
Hai semua
Apa kabar
Semoga sehat selalu ya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Tuan, saya ingin melaporkan sesuatu" ujar Felix sembari duduk di sofa.
"Apa ??" Ares memutar kursinya menghadap Felix.
"Mengenai yang kemarin, tuan menyuruh saya untuk mendapatkan data wanita itu..... eemmm.... " Felix menggaruk leher nya tanda keraguan.
"Apa?? jangan bilang kau tidak mendapatkan nya Felix!! aku tidak menerima nya!! " tegas Ares.
"Maaf tuan, semua data wanita itu tersimpan rapat. Saya tidak bisa meretas nya.. Sudah di coba beberapa kali,,, tapi... tidak bisa.. " jeda Felix mengambil nafas.
"Dan juga laptop saya di serang virus dan terbakar tuan" lanjutkan Felix
Ares menganggukkan kepala paham.
"Kalau begitu selidiki!! kerah kan orang terbaik kita.!! "Perintah Ares.
" Baik tuan. "
"Lalu tugas saya apa tuan??" Frank menunjuk diri nya.
"Kau eemm.......pantau Naomi.. lapor ka pada ku jika wanita itu datang lagi!!"
"Wanita yang mana tuan??" Frank menggaruk
"Wanita yang pernah mengunjungi Naomi, dan asisten nya yang memukul ku" Jawa Ares.
"Baik tuan. " jawab Frank menyanggupi.
☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷☴ ☵ ☶ ☷
"Hai Naomi" sapa Miko
"Miko??" ucap Naomi
" Wah... kau sudah bisa merespon dan mengingat ku syukur lah Naomi!!! " seru Miko kegirangan
"HahahH Miko... Miko... Miko... hahahh horeee... " seru Naomi juga.
"Ayo.. kita berjalan jalan di sekitar sini.. aku membawa kan mu kue. " ajak nya sambil menunjukkan bungkusan kue.
"Kue!!! horeee....!!! " Naomi meloncat gembira dan langsung berlari ke arah taman.
"Wah.. Naomi ku sudah hampir sembuh ternyata.. " gimana Miko.
Naomi duduk di bawah pohon yang sama, pada saat Lissa mendatangi nya.
"Wah.. kamu pandai memilih tempat Mi. di sini adem, dingin juga.. " ucap Miko.
"Hihihihiihi... kue.... " Naomi bertepuk tangan
Miko senang, Naomi sudah mulai merespon diri nya, walaupun hanya sebatas menyebut namanya saja Miko sudah sangat senang.
Jika dulu, Naomi tidak pernah sedikit pun merespon. Dan, kalaupun Naomi memberikan respon, makan Miko akan di kejar oleh Naomi yang sedang membawa jarum suntik berisi obat penenang.
Entah dari mana Naomi mendapatkan nya.. Sekarang, Naomi tidak lagi melakukan hal itu, karena Miko sering bertemu dengan nya.
"Hahaha.. enak.. enak... hahah.. " sorak Naomi
"Jhahahah.... lihatlah, muka mu,.... Cemong cemong wahahah..... " Miko ikut tertawa melihat sebagian wajah Naomi tertutupi krim.
■□■□■□■□■■□■□■□■□■■□■□■□■□■■□■□■□■□■
"Sella. Berikan aku laporan pengiriman senjata minggu lalu. " titah Lissa.
"Baik Lady, sebentar. " Sella mengambil iPad nya.
"Ini Lady. " menyerahkan iPad
"Kenapa yang kita dapat kan sangat sedikit?? Kita sudah mengirimkan banyak senjata!! " tanya Lissa.
"Em... itu Lady.. eeee..... Minggu lalu mereka mengambil paksa senjata kita, dan hanya memberikan seperempat nya saja Lady. " jawab Sella dengan gugup.
"Sial!!! Apalagi??" Lissa mulai emosi
"Ah.. itu, beberapa anak buah kita juga di lukai dengan parah, Lad.. Lady" Sella semakin gugup.
"Kenapa kalian tidak melaporkan nya pada ku!!?? Kalian anggap apa aku ini?? Hah!!! Aku juga bertanggung jawab atas kalian!!!! " Bentak Lissa dengan suara cukup nyaring.
Sella berkeringat dingin. Para pelayan dan bodyguard dapat mendengar dengan jelas suara Lissa.
"Ka.. kami hanya tidak......ingin mengganggu Lady s-sa.. ja...Kami semua melihat akhir akhir ini Lady.....terlihat frustasi,, jadi k-kami......mengambil inisiatif untuk me-mengerjakan sendiri" Sella menjelaskan dengan terbata bata
"Hauuhhhffftt.... Sella Dengar!! Aku bos kalian, aku berhak tau dan aku bertanggung jawab dengan kalian, aku mempekerjakan kalian semua. Dan beberapa bodyguard di luar juga memiliki keluarga.... " jeda Lissa
"Aku harus menjamin keselamatan kalian.. Kalian semua bekerja pada ku untuk menghidupi keluarga dan diri kalian sendiri... Jika Kalian tidak melaporkan hal seperti ini pada ku.. percuma aku menjadi bos kalian. " lanjut nya. Emosi Lissa kini sudah mulai turun.
"Tugas bisa atau atasan.. Tidak hanya tau memerintah saja, bukan tau nya menyuruh.. dan seenaknya saja. Tapi, dia juga bertanggung jawab dengan semua pekerja nya.. Kau paham??" Lissa menepuk kedua bahu Sella.
"Paham Lady.... Maaf kan keteledoran saya dan yang lainnya. " kata Sella.
"Ya aku maaf kan... Dan bagaimana dengan anak buah kita yang terluka ??? apa mereka sudah di rawat. ???" tanya Lissa
"Sudah Lady.. Mereka sudah sehat, tapi ada satu dua orang yang harus menjalankan pemulihan karena luka mereka sangat parah " jelas Sella.
"Bagus lah jika sudah ada yang sehat. " Jawab Lissa
"Malam ini kita akan membalas mereka!! " senyum smirk Lissa muncul.
"Persiapkan semua nya.. Kita akan menyerang mereka malam ini.. Dan pastikan kalian mengumpulkan tenaga kalian u tuk membalas dendam.!! " kata Lissa dengan dingin.
"Baik Lady.. segera laksanakan. " Sella menyanggupi dan berlalu pergi.
"Heh!! ingin bermain dengan Artemis Dragon rupanya... Kalian semua tidak tau, dibalik wanita cantik ini, tersembunyi iblis yang turun dari neraka..!! " gumam Lissa.