THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
Samuel Maxime



Hai semuaπŸ‘‹πŸ‘‹


apa kabar. πŸ˜‰


lanjut yukπŸ˜πŸ˜πŸ˜†πŸ˜„πŸ˜ƒ


⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠⚠


Pukul 08.50 suasana kantor terkontrol aman. Para karyawan bekerja di bagian nya masing-masing. Begitu juga untuk gadis yang bernama Alissa. Kali ini dia di tugas kan oleh Ares untuk mengecek beberapa dokumen yang harus di tanda tangani.


Tak terasa hingga lamanya Lissa sudah mengecek dokumen-dokumen yang di berikan Ares. Hingga jam makan siang kantor tiba.


krieett.....


Pintu ruangan Ares terbuka.


Ares keluar dari ruangan nya. Dia berhenti sebentar dan melirik Lissa yang masih setia dengan berkas nya itu. Lalu Ares berjalan menjauh. Di belakang nya diikuti oleh 2 anak buah kepercayaan nya seperti biasa.


"Kamu nggak makan siang dulu Liss?" tanya Frank.


Lissa mendongak kan kepada nya. "Iya. Nanggung nih, dikit lagi. Nanti aku nyusul aja." Ucap nya.


"Halahh... alesan terus kamu, udah ayo cepetan! " Frank menarik tangan Lissa sehingga kertas-kertas berjatuhan dari tangan Lissa.


"Tuhhh kan.... Kamu sihh, aku bilang nanti... aku nyusul. " Lissa menarik tangan nya dan merapikan kertas yang berjatuhan.


"Ya.... sorry.. soal nya kamu sih... ak.. " Belum sempat Frank melanjutkan kalimat nya Lissa melirik Frank dengan tajam.


"Apa!!! tadi kamu mau bilang aku apa?? Hahhh! Jawab cepet!!! " ucap Lissa mencengkram kerah baju Frank.


"Eh, Liss, sabar napa. Kenapa marah-marah sih?? " Frank merasa ada yang aneh dengan sikap Lissa.


"Huh!! nggak kok. Yaudah kamu duluan aja. Nanti aku makan sendiri. " Lissa melepaskan cengkraman nya dari kerah baju Frank.


"Yaudah.Aku duluan ya. Bye. " Frank meninggalkan Lissa.


"hhhaaaaaahhhhh........ " Dia Lissa menghela nafas panjang.


grrruuuuuuuyuuuukkkk...


Lissa tidak lagi memanggil Miko dengan sebutan Tian karena dia (Miko) tidak terbiasa dengan panggilan" Tian".


Lissa pun menuju meja Miko. Namun dia tidak mendapati nya diruangan nya. mungkin Miko sudah duluan. batin Lissa.


Ya sudahlah pergi sendiri juga nggak apa-apa. Lissa menaikkan bahu nya.


skip kafe tempat Lissa makan siang.


Lissa tiba di kafe. Dia memilih tempat duduk di sudut paling pojok karena hanya tempat itu. Dia sudah memesan sebelum memilih tempat duduk. 10 menit kemudian pesanannya datang.


Ketika akan memakan makanan nya, Tiba-tiba seseorang mendekati Lissa.


"Emm.. permisi. " katanya dengan sopan.


Lissa menatap orang itu. "Iya, kenapa?" tanya nya


"Apakah saya boleh duduk di sini, soalnya meja lain udah penuh. ??" ujar nya.


Li melihat sekelilingnya, dan mendapati semua meja dan tempat duduk telah penuh. Lalu dia menatap orang itu dan mengangguk, "Iya.Kau boleh duduk. " jawab nya.


Orang itupun duduk berhadapan dengan Lissa.


"Oh iya. Nama kamu siapa? " tanya orang itu.


"Aku Alissa. Panggil aja Lissa. " Jawab Lissa ramah.


"Kalo kamu siapa? β€œ Tanya Lissa balik


" Aku Samuel Maxime. Kamu bisa manggil aku Samuel. " samuel menyodorkan tangan nya.


Lissa menerima tangan nya dan mereka berjabat tangan. "Kalo gitu aku panggil kamu Sam aja, gimana boleh nggak?" tanya Lissa


"Ok. No problem πŸ‘Œ" ucap pria itu dengan tersenyum. ya orang itu adalah seorang pria.


Tak jauh dari mereka sepasang mata yang tajam bak elang menatap Samuel dengan tatapan tidak suka...


bersambung........