Lone Hero

Lone Hero
Awal Dari Segalanya



Kemunculan yang tiba-tiba ini tentu membuat Flame Empress waspada dan siaga, dia mengeluarkan apinya kalau-kalau ada sesuatu diluar dugaan yang akan terjadi.


Ketika dia melihat Zhu Long yang ditemuinya tadi dia mengendurkan perlawanannya, setidaknya dia tahu kalau mereka bukan iblis atau orang jahat, namun belum tentu mereka berada di kapal dan dengan tujuan yang sama.


"Siapa kalian?" Tanya Flame Empress.


"Kami tidak bisa memberitahu itu tapi dua bocah dibelakang namanya adalah Shin dan Ying Ai." Jawab Shen.


"Jawab atau permaisuri ini akan membakar habis kedua bocah itu!! Dan kenapa aku tidak bisa merasakan tingkat kultivasi kalian berdua!!?" Maksimal seorang ahli hanya bisa merasakan kultivasi ahli yang setingkat dengannya. Namun, dengan kekuatan Flame Empress saat ini hampir tidak mungkin baginya untuk tidak bisa merasakan tingkat kultivasi. Hanya tersisa dua kemungkinan kalau begini, satu adalah orang itu memang orang biasa, seperti Shen. Yang kedua adalah orang itu terlalu kuat, seperti Zhu Long.


Flame Empress juga sempat melihat kekuatan aneh yang digunakan Zhu Long dulu, dan dia jadi memikirkan kemungkinan kedua saat ini, jika dia kebetulan menyinggung salah satu ahli seperti itu maka kehancuran sektenya hanya menunggu waktu.


'Heh!' Shen tertawa kecil dalam hatinya.


"Kau tidak akan pernah bisa melakukannya!!" Jawaban Shen jelas membangkitkan rasa takut dan hormat dari Flame Empress, jika lawan bicara berani mengucapkan klaim seperti ini maka itu tidak mungkin bohong, kekuatannya tidak pernah dia lihat sebelumnya dan sikapnya juga sama sekali tidak berubah.


"Mohon maafkan sikap arogan dari permaisuri ini dihadapan dua tetua yang terhormat, overlord rendahan ini tidak akan bisa disandingkan dengan dua ahli dunia yang agung ini!" Flame Empress menangkupkan tangannya pada Shen.


Shen nyengir bahagia, dengan ini langkah pertamanya bisa dikatakan telah berhasil.


"Tak perlu sesopan itu, kami hanya pernah menjadi ahli dunia, sekarang sudah sangat direduksi menjadi tidak berguna, aku kehilangan kekuatanku dan wanita ini hanya bisa menggunakan lima persen dari kekuatannya. Tubuh fisik kami juga telah lama hancur." Rencana perkenalan diri sebagai primordial divine item telah sukses, Shen memasukan beberapa kebohongan dalam kalimatnya agar memuluskan rencana, tak lupa dia juga menyelipkan beberapa clue yang akan merujuk pada hasil yang diinginkannya.


'Pernah? Tubuh fisik sudah hancur? Apakah ini berarti mereka adalah tubuh jiwa? Tak mungkin, tubuh jiwa hanya bisa bertahan sebentar, roh aura juga tidak bisa menampilkan wujud asli seperti ini. Kecuali.... jadi begitu, dia memang cerdik seperti namanya.' Flame Empress merangkai semua fakta yang diungkap dan mengaitkannya dengan pengetahuan yang dimilikinya, sebagai ahli terkuat secara otomatis dia akan tahu tentang iblis, menambahkan posisi di sektenya sendiri bukan tidak mungkin dia mengetahui nomor 3 kebawah dari Primordial Divine Item List.


"Hormatku pada tetua Shen dari Grand Sage Record Of The World dan tetua Zhu Long dari Devouring Dragon Vessel, mohon maklumi ketidak tahuan permaisuri ini sebelumnya. Saya, orang yang menyandang gelar Flame Empress, Su Yan, Master Sekte dari Sekte Nirvana. Suatu kehormatan bisa bertemu dengan dua orang terhormat ini." Hanya dengan beberapa kalimat Shen, dia sudah mengetahui informasi dan kepercayaan darinya. Mereka berdua sedikit terkejut karena dia punya informasi tentang nama mereka sendiri.


Bukannya rencana Shen tadi tanpa kekurangan, jika lawan bicara tahu lebih cepat maka kesan berpengalaman dan cerdik dari Shen akan hilang, dia juga harus memperhitungkan sifat dari Flame Empress sebelum main tunjuk identitas. Jika sifatnya buruk bukan tidak mungkin dua bocah dibelakang akan mati.


"Flame Empress apa tujuanmu datang kesini? Untuk membasmi iblis atau....." Kalimat Shen yang sengaja dipotong telah dia ketahui maksudnya.


"Benar, hamba ini datang untuk Burning Heaven Divine Flame!" Tanpa disembunyikan Flame Empress berkata, lagipula percuma berbohong didepan Shen.


"Jadi begitu... apa gagasan memiliki dua jiwa divine flame dalam satu tubuh bisa kau lakukan? Apa kau tidak takut mengenai penolakan jiwa Nirvana Golden Flame, apalagi sifat kedua api ini sangat bertolak belakang. Yang satu ganas dan buas sedangkan yang lain lembut nan suci. Apa kau yakin masih ingin mencobanya?" Shen hanya menakuti Flame Empress meski dengan tujuan lain, dia tak ingin ahli sekuat dia mati karena keserakahan atas kekuatan.


"Permaisuri ini masih akan tetap mencoba, jika disuruh memilih aku akan memilih Nirvana Golden Flame ini. Tapi godaan untuk divine flame kedua tidak bisa saya tahan, ini juga kesempatan untuk bisa menerobos ke tahap dunia yang legendaris." Semakin kuat ahli semakin tidak peduli dengan urusan duniawi lainnya kecuali dengan urusan kekuatan, dahaga mereka tidak akan pernah bisa dipuaskan. Bahkan jalan pintas seperti iblis juga dilakukan demi mengejar kekuatan lebih.


"Jika kau masih sangat bertekad aku tidak berhak memutuskan hal ini, kita biarkan saja pemiliknya memilih penerus dari divine flame miliknya. Flame Emperor, keluarlah!" Shen memanggi Flame Emperor layaknya memanggil jin dari teko. Dan benar saja, sosok Flame Emperor sudah muncul disamping divine flame ini, Flame Empress tergugup karena sosok didepannya telah memikat hatinya, dari julukan dan namq mereka saja sudah dapat dikatakan bahwa mereka berpasangan.


"Salam, tetua Flame Emperor." Flame Empress berhasil menjaga imagenya.


"Hey, apa keputusanmu tentang masalah ini ?" Tanya Shen.


"Terserah kalian saja mau bagaimana toh aku sudah mati juga, asalkan penerusku berbakat dan sanggup menjalani ujian yang datang dari divime flame aku tidak masalah siapa mereka. Mau wanita cantik disini atau gadis manis disana, kalian bebas menentukan." Flame Emperor berkedip pada Flame Empress saat berkata "gadis cantik," Flame Empress walau sudah berusia ratusan tahun dia masih belum menemukan pasangan. Wajahnya memerah dan jadi salting dihadapan mereka semua, dengan dua tangan indahnya dia menutup wajahnya sendiri dan tidak bisa menatap Flame Emperor lagi.


"Sifatmu masih belum berubah Flame Emperor... dan dari ribuan kesempatan kenapa kau menunjukkannya sekarang! Kau memang tidak berguna!" Shen berjalan kedepan dan menendangi Flame Emperor ini, sifatnya setelah mati memang semakin menjadi.


"Aww.. hentikan..." Flame Emperor memasang muka memelas pada Shen dan untungnya ini berhasil, Shen tidak menendanginya lagi.


"Nona, aku minta maaf untuk yang tadi." Flame Emperor menjulurkan tangannya kedepan sambil memasang wajah tampan nan menawan, dari sudut pandang Shen dia terlihat seperti orang aneh. Tapi dari sudut pandang Flame Empress dia bagai pangeran dari negri dongeng, gambar wajahnya bahkan dihiasi frame bunga ungu yang indah, permintaan maaf ini bukannya membuatnya membaik malah lebih parah lagi, Flame Empress berbalik arah tak mau melihatnya sambil menutup wajahnya.


"Dasar tidak berguna!" Shen kembali memukuli dan menendangi Flame Emperor.


"Ahem.... baiklah, agar adil aku punya sebuah usulan terbaik untuk kedua belah pihak. Kita biarkan bocah laki-laki disana menyelesaikan apa yang dia mau lakukan dan jika dia berhasil maka gadis disana akan mencoba mendapatkan divine flame lebih dulu, jika dia gagal maka kau yang lebih dulu. Soal warisan aku sudah memutuskannya, ini untuk gadis disana." Flame Emperor menunjuk Shin dan Ying Ai dibelakang. Shen tersenyum puas karena semua berjalan dibawah perkiraannya. Bisa membuat dua ahli terkuat menari di telapak tangannya saat dia hanyalah roh biasa memang sangat memuaskan hati.


"Apa yang ingin dilakukan bocah itu dengan divine flame, dibakarnya?" Flame Empress jelas hanya bercanda di kalimat terakhirnya namun dia tak menyangka hal ini.


"Kau benar, dia ingin dibakar divine flame!" Kata Flame Emperor.


"Hah!? Bocah ini ingin dibakar divine flame!? Untuk apa dia melakukannya?" Flame Empress sangat terheran-heran dengan gagasan ini.


Apa divine flame itu? Api yang merupakan raja dari segala api didunia ini, kekuatan darinya bisa menguapkan seisi lautan dan membakar seisi negara. Apalagi sekarang kita bicara soal Burning Heaven Divine Flame! Divine flame yang hanya namanya saja sudah sangat sombong dan arogan, yang memang pantas untuk kekuatannya. Api yang dikenal secara luas sebagai yang terkuat serta yang terpanas ini siapa yang mau dibakar olehnya? Bahkan orang gila akan tiba-tiba waras jika disuruh seperti itu, orang bisu akan langsung menolak jika diperintah seperti itu walau tidak bisa mendengar.


Dan sekarang ada sebuah bocah mencoba menentang akal sehat dengan ingin dibakar divine flame.(purgatory lebih tepatnya)


"Hanya ada satu teknik yang cocok dengan deskripsimu, dan itu adalah Nine Purgatory Body dari era primordial!! Aku akan mengizinkanmu asal kalian beritahu bagaimana kalian berada ditangan bocah itu!" Keberadaan tiga benda paling hebat didunia pasti membuatnya tak percaya, apalagi ini ditemukan di kekaisaran kecil plus berada di tangan bocah biasa.


Shen kemudian memberitahukan semuanya melalui transmisi suara dan reaksi Flame Empress sama seperti orang-orang sebelumnya.


"Pantas saja. Tapi aku tak menyangka mereka mengirimmu sejauh ini. Baiklah, aku menerima usulan itu, kau yang pertama, bocah." Flame Empress mengubah nada bicaranya menjadi lebih hangat dan bersahabat.


Shin yang berdiri dibelakang berjalan perlahan kesini dan bertanya pada Shen lebih dulu, walau dia tahan api dia hanya tahan api alam, jika api itu berasal dari beast atau manusia dia hanya meningkatkan resistensi.(sedikit ralat biar gak op banget)


"Apa aku akan mati ?" Tanya Shin.


"Tenang saja, divine flame masih termasuk api alam sebelum jiwanya diserap, kau hanya perlu dibakar disana selama satu jam, selama itu kau harus mengaktifkan teknik Nine Purgatory Body atau semua energi didalam jadi sia-sia. Ingat Shin, kau bisa memilih menyerah saat ada didalam, jangan terlalu memaksakan dirimu, divine flame masih bisa kita cari lagi." Shen tentunya sangat khawatir tentang keselamatan Shin, divine flame masih ada banyak sedangkan nyawa hanya ada satu.


"Xiao Shin, jangan terlalu membuat kakak ini khawatir disini." Zhu Long menyentuh kepala Shin dengan lembut, dia melakukannya beberapa saat sebelum akhirnya melepaskannya.


"Baiklah, aku tidak akan membuat kalian semua khawatir." Shin berbalik karema sempat meninggalkan Ying Ai tadi, tak dia sangka kalau sebenarnya Ying Ai sedang lari ke arahnya, baru saja dia berbalik Ying Ai sudah berada dalam pelukannya.


"Apa kau sudah melupakanku?" Ying Ai menatap mata Shin dalam pelukannya.


"Mana mungkin aku melupakanmu. Yang terbaik selalu diakhir!" Shin


memang yang terbaik kalau soal ngeles.


"Janji padaku kalau kau harus berhasil!" Ying Ai sedikit berbeda dari Shen atau Zhu Long, dia sangat optimis dan mendukung keberhasilan Shin.


"Baiklah aku berjanji." Kata Shin.


Ying Ai dengan sangat berat hati melepaskan cengkramannya, meski dia sangat optimis bahwa Shin akan berhasil dia juga tahu apa yang menantinya didalam.


Ying Ai melepaskannya dan Shin menepuk kepala kecilnya, "Aku pasti berhasil, jangan terlalu khawatir denganku nanti." Shin tersenyum padanya dan langsung berbalik menuju divine flame.


"Hubungan mereka terlihat sangat erat, apa kau yakin mau melakukan ini?" Flame Empress mengirim transmisi suara pada Shen. Shen hanya mengangguk sebagai balasan, dia tidak bisa lagi mengirim transmisi suara.


Shin berjalan perlahan dan menatap Burning Heaven Divine Flame dengan antusias dan khawatir sekaligus, jika dia berhasil maka dia akan naik dua tingkat secara langsung, tubuh fisiknya juga akan setara bahkan lebih dengan gurunya sendiri, kekuatan mentalnya melonjak tajam dan yang paling penting ini adalah gerbang menuju tubuh jiwa yang misterius. Tetapi jika dia gagal maka semua perjalanan dan kesulitan yang sudah dia alami sia-sia saja dan ada kemungkinan dia akan mati didalam sana.


Shin menguatkan tekadnya dan berjalan memasuki divine flame, dia duduk bersila dan mengaktifkan teknik Nine Purgatory Body, cahaya kemerahan muncul di tubuhnya dan mulai menyerap energi yang dibutuhkan dari divine flame.


Proses ini berlangsung selama satu jam penuh dan lapisan yang menutupi Shin menjadi merah terang seutuhnya, Shin kemudian melanjutkan tahap kedua dalam teknik ini.


Kekuatan yang terkumpul selama satu jam ini sangatlah besar, itu lebih dari mampu membakar habis kekaisaran beberapa puluh kali. Dan sekarang semua energi mahadasyat ini harus Shin arahkan kedalam jiwanya sendiri, dan begitulah purgatory tercipta dan bagaimana tubuh jiwa bisa diolah.


Lapisan yang menutupi Shin perlahan memudar karena kekuatannya diserap kedalam melalui pori-porinya, setelah setengah jam seluruh lapisan cahaya sudah menghilang dan Shin sudah memasuki fase trans yang sempurna, bahkan jika dunia kiamat dia masih saja seperti itu.


Shen menatap Flame Empress dengan sungguh-sungguh, Flame Empress mengangguk dan menuju kedepan Ying Ai yang sedang termenung.


Dia berdiri didepannya dan berkata pada Ying Ai.


"Gadis kecil, kau akan jadi murid permaisuri ini!"


* * * * *


**Teruntuk semua pembaca lama. Saya ucapkan banyak terima kasih telah baca sampai sejauh ini.


Harus saya akui bahwa ni novel banyak banget kurangnya terutama di bagian tanda baca. Apalagi alurnya yang terkesan monoton, ditambah dengan penulisan yang masih amburadul, saya juga sedikit males saat bacanya.


Oleh karena itu saya sedang edit dan revisi seluruh 100 chapter novel ini. Saya yakin setelah proyek ini selesai level novel saya akan naik ke tingkat yang lebih tinggi.


Saya saranin untuk re-read dari awal selain baca chapter terbaru, ada beberapa poin penting dan pengumuman yang saya masukkan ke chapter-chapter awal yang sebelumnya tidak ada.


Jangan khawatir soal update terbaru, sampe bulan depan juga masih ada yang tinggal nunggu rilis.


Sekali lagi, saya ucapkan banyak terima kasih atas dukungan kalian semua**.