
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Jam 9 lewat 30 menit (pagi)
"Bagaimana nona ?? apa Nona tertarik untuk berinvestasi di perusahaan kecil dan sederhana kami?" tanya seorang wanita 30 tahun, setelah menjelaskan beberapa poin.
Heh!! kecil dan dan sederhana?? kata nya.. ini sih definisi dari merendah untuk meroket!!. cibir Lissa dalam hati.
Lissa sebenarnya jengkel dengan 'Perawan tua' yang satu ini. Usia sudah menginjak kepala 3 tapi masih belum.... arghhh sudah lahπ.
Lissa saat ini sedang berusaha menahan jengkel pada wanita yang bernama Bonita ini. Bukan apa, Lissa saat itu sedang membahas dokumen bersama kolega bisnis nya di sebuah kafe. Lissa sebenarnya agak jengkel karena kolega bisnis nya tidak menggunakan VIP room.
Tapi yahh.. sudah lah... ikut saja apa mau nya.. pikir Lissa.
"Emm.. maaf Miss Bonita... Tapi bisakah kita membahas tentang ini di lain waktu saja.. Maaf jika anda tersinggung, tapi saya sedang ada urusan lain saat ini. Dan kami ma~... "
"Oh tidak apa apa Nona Lissa.. Saya tidak keberatan sama sekali..." potong kolega Lissa yang usia nya menginjak 45 tahun itu.
"Maaf Mr. Wong... Tapi apa yang di bahas oleh Miss Bonita adalah hal penting dan rahasia, tidak boleh ada siapapun tau kecuali yang bersangkutan. Dan sikap Miss Bonita ini sungguh tidak profesional menurut saya... Dan anda, Mr. Wong, anda tidak berhak mencampuri urusan yang tidak ada sangkut paut nya dengan anda!!!! ". tutur Lissa dengan tegas.
"Dan saya...Akan memutuskan hubungan kerja sama perusahaan PT. Wong.!! Saya akan membayar berapa pun penalti nya.. Karena perusahaan anda bukan lah satu satu nya perusahaan yang menjalin kerja sama dengan Vero's Corporation's.! " Putus Lissa.
"Dan Miss Bonita, Saya tidak tertarik untuk berinvestasi di perusahaan anda.. Karena sikap anda yang tidak profesional. " Ujar Lissa.
"Maaf Nona Lissa. " Miss Bonita
"Tapi apakah sikap anda ini, tidak termasuk tidak profesional??" Miss Bonita melipat tangan nya di dada.
"Wajar jika saya bersikap seperti ini Miss, karena saya melihat sendiri. " Jawab Lissa
"Apa itu Nona?" tanya Miss Bonita.
"Poin ke 1. Anda tidak melihat situasi, dan tempat. Poin ke 2. Anda membahas sesuatu yang seharusnya menjadi pembahasan rahasia antara saya dan Miss Bonita. Dan poin ke 3, Sikap anda yang terkesan menggoda. Tau kan, jika saya tidak suka pada kolega bisnis, apalagi wanita yang menggunakan pakaian yang tidak sopan dan terkesan seperti wanita penggoda.! " ujar Lissa menahan kegeraman nya.
"Apa!!! . " teriak Miss Bonita sambil berdiri.
"Ya.. memang seperti itu kenyataan nya. " Lissa menggedikkan bahu.
"Dasar kau jala*g!! murahan!!! " pekik Miss Bonita.
"Arrghh.... " Miss Bonita menghampiri Lissa untuk menjambak rambut nya.
"Aaaww!! . " kepala Lissa tertarik..
"Astaga Lady!!" Sella berlari menolong Lissa. Diri nya sedari tadi di toilet karena sakit perut.
Karena memakan 10 bungkus mie pedas dia berakhir di toilet berjam jam.
"Hei lepas kan nona ku!! " teriak Sella.
"Aaahhhhh..!!!!! Apa kau!! mau ku jambak juga! Hah!! " teriak Miss Bonita seperti orang gila.
"Hei!! lepaskan aku!! " Lissa berusaha untuk tidak menggunakan keahlian berkelahi nya.
Ngadepin cewek murahan gak perlu pakai jurus atau kelahi... Cukup di permalukan depan umum saja.. Begitu pikiran Lissa
Sella menghadang Miss Bonita yang ingin mencakar wajah Lissa.
"Awwwsst." Sella mendesis ketiak kuku cantik Miss Bonita mencakar wajah nya
Bruuukkk!!!
"Aduh!!! "
Sella dan Lissa terkesiap.
"Hah!! Tuan Ares??.. " gumam Sella.
"Kurang ajar!! siapa yang mendorong ku??! " teriak miss Bonita.
"Aaakk.. Tu-Tuan Ares... Hahaha Tidak... tidak... " Miss Bonita terkejut.
Miss Bonita berdiri dan membetulkan pakaian dan rambut nya
sambil menunjukkan senyum Sejuta watt.
Chisshh!!! Gatal!! hardik Lissa dalam hati.
"Kau tidak apa apa Lissa?? " Ares melihat kondisi Lissa.
"Saya tidak apa tuan Ares. Justru asisten saya yang terluka. Dan Terima kasih sudah menolong kami berdua. " jawab Lissa
"Ehm... Hai tuan Ares perkenalkan nama saya Bonita. Anda boleh memanggil saya Miss Bonita. Papa saya adalah pemilik Goryeo Grup... Dan Saya sedang menggantikan papa saya. " Ular Miss Bonita sambil mengangkat tangan nya.
"Hem.. "
Rahang Lissa dan Sella hampir jatuh saat melihat ke-cuekan Ares. Dan mereka mentertawakan Miss Bonita yang malu karena tak di tanggapi.
"Kau sedang apa di sini??" tanya Ares
"Saya menggantikan Pa ~~"
"Lissa kau sedang apa di sini ??" Ares mengulangi pertanyaan nya pada Lissa.
"Pffftt.... " Sella menahan tawa geli nya.
"Saya sedang ada pertemuan dengan Mr. Wong, tuan Ares. " jawab Lissa setelah menetralkan hasrat tertawa nya sambil melirik ke Mr. Wong.
"Apa sudah selesai?" tanya Ares, sambil melirik Mr. Wong
"Ya.. Nona Lissa pertemuan kita sudah selesai. Saya undur diri. Terima kasih dan selamat siang. " pamit Mr. Wong.
"Sekarang jam 11.15 bagaimana jika kita langsung makan siang saja ?? " Tawar Ares.
"Bagaimana Sella? Apa kau masih bisa menahan cakaran kucing garong tadi?? " tanya Lissa, menyindir Miss Bonita yang masih berada di tempat.
"Hei!!.. "
"Kau. Kalau masih sayang dengan kepala mu, silahkan pergi sekarang.!! " ancam Ares sebelum Miss Bonita kembali meracau.
"Bbb-baik Tu-Tuan Ares.. " Miss Bonita terbata dan langsung meninggalkan kafe itu.
"Hahaha.. Dasar kucing garong. " Lissa menggeleng.
Mereka langsung makan siang di kafe yang sempat menjadi tempat arena jambak rambut itu.
...****************...
"Bos!! Mereka dia sedang anaknya siang bersama anak 2 anak buah nya, dan nampak 2orang wanita lainnya yang ikut bergabung bersama mereka. " seseorang melapor pada orang di sebrang melalui alat komunikasi di telinga nya.
"Baik lah. Pantau terus pergerakan nya.. Lapor kan apa pun yang berhubungan dengan nya. Bila perlu kah selidiki 2 wanita itu.!! " perintah bos nya di sebrang sana.
"Baik kah bos. "
Pikk. Komunikasi berakhir.
"Hahahaha.. Untuk sementara kah bisa bersenang senang dulu bersama wanita di luar sana Ares.. Tapi tak lama lagi kau akan bersenang-senang di neraka. Hahahahaha... "
HOLA!!!
KEMBALI LAGI...
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA SAMPAI SINI.
LOPE LOPE BUAT KALIAN SEMUA