
Hai semua..
apa kabar
semoga sehat selalu ya.
ayokkk lanjut baca lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah mengalahkan pemuda pemuda yang suka ngaku-ngaku itu, Miko lantas menghampiri Naomi. Heran. Ya... itulah yang di pikir kan oleh Miko. Disaat cewek lain akan kesakitan setelah di keroyok, ini cewek satu malah loncat loncat.
"Kamu nggak sakit lagi???" tanya Miko.
"Ish...ishh... iiisshhh..... Sakit lah. Orang aku nya udah di keroyok, di tanya sakit atau nggak. Ya sakit lahh... " jawab Naomi.
"Loh.. bukan nya tadi kamu loncat loncat nyemangatin aku ya???" goda Miko.
"Eh... enggak kok. GR banget ya kamu jadi orang.!! " kilah Naomi
"Eh... tuh bibir kamu luka. " Miko menyentuh ujung Bibir Naomi yang membiru.
"Awwssssttt... Jangan asal tekan aja dong... sakit tau" protes Naomi. Karena Miko menekankan luka yang membiru.
"Ikut aku!!! " Miko lantas menarik tangan Naomi menuju minimarket.
"Eh... eh... mau kemana nih???jangan asal tarik tangan orang dong. Emangnya tali tambang???"
"Udah gak usah banyak protes. Aku cium nanti kalo nggak diem. " ancam Miko yang sukses membuat Naomi kicep.
Stelah sampai di depan minimarket, Miko meminta Naomi untuk menunggu di kursi depan minimarket. Tak lama Miko keluar dengan membawa plester luka sapu tangan dan dua botol air mineral dingin.
"Nih minum dulu. " Miko menyodorkan air kepada Naomi.
"Makasih" Naomi langsung meminum air tadi hingga tersisa setengah.
"Siniin minum nya. " Pinta Miko dan dia langsung menghabiskan air tadi hingga tak tersisa.
Mweheheeh... dia nggak sadar tuh. Secara nggak langsung kan kita udah ciuman.batin Miko penuh kemenangan
"Udah kan. Aku pulang dulu. " Naomi segera berdiri meninggalkan Miko.
"Eeeiittss tunggu dulu... luka kamu itu nggak mau di obatin dulu???. " tanya Miko, dia menahan tangan Naomi
"Nanti aja kali udah sampe rumah. " sahut Naomi.
"emmm.. emmm te-terus belanjaan kamu tadi gimana???" Miko berusaha mencari alasan.
"Aduhhhh... kok bisa lupa nya.. " Naomi menepuk jidat nya.
"Pasti udah pada diambil orang yang lewat tuhh... " ujar nya
"Aku traktir mau nggak??" tawar Miko.
"Eh.. nggak usah. Lagian kamu juga udah nolongin aku kok. " tolak Naomi dengan sopan.
"Ya... nggak apa-apa kan kalo nolongin dua kali."
"Nggak usah aja... lagian besok aku bisa beli lagi kok."
"Nggak!!! pokoknya harus mau.!!! " tegas Miko
Setelah beberapa lama. Mereka selesai memilih barang barang, mereka menuju kasir. Dua petugas kasir mengira mereka adalah sepasang kekasih. Karena Miko dan Naomi terlihat sangat serasi.
"Wah....kalian berdua cocok sekali. Pasti sepasang kekasih bukan??" tanya petugas kasir wanita.
"Jake. Ambilin gelang nya cepet!! " suruh petugas kasir itu pada teman laki-laki nya.
"Iya bentar.. Lagi nyari yang cocok nih. " sahut temannya
"Ehh... bu-bukan kita nggak pacaran. Kalian salah" ralat Naomi.
"Gakpapa kok sayang.. kan emang bener kita pacaran" timpal Miko.
"Ihhh apaan sih. Manggil sayang sayang... orang baru ketemu nya tadi. " protes nya.
"Mon, ini gelang couple nya. " ucap Jake si petugas kasir menyerah kan gelang
"Nahh... ini dia... semoga langgeng ya... " ucap kedua petugas kasir itu pada Naomi dan Miko.
"Aduhhh.. kami ini bukan pasangan.... " tukas Naomi
"hahh jadi kalian beneran bukan kekasih??" tanya Mona petugas kasir wanita.
"Ya bukan lah.... cocok dari mana nya coba???"
Sementara itu Miko membayar barang yang tadi di beli Naomi. Dia tersenyum smirk, dan mengangguk kan kepala.
"Bro, pacar nya pemalu banget sih. Kalian baru jadian ya??" terka si Jake.
"Yo'i. Pemalu banget dia mah... Makasih ya. " ucap Miko
"Sayang udah yuk. Kita pulang. " ajak Miko
"Ihhh apaan sih pake sayang sayang segala.!!!!?! ".
sebal Naomi
" Kamu masih marah sama aku gara-gara tadi??". Miko berakting layak nya aktor sinetron.
"Kamu ngomong apaan sih.!!? nggak jelas banget. Dan satu lagi. Kita itu nggak pacaran. TITIK!!! " Naomi menakan kata terakhir
"Ya ampun sayang.... kamu marah gara-gara cewek tadi godain aku kan. Gak udah bohong deh... " Akting Miko semakin menjadi jadi....
"Dan kita itu beneran pacaran tau. " tambah Miko lagi.
"Ehh.... seenak nya dengkul mu bilang kita pacaran.!! " ketua Naomi.
"Kita itu baru kenal ta.. "
CUP...
Mata Naomi membulat saat Miko mencium bibir nya di depan dua petugas kasir tadi. Bahkan Miko sedikit menggigit kecil bibir Naomi.
"apa yang kau..... "..
bersambung......