OH MY WIFE

OH MY WIFE
22



Di kediaman Al


sore ini anak anak mommy Citra tengah berkumpul di ruang keluarga kecuali Al, mereka kini tengah mengadakan rapat keluarga membahas mengenai rencana pesta kejutan untuk Al yang akan segera berulang tahun.


mommy Citra terlihat sangat antusias karena ingin segera memberikan kejutan untuk putra pertamanya itu. Beberapa tahun belakangan ini sang putra nampak begitu murung dan tak seceria dulu bahkan mommy Citra merasa ada sesuatu yang hilang dari diri putranya itu. maka dari itulah sebabnya mommy Citra mengajak anak anaknya yang lain untuk memberikan kejutan untuk Al agar sang putra kembali ceria seperti dulu


"mommy minta maaf ya jika mommy meminta kalian berkumpul di rumah secara mendadak, kebetulan Al sedang tidak ada di rumah jadi kesempatan bagus untuk kita membahas soal kejutan untuk Al " ujar Mommy Citra


"nggak apa apa kali mom, lagipula hari ini kan hari libur jadi nggak masalah. memangnya Al kemana mom?" tanya Azura


"dia izinnya sih sedang ingin menemui teman lamanya..." jawab Citra


"ya sudah, jadi gimana nih konsepnya mom, pesta besar dan mengundang para kolega atau hanya acara keluarga saja?" tanya Bella


"menurut mu bagaimana? "


"lebih baik sih kita kita aja mom, nggak perlu pesta mewah, toh Al juga sudah gede sudah waktunya nikah juga. jadi, lebih baik pestanya buat resepsi nikahan dia saja" jaeab Bella sekenanya


"ahaha haha... kapan tuh terealisasi, orang kak Al saja nggak punya pacar gimana mau nikah" seloroh Azura


"yah, dia nggak tahu kalau kakak nya lagi nganterin pacar pura pura nya pulang kampung" gumam Azzam lirih namun masih bisa di dengar Azura


"apa kak, kak Al nganterin pacar pura pura nya? giaman sih maksudnya? tanya Azura bingung


"haah... " Azzam gelagapan sembari merubah posisi duduknya " kamu itu bicara apa dek, kakak nggak bilang apa apa loh tadi" bohong Azzam


"aku punya telinga kak, jadi mana mungkin aku salah dengar, kakak nyembunyiin sesuatu dari kita ya.. " cerca Azura memojokkan Azzam


"iya, tadi kakak juga dengar sekilas, kalau kamu bicara pacar pura pura, memangnya siapa yang pura pura Zam? " kini Bella juga turut melontarkan pertanyaan kepada Azzam


"salah dengar kali, orang aku nggak bicara apa apa kok, udah itu gimana jadinya kejutannya? " tanya Azzam mengalihkan pembicaraan


"sudah dek nanti kita cari tahu sendiri maksud dari perkataan Azzam tadi" ujar Bella kepada Azura


"iya kak, siipp... "


"sudah sudah, kenapa jadi kalian yang berdebat, kita berkumpul itu buat musyawarah, bukan untuk berdebat, paham" ujar Citra menengahi


"iya mom.. " sahut ketiganya serempak


Mommy Citra menghembuskan nafasnya pelan kemudian kembali menatap putra putrinya.


"kembali ke topik awal, mommy juga sependapat dengan Bella, gimana kalau kita bikin kejutan di apartemen Al saja, karena kalau di rumah, mommy takut Al nanti jadi curiga, kalau di apartemen nya kan nggak mungkin, soalnya Al juga jarang pulang kesana" ucap Citra


"boleh tuh mom, nanti kita pura pura aja lupa sama ulang tahun nya kak Al, kita bikin dia kesel seharian trus malamnya kita kasih kejutan deh" ucap Azura menimpali


"mommy juga punya rencana lain... " ucap mommy Citra sembari tersenyum misterius membuat ketiga anaknya penasaran


"apa mom? " tanya ketiganya


"yaaahhh.... penonton kecewa pemirsahh" desis Bella


obrolan di lanjut untuk mematangkan rencana yang akan di laksanakan dua minggu lagi, keempat orang itu tengah berbincang serius namun sesekali terdengar gelak tawa menggema di antara mereka.


terdengar suara Adzan berkumandang, kini seluruh anggota keluarga Citra menyudahi obrolan mereka dan bergegas untuk melaksanakan sholat maghrib berjamaah di mushola samping rumah.


setelah mengelar sholat maghrib berjamaah, mommy Citra memutuskan untuk pergi ke dapur guna mengecek makan malam yang baru saja di masak oleh bibi. ia ingin memastikan bahwa makan malam telah siap, sehingga suami, anak dan memantunya tidak perlu menunggu lama untuk makan malam.


"sudah semuanya bi? " tanya mommy Citra krpada salah satu art nya


"sudah Nya, tinggal membuat jus pesanan nyonya" jawab bibi


"ya sudah jus nya saya buat sendiri, bibi pasti belum sholat, sana sholat dulu nanti keburu waktu sholatnya habis" perintah mommy Citra


"baik Nya, kalau begitu saya permisi dulu" pamit bibi kemudian melangkah menuju kamarnya


sebenarnya mommy Citra telah memperingatkan kepada para art nya untuk menyegerakan ibadahnya, namun mereka selalu berkata jika pekerjaannya tinggal sedikit lagi, jadi lebih baik di selesaikan saja dan setelah itu mereka bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk karena tidak terbebani oleh pekerjaan yang belum selesai.


namun meski begitu, mommy Citra tetap selalu mengingatkan bahkan meminta mereka meninggalkan pekerjaan mereka agar nanti mereka tidak kehabisan waktu untuk beribadah.


setelah bibi meninggalkan dapur, mommy Citra bergegas membuat jus jeruk kesukaan anak anaknya. setelah selesai memblender, mommy Citra mengambil gelas yang berada di lemari atas, namun karena tangan nya yang basah karena baru saja di basuh, gelas yang ia ambil pun terjatuh berhamburan di lantai


praanngg


'astaga ' mommy Citra terkaget kemudian menjauh dari pecahan gelas tersebut, entah mengapa tiba tiba perasaanya menjadi tidak enak


sedangkan Bella dan yang lainnya berada di ruang kelaurga menemani Keisya, mendengar suara pecahan gelas pun mereka langsung berhambur menuju dapur untuk melihat apa yang baru saja terjadi


"ada apa mom? " tanya Bella


"ah ini gelasnya terjatuh.." jawab mommy Citra tenang


"ya ampun sayang, kan sudah ada bibi, kamu ngapain di dapur hm? " tanya Marcello sang suami


"aku tadi meminta bibi dan yang lainnya untuk sholat dulu, dan aku disini hanya ingin membuatkan jus untuk kalian, tapi karena tangan ku licin, gelasnya jadi terjatuh" jawab mommy Citra


"ya sudah kita ke ruang tengah saja, Bella, Zura, tolong bersihkan pecahan gelasnya ya, nanti takutnya keinjek kalau tidak segera di bereskan" titah Marcello kemudian menggandeng tangan sang istri untuk menjauh


sedangkan Bella dan Azura hanya melongo melihat daddy nya yang melenggang pergi.


"dih malah bengong, itu beresin" ucap Azzam menunjuk pecahan gelas di depannya


Bella dan Azura yang mendengar ucapan Azzam pun tersadar kemudian menimpuk pundak Azzam sembari berkata "yang seharusnya beresin itu kamu, masak sama kakak nyuruh nyuruh" cerocos Bella


"kan kakak dan Zura yang di suruh daddy beresin pecahan gelasnya, kenapa jadi aku pula yang harus ngeberesin. nggak ah. ya sudah aku pergi dulu, dadah... " Azzam segera pergi meninggalkan saudari perempuannya yang tengah memberengut kesal sembari melambaikan tangannya.


"Azzaaaammm......" teriak kedua wanita beda usia itu kesal