
Hai semua
apa kabar
semoga kalian semua sehat selalu ya
yuk lanjut
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Ada ap... " ucapan Ares terpotong saat Naomi memberi kan isyarat untuk diam.
Setelah keadaan agak tenang. Zira dan Lissa juga tidak menangis. Mike menyuruh semua tamu nya untuk menuju ke ruang tamu. Sementara Zira diminta untuk menyiapkan air dan cemilan.
"Ehem... Bisa kalian ceritakan apa yang terjadi barusan???" Ucap Mike.
"Eee.... gimana ya... ehehehe?" ujar Lissa
"Dad... kenal kan mereka berdua teman ku. " tutur Ares.
"Ya. lanjutkan!! " ucap Mike.
"Daaannnnn......" Ares tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.
"Silahkan dinikmati.. " ucap Zira yang tiba dan langsung meletakkan makanan yang ia bawa.
"Terima kasih Zira... "
"Sama-sama tuan. " Zira langsung beranjak untuk kembali ke dapur. Namun di tahan oleh Mike.
"Tunggu Zira. "
"Iya, tuan. Apa ada sesuatu yang diperlukan??".
" Kau duduk lah. Jelaskan apa yang barusan terjadi.!! "
"Baiklah tuan. " Zira kemudian mengambil tempat tepat di sebrang Lissa.
"Tuan...Masih ingat kan peristiwa 24 tahun yang lalu???" tanya Zira.
"Tentu saja. " Jawab Mike.
"Dan tuan ingat bukan kenapa itu bisa terjadi??. Saya sudah menceritakan nya pada anda bukan??" sambung nya lagi.
"Benar." jawab Mike singkat.
"Tunggu sebentar!! Apa yang kalian bicarakan ??" Ares menyela pembicaraan mereka.
"Kau akan tau sebentar lagi Res. " jawab Mike.
"Lanjutkan Zira!! " ujar Mike.
"Begini semua nya.. " Dan Zira mulai menceritakan tentang apa yang terjadi 24 tahun yang lalu.
Zira menceritakan tentang penyerangan dirinya dirumah sakit,dan bagaimana ia kabur membawa bayi kecil nya itu. Dimana dia menyembunyikan bayi nya.
Dia juga menceritakan tentang Mike yang menolong nya. Mendengar cerita itu, Lissa, Naomi, Ares, miko, Felix dan Frank hanya menyimak. Mereka berusaha untuk memahami ceritanya Zira.
"Sebelum kalian semua datang, aku belum pernah melihat anak ku sekalipun. " jawab Zira
"Hah!!? " Maksudnya gimana tuh??" timpal Frank.
Zira hanya tersenyum. Dia langsung menatap ke arah Lissa.
Ares sedari tadi masih Dilanda krisis kebingungan.
"Waduhhh kalian ini orang hebat. Tapi untuk memahami ini saja kalian masih o2n. " Celetuk Naomi
"Apaan tuh o2n??" Miko menatap Naomi
"O2n itu artinya OON!! hahahah.. hahah" tawa Naomi da Lissa pecah ketika mengucapkan kata itu bersamaan.
"Ehh orang kita nanya nya serius malah diledekin. " gerutu Frank
"Maksudnya itu.. salah satu diantara kita adalah anak Kandung dari Zira yang hilang itu.. " jelas Lissa
"Dan aku tau siapa anak nya. " sambung nya lagi.
Zira lantas merentang kan tangan nya. Dan Lissa langsung masuk kedalam pelukan Zira.
"Mommy.... /Anakku.." Zira Dan Lissa bersamaan.
Semua yang ada disana terkejut, bahkan air yang baru saja diminum oleh Ares langsung menyembur ke arah miko.
BRUSSSS!!!
"Arghhh tuan Ares jorokkk.." rengek nya.
"Sayanggg liat tuh tuan Ares.. masa' aku di sembur sihh... Hummm.. emangnya aku orang kesurupan apa??!! " adu nya pada Naomi
"Bhahahha.. hahahah... hahaha. Emang enak??. Bener tuh... kamu emang kesurupan.. " Naomi tergelak geli.
"Heh!!! kalian... itu.... Orang lagi terharu kalian malah ngelawak.. " protes Lissa
"Hahahah.... " tawa Mike menggelegar seisi ruangan. Membuat semua nya kicep.
"Loh??? kok diam semua.. tadi kan kalian pada heboh??! " tanya Mike agak bingung.
"Eheheh.. nggak kok tuan. " ucap Naomi
"Tidak usah panggil tuan. Panggil saja daddy seperti Ares" ujar Mike.
"I... iya Dad. ehehe" jawab Naomi
**NAH.... READER'S SEMUA... UDAH TAU KAN SIAPA IBU KANDUNG NYA LISSA??🤗🤗
MAAF YA KEMARIN OTHOR NYA NGGAK UP.
SOALNYA LAGI NGGAK ENAK BADAN. 😔😔
MATA BERKUNANG KUNANG,, TERUS HIDUNG AUTHOR INGUSAN,, DITAMBAH DAN JUGA BATUK.🤧🤒😵
BERSAMBUNG**.....