
Apa yang terjadi?????...
"K-kau??.. "
"Mom??.. "
"Ka-kalian.. ????"
4 orang yang di sana merasa kaget... Lain hal nya dengan dua gadis yang wajah nya Terbengong. Mereka masih menerka, apa yang terjadi.
"Zira..... Zira!! akhirnya aku menemukan mu!!.... " Justin langsung memeluk wanita yang selama ini ia dan anak nya cari.
"Hiks.... kenapa??kenapa kau lama sekali..??!!. Apa kau sudah melupakan ku!?.. " isak Zira.
"Hiks... hiks... Kau jahat...!!! " Zira memukul pelan dada Justin.
"maaf... maaf kan aku.... aku sudah lama mencari mu.. bahkan aku dan Ron sempat cekcok karena keberadaan mu yang tidak kamu ketahui!!?. " jelas Justin.
"Ron??.. Putra ku??" zira melerai pelukan nya dan beralih ke pria yang di samping suami nya.
"Mom.... Huuuwww.... akhirnya aku bisa melihat mu lagi.... huuwww..... " Ron menangis di pelukan Zira.
*Ada apa ini??
Entah lah Lady... aku juga bingung..
Astaga... ada apa sih...!!? Mommy nangis, bunda Helena nangis.. ini juga.. Cowok.. badan aja yang kekar, tapi cengeng*!! .
Lissa dan Sella saling berbicara lewat tatapan mata. Seolah-olah mereka paham apa yang di katakan satu sama lain. Bukan artinya mereka bisa baca pikiran ya gaiss.. π π
"Tunggu sebentar!? " Lissa merusak suasana haru itu
"Ada apa ini.!?? Dan katakan kenapa kalian menangis... Aku harap kalian bisa menjelaskan!! " tegas nya menatap heran pada semua.
"Di...... dia... putri ku??" menatap Zira
"Ya.... dia Lissa kita... itu adalah nama yang sudah kau siap kan dulu.... Alissa Veronica... " angguk Mommy Zira
"Eitss... tunggu!!! anda..... " Lissa masih mencoba mencerna hal mengejutkan ini.
"Anda, tuan. Anda suami Mommy ku... Jadi.. kau adalah daddy ku dan aku.... ak... aku putri mu??... " suara Lissa agak terisak di akhir.
Lama berpelukan dan melepas kerinduan. Mata Lissa menatap ke arah laki-laki yang masih agak terisak. Tatapan nya heran. Bahkan tadi Mommy Zira juga sempat memeluk dan menangis saat melihat nya.
"Dia Ron. Dia kakak laki-laki mu.... " Justin seolah melihat tanda tanya di kepala Lissa.
"A.... apa???" Lissa terbelalak.
Deg..
Lissa merasakan hangat saat Ron menarik nya ke dalam dekapan. Rasa yang belum pernah Lissa rasakan seumur hidup. Hangat nya pelukan seorang kakak laki-laki. Bahkan Lissa kembali meneteskan air mata.
Mommy Zira dan daddy Justin, tersenyum melihat pemandangan di depan mereka. Mereka tak pernah mengira akan di pertemukan di saat ini. Jika dulu hanya bisa berharap, supaya bisa bertemu dalam mimpi, kini mimpi itu menjadi kenyataan..
Ron mengusap lembut surai Lissa. Mendekap nya dengar erat, seolah takut kehilangan untuk kedua kalinya. Lissa juga sama. Dia masih memeluk dengan erat tubuh Ron. Menepuk-nepuk punggung lebar kakak laki-laki nya.
"Hei.... apa kalian tidak lelah berdiri terus???" Bunda Helena memecah suasana.
"Hiks... bunda bagaimana sih??...!! "dengus Lissa.
Dia menuju sebuah sofa dan menarik tangan Ron. Dia bahkan menyenderkan kepala nya di dada Ron. Ron dengan senang hati mengusap rambut Lissa. Mommy Zira dan Daddy Justin, juga serupa.
Ya Tuhan... hanya aku yang tak memiliki pasangan... Huhuhu... aku memeluk bunda Helena saja kalau begitu...
Sella memeluk bunda Helena dengan manja nya
Akhirnya... keluarga ku lengkap.. Tuhan Terima kasih... kau sudah mempertemukan kami semua. Aku tak akan membiarkan kan mereka terluka. Aku sangat menyayangi mereka. Lissa
Tuhan... jangan pisahkan kami lagi... aku tidak sanggup jika harus kehilangan dua bidadari dalam hidup ku. Biarkan bahagia ini tetap untuk selamanya. Ronald.
Terima kasih... Akhirnya keluarga ku yang sesungguhnya utuh kembali... Anak dan suami ku, sudah kembali ke dalam pelukan ku..akan ku jaga hingga akhir hayat ku. Mommy Zira
Setelah sekian lama aku mencari keluarga ku.. Usaha ku membuahkan hasil yang manis. kami bersatu lagi. istri ku, Putra putri ku. Tak kan ku biarkan siapapun menyakiti mereka. akan ku lenyap kan!! siapapun itu!!. " Daddy Justin.
Buat yang penasaran sama visual nya Mommy Zira..Ini dia. semoga kalian suka. ππ
Ok. babayyyyy