
Hai semua
apa kabar
semoga sehat selalu ya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi hari Miko terbangun setelah semalam begadang karena menyelesaikan tugas yang Ares beri kan padanya. Mata nya berkantung dan agak kehitaman. Rambut nya acak acakan dan belek di ujung kedua mata nya. Karena hari yang semakin siang, dia langsung bergegas mandi.
"Hahvvhh... ngantuk banget... mau mandi malas, tapi kalo gak mandi pasti nanti siang bakalan panas, terus bau lagi... Ya udah deh mandi aja.. " monolog nya seorang diri
20 menit kemudian
"Bbbbrrrrrff... dingin banget... " ujar nya setelah mandi.. Lalu dia memakai pakaian nya dan juga menyiapkan berkas dan dokumen yang akan ia bawa ke kantor.
"sarapan di kantin aja lah... " ucap nya dan ia langsung menuju kantor dengan motor sport nya.
Ya.. Miko lebih suka menggunakan sepeda motor dibandingkan dengan mobil, alasan karena motor lebih simpel dan mudah di bawa.. Jika macet, maka Miko juara nya dalam menyalip sana sini..
Lalu sampai lah dia di persimpangan yang terdapat lampu merah.. Motor Miko berhenti tepat di samping mobil seorang wanita, yaitu Lissa. Lissa menyadari Miko di dekat nya. Dan dia menyapa.
"Hai Miko!! " sapa Lissa menyembul kan kepala nya keluar
"eh.. " Miko kaget saat ada yang memanggilnya
"I.. iya.. hai juga. " balas Miko.
Lalu lampu berubah jadi hijau, dan Miko langsung menancapkan gas motor nya. Lissa yang melihat itu hanya tersenyum. Dan menutup kembali kaca mobil nya.
"Sella." panggil nya.
"Ya Lady.. " jawab Sella.
"aku ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan Alex One Company... Dan aku ingin secepatnya" kata Lissa dengan tegas.
"Ta... tapi... bukannya.. ah sudah lah.. " Sella pasrah.
"Tapi cabang perusahaan kita disini kan di pegang penuh oleh Paman anda Lady (A. k. A Grey/ G-one.) " ucap Sella.
"haa... kau benar... Ok.. Hari ini juga aku akan meminta Paman mengalihkan kekuasaan itu kepada ku uwahahahah.. hahahah.. " tawa Lissa di buat buat menyeramkan..
Namun bukan nya seram, tapi Lissa malah tersedak air liur nya sendiri..
"Uhuk... uhuk.. uhuk. Huk.... huk... " Lissa menepuk-nepuk dada nya..
"Maka nya Lady jangan terlalu lebay... " nasihat Sella.
"iya.. bawel amat sih.. " dengus Lissa.
"oh.. iya... dari tadi kita naik mobil, mau kemana nih?? kok gak nyampe-nyampe ???" tanya Lissa sambil celingak celinguk sana sini.
"Lah... bukannya tadi Lady ngajakin saya keluar... Saya kan gak tau Lady mau kemana.. " Sella tak ingin di salah kan
"Jadi!!! kita dari tadi cuman muter-muter gak jelas.... ??" Lissa memekik
"Gak juga kok... Kita muter-muter sambil goyang.. " jawab Sella bercanda
Namun hal itu dianggap serius oleh Lissa " Mana musik nya?? "tanya nya seperti orang bodoh.
"Muter... muter... muter.. muter... Maju.. maju... maju... " kata Sella sambil menggoyang kepala nya muter muter..
Lissa Seolah terjangkit oleh ide gesrek nya Sella juga ikut berseru" *Hobah.... ewahah..... heeee..... Aaaaa.... tarik sis.... " Lissa menggoyang bahu, tangan dan kepalanya dengan luwes..
"ehh... tunggu tunggu.. kok dari tadi kamu bilang maju sama muter terus... mundur nya kapan??" tanya Lissa tersadar dari kegilaan sementara itu.
"Lady ini gimana sih.. kita kan lagi di jalan raya Lady....... Kita juga dalam mobil, kalo kita mundur.. Bakalan nabrak orang... " Sella agak kesal dengan pertanyaan aneh Lissa
"oh... iya... ya... Hahaha.. lannjoott..... Maju... maju... maju.... muter... hobbbahhhh..!!!! Tarik sssiiiissss... " seru Lissa makin gila
Padahal dalam mobil mereka tidak ada musik yang mengalun, tapi telinga mereka seolah olah bisa mendengar musik. Dan jika dilihat dari luar, mobil mereka terlihat bergoyang goyang sedikit. Dan itu membuat orang orang berasumsi bahwa dalam mobil, ada orang lagi main kuda-kudaan. 🤣😂😂
Padahal yang di dalam mobil sedang berdisko ria tanpa musik.
...****************...
Di kantor AO Company.....
Suasana ruangan meeting dalam kantor saat ini sangat tegang, seperti di ruang pengadilan. gimana nggak, saat ini Ares sendiri yang memantau meeting. Biasanya dia akan menyuruh Miko yang memimpin, namun berbeda dengan hari ini.
Kedatangan Ares yang tiba-tiba ingin mengawasi jalannya meeting membuat semua orang berkeringat, meskipun AC di ruangan itu suhu nya sudah mencapai -20°C..
eleh... Ada Ada aja otor nih... bisa beli oii kalo dingin begitu.. Emang nya mau bikin es batu ??Gak kok suhu nya normal.. gak sampe minus 20°C. Bisa beku nanti semua orang. ok back to story.
"Jika di perhatian, grafik di bagian ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada penjualan selama 5 bulan terakhir... maka dari itu, saya harap semua dapat merubah panah grafik ini menjadi naik bulan depan. Apa semua nya mengerti??" tanya Miko setelah berbicara hingga mulut nya berbusa-busa.
"kami mengerti pak.. " jawab semua nya kompak.
"Ya... jika begitu meeting Hari ini bisa di akhiri, selamat siang. " Miko menutup pertemuan mereka.
Semua nya baru bisa bernafas lega dan keringat mereka langsung berhenti keluar dari pori-pori kulit seketika.
"huah.. gila.. gak nyangka bos besar bakalan ngawas meeting. " kata karyawan A saat kakinya melangkah keluar
"iya bener banget tuh.. untung aja pakaian ku tertutup, coba kali nggak.. udah di tendang aku.. " jawab Karyawan B seorang wanita
"Hah.... bisa serangan jantung mendadak kalo aku ketemu langsung sama bos besar... Syukur aku masih hidup.. " Celetuk karyawan lain nya.
Sementara itu di dalam ruangan meeting Ares dan Miko masih betah disana.
"Seperti nya kau lancar lancar saja hari ini. " Ares memulai percakapan.
"hmph!! mereka hanya takut pada mu tuan... kalau dengan ku mereka mana berani... mengingat aku ini tidak galak.. " ujar Miko sambil mengemasi berkas yang berantakan.
"Hah..... dasar " kata Ares
"Hei Miko"
Miko menoleh "iya tuan"
"besok aku ingin menjenguk Naomi.. lama aku tidak melihat nya. " kata Ares
"Terserah tuan saja... aku tidak melarang. " jawab Miko.
"Jadi besok kau handle semua. " Ares langsung meninggalkan ruangan meeting.