THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)

THE MASTER OF MAFIA FALL IN LOVE (Season 1&2)
S2. 57



☀☀☀☀☀☀☀☀


"Lissa... Daddy ingin bicara. Apa kau bisa ikut daddy sebentar??"


"Okey... " Lissa mengikuti daddy ke ruang kerja Lissa.


"Duduk lah.. " ujar daddy.


"Ada apa Dad. ??? Kelihatan nya sangat serius. " tanya Lissa.


"Begini... Daddy akan langsung to the poin Saja.. Dulu, sebelum kamu dilahirkan, Daddy dan sahabat Daddy pernah berjanji..... " Daddy menjeda melihat raut wajahnya Lissa.


"Huhffff.... Perjanjian kami adalah, untuk menjalin kekeluargaan agar kami semakin dekat. Bukan perjanjian bisnis, hanya perjanjian antar sahabat. Dan Daddy harap kamu bisa menjalankan nya. " sambung Daddy.


"Hmmm.... ?" 🤨


"Daddy dan sahabat Daddy sepakat. Jika anak kedua Daddy perempuan, maka akan di jodoh kan dengan putra sahabat Daddy. Dan kamu adalah Anak kedua kami. ".


" Dan siapa anak sahabat Daddy itu??? Apa aku mengenalnya??!! " suara Lissa terdengar menahan sesuatu Dan raut wajah nya tak bisa di tebak oleh Daddy.


"Hufftt.... Dia putra Valentino.... Dan kau pasti kau kan siapa orang nya???" menatap ke arah Lissa


😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎


"Ada apa bos mengumpulkan kita???. "


"Entah lah... Mungkin akan membahas masalah penyerangan markas tadi siang. "


"Wah bos pasti marah besar. "


Bisik bisik anak buah terdengar seperti suara kentut 🤣🤣😂😂. Karena suara nya sangat samar.


hmmm.... sangat mencekam...


"Baik.. Aku tidak akan menunda waktu lagi. 5 Hari lagi, kita akan menyerang markas Besar Wolfe eye. Aku akan membagi kalian. "


"Ingat.. Aku hanya berbicara satu kali. Jadi dengarkan baik baik. !!! " suara Ares sangat membuat suasana makin mencekam.


"Tim 1. Aku akan menempatkan 1000 orang. Kalian akan menjadi tim pembuka. Tim 1akan menyerang dari pintu masuk. Dan persenjataan Lengkap.!! "


"Tim 2 . Kalian akan ku tempat kan sebagai penerjun. Transportasi kalian Pesawat Siluman malam SQ. Jumlah kalian 500 orang. Gunakan 5 pesawat...!!! Kalian bisa langsung menyerang dari udara. "


"Tim 3. Akan menyerang setelah Tim 1. Kemungkinan Tim 1akan menipis lumayan besar. Jadi kalian harus bersiap. Jumlah kalian 500 orang.. Kalian bisa berkamuflase sebagai mayat. Menyerang secara diam-diam.!!"


" Tim 5. Akan menjadi Tim inti...!!!! Aku akan ikut dalam Tim ini. Jumlah nya 10 orang.Felix dan Frank tidak termasuk. Kalian berdua paham.???(menatap 2F.) Tim inti akan langsung menyerang pusat markas. "


"Baik lah. Aku hanya menurun kurang dari 3000 personel. Karena sisa nya akan menjaga markas. Antisipasi jika ada serangan mendadak. "


"Mulai dari sekarang kalian persiapkan semua dengan baik, dengan teliti, dengan matang. Dan usahakan bisa sempurna. Aku tidak menerima kegagalan. Saling menjaga rekan satu Tim. Aku harap jumlah kalian kembali sama dengan jumlah kalian saat datang.!!!. Sudah hanya itu saja.!! ".


Ares meninggalkan anak buah nya. Di ikuti 2 buntut nya.


"Felix!! Hitung dengan teliti jumlah persenjataan kita. Cek kondisi nya. Jangan sampai ada yang rusak saat sudah di lapangan. !!! "


"Frank. Periksa kondisi kendaraan kita!!!!. Apa Alvian sudah sampai??"


"Susah bos. Dia sayang dah menunggu di ruang santai. " jawab Frank.


"Ya.Aku ingin kalian melakukan tugas kalian dengan baik. Jika tidak. Marco ku akan menjadi teman kalian.!! " tutur Ares.


Dua bersaudara itu pias saat mendengar nama Marco. Marco adalah peliharaan kesayangan Ares.


Di ruang santai.....


"Hai Res'. Muka kusut... sangat kusut. hahah.. " ledek Alvian


"Diam lah. Aku sedang kesal. . " Ares meminum soda kaleng yang ada di atas meja.


"Jadi kalian akan menyerang????" tanya Alvian yang memang sudah tau rencana Ares.


"Ya.. Kau akan ku masukkan ke dalam tim medis. Tidka mungkin aku menyuruh mu bergabung ke dalam tim penyerang. Kau akan mati sebelum menikah... Hahah.. " tawa Ares terdengar jahat.


"Tchhh..... "


"Aku akan memberikan 1buah pesawat untuk di jadikan tempat perawatan sementara... Dan kau harus standby di sana. Lengkap dengan staff medis mu.!! " ujar Ares.


"Ya aku paham. " angguk Alvian.


"Sudah.Hanya itu yang ingin ku katakan. " Ares meremukkan kaleng dan membuang nya di tempat sampah.


"What!!??? F*ck!! Dasar Ares... " Maki Alvian.


"Jangan mengumpat ku Vian... aku tau itu!!! ". Sahut Ares.


" Eh... masih kedengaran ya.. hahahha" gelak Alvian.