
Hai apa kabar 😊👏
aku lanjutkan yang kemarin ya.
*****************
Pagi hari Lissa bangun dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Hari ini ia berencana kerumah Naomi untuk mencoba resep kue baru.
"Kaya' nya bagus juga nih, kalo kue nya di masukkin ke menu. Biar banyak variasi nya juga hihih" gimana Lissa.
Begitu lah keseharian dari seorang Alissa Veronica. Semenjak ia lulus dari SMA dia sudah mulai bekerja. Banyak pekerjaan yang ia coba. Lissa mulai dari seorang tukang cuci piring, lalu menjadi pencuci mobil dan motor, Menjadi tukang pel, jadi OB, supir taksi online tapi dipecat gara-gara dia nabrak pohon dan taksi nya nggak bisa di pake lagi.
Lissa masih belum menyerah di mencoba menjadi pekerjaan di bar dan klub malam. Eeiittsss bukan jadi wanita malam lohh guys.. Tapi sebagai tukang bersih bersih... Dia akan memulai membersihkan toilet yang penuh dengan muntahan para pengunjung bar.. Lissa sering menjadi tempat curhat para wanita yang di tinggal kekasih nya, atau kadang jadi tempat curhat wanita yang hamil diluar nikah karena keseringan ***-***..
Menjadi tukang bersih bersih toilet menghasilkan pundi-pundi uang cukup banyak bagi Lissa. Selain itu dia juga memiliki sedikit pengetahuan tentang minuman yang bisa membuat peminum nya ke surga..
seperti misalnya wiski, rum, bir dengan kadar alkohol tinggi, sampanye, tequila, anggur merah, vodka dan minuman lainnya. Lissa juga sedikit mengetahui keadaan orang yang di beri obat perangsang.
orang yang di beri perangsang akan memperlihatkan ciri-ciri sebagai berikut: Mata terlihat agak sayu seperti umumnya orang yang sedang bergairah. Tubuh terasa panas dingin menahan gairah yang menggebu. Selalu ingin bergerak, selalu aktif, tidak bisa diam.
Lissa pun pernah hampir di perk*sa oleh pengunjung laki-laki yang mabuk tingkat dewa. Setelah kejadian itu Lissa mengundurkan diri nya. Pemilik bar sangat menyayangkan hal itu. Karena Lissa sangat baik dalam mengerjakan tugas nya.
Dan pada akhir nya dia memiliki untuk membuat kue kemudian menjual nya. Naomi juga di ajak oleh nya. Dia patungan untuk membeli sebuah gerobak makanan yang kemudian mereka modifikasi menjadi stan keliling.
Ok kembali ke rencana Lissa kerumah Naomi. Setelah bersiap Lissa segera berangkat menggunakan sepeda motor nya. Sepeda motor yang ia beli dengan keringat dan lelah nya selama bekerja merupakan hasil terbesar yang ia dapat kan.
Skip rumah Naomi
"Selamat pagi ibu... " sapa Lissa
"Wahh Lissa... Pagi pagi sudah datang... Masuk aja Naomi udah nunggu di dalam. " ujar ibu Naomi
"Iya bu. Makasih, Lissa masuk dulu ya.. " Lissa berlalu masuk kedalam rumah.
Dia langsung menuju kedalam kamar Naomi, ia mendapati Naomi sedang memilih pakaian.
"Ya ampun lama banget... " ujar Lissa
"Ehh ngagetin aja kamu. tolong pilihin dong.. baju mana yang bagus... " Naomi beberapa kali bergaya di depan cermin.
"Kita kan cuman mau beli bahan untuk bikin kue Naomi... bukan ke pesta" tukas Lissa
" siapa tau nanti ketemu ama cogan kan biar nggak kucel amat gitu.. " kata Naomi
"Heh.. yaudah ..!!! nih baju ini aja. " Lissa memberikan pakaian pilihan nya.
" Nahh bagus juga nih. Kamu itu ya emang the best dah kalo urusan fashion. " Naomi memuji Lissa
"udah ayo buruan.. ntar kue nya nggak jadi. " sungut Lissa
Tak lama Naomi selesai berpakaian. Dia dan Lissa langsung menuju pasar untuk membeli bahan bahan kue.
bersambung.....