


BUUGGHHH..


KRRETAKK(seperti ada yang pecah tapi bukan telur,)


Lissa menghadiahkan sebuah tendangan maut kearah Mr.P pak botak. Ares sendiri yang menyaksikan itu meringis kan wajah nya, seolah olah dia juga merasakan tendangan Lissa mengenai


Mr. P nya.


"Aauuhhhhoooo ssshhhhtttt... " pak botak mendadak bengek dan lemas.


Lissa masih belum sampai disitu. Dia menarik tangan kiri pak botak dan memelintir mya hingga terdengar suara yang merdu.


KRAAK....


KKRRAAKK....


"Awwwuuuhhhhh!!!! " jerit pak botak.


"Hei gadis aneh.. sudah cukup kau sudah menyiksa nya. " ujar Ares.


"Tidak aku masih geram dengan si botak mesum ini!!! " Lissa.


Ares lalu menggendong Lissa seperti karung beras 20 kg. walau pun badan Lissa berat, namun bagi Ares Lissa hanya seberat anak kucing jalanan yang ia lihat minggu lalu.


"Hei!!!! lepaskan aku dasar Ares alay!!!. aku masih harus menghajar botak mesum ituuuu.. aaaaaaa" Lissa memukul punggung Ares dengan sekuat tenaga. Namun tak berasa bagi Ares.


"Lihatlah. speedboat kita sudah datang, kau tidak ingin liburan???" tanya Ares langsung menurunkan Lissa.


"Wahhh benar!!! ayo cepat kita naikk!!! " Lissa langsung berlari menuju speedboat, diatas semua sudah naik, hanya lissa dan Ares saja yang belum naik.



begini ya guys kira-kira speedboat pribadi milik Ares, yang sudah berlayar. 😂😂😂.


bersambung........