
Hai semua
apa kabar
semoga sehat selalu ya.
yuk lanjut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
malam ini adalah malam pergantian tahun. semua orang makan malam lebih awal . Hanya hening dan dentingan alat makan yang menjadi suara latar.
Mike sendiri heran dengan suasana yang menurut nya agak mencekam. Dia dapat melihat nya dari tatapan teman anak nya.
apalagi tatapan dari kedua gadis yang sedang duduk bersebelahan itu, siapa lagi kalau bukan Lissa dan Naomi. mata mereka seolah mengeluarkan kilat dan horor bagi siapapun yang melihat nya.
tau siapa yang mereka lihat????.. Itu adalah Frank. Cecunguk yang membuat permainan mereka jadi kacau. Menurut author nya sih... Frank nggak salah.. tapi yang salah itu Miko.
Frank hanya melaksanakan tugas nya memberi tantangan pada Naomi. Tapi Miko, mencari kesempatan dalam kesempitan. Ya... yang seharusnya ditatap horor adalah Miko.
Tapi..... kalau Lissa dan Naomi sudah bilang Frank, yang salah tetap Frank.... mungkin mereka berdua lagi PMS jadi..... gitu deh.
kembali ke suasana makan malam. Mike merasa harus mencair kan suasana.
"Ehem.... jadi berapa hari kalian akan disini???" masih tak ada yang menggubris.
Ares???dia juga merasakan tekanan atmosfer yang aneh. Hahaha. ya ampun... masa ketua mafia nomor satu di Asia bisa merasakan tekanan.
"Kenapa tuan tidak bertanya pada orang yang mengajak kami kesini???" Lissa menjawab pertanyaan Mike yang sempat dianggap angin lewat.
"Hhahh... panggil saja aku seperti Ares memanggilku.. " ujar Mike
"Kami akan pulang lusa Dad. " Ares menjawab.
"Baik lah. Aku sudah selesai makan malam. Oh ya jangan lupa. Nanti malam akan ada pesta BBQ dan juga kembang api." sebelum beranjak Mike memberi tau.
masih Hening......
"lokasi nya di pantai, aku sudah meminta para maid ku untuk menyiapkan segalanya. Jadi nanti kalian bisa kesana. Dan jangan lupa mengenakan pakaian tebal, karena agak dingin. " kata Mike.
"Baik Daddy. " Ares
lalu Mike berlalu.....
"Aku sudah selesai.. makan, terimakasih. " Lissa meneguk air terakhir nya dalam gelas.
"Kenapa tadi aku merasakan oksigen di sekitar ku menipis ya???" Frank memecah keheningan diantara 4 laki-laki itu.
"aku juga... " Miko.
"aku juga merasakan tekanan itu. " Felix bersuara.
"Kalau tuan Ares. ???" Miko melihat Ares.
"Aku juga merasakan nya... sedikit" lirih Ares.
"HHHAAAAHHHHH... " mereka menghela napas bersama.
"ayo kita ke pantai. Tapi jangan lupa memakai pakaian tebal. ". Ares mengingat kan.
Dan mereka langsung menuju kamar masing-masing.
#dalam kamar Ares.
ARES POV.
semoga saja rencana ku berjalan sempurna. Kemarin aku sudah meminta izin pada daddy untuk melaksanakan pesta ini. Aku tidak mau lagi memendam nya. Aku harus mengatakan nya.
sebelum ada yang mendahului ku, aku harus mendapatkan nya lebih dulu. Semoga saja tidak ada halangan dan semoga dia menyukai nya. Tapi... bagaimana jika di menolak??
bagaimana jika... dia menjauhi ku???
bagaimana jika dia membenci ku???
apa dia akan marah pada ku???
dia pasti tidak akan menolak ku.... secara aku ini kan kaya, tampan, berkuasa, dan memiliki semua nya. Wanita mana yang akan menolak ku.
tapi dia itu berbeda, dia gadis yang mandiri, punya pendirian, tidak seperti wanita yang selalu mengejar harta dan kekuasaan ku.
apa yang harus aku berikan untuk nya. ??
mungkin dia suka shoping???
ahhh... tidak... tidak... aku lupa dia itu mandiri.
arrrggghhh.. aku bingung...
bersambung....