Lone Hero

Lone Hero
Dua Tahun



Shin terus melakukan rutinitasnya dan sekali-kali dibantu dan dikoreksi oleh Feng Li, dalam dua hari yang singkat ini dia hanyalah melakukan gerakan sama yang terus diulang ribuan kali. Tiap kali dia melakukannya tubuhnya jadi semakin terbiasa dan akrab dengan gerakan ini, kekuatannya pukulannya juga bertambah dan tekniknya jadi semakin dalam.


Latihan malam miliknya juga tidak pernah ia tinggalkan jika ada waktu, kendati demikian Shin masih belum bisa mengerti Focussed Aura Control sedikitpun, kesulitan bagian ketiga ini jauh melebihi dua yang pertama. Memang, kontrol mutlak atas aura sangatlah OP, tidak mungkin ini bisa dipelajari begitu saja.


Setelah mendengar batas waktu dari Feng Li, Shin semakin mengebut latihan malamnya, dia hanya tidur dua jam setiap harinya, walau Feng Li bilang maksimal sekitar tiga tahun tapi Shin haruslah lebih cepat dari itu, ini tak terlepas dari dorongan Shen untuk mempercepat. Ketinggian yang diperlukan untuk bisa bertemu dengan Ying Ai tidak akan pernah dia bisa pikirkan dengan kapasitasnya. Sebenarnya lima tahun juga bisa dibilang sangat sulit mencapai ketinggian macam itu, biasanya orang lain butuh waktu seumur hidup, jadi meski diluar sana Shin masihlah harus menjalani kehidupan yang keras.


Purgatory lapis kedua yang juga merupakan lantai empat sampai enam Paviliun Mental adalah trial es. Ini sedikit berbeda dengan yang pertama yang mana membutuhkan Shin untuk melangkah ke ujung, yang ini hanya membutuhkan Shin untuk bertahan disana beberapa tahun tanpa membeku sepenuhnya.


Konsekuensi jika gagal disini bukan hanya menjadi bagian dari purgatory, jika dia gagal disini maka dia akan jadi patung es yang akan bertahan puluhan tahun dan perlahan-lahan kekuatan jiwanya diserap. Sendirian tidak bisa bergerak sambil mati secara perlahan-lahan dibarengi dengan rasa dingin yang menusuk hingga ke dalam tulang sangatlah mengerikan.


Paviliun Mental bagaimanapun hanyalah tiruan, setelah Shin membeku sepenuhnya dia langsung dikeluarkan dari sana. Dalam percobaan pertamanya dia bahkan tidak bertahan satu napas, tidak ada zona aman disini jadi baru saja dia datang dia langsung dilempar keluar.


Lingkungan disini adalah putih kemanapun kau memandang, lapisan salju yang padat ditambah dengan badai salju yang sangat ganas setiap detiknya, kadang kala badai ini membawa paku es yang tajam, jadi siksaan disini bukanlah hanya rasa dingin tapi juga ancaman kematian dari banyak hal lainnya, kadang ada tornado kadang ada hujan yang juga sangatlah dingin.


Saat Shin masuk kesini selama satu napas dahulu. Seketika semua tubuhnya menggigil kedinginan dan aliran darahnya serasa melambat, kulitnya segera membeku menjadi es dan tidak bisa digerakkan, darahnya mendingin dan akhirnya berhenti, beriringan dengan berhentinya detak jantung di tubuhnya. Jika Shin dibiarkan begini terus dia akan menjadi patung es, terpaksa harus terjebak didalam selama puluhan tahun.


Karena syarat menyelesaikan lapis kedua ini hanyalah masuk ke dalam sana dan tunggu beberapa tahun tanpa membeku, rasa bosan sangat mungkin menghampiri, hanya diam ditempat yang sama beberapa tahun sangatlah membosankan apalagi dia harus menjaga tubuhnya tetap hangat, akhirnya dia memutuskan untuk menjelajahi gurun es putih ini.


Sebenarnya cukup mudah agar kau tidak membeku disini, hanya butuh kepercayaan dari diri sendiri bahwa kau tidak akan membeku tapi itu saja tidaklah cukup, tekad masih harus ada dan jangan pernah ada pikiran menyerah, jika itu ada sedikit saja maka salah satu anggota badan akan beku seketika.


Jadwal latihan Shin dengan Feng Li adalah dari terbit sampai terbenamnya matahari, jadi selama sekitar sepuluh jam lainnya Shin punya waktu bebas, dengan jadwal latihan yang di gas oleh Shin dia jadi punya waktu dua belas jam. Sebagian besar waktu ini dia gunakan untuk memasuki Paviliun Mental, lagipula ini adalah porsi yang paling sulit untuk ditelan, bahkan setelah percobaan yang kesekian kalinya dia baru bisa tahan lima napas.


Focussed Aura Control memang sangat sulit dipelajari, bahkan setelah beberapa hari membaca dan mencoba memahaminya dia tidak mengerti barang satu kalimat dari teknik ini. Bahasan didalamnya terlalu mendalam dan rinci, setiap hal tentang aura dibahas dan dikaji secara terperinci tanpa kesalahan. Bisa dibilang ini adalah buku tentang aura yang paling lengkap di dunia, pengetahuan dari berbagai ahli dan sarjana disatukan dan dipilah-pilah mana yang paling benar, proses pembuatan dari teknik ini saja membutuhkan waktu satu bulan penuh.


Usaha memang tidak mengkhianati hasil, hasil pemikiran dari berbagai ahli dan sarjana era primordial telah menghasilkan suatu teknik hebat yang secara luas diakui seantero dunia ini, bahkan orang paling bijak dan berpengetahuan pun mengakuinya.


Grand Sage Art tidak lebih dulu dipelajari oleh Shin, selain karena butuh waktu yang lama juga karena dia punya segudang hal untuk dipelajari dan pahami, agar bisa lebih fokus dalam pelatihannya dia membuat list latihan, setelah dua hal utama diselesaikan dia mengarah ke Grand Sage Art dan beberapa hal yang didapatkannya, mulai dari Dark Blood Guardian dan teknik tongkat. Tak menutup kemungkinan kalau Shin akan memasuki Paviliun Skill sekali lagi.


Kultivasi juga tidak dia lupakan sepenuhnya, meski dia sama sekali tidak berkultivasi selama latihan, aura miliknya otomatis jadi berevolusi dengan keadaan, itu menjadi lebih kuat lagi mengatasi masalah jumlah yang terbatas, mudahnya aura milik Shin telah terkompres dan membuatnya lebih padat dan murni dari ahli yang setingkat dengannya. Menerobos ke tahap surgawi juga bukanlah hal yang mustahil selepas dia menyelesaikan latihan ini.


Dua hari kemudian Shin telah selesai melakukan rutinitasnya, sekaranglah saatnya dia menghancurkan satu faksi kecil lagi, dia dibawa Feng Li ke arah timur dan sebuah kamp tampak dalam pandangannya. Seperti sebelumnya, dia harus berpura-pura lemah dan memprovokasi mereka.


Total butuh waktu lima jam lebih Shin membantai habis seluruh anggota faksi, luka menganga di seluruh tubuhnya terutama di kepalannya, luka ini lebih parah dari sebelumnya karena Shin tidak menggunakan senjata musuh.


Feng Li mendatanginya dan langsung memberi beberapa pil penyembuh, dan kemudian pergi menuju bagian Border Forest yang lebih dalam lagi ketika Shin sedang memulihkan diri.


Bertarung-latihan adalah siklus Shin didalam hutan ini selama beberapa tahun kedepan, dengan intensitas pertarungan yang terus meningkat Shin dipaksa harus memutar otak mencari cara yang lebih efisien dan benar dalam bertarung, tekniknya terus diasah setiap kali ada musuh yang mati.


Tanpa sadar dua tahun telah berlalu dengan cepat, ratusan faksi kecil sudah dia musnahkan dan puluhan faksi menengah serta beberapa faksi besar juga tidak bisa menahan kemarahannya. Semuanya hancur dengan semua anggota meninggal di tempat.


Karena tujuan utama Feng Li membawanya kesini adalah untuk pengalaman, Feng Li menggunakan berbagai cara untuk open war, dari menyerang dari depan, menyatakan perang secara terbuka atau bahkan dia datang sendiri mengirim misi untuk membunuh muridnya sendiri. Dengan cara begini Shin telah mengalami berbagai macam situasi hidup mati, mulai dari dikepung hingga disergap sampai memasuki sebuah jebakan, bahkan ada kalanya dia harus melawan dua faksi yang beraliansi. Tapi untungnya dia bisa keluar dari semua situasi menyedihkan ini dan mendapatkan banyak pemahaman dan pengalaman tentang bagaimana dunia ini bekerja.


Tangannya sudah dibasuh oleh darah ratusan ribu orang dan aura membunuh sudah dimiliki olehnya, walau tidak sepekat Feng Li itu masihlah hasil dari ratusan ribu nyawa.


Dalam dua tahun ini juga dia telah memahami seluruh teknik bela diri  Feng Li, seluruh gerakannya membawa keganasan dan kekejaman tanpa ampun, pukulannya menjadi sempurna tanpa cacat atau kesalahan dan membawa kekuatan yang jauh lebih besar begitupun dengan tendangannya. Dibalik keganasan itu, terdapat sebuah kelemah-lembutan dan kebijaksanaan yang juga sama tingginya, ini tak terlepas karena Shin sudah menguasai bagian Yan Shen. Shin juga sudah mendapatkan niat bela diri meski masih sangat dasar.


Bagian yang paling bertambah dari satu tahun ini adalah tubuh fisiknya, bahkan meski tanpa aura dia bisa menahan 20 borgol seberat 3 ton.


Sebelumnya, fisik miliknya memang bisa dikatakan setara dengan Feng Li tapi dia masih belum terbiasa serta belum bisa memaksimalkan tubuhnya dengan sempurna selayaknya Feng Li, kini tubuh fisiknya sudah melebihi Feng Li secara asli, akibat dari tekanan ekstrim selama dua tahun penuh.


Aura milik Shin terus dikompres selama dua tahun penuh terus-menerus, walau dia masih ahli duniawi akhir aura miliknya setara dengan ahli surgawi awal. Shin juga mulai menunjukan tanda terobosan ke ahli surgawi, dengan bantuan pil aura tingkat tinggi dia bisa naik tingkat kapanpun yang dia mau.


Sesi latihan malam juga dia lakukan dengan baik, penguasannya dalam Focussed Aura Control telah mencapai lima puluh persen lebih, walau hanya segini tapi efeknya sangatlah menguntungkan, selain dari kontrol aura sendiri dengan mudah, dia juga bisa menyerap aura bumi sebanyak yang dia bisa tampung, aura langit juga sudah bisa dia serap dan kekurangan kecepatannya sudah dinetralisir dengan ini.


Kemajuannya dalam Paviliun Mental juga sangat tinggi, dia sudah menyelesaikan lantai empat dan lima dalam dua tahun ini, lantai keenam juga hanya butuh beberapa waktu lagi. Dengan begini dia hanya tinggal mencari divine flame kedua.


Faksi kecil sudah tidak lagi mengancam dirinya dan dia hanya mengincar faksi menengah hingga faksi besar, banyak dari mereka yang bergabung satu sama lain setelah nama Shin menyebar, takut kalau merekalah yang akan jadi target selanjutnya.


Seantero Border Forest gempar dengan kemunculan Shin dan bencana muncul dimana-mana. Keadaan jadi kacau, pengambil-alihan wilayah dipercepat dan banyak aliansi-aliansi muncul, baik dari faksi kecil sampai faksi besar. Mereka juga takut dengan Shin walau dengan ribuan anggota yang bahkan paling lemah adalah ahli duniawi tengah. Karena ketakutan mereka, sebuah aliansi terbentuk dari tiga faksi terbesar di Border Forest, karena tujuan awalnya dibentuk aliansi, aliansi ini dinamakan sebagai "Anti-Shin Alliance." Sangat jelas terlihat bahwa mereka juga ketakutan dan waspada dengan Shin. Karena skala dari aliansi ini banyak faksi lainnya memilih untuk bergabung dan menjadikannya sebagai faksi terbesar sepanjang sejarah Border Forest. Baru pertama kali mereka bersatu tanpa peduli kawan atau lawan, semua ini dikarenakan satu ancaman besar yang mampu menggulingkan mereka semua, dan baru pertama kali mereka menghadapi ancaman sebesar ini yang bisa menghancurkan tatanan Border Forest.


Aliansi inilah juga yang selalu menyulitkan Shin, tiap kali dia menyerang akan ada pasukan aliansi yang datang membantu dan jumlahnya bukan main, selalu di atas dua ratus orang ahli duniawi tengah ke atas dan pemimpinnya adalah ahli surgawi yang kuat.


Shin selalu heran kenapa aliansi ini bisa terbentuk, dia selalu membunuh semua musuhnya tanpa terkecuali dan ini juga bukan pertempuran skala besar, para faksi besar harusnya tidak perlu repot-repot mengurus kehancuran faksi kecil. Karena hubungan yang kurang harmonis juga harusnya kepercayaan dalam informasi berkurang, bisa sampai menakuti faksi besar hanya karena satu kata "Shin". Pasti ada campur tangan seseorang.


Sebenarnya sampai enam bulan pertama Shin disini dia melaluinya dengan cukup mudah, barulah setelah enam bulan berikutnya semua berubah menjadi mode insane, kesulitannya bertambah banyak dan Shin telah termakan berbagai fasad maupun jebakan. Ini tak terlepas karena ulah Feng Li, dia menyebarkan info soal Shin pada seluruh Border Forest dengan bahasa yang dilebih-lebihkan, tentu semua orang tak percaya pada awalnya namun setelah berbagai bukti tak terbantahkan terkuak, semua langsung ketakutan. Inilah efek yang dibicarakan Feng Li di awal dulu, dia ada dalam situasi melawan seluruh Wilayah Selatan sendirian!


Setelah Aliansi Anti-Shin terbentuk, Feng Li mengirim surat perang pada mereka, isinya menyebutkan bahwa mereka bebas menyergap Shin dan dia sendiri tak akan membantu, dengan surat ini gerakan aliansi yang awalnya terbatas menjadi lebih bebas dan lebih sering menyerang Shin. Minimal dalam satu minggu harus ada satu grup pembunuh yang dikirim, acara ini juga telah mengganggu sesi latihan malam Shin.


Meninggalkan Wilayah Selatan kita pergi ke medan perang di wilayah utara. Disini Border Forest utara yang harusnya membentang ratusan km tinggal tersisa 50 km lebih.


Prajurit kekaisaran terus menerus mengalami kekalahan dan moral pasukan telah mencapai tingkat terendah, perkiraan awal Old Tu sebelum mengutus The Five Devils adalah satu tahun, dia hanya tidak percaya kalau Dou Huang akan jadi seidiot ini, terus melakukan kesalahan yang malah menyebabkannya semakin khawatir dan cemas soal jebakan, akhirnya dia hanya memutuskan untuk melanjutkan perang seperti biasa.


Dari lima ratus ribu pasukan yang dikirim masih tersisa dua ratus ribu lebih, sedangkan pasukan kekaisaran telah kehilangan lebih dari sejuta pasukan. Mereka sangat terpukul dan inilah saatnya The Five Devils mengambil gerakan, jika mereka berhasil maka Klan Zhang akan hancur dan gelombang pertama perang telah mereka menangkan sepenuhnya. Keempat pemimpin lainnya terus mendesak Old Tu dan memutuskan untuk berunding.


Di aula rapat yang sama seperti dulu kelima pemimpin hadir disini guna mempersiapkan penyerangan.


"Kita serang saja dari depan Old Tu, tak perlu ada rencana lain lagi. 4 vs 5 tak mungkin kita kalah." Kata Chi Lan setelah menekan keinginannya selama dua tahun.


"Bagus juga, mari kita serang mereka besok, tapi itu hanya menghancurkan benteng pertahanan musuh. Setelah itu kita kembali lagi kesini dan melihat situasi." Kata Old Tu. Mereka tidak perlu repot menyerang pasukan musuh karena itu mencoreng reputasi mereka, prajurit melawan prajurit dan jendral melawan jendral.


"Tak seperti biasanya kau langsung setuju. Apa ada hal lain yang mengganggu pikiranmu?" Old Liu disampingnya mengeluarkan keheranan, mengingat sikap Old Tu selama dua tahun terakhir.


"Aku hanya ingin ini berlangsung secepat mungkin. Orang lain pasti sedang menatap kita dengan rakus."


"Mereka bukan orang yang suka ingkar janji, kau bisa tenang Old Tu." Wen Qin menenangkannya.


"Siapa yang tahu, bisa jadi mereka juga menaruh minat disini. Yang pasti kita harus mempercepat ini, lebih cepat lebih baik." Old Tu masih saja khawatir.


"Yak! Besok kita akan menyerang mereka, kembali dan sebarkan pesan ini. Ganti pasukan kalian dengan yang baru dan pilih yang paling hebat diantara mereka, penyerangan ini harus berhasil apapun yang terjadi!!"


Segera mereka berlima undur diri dan mempersiapakan segala keperluan. Selang beberapa menit mereka berlima keluar gemuruh ricuh manusia terdengar hingga ke kekaisaran, semua orang bersorak untuk penyerangan besok namun banyak juga yang sedih karena tidak terpilih. Euforia pertarungan meresap ke seluruh ruang dan moral pasukan mencapai tingkat tertinggi, berbanding terbalik dengan pasukan kekaisaran, bahkan pasukan baru juga hanya sedikit lebih baik.


Kembali ke Border Forest Selatan, dimana Shin dan Feng Li sedang dalam pelatihan mereka, tanpa terasa matahari sudah mau terbenam dan Feng Li memanggil Shin, ada hal penting yang harus dibicarakan.


"Shin, kesini sebentar."


"Ada apa master?" Shin yang mau melakukan latihan malam terpaksa harus menunda niatnya.


"Kau sudah menguasai teknik milikku, jangan terburu-buru memberinya sebuah nama, cobalah gabungkan kedua teknik ini dan berilah nama yang pantas menurutmu. Dengan begini aku tidak punya penyesalan lain lagi." Feng Li berkata sedikit sedih, tidak bisa menyelesaikan teknik gurunya dan malah menodainya, sebuah penyesalan besar yang masih ada dalam hatinya.


"Baiklah, hal ini pasti akan aku ingat. Lalu faksi mana lagi yang harus kuhancurkan dan bagaimana rencana perang nanti?" Meski masih tersisa dia hari dia masih bersemangat, dengan ini dia bisa bersiap-siap untuk hal tak terduga.


"Aliansi Anti-Shin."


"Bi... bisa diulang lagi master?" Mendengar tiga kata ini Shin juga merasakan ketakutan besar, sudah beberapa kali dia hampir mati karena orang-orang aliansi, bisa dibilang kebencian antara keduanya sudah berakar sangat dalam. Yang satu hanya ingin mengusir penjajah dan hidup seperti semula sedangkan yang satu hanya ingin lebih kuat. Dalam dua hal ini, masing-masing saling takut pada yang lain.


"Apa kau tidak dengar aku bilang Aliansi Anti-Shin tadi? Aku tahu bahwa ini akan jadi perang jangka panjang jadi ini adalah tes terakhir untukmu, selepas aliansi ini hancur latihanmu kuanggap selesai. Dalam perang ini kau putuskan semuanya sendiri, mau penyerangan atau apapun kau pikir sendiri. Oh ya, aliansi ini bermarkas 200 km ke arah barat dari sini, kau putuskan saja kapan mau berangkat." Ini adalah pertama kalinya Shin membuat rencana perang sendiri, biasanya dia dibantu Shen atau sudah disediakan oleh Feng Li. Ini adalah pengalaman baru baginya.


"Dan juga aku akan mengirim surat perang pada mereka, setelah itu kau andalkan dirimu sendiri."


Disaat yang sama saat mereka berbicara, dalam jarak 200 km dari sini seluruh masyarakat aliansi dikejutkan dengan transmisi suara yang diedarkan pada mereka semua, namun yang paling mengejutkan dan mendebarkan hati adalah isinya. Kota seluas seratus km persegi yang merupakan kota terbesar disini seketika gempar ketika kata demi kata menggema di kepala setiap orang.


"Persiapkan diri kalian! Muridku akan menyerang kalian sebentar lagi. Lebih baik siapkan rencana dan pasukan terbaik kalian, kami ada dalam radius 200 km di timur! Dia datang dengan kekuatan penuh!!"


Suara ini bergema di kepala setiap orang, pernyataan perang secara terbuka ini telah mengakibatkan para petinggi merasa waspada. Transmisi suara ini tidak mungkin salah karna hanya seorang master yang bisa membuatnya, apalagi menyebarkannya dari jarak 200 km dan seluas beberapa km butuh kekuatan besar untuk melakukannya. Karena kekuatan Feng Li yang masih kurang, dia hanya menyebarkannya di pusat kota yang juga merupakan pusat pemerintahan.


"Master, kau kenapa?" Shin bertanya karena Feng Li tampak sangat kelelahan, napasnya berat dan auranya melemah, baru pertama kali Shin melihat gurunya seperti ini.


"Aku baru saja mengirim surat perang, sebentar lagi mereka pasti datang, kau pikirkan rencana untuk perang ini dari sekarang Shin!" Feng Li menghela napas dan memulihkan auranya, konsumsi untuk transmisi suara tadi telah membebani tubuhnya.


Shin sangat tidak siap dengan perang ini, dia bahkan tidak diberi waktu sehari untuk membuat rencana. Apalagi dia harus melawan strategis ulung dan berpengalaman, hanya kekalahan yang akan menunggunya.


"Oh ya, aku ada urusan penting. Kau langsung saja pulang ke rumah atau balas dendam dulu. Usahakan hancurkan mereka secepatnya bahkan jika perlu serang saja dari depan, tapi aku tidak ingin kau membunuh semuanya, asalkan para petinggi mereka mati yang berarti aliansi hancur, kau sudah lulus. Kau boleh menggunakan semua kekuatan yang kau punya dan lepas borgol."


Setelah mengucapkan kalimat ini Feng Li memasukkan benda-benda miliknya dan langsung terbang ke arah kekaisaran. Meninggalkan Shin yang masih tersentak tidak mengerti atas apa yang terjadi.


Mudahnya, ini adalah 1 VS 50.000!!


***


Jangan lupa tekan tombol like, dan tinggalkan komentar maupun kritik. Semuanya pasti saya baca kok, yahh... kalo gk like ch ini gapapa asalkan like n reply komen pemberitahuan di bawah.