OH MY WIFE

OH MY WIFE
44



"ada apa mas?" tanya Dinar begitu sampai di dalam kamar


"oh tidak, itu ada video call dari tante Citra, sana gih angkat, siapa tahu penting. inget, angkatnya di luar aja, aku mau istirahat dulu" seru Al. jujur saja ketika melihat ponsel Dinar yang menampilkan nama 'tante Citra'Al langsung syok dan bingung karena yang menelepon Dinar adalah mommy nya sendiri. dan Al juga meminta Dinar untuk telpon di luar sebab ia tak ingin jika mommynya tahu kalau ia bersama Dinar saat ini.


"baik mas" jawab Dinar kemudian mengambil ponselnya dari tangan Al. ia segera keluar kamar menuju ruang tengah kemudian mengangkat video call dari tante Citra


"assalamualaikum tante.. " salam Dinar ketika mengangkat telpon dari tante Citra.


"wa'alaikum salam Din, kamu lagi sibuk ya, maaf tante ganggu kamu" jawab Citradi seberang sana


"enggak kok tan, ini tadi baru saja selesai bongkar belanjaan, kebetulan ponselnya nggak Dinar bawa. ada apa tan, tumben video call" tanya Dinar dengan masih mengarahkan ponsel ke wajahnya.


"syukurlah, ini anak anak perempuan tante katanya pengen kenalan sama kamu" ujar Citra mengarahkan ponselnya ke arah Bella dan Azura bergantian


"halo Din, kenalin aku Bella"


"aku Azura, salam kenal ya Din, kapan kapan main ke sini ya, aku tunggu" seru Azura sembari tersenyum ramah


"insyaaAllah kak, kalau ada waktu Dinar kesana. salam kenal ya kak Bella kak Azura"


"oh iya Din, kamu minggu depan ada acara nggak kira kira?" tanya Citra


Dinar nampak berpikir sebentar kemudian menjawab pertanyaan tante Citra.


"kurang tahu tan, soalnya biasanya ada lembur dadakan jadi belum tahu ada acara atau enggak" jawab Dinar


"begitu ya, ya sudah nggak apa apa, nanti kalau nggak sibuk kabari tante ya Din. ya sudah kalau begitu tante matikan teleponnya ya, Assalamualaikum "


"insyaallah tan, wa'alaikumusallam" jawab Dinar seraya tersenyum manis.


Dinar pun nampak berpikir mengenai pertanyaan tante Citra yang terbilang aneh itu, sebab dari awal kenal tante Citra tak pernah bertanya sedetail itu. tak ingin berlarut larut memikirkan hal tersebut, Dinar lantas menyimpan ponselnya di saku celananya kemudian melanjutkan acara masak siangnya yang sempat tertunda.


sedangkan Al di dalam kamar pun turut menguping pembicaraan Dinar dengan mommynya itu, ia nampak berpikir dengan jawaban Dinar yang mengatakan tentang lembur. apakah sang mommy akan mengajak Dinar jalan lagi. atau apa? . setelah cukup lama berpikir, ia memutuskan untuk tinggal di apartemen saja sekalian mengawasi gerak gerik Dinar.


'lebih baik aku mulai tinggal di apartemen saja mulai besok' gumam Al


***


sementara Di kediaman Al, kini mommy Citra bersama Bella dan Azura nampak tengah berbincang bincang, sedangkan Cia sendiri brlum datang karena masih ada urusan.


dan kini ketiga wanita itu tengah ngerumpi asik di taman belakang dengan di temani teh dan juga camilan.


"gimana, cantik kan? " tanya mommy Citra


"lumayan lah mom, tanpa polesan make up pun dia lumayan cantik, apalagi pakai make up, ya semoga saja kali ini rencana mommy berhasil" seru Bella menimpali


"iya, semoga aja ya kak Bell. siapa tahu memang yang di tunggu yang masih bening ting ting tanpa polesan make up, jadi sampai saat ini masih betah sendiri" timpal Azura


tiga tahun yang lalu menjadi tahun paling gelap dalam hidup keluarga Smith, semenjak Al kehilangan tunangannya untuk selamanya.


mereka bukan tak peduli dengan Al yang sendiri, tapi berulang kali Citra dan Marcello mengenalkan Al dengan anak gadis koleganya namun Al justru menolak, bahkan ketika di minta untuk menemui gadis gadis itu, Al tak menanggapi malah pergi ke tempat teman temannya. dan kini Citra di temukan dengan Dinar, si gadis yang menurutnya sangat cocok untuk di sandingkan dengan Al. ketika pertama kali ia melihat Dinar, ia seperti melihat dirinya dulu yang hidup penuh dengan keterbatasan, bahkan untuk makan pun harus mengirit dan di bagi dengan anak anak panti lainnya. sementara Dinar seorang perantauan, meski dalam keterbatasan is tetap menolong orang lain.


hari ini setelah bertemu dengan Dinar, Citra berencana mengajak dinar untuk memberi kejutan ulang tahun untuk Al minggu depan sekaligus mengenalkan Dinar pada Al.


"jangan sedih gitu dong mom, percaya deh sama Bella, tambat laun Al pasti akan segera move on dari tunangannya dulu" Bella mencoba untuk menenangkan Citra yang tengah bersedih.


"iya mom, aku yakin kok kalau kak Al suatu saat nanti akan segera menikah. mommy tenang aja, Zura bakalan bantu kak Al buat move on dari kak Luna" seru Azura


"yah, mommy berharapnya seperti itu, mommy tak ingin nanti mati penasaran karena menunggu Al yang tak kunjung menikah" ujar Citra.


Bella dan Azura sontak mendelik menatap sang mommy "mommy jangan bicara yang enggak enggak kenapa sih, yakin deh sama Zura, kak Al pasti akan segera menikah dalam waktu dekat ini" seru Azura


"maaf... " lirih Citra menghapus air mstanys yang sedari tadi terus keluar.


malam pun tiba, Al masuk ke dalam rumah dengan mengendap endap sebab takut di interogasi oleh sang mommy karena pulang sangat malam. padahal tadi siangia sang mommy sudah mengirim pesan padanya untuk pulang pada sore hari karena saudari saudarinya tengah berkumpul di rumah. namun Al yang entak lupa atau memang di sengaja malah memilih untuk pulang malam.


tek


lampu tiba tiba menyala hingga terlihatlah seluruh anggota keluarganya tengah memandang ke arahnya. Al yang salah tingkah pun hanya menggaruh pelipisnya yang mendadak gatal.


"kamu dari mana saja sih Al, bukannya tadi mommy minta kamu buat pulang sore, kenapa pulang larut malam begini hm? " tanya mommy Citra mendekat ke arah Al


"eemm... anu, aku tadi habis dari warung tenda, ya benar. warung tenda.. sudah lama Al tak berkunjung kesana dan penasaran akan keadaan pak Seno" dengan perasaan gugup Al mencoba menjawab pertanyaan sang mommy.


jawaban Al memang tak sepenuhnya salah karena pada kenyataannya tadi sore Al mengajak Dinar mengunjungi warung tenda. karena semenjak ia pergi ke kampung Dinar, ia belum pernah mampir kesana.


"yakin kakak disana, atau jangan jangan kakak lagi kencan ya, ini kan hari minggu, biasanya cowok ngapel ke rumah cewek" seloroh Azura


"apaan sih, enggak ya. lagian aku nggak punya pacar jadi mau kencan sama siapa coba? "


"ya sudah kenapa pada kumpul disini, nggak pada ngantuk apa, aku ke kamar dulu ya, malam mom, dad.. " pamit Al langsung ngeloyor pergi menuju lantai dua.


sedangkan semua yang ada di ruang tamu hanya menggeleng geleng kan kepalanya. kemudian kasak kusuk mulai terdengar.


"pasti kak Al habis kencan"


"iya, dari gelagatnya kayaknya Al udah punya pacar deh, apalagi ia sering keluar akhir akhir ini, iya kan mom? "


"begitulah, semoga saja Al segera move on dan bisa membuka hatinya kembali, ya sudah berhubung Al sudah pulang lebih baik kita kembali ke kamar masing masing, hari sudah mulai malam" ajak mommy Citra kemudian beranjak.


sebenarnya mereka berkumpul di ruang tengah karena memang belum ingin tidur, berhubung mendengar mobil Al yang baru saja berhenti di depan rumah, Azzam dengan cepat mematikan lampu dan meminta semuanya untuk diam. mereka ingin tahu kemana Al pergi seharian ini hingga pesan yang di kirim Citra pun di abaikan.