THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 56



🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣


"Mom!!! Lissa pulang!! " seru Lissa.


"Selamat datang. Bagaimana beres beres nya nak?? lancar??" sambut Mommy Zira.


"Iya lancar... " jawab Lissa.


"Apa Ares datang tadi?? Setelah kamu berangkat tadi, dia langsung menghabiskan sarapan nya.. " tutur Mommy Zira.


"Hhmm???" Lissa menaikan alis nya.


"Lalu.. ??" tanya nya


" Ya... dia langsung pamit pada kami. Dan meminjam pakaian kakak mu... Tapi aneh.. " jeda Mommy


"Aneh kenapa Mom??" tanya Lissa sambil menuang air ke gelas.


Sekarang mereka di dapur.


"Dia bukan memakai jas atau baju kaos, malah memakai jaket, ditambah topi dan juga masker. " pikir Mommy.


"Hmmm memang aneh... " setuju Lissa


Pikiran nya melayang ke kejadian saat makan siang tadi...


Flashback....


Merasa dirinya di tatap oleh Lissa. Ares menoleh. Tatapan mata mereka saling bertemu. Mereka sama-sama terdiam. Menatap semakin dalam. Dada kedua nya bergemuruh....


Perlahan kepala Ares semakin menunduk dan mendekat ke wajah Lissa. Tatapan nya terkunci pada mata Lissa. Seolah ada permata yang berkilau, semakin membuat mata Lissa indah. Tatapan yang beralih ke bawah. Bibir ranum yang siap untuk di santap. Bibir yang kalau tersenyum bisa membuat para lelaki berjejer ribuan mil hanya untuk di beri ciuman udara.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Cieee ilehhh othor lwbayyyπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚



Garis rahang tegas, rambut yang sedikit acak acakan memberikan kesan seksi di mata seorang Lissa. Rambut rambut halus yang sedikit memenuhi dagu namun rapi. Seolah-olah menunjukkan bahwa pria yang di tatap lekat oleh nya, adalah pria yang manly dan dewasa. Bibir seksi yang menjadi incaran dan angan semua wanita dari kalangan artis, model dan sosialita.



Perfect ✨. Batin Lissa.


Mata yang bisa menatap lawan bak elang. Dan selalu mengeluarkan aura intimidasi yang kuat. Ditambah tubuh yang kekar.


So perfect!!


Perlahan wajah mereka semakin mendekat dengan sendirinya. Netra mata yang saling mengunci. Mereka melupakan keadaan sekitar yang masih memiliki penghuni lain.


Ares menunduk dan semakin menunduk. Sedikit lagi. Tatapan mata Lissa terhipnotis oleh manik mata cokelat itu. Dan terpejam dengan sendirinya.


Sedikiiiitttt lagi.!!!!!


Plukkk


"Astaga!! apa yang ku lakukan.!!? "


shittt!!! Dasar s*alll!!!


Maki Ares dalam benak nya.


Lissa menjadi salah tingkah sendiri. Wajah nya sudah seperti tomat matang.


"Ma-maaf N-nona Lissa... sa~ya tidak sengaja... " seorang karyawan mendekati Lissa dengan wajah pias.


"Ahh.... iya tidak apa.. i-ini ambil kembali sendok mu.. " Lissa bersiap berdiri.


"Emm... tuan Ares... Terima kasih traktiran nya... Permisi.. "


Syuungggg.......


flashback off.


"Hei... Lissa!! " Mommy menyadarkan Lissa.


"Apa Mom!!?? " kaget Lissa.


Hampir saja dia menjatuhkan gelas nya.


"Hemmm.... Kenapa ini??? Pipi mu merona... Ehem.. Mommy kira kau tidak bertemu dengan nak Ares... kikikkkkk" Mommy terkikik.


"Mommm..!!! " delik Lissa sebal.


"Ihh Mommy gak asik. Ya udah Lissa ke kamar... hhsss" dengus nya.


Di tempat lain....


"Arrghhhh!!! Tadi aku ngapain sih!!!?? " orang itu menjambak rambut nya.


"Haaahhh.... Tidak bisa.... Ini harus segera di tuntas kan!!! " ujar nya.


Zrrrttt.....


HP orang itu bergetar....


"Ya.. "


"...... "


"Apa!!!?? Sial!!! "


"....... "


"Dasar br*ngsek itu..!! "


"Baik lah... aku akan segera ke markas. "


Orang itu mengakhiri panggilan nya. Dan menginjak pedal gas dengan kuat. Dan mobil nya melesat membelah jalan.


"Bos... sudah datang!!! " Seru anak buah


"Bos... Markas kita yang ada di kota KL di serang... Hampir 90% kerusakan nya. Dan mafioso di sana juga dilarikan untuk perawatan. " lapor Frank.


Ya... Orang tadi adalah Ares.


"Sial!!! Bagaimana dengan markas lainnya???" Ares langsung menduduki kursi bulat tanpa sandaran.


"Bos!!! " Suara teriakan


"Ada apa Felix??" Tanya Ares.


"Markas di Kota PV di serang. Kerusakan 100%...Dan 10 mafioso kita tewas di tempat. " Lapor Felix.


"Apa sudah mengirim bantuan??. "


"Sudah bos..." jawab Felix..


"Baiklah.. Malam ini semua berkumpul.Tanpa pengecualian. Aku sudah muak dengan tingkah baj*ngan itu!!! " Geram Ares.


"Baik."


"Frank hubungi Alvian... Minta dia ke rumah sakit khusus...Dia harus membantu " titah Ares.


"Siap bos "


Frank segera menghubungi Alvian. Masih ingat gak... Kalo gak ingat Gak Papa πŸ˜….