
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Hahaha!! bagaimana sayang?? kau suka jhahahaha" Lissa berbisik dan tertawa lepas.
Bahkan jubah mandi nya hampir terbuka karena dia tertawa hingga terduduk.
Ares berusaha membuka ikatan di tangan dan kaki nya. Ares hampir merasa gila karena sound d*sahan itu dan juga melihat jubah mandi Lissa yang sedikit tersingkap, hingga memperlihatkan dua gunung kembar nya.
Pttsss!!! kklllkk!!!!
Dasi dan ikat pinggang itu berhasil terlepas. Lissa masih belum menyadari Ares yang bebas.
"Hemmm.. Sudah puas tertawa honey??? " tanya Ares yang berjongkok tepat di depan wajah Lissa.
Wajah Lissa berubah pias, tidak ada lagi tawa yang usil keluar dari mulut nya.
Glekkk....
Habis lah kau Lissa....
"Aaaaahhhkkk" Lissa menjerit saat Ares dengan cepat mengangkat diri nya.
"Sekarang giliran ku yang menjahili mu. Dan adik kecil ku perlu di tidurkan. " Bisik Ares dengan suara sensual dari telinga Lissa.
Bulu kuduk Lissa merinding. Insting nya mengatakan ia akan dilahap habis oleh suami nya.
Dan sampai Ares membaring kan nya di atas kasur, Lissa masih terdiam. Lissa mengira Ares akan langsung menerkam nya Namun ia salah. Ares berjalan mengambil kunci pintu kamar hotel itu dan menyimpan nya.
Dengan smirk nya ia berjalan menuju kamar mandi.
"Ya ampun Lissa apa yang sudah kau lakukan??? " Lissa merutuki otak jahil nya. Dan berakhir dengan senjata makan tuan.
Tak lama, Ares keluar dengan wajah segar dan tetesan air dari rambut dan wajah nya. Lissa terpana dengan Ares. Hingga mata nya tidak bisa berkedip.
"Fuhhh... " Ares meniup wajah Lissa.
Harumm.
Ya iyalah.. orang Ares udah sikat gigi.
"Apa istri ku ini baru sadar jika suami nya sangat tampan?? hemm?" goda Ares.
Lissa tersadar dan menoleh ke arah lain. Pipi nya semakin merona ketika Ares semakin mendekati wajah nya. Dengan refleks Lissa memundurkan kepala nya hingga dirinya berbaring.
Kena kau!!! Batin Ares.
Dengan cepat Ares mengunci pergerakan Lissa.
"Shsssuutttt.... Shut up honey... Sekarang giliran ku.. " Ujar Ares berbisik.
Ares melakukan pemanasan selama beberapa menit. Dan akhirnya..
Jlebbb...
"Sak-kit!!! " rintih Lissa.
Ares mencoba menenangkan Lissa dengan mencium dan mengusap kepala Lissa dengan lembut. Hingga Lissa tenang.
Akhirnya setelah beberapa lama... mereka mencapai puncak nya dan tertidur karena kelelahan.
Akhirnya malam pertama ehh salah.. pagi pertama Ares dan Lissa terjadi....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**Hai... Hai... Hai.... hola... hola.... para readers author yang bikin gumushhh....
Hehehe author gak bisa bikin lebih hareudang lagi yah... soal nya tadi udah bikin yang hareudang. Tapi gak lulus review nya.
ya maklum ya.. wkwkwk author terlalu bersemangat.
bye bye semua. makasih udah baca novel kentang ini.
Sebelum nya maaf, karena beberapa waktu lalu author gak sempat up date... karena urusan dunia nyata. wkwkwkw
Author juga mau persiapan Penilaian Akhir Semester.
Doakan ya readers semua, shalat nilai author memuaskan
Oh iya... Hanya Mau mengingat kan aja ya... Author bakalan uninstall aplikasi Manga Tonn, karena terlalu banyak ruang yang dimakan.
wkwkw maaf ya...
jadi kemungkinan besar author gak lagi gunakan akun yang sama. Tapi, kalo masih ada harapan, author akan tetap gunakan akun ini kok.
dan akan tetap menggunakan nama pena " MURTI BE STRONG " lagi.
salam hangat dan Terima kasih untuk semua pembaca yang udah mendukung, dan Terima kasih untuk para pembaca yang sudah memberikan komentar, walaupun ada komen yang pedes ya. hehehee
gak apa apa kok. karena itu semua membangun author supaya lebih baik lagi. Dan maaf kan jika masih banyak kata kata yang typo.
Bye. salam hangat dari author**.