Lone Hero

Lone Hero
Hambatan Pertama



Panas yang ektrem hingga diluar nalar atau jarak yang sangat jauh hingga ke ujung dunia sekalipun perlahan tapi pasti akan di lalui oleh Shin, tapi penampilan didepannya telah meruntuhkan semua ekspektasi, harapan, percaya diri dan semangat untuk menyelesaikan purgatory, dia yang bisa bertahan selama beberapa tahun langsung merasa minder dan rendah dihadapan lautan lava didepannya. Meski dia masih bisa melihat ujungnya namun berjalan dan berenang di panas yang gila adalah dua konsep yang sangat berbeda, kaki Shin adalah yang paling menderita jika dia berjalan dan sisa tubuhnya hanya akan mendapat hawa panas saja. Jika dia berenang di laut neraka ini seluruh tubuhnya akan mendapat siksaan yang serupa seperti telapak kakinya, dagingnya akan direbus hidup-hidup, darahnya bergolak dan mendidih hanya saat menatap laut lava ini, kecepatannya juga jelas akan jauh berkurang ketika dia berenang disini, mungkin dia membutuhkan waktu lama untuk hanya melewati lautan api ini.


Shin masih dalam kondisi memulihkan diri dan ini membutuhkan waktu yang jauh lebih lama, trauma, ketakutan, dan mencoba melepaskan pikiran dari pemandangan yang menghancurkan semua harapan. Shin butuh waktu delapan jam hanya untuk memulihkan diri dan bersiap untuk masuk lagi, namun suara Zhu Long menghentikan langkahnya.


"Masih ingin lanjut ? Asal kau tahu saja ya, akan ada halangan yang sama beratnya setiap kali kau akan memasuki daerah dengan api yang berbeda warna, total ada tiga hambatan yang akan menunggumu, dalam tiga tahun kedepan, ketiganya harus kau lalui dan kurasa ini masih tidak mungkin untukmu." Zhu Long masih tidak menyetujui gagasan memasuki purgatory pada umur sebelas tahun kurang ini, rasa sayangnya telah berubah menjadi overprotektif, ada kekhawatiran jika dia akan berubah jadi yandere.


"Tiga tahun bukan waktu yang sebentar, aku yakin bahwa waktu segini sudah cukup untuk itu. Aku tahu bahwa sister Zhu'er mengkhawatirkan keselamatanku sendiri, tapi kesulitan ini adalah apa yang harus kulalui sendiri, orang tuaku pasti kecewa jika aku bahkan tidak menyelesaikan amanat yang mereka percayakan padaku !" Shin sangat mengerti kalau Zhu Long tidak ingin anak dari temannya mati begitu saja, prilakunya ini bahkan membuatnya tersentuh namun dia sangat yakin bahwa dia akan melalui purgatory.


Zhu Long tidak bisa membantu dan hanya tersenyum hangat melihat punggung kecil Shin yang perlahan-lahan memasuki Paviliun Mental, setelah seluruh tubuh Shin masuk kedalam dia tanpa sadar memujinya dengan suara rendah.


"Ling'er, anakmu pasti membuatmu tersenyum di surga." Suaranya begitu rendah hingga tak terdengar oleh Shen didekatnya, dia kini tidak akan membuat Shin menyerah menjalani purgatory dan akan mendukungnya mulai sekarang.


Setiap terlempar dari Paviliun Mental, Shin harus mengulang kembali dari awal, untungnya waktu didalam Paviliun Mental jauh lebih lambat dari devouring dragon vessel. Jika di total-total, umur Shin yang sesungguhnya adalah lebih dari dua puluh tahun !! Dengan waktu yang bengkok disini, penuaan Shin juga melambat, dengan begini Shin tidak perlu khawatir tentang penampilannya didepan Ying Ai.


Setelah perjalanan panjang dan melelahkan sekali lagi, Shin kini berada disamping lautan lava merah yang mendidih dan bergolak, terlihat lava panas menyembur kecil sekali-kali. Shin meneguk liurnya sendiri melihat lautan lava ini, mau bagaimanapun juga dia harus melewati tempat ini, dia mengambil ancang-ancang lalu berlari sekencang mungkin, tepat di ujung daratan dia melompat sejauh mungkin dan berpose seperti akan meluncur.


BYUUR !


Shin membenamkan dirinya ke lautan lava ini sekaligus, rasa panas mendidih menyelimuti sekujur tubuhnya, rasa sakit ini jelas ribuan kali lipat dari sebelumnya, Shin sekuat tenaga mencoba menggerakkan tubuhnya untuk berenang lebih jauh namun apa daya, dia langsung tenggelam karena fokusnya terpecah oleh rasa sakit ini dan langsung terlempar keluar.


Zhu Long mendekati Shin yang sedang kesal karena gagal tanpa hasil, Shin bersiap meditasi lagi dan memulihkan diri namun dia terhenti karena Zhu Long mendekatinya, sebelum dia sempat bertanya kenapa, Zhu Long telah merentangkan tangannya dan meraih kepala Shin yang kecil ke tubuhnya, Shin yang pendek hanya sedada Zhu Long. Zhu Long tampak tidak peduli dengan posisi ini sama sekali dan sekilas senyum muncul di wajah indahnya, sebuah perilaku hangat dan menenangkan dari seorang ratu yang dingin dan kejam. Shen sudah pergi dari dulu dan masih belum kembali juga sehingga tidak ada yang mengganggu momen mereka berdua.


Shin tidak bisa mengerti maksud dari Zhu Long dan tidak bisa membantu lebih jauh, namun didalam hatinya dia bisa merasakan kehangatan yang bahkan tidak dirasakannya dari Ying Ai, sebuah perasaan yang tampaknya bukan hanya berasal dari hatinya saja tetapi dari bloodline dalam tubuhnya.


Zhu Long berlutut untuk menyesuaikan letak kepala mereka yang berjauhan, Shin yang seperti bocah biasa didepannya masih belum pulih, dengan jari lembutnya, Zhu Long menyeka air mata Shin dan kemudia. dia berkata menenangkan hati tepat di depan wajah Shin.


"Tidak apa-apa, didepan kakamu ini kau boleh menjadi seperti ini terus, jangan pedulikan tentang purgatory atau hal lainnya sekarang, pikirkan saja tentang onee-san ini." Zhu Long memeluk Shin kembali dan kepala kecil Shin berada di pundaknya. Shin hanya bisa menuruti perintah dari kakaknya ini, tidak ada orang yang bisa menahan bertahun-tahun siksaan purgatory, tidak ada orang yang bisa melawan puluhan ahli duniawi, tidak ada orang yang bisa tetap tersenyum setelah menghadapi ujian yang berat, semuanya telah tergantikan dengan seorang bocah yang tidak bisa lebih terlihat biasa. Bocah ini seperti sedang ditenangkan oleh kakak perempuan yang sangat menyayanginya seperti saudari asli meski tidak memiliki hubungan darah. Dia terus membelai rambut dari bocah didepannya dan berkata dengan suara yang lembut nan indah untuk menenangkannya.


Butuh setengah jam bagi Shin untuk akhirnya pulih, "Sister Zhu'er sudah sangat baik padaku kali ini, aku khawatir tidak akan pernah bisa membalasnya lagi." Shin mencoba memakai topengnya lagi didepan Zhu Long, dan ini tentu membuatnya marah sekaligus kesal sedikit dan memasang wajah cemberut di delan Shin.


"Kau kemanakan xiao Shin milikku tadi !?"(Shin kecil) Zhu Long berkata dengan sedikit marah sambil menatap Shin dengan sedikit hawa membunuh, sekarang Shin akhirnya mengerti kalau dia masih menjadi xiao Shin milik Zhu Long.


"Xiao Shin milikmu telah datang kembali." Shin tidak ingin menjadi target kemarahan naga purba yang bisa melahap seluruh dunia didepannya, namun lebih jauh lagi dia tidak ingin kakaknya menjadi marah.


"Kau tidak diperbolehkan memasang wajah tegar lagi jika berada didepanku !!" Zhu Long memasang wajah yang sangat serius, Shin langsung mengangguk dan kembali menjadi bocah sepuluh tahun biasa.


Shin merasa seperti dilahirkan kembali setelah momen singkat ini, serasa seperti gunung di pundaknya telah menghilang dan lautan penyesalan telah menguap menjadi kehampaan didalam hatinya, dia sudah memulihkan seluruh energi mentalnya dan yakin akan membuat kemajuan signifikan dalam lantai ketiga Paviliun Mental.


"Sister Zhu'er, terima kasih. Tapi aku harus segera kembali ke sana secepatnya." Sebelum melepaskan tangannya, Zhu Long berkata terlebih dahulu.


"Tidak perlu berterima kasih segala. Kuharap kau juga akan menyelesaikan lantai ketiga dalam tiga tahun kedepan lalu jangan pernah pikir bahwa kau sendirian, onee-san mu akan ada disini untuk mendukungmu !" Zhu Long dengan berat hati melepaskan tangannya dan mengirim xiao Shin miliknya kembali ke tempat yang mengerikan sekali lagi, tidak ada penyesalan atau penolakan dalam tatapannya saat sosok kecil ini perlahan memasuki Paviliun Mental, dia tahu bahwa sekeras apapun dia mencoba menakuti dan menghalangi Shin dia tidak akan pernah bisa berhasil, oleh karena itu dia hanya bisa mendukungnya sepenuh hati dan tidak membiarkannya mati secara sia-sia. Itulah bentuk bentuk kesetiaan dan rasa terima kasinya pada ibu Shin yang sudah tenang di atas sana.


Dulu, saat ibu Shin mengirimnya ke tempat yang jauh, dia menyimpan klon aura miliknya didalam item ini, Zhu Long yang sangat rindu dengannya dan ingin menemuinya sekali lagi untuk yang terakhir kalinya tidak berdaya, jika dia memaksa klon aura dari pecahan jiwa akan langsung kehilangan kekuatannya dan menghilang, selama sepuluh tahun dia harus menahan rasa rindu yang sangat berat. Dia ada didepannya namun Zhu Long tidak pernah bisa menemuinya sekali lagi, sangat dekat namun sebenarnya sangat jauh. Karena itulah dia tidak ingin Shin membuang nyawanya sendiri.