OH MY WIFE

OH MY WIFE
21



Pak RT mengangguk kemudian menoleh ke arah pak Beni yang duduk di seberangnya.


"jadi begini saja pak Beni, di dalam foto tersebut kan memang bisa di katakan kecelakaan atau memang di sengaja, kita juga tidak tahu kebenarannya. namun point nya disini bukan hanya itu saja, tetapi juga karena mereka berdua berada di dalam satu ruangan tanpa adanya suatu ikatan dan tanpa adanya orang lain, itu sudah salah, terlebih kondisi di warung sedang sepi karena hujan, kita tidak tahu hal apa yang akan terjadi jika mereka tidak terpergok nak Mila. sebenarnya saya sangat menyayangkan hal ini terjadi, terlebih nak Dinar adalah gadis yang terkenal baik dan santun, akan tetapi saya juga tidak ingin warga saya yang lainnya merasa tidak nyaman, jadi lebih baik kita nikahkan saja sekarang mereka berdua pak Beni, bukankah laki laki ini adalah pacarnya nak Dinar, jadi saya rasa mereka berdua sudah cukup mengenal satu sama lain" terang pak RT kepada pak Beni.


"tapi bagaimana bisa kita nikahkan mereka secara mendadak pak RT, kami pun belum mengetahui apapun tentang nak Al ini karena ini adalah kali pertama saya bertemu dengan dia" ujar pak Beni


"tapi pak, kami memang tidak melakukan apa apa, tadi hanya ada sebuah insiden kecil yang berakhir seperti itu" terang Al


"mau bagaimana pun kamu menyangkalnya dan mengatakan kebenarannya, akan tetapi warga saya sudah merasa tidak nyaman nak, akan lebih baik sekarang kalian menikah" tegas pak RT membalas ucapan Al


"kita nikahkan dulu mereka berdua secara siri pak Beni, nanti setelah itu barulah mereka berdua mengurus di KUA, dan untuk alasan lain anda bisa diskusikan dengan keluarga" jawab pak RT


Dinar yang mendengar hal itu pun langsung lemas di dalam dekapan sang ibu, ia ingin menyangkal tetapi para tetangganya tidak ada yang menerima penjelasannya, bahkan semua warga sudah terprovokasi oleh perkataan Mila yang meminta dirinya segera menikah


dalam beberapa menit semua yang berada di dalam ruang tamu menjadi terdiam, pak RT pun memberikan waktu untuk keluarga pak Beni agar menenangkan diri terlebih dahulu.


Al yang terjebak dalam situasi seperti ini pun juga bingung harus bagaimana, tidak mungkin jika diri nya menghubungi orang tuanya dan mengatakan yang sejujurnya, ia khawatir nanti mommy serta daddy nya akan kepikiran terhadap masalah pelik yang menimpa dirinya.


menghembuskan nafas berat akhirnya Al memilih untuk memecah keheningan.


"baiklah pak RT, saya bersedia menikahi Dinar, tetapi ini bukan karena saya mengakui bahwa saya dengan Dinar telah berbuat mesum, tetapi hal ini karena saya tidak ingin membuat nama baik pak Beni menjadi buruk di mata warga" ucap tegas Al


Dinar yang mendengar jawaban dari Al pun langsung mendongak tak percaya, ia bahkan menggeleng ke arah Al meminta untuk menghentukan hal itu. namun Al tak memperdulikan gelengan Dinar, Al justru menoleh ke arah pak Beni.


"sebelumnya mohon maaf pak Beni, karena kedatangan saya kesini membuat keluarga anda menjadi terkena masalah, namun mau bagaimana pun saya tetap harus mempertanggung jawabkan semuanya yang sudah terjadi agar warga tak menilai buruk kepada bapak, saya akan menikahi putri bapak tanpa perjanjian apapun.


meskipun hal ini mendadak, saya harap bapak dapat menerima saya untuk mendampingi Dinar meskipun kami berdua sama sama belum mengenal baik satu sama lain.


pak Beni bukan nya tak tegas, akan tetapi beliau teramat kecewa dengan semua yang telah terjadi meskipun beliau lebih mempercayai putrinya, bahkan untuk marah pun pak Beni merasa tak sanggup sebab rasa sayang nya kepada putri semata wayangnya.


akhirnya pak Beni pun mengangguk dan menatap sorot mata Al yang juga memandangnya.


"baiklah pak RT, saya akan menikahkan mereka berdua sekarang" tegas pak Beni.


Jeduuarr...


bak di hantam batu besar, dada Dinar seakan sesak mendengar keputusan yang di ambil oleh sang bapak. namun untuk menolak pun dirinya tak sanggup ketika mendapati sang ayah yang nampak begitu kecewa kepada dirinya.


sedangkan Mila yang sejak tadi diam pun tersenyum puas, akhirnya dirinya dapat membuat hidup Dinar sengsara karena pernikahan paksa ini.


Mila pun bergegas keluar rumah untuk memberi tahu warga bahwa hari ini Dinar dan pacarnya akan melangsungkan pernikahannya.


"sudah selesai bapak bapak, ibu ibu. Dinar dan pacarnya akan segera di nikahkan hari ini juga" ucap Mila lantang


"ya memang harusnya begitu.. "


"iya, masak mau enak nya doang, di suruh tanggung jawab nggak mau"


"syukur deh kalau jadi di nikahin" beberapa warga saling bersahut sahutan.


mereka sebetulnya tak pernah menaruh dendam kepada keluarga pak Beni kecuali Mila, akan tetapi perbuatan yang di lakukan Dinar dengan pacarnya tadi membuat para warga kecewa dan mengecam dirinya agar segera di nikahkan. karena mereka tidak ingin jika terkena musibah karena harus menanggung Karma dari perbuatan Dinar.


sedangkan di dalam rumah, pak RT kembali merundingkan mengenai rencana pernikahan dadakan antara Dinar dan Al yang rencananya akan di gelar malam nanti.