
Kalimat Taiyang sontak membuat ketiganya menjadi melongo tidak mengerti, terutama bagi Shin yang memang merupakan penyebab Taiyang bertindak seperti itu, dia yang paling terguncang. Tapi bukan berarti kalau dua sisanya masih mending, itu tetaplah guncangan mental tingkat tinggi. Karena mereka cukup bisa menyimpulkan kalau... bahaya besar sedang mengintai!
"Tidak punya waktu? Apa maksudmu sebenarnya, Taiyang?" Di Huanzhi sudah tidak mengerti dengan semua tindakannya ini.
"Terlalu berbahaya jika kita masih diam saja di sini, akan kujelaskan sisanya di jalan, cepat!" Dengan itu, dia berbalik ke arah di mana dia berasal dan melesat dengan kecepatan tinggi namun masih bisa diikuti ketiganya, bagaimanapun dia masih harus menjelaskan semuanya dan ini juga masihlah sebuah spekulasi.
"Ada yang tidak beres di sini," ucap Lu Daofu dan kemudian langsung mengarahkan tubuhnya ke arah yang sama, pun juga dengan Di Huanzhi dan Shin yang segera mengikuti dari belakang.
Sebelum rombongan tiga orang ini bisa mengejar Taiyang dan mendapatkan penjelasan yang mereka inginkan, sebuah suara keras pekak telinga dapat terdengar dari arah depan; Taiyang sedang berteriak kencang. "Kembali! Putar arah kalian dan segera berkumpul dalam formasi! Susul para ahli di belakang, bersatu dan terus bergerak kembali ke Qin, ini perintah!" Dengan suara yang dilapisi oleh Aura, Taiyang berteriak keras memberikan perintahnya, namun karena dia sendiri pun dalam keadaan terdesak, suaranya hanya dapat terdengar dalam jarak lima puluh km saja, jika lebih dari itu kecepatannya bisa terpengaruh meski sedikit, tapi sedikit ini bisa menentukan nyawa banyak orang!
Segera, suara keras ini menyebar dengan media udara dan terdengar oleh kedua belas ahli Master lanjutan lainnya, mereka awalnya bingung dan heran, perintah untuk tiba-tiba kembali dan membuat formasi padahal sebelumnya masih biasa saja, ini sungguh mencurigakan, namun mereka tidak punya pilihan lain dan mereka berhenti lalu membalikkan tubuhnya; terbang ke arah yang berlawanan. Sesuai perintah, mereka yang awalnya tercerai-berai layaknya serangga yang beterbangan mulai mengarahkan dirinya sendiri ke dalam satu formasi tanpa perlu komando lebih lanjut.
"Hey, kau tahu apa yang sedang terjadi sekarang ini?" Seorang perwira akhirnya bertanya dalam situasi yang penuh dengan ketidakjelasan ini.
"Tidak ada yang tahu hal tersebut di antara kita. Tapi satu yang pasti, bukan hal baik yang sedang terjadi!" Jawaban ini seketika membuat penanya menjadi puas, dia sendiri sebenarnya sudah paham akan hal itu, namun tetap saja, hal yang mampu membuat Taiyang takut dan waspada... mereka tidak bisa memikirkannya. Setelahnya, mereka menjalankan sisa perintah dengan baik.
Dari belakang, teriakan tadi sudah membuat langkah Taiyang terhenti; Shin dan dua sisanya sudah tiba di samping Taiyang yang sudah melesat sekali lagi. Mereka mengikutinya dan kemudian Lu Daofu bertanya, "Taiyang, lebih baik kau menjelaskan ini semua."
"Baiklah," angguknya. "Kalian mungkin sudah menyadari kata kunci yang menyebabkan diriku bertindak segenting ini, dan itu adalah 'suar' yang Nak Shin tanyakan sebelumnya. Tapi sebelum menjelaskan lebih lanjut, pertama-tama aku harus berterima kasih padamu karena sudah mengingatkan tentang hal sepenting ini." Dia harus berterima kasih, karena jika dia luput tentang hal tersebut, hasil mengerikan akan terjadi tanpa bisa dia hentikan.
Shin hanya tertawa kecil dengan wajah tak berdosa, dia sendiri juga tak menyangka kalau pertanyaannya bisa membawa dampak seperti ini.
"Suar, mungkin hal itu hanyalah upaya sia-sia miliknya untuk menarik perhatian. Namun sebenarnya itu adalah pemain terpenting di sini. Sejak awal aku sudah memiliki firasat buruk tentang pasukan belakang namun masih belum punya bukti untuk membuktikannya, firasatku tak pernah keliru, namun masih perlu dibuktikan. Tetapi, mau sekeras apa pun aku berpikir, asal dari firasat buruk dan kekhawatiran ini tak kunjung ditemukan, sebelum suar itu kuingat kembali. Singkatnya, perangkap Wei mengincar mereka!"
"Tidak mungkin! Bahkan jarak itu beberapa hari lamanya dari medan perang, posisi itu sangat tidak strategis untuk memasang perangkap apa pun," salak Lu Daofu sesegera mungkin.
"Andaikan memang benar Wei memasang perangkap di sana, untuk memburu siapa mereka memasangnya? Jenderal Hui tidak akan sebodoh itu hingga akan membawa pasukannya keluar ratusan km dari bentengnya sendiri." Di Huanzhi segera menambahkan bantahan Lu Daofu.
"Banyak cara untuk memancing pasukan sejauh ini, dari penipuan, fasad, sandera informasi palsu, umpan menggoda, hingga sedikit membocorkan informasi tentang perangkap ini agar dia mau menginvestigasi daerah kekuasaannya sendiri dengan kekuatan penuh, banyak cara bisa mereka pilih dan bukan tidak mungkin salah satu cara itu akan mereka gunakan--dengan skala dan level yang sangat tinggi. Mudahnya saja, kita sendiri dipancing hingga ke sini dan jadi lengah karenanya." Itu hanya hal dasar yang Di Huanzhi juga tahu, hanya saja untuk mempersiapkan perangkap sejauh ini, jauh di dalam wilayah Qin, seberani apa Wei sebenarnya? "Untuk target, bukankah itu sudah sangat jelas? Di sini hanyalah daerah kosong tidak berpenghuni jadi untuk rencana skala besar tempat ini adalah sempurna, Wei mengincar kemenangan di medan perang barat dan mencoba terus merangsek masuk, mendorong garis depan mendekat ke daerah pemukiman. Kekuatan militer kita saat ini sudah lemah, jika kehilangan satu jenderal, harganya terlalu mahal untuk dibayar." Jenderal Hui memegang titik penting dalam peperangan, dia adalah ujung tombak yang merangkap sebagai perisai terdepan Qin juga, jika bentengnya tertembus segalanya akan masuk dalam kekacauan. Jika dibilang, posisinya sama pentingnya dengan Taiyang di medan perang utara.
"Jadi maksudmu kalau jebakan sudah diatur jauh di belakang kita dan akan berpapasan dengan pasukan belakang, suar sebelumnya adalah pertanda bahwa semuanya sudah siap, dan mata-mata itu kemungkinan hanya memancing kita untuk berpisah dan menjauh satu sama lain, begitu?" Meskipun Di Huanzhi mengatakan ini semua dengan nada biasa, isinya sama sekali bukan biasa-biasa saja.
"Mudahnya seperti itu tapi kau masih memiliki beberapa kekeliruan. Karena ini masih tahap awal saja, harusnya belum ada array dipasang oleh mereka dan mungkin hanya pembunuh dan pasukan kecil saja sudah ditempatkan. Meski begitu, jika semuanya berjalan sendiri-sendiri, diserang oleh satu grup pembunuh terlatih...." Taiyang sendiri pun tidak mau membeberkan hasilnya pada mereka.
Tak ayal, jawaban ini seketika membuat keduanya menelan ludah sendiri, melawan satu grup assasin, mereka tahu betapa bahayanya hal itu. Pada saat pertama kau akan mendapatkan serangan sembunyi yang sangat kuat, memberimu cedera parah atau bahkan mati seketika, setelahnya mereka akan melawanmu dengan koordinasi dan kerja sama yang tinggi, hampir mustahil keluar hidup-hidup jika diserang mereka. Jika beruntung, kau akan mati cepat tanpa rasa sakit, tapi jika tidak, kau akan dibawa ke ruang interogasi dan sisanya kalian sudah paham garis besarnya.
"Ini masih tebakan awal tapi seharusnya ini benar. Mudahnya, mereka tidak mengeluarkan hawa keberadaan, fluktuasi Aura, dan yang terpenting sama sekali tidak memiliki niat membunuh! Dengan Aura Sense, dua hal pertama masih bisa kurasakan namun yang terakhir hanya insting tajam yang bisa mengetahuinya. Mereka sedang bersembunyi di sebuah tempat tidak diketahui, dengan sepenuhnya berfokus pada concealment, dua hal pertama sudah mereka sembunyikan dengan sempurna. Untuk yang ketiga: menyembunyikan niat membunuh, aku sama sekali tidak mengerti bagaimana mereka melakukannya. Dan ya, ini membuktikan kalau mereka adalah pembunuh terbaik yang Wei miliki!" Untuk kalimat terakhir, Taiyang sedikit ngeri mengatakannya, assasin terbaik Wei, itu sudah cukup untuk melenyapkan beberapa perwira Great Sun Army!
"Hanya saja, apa hubungannya dengan suar yang dia keluarkan?" tanya Lu Daofu lagi.
"Itu sebagai "pembangun" mereka dari tidurnya. Dalam kondisi sepenuhnya bersembunyi seperti itu, mereka harus menjaga fokus penuh dan pikiran tenang agar tidak mengeluarkan niat membunuh. Mereka hanya menuruti perintah awal untuk membunuh siapa pun yang mereka temui tepat setelah suara ledakan suar yang sedikit berbeda dari biasanya terdengar. Pada saat itu, entah target atau bukan, asalkan berada dalam jangkauan serang, mereka akan membunuhnya layaknya orang gila. Namun di sinilah masalahnya, tempat mereka bersembunyi masih misterius dan bahkan sudah cukup lama berselang semenjak suar diletuskan. Dalam rentang waktu ini... banyak hal bisa terjadi!" Assasin, mereka sudah dilatih sedemikian rupa agar bisa membunuh targetnya dalam senyap dan dalam waktu sesingkat mungkin, jika berada dalam kondisi yang diuntungkan, mereka bisa membunuh ahli yang setara kekuatannya dalam waktu kurang dari lima menit. Tapi itu untuk seorang assasin, untuk satu kelompok... mereka hanya butuh satu serangan!
"Ini jauh melebihi perkiraanku yang sebelumnya, cepat! Mereka saat ini bisa mati kapan saja!" Kali ini, Lu Daofu sudah paham akan segala kejadian yang telah dan akan terjadi, mereka sudah terpaksa dipancing ke sini hingga terpisah satu sama lain. Dan pasukan belakang itu, mereka diintai bahaya besar.
"Memang ini situasi genting, tapi untunglah letak pasukan kita tidak berada dekat dengan grup pembunuh itu. Setidaknya saat ini belum ada pertempuran yang terjadi. Namun, kita juga tidak punya banyak waktu!" Mereka telah jatuh dalam perangkap musuh, tidak ada yang menyangkal hal ini. Biarpun perangkap ini bukanlah dimaksudkan untuk mereka, mereka telah menginjaknya. Sekarang, hanya ada satu pilihan yang tersisa: hancurkan semua persiapan mereka!
"Kuharap... kita bisa kembali dengan jumlah yang sama seperti saat kita pergi." Taiyang berharap dengan dalam, satu orang anggota Great Sun Army sangatlah penting. Jika saja satu dari mereka terbunuh di sini, itu adalah pengurangan jumlah secara permanen, Taiyang tidak lagi punya waktu yang cukup untuk melatih satu anggota baru. Jika cukup banyak yang gugur, itu akan jadi sebuah pukulan yang sangat keras.
"Karena situasi sedang berbahaya, terpaksa aku harus meninggalkan kalian dan meraih mereka secepat mungkin." Taiyang berniat untuk melesat dengan kecepatan yang sama seperti sebelumnya, dengan begitu tak diragukan lagi dua orang ini akan tertinggal kembali. Namun mereka pun sadar akan situasi, dengan anggukan kepala mereka menyetujui keputusan ini.
Belum sempat dia melesat, sebuah suara menghentikan langkahnya. "Jenderal Yang, izinkan aku membantumu kali ini. Bagaimanapun, hartaku ini jauh lebih cepat daripada Anda!" Tanpa ada pertanyaan pemiliki suara itu adalah Shin, dia cukup merasa bersalah atas kejadian sebekumnya, jadi sekaranglah saatnya dia membalas hal tersebut. Caranya, hanya dengan memberikan tumpangan pada Taiyang. Tentu saja dia tidak ingin membocorkan informasi bahwa "harta terbang" hanyalah penipuan saja, sejatinya "harta terbang" ini disebabkan oleh sebuah teknik yang tak lain adalah Floating Staff Control.
"Ide yang bagus, kita hanya butuh satu jam untuk sampai dengan hal ini. Sayangnya, ini hanya cukup untuk dua orang saja," ucap Taiyang kala ia mulai mendekati tongkat Shin. Dia sendiri cukup khawatir tentang keselamatan Shin dan bawahannya, ini adalah grup pembunuh terbaik, meski dia masih akan tetap hidup meski dikepung tiga, membasmi satu seorang diri masih cukup sulit. Tapi, dia bisa mengkhawatirkan ini lain waktu.
Taiyang berdiri di belakang Shin, tanpa ada rasa malu atau tidak enak sedikit pun, dia tidak punya waktu untuk hal itu. Tubuhnya besar begitupun dengan kakinya, tapi dengan cepat dia bisa menyesuaikan keseimbangan.
"Nak Shin, terbangkan benda ini secepat yang kau bisa!"
"Siap!" Shin mengangguk dan melakukan sesuai perintahnya, dengan suara gemuruh angin kencang mereka berdua melesat meninggalkan Di Huanzhi dan Lu Daofu di belakang. Bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya, mereka bergerak untuk menyelamatkan nyawa.
Satu jam, itu adalah waktu yang keduanya perlukan untuk bisa sampai ke tempat di mana pasukan belakang berada, dan itu jauh melebihi waktu yang diperlukan pasukan depan untuk tiba. Tetapi, satu jam pada situasi seperti ini adalah waktu yang sangat panjang dan berharga, tiap detik yang terlewati bisa saja satu orang sudah meninggal. Kematian anggota Great Sun Army, sudah cukup lama semenjak hal itu terjadi dan setiap kali terjadi dampak yang dibawanya bukan hanya berdampak pada mereka saja, moral seluruh pangkalan militer bisa terbawa dalam arus deras tersebut. Sebagai pasukan paling elit Qin, sebagai satu-satunya jenderal besar yang masih aktif, posisi dan keberadaan Taiyang tak terbilang pentingnya. Singkatnya, Qin tidak akan pernah membiarkan sang Matahari Besar untuk terbenam. Karena jika itu terjadi, cahaya harapan terbesar Qin akan ikut padam juga.
Saat ini, Taiyang jelas adalah orang yang paling khawatir dan cemas di antara semuanya, bawahannya sendiri sedang diancam bahaya besar yang kemungkinan bisa membuat korban jatuh, dipepet waktu untuk menyelamatkan bawahan yang di ujung tanduk, dan beberapa hal lain yang sama gentingnya. Tetapi, yang paling penting dari semua ini adalah jika benar semua hal buruk itu terjadi, semuanya terjadi akibat kesalahannya sendiri! Dia memilih untuk mengejar mata-mata itu, dia memilih untuk memecah pasukan menjadi dua, dia memilih untuk saling membubarkan formasi, semua ini adalah keputusannya, meskipun semua hal ini tidak dia harapkan dan ada di luar jangkauannya, semua kesalahan akan dibebankan padanya sebagai pimpinan. Itu adalah resikonya sendiri, menuntun rekanmu sendiri menuju liang lahatnya, dia harus merasakan hal itu beberapa kali dalam hidupnya, dan dia tidak ingin merasakannya lagi.
Saat ini, perintah awalnya sudah dilaksanakan dengan pasukan depan dengan baik, mereka berdua belas sudah kembali menjadi satu kesatuan dengan formasi kemudian menuju arah pasukan belakang yang untungnya sudah berkumpul juga--meskipun mereka tidak tahu semua hal ini. Sudah empat hari lebih berlalu sejak mereka memulai pengejaran, secara alami mereka sudah membuang pikiran tentang lomba jauh-jauh. Mereka sudah menjadi formasi lima belas ahli Master mendalam, lineup seperti ini bisa dibilang kuat, bahkan jika benar satu grup assasin terlatih menyerang mereka tiba-tiba, korban tidak akan jatuh begitu saja dan perlawanan sengit akan mereka berikan. Meskipun, tanpa Taiyang ada untuk mengambil komando, mereka juga tidak akan tahan terlalu lama.
Saat ini, pasukan belakang masih tetap menuju ke arah yang sama seperti sebelumnya, itu bergerak mendekat menuju pasukan depan yang juga mendekati mereka, karena posisinya seperti ini dalam dua jam lebih mereka akan berpapasan dan kembali bersatu dalam sebuah formasi yang akan pulang kembali ke Blazing Sun Fortress dengan selamat, lineup dua puluh tujuh ahli Master yang sangat kuat... bahkan dua grup assasin tidak akan berani menyentuh yang seperti itu. Jadi, mereka sama-sama dikejar waktu, asalkan dalam dua jam perjalanan ini mereka bisa selamat tanpa jatuh korban, mereka sudah berhasil!