Lone Hero

Lone Hero
Rapat



Meski sudah mencapai puncak tingkat Pembentukan Tengah, namun untuk bisa menerobos ke fase Akhir masihlah sebuah pekerjaan yang sangat sulit. Paling tidak, dibutuhkan satu-dua bulan lagi untuk bisa melakukannya, kecuali Shin bisa menemukan beberapa harta alam yang berguna, dalam hal ini tentu saja Volcano Essence. Dengan hal itu, ketertinggalan sepuluh tahunnya dalam kultivasi bisa sedikit berkurang.


Saat ini kultivasi sudah tidak berguna lagi untuk Shin, dia memutuskan ke luar dan menemukan kekuatan sejati dari Great Sage Staff, sebagai sebuah jaminan keamanan untuk nanti berada di Wilayah Selatan. Sebelum itu, Shin memerintah Shen untuk mengajari Ying Ai cara menyerap Pil Aura yang benar, dengan ini terobosannya menuju tahap Duniawi hanya tinggal menghitung hari. Tidak perlu waktu lama bagi Shen melakukannya, hanya beberapa menit singkat saja dia menjelaskan teorinya.


Feng Li cukup terkejut saat melihat Shin sudah menerobos dalam sekejap, bahkan dengan tiga puluh Pil Aura yang diberikan padanya, masih butuh waktu seminggu penuh untuk bisa menerobos. Metode Shin untuk melakukan hal ini dia memang tidak tahu dan sangat penasaran karenanya, namun sebagai gurunya bukan hal yang etis dan baik untuk mengejar terlalu jauh. Semua orang pasti punya rahasianya sendiri, dia sangat sadar akan hal ini.


Shin meminta untuk tidak kultivasi dan ingin menemukan potensi dari Great Sage Staff. Rencana awal Feng Li adalah seminggu untuk terobosan kedua muridnya namun Shin keluar lebih cepat, ini masih hal yang bagus. Feng Li memberikan izinnya dan langsung terbang ke luar kota karena ada urusan dan tidak akan pulang dalam waktu dekat, semakin hari Feng Li selalu sering keluar rumah. Shin tidak tahu kenapa dan tidak ingin menanyakannya juga.


Shin tidak berlatih di halaman rumah namun di Pegunungan 10.000 Beast, kekuatan dari tongkat ini terlalu besar untuk halaman kecilnya. Apalagi mungkin akan ada beberapa Beast tidak beruntung yang bisa menjadi target dari percobaannya, juga karena itu adalah dataran tidak berpenghuni, suara kebisingan dan kerusakan yang ditimbulkan tidak akan berefek terlalu banyak.


"Shen, apa kau punya teknik tongkat yang hebat di dalam dirimu?" Pada saat dua setengah tahun diajari olehnya, Shin sebenarnya hanya diajari dasar-dasar jalan tongkat, belum pernah sekali pun dia diberikan sebuah teknik bertongkat yang sesungguhnya. Biarpun begitu, penguasaannya dalam jalan tongkat melebihi siapa pun dalam bidangnya tersendiri di Azure Sky Empire.


"Ada cukup banyak sebenarnya yang kumiliki, kulihat-lihat ada teknik yang cocok denganmu namun butuh waktu panjang dan beberapa persyaratan tentang kekuatan untuk mempelajarinya. Untuk saat ini, kau bisa mempelajari tahap kedua dari Grand Sage Art: Floating Staff Control. Itu adalah teknik tongkat paling serbaguna yang kupunya, namun sepertinya masih jauh untukmu. Grand Sage Art memiliki total empat tahap yang berisi teknik kuat lainnya, namun kau tahu sendiri kalau waktu untuk memahaminya terlalu lama. Jadi aku harus mengajarimu sekali lagi!" Shen menampilkan wujud dan suara aslinya disini karena tidak ada orang.


Saat Shin menggunakan Great Sage Staff kali ini, kekuatan dari tongkat ini berkali lipat dan menjadi lebih mudah digunakan, jika semua kartu Shin digunakan bahkan ahli Surgawi juga akan kesulitan membunuhnya. Namun Shin kekurangan kartu truf yang bisa membunuh musuh yang kuat. Meski Devouring Dragon Vessel juga kuat tapi itu hanya bisa digunakan secara defensif.


"Shen, apa kau tidak memiliki kartu truf lain? Kekuatanku masih sangat lemah dan tidak berguna banyak sekarang ini. Untuk membunuh musuh pada saat terakhir, aku butuh beberapa hal seperti itu," kata Shin walau dia juga tidak berharap terlalu banyak.


"Great Sage Staff milikmu adalah kartu truf itu."


"Apa maksudmu?" Tanya Shin sangat tidak mengerti.


"Kau tahu kenapa tuanku memecah senjatanya menjadi lima? Kenapa tidak sepuluh atau seribu saja sekalian agar Klan Sage punya harta terbaik untuk setiap tetuanya?"


Shin menggeleng kepalanya karena tidak tahu. Saat dia memikirkan hal ini, ada benarnya juga perkataan Shen.


"Itu karena hanya ada lima dewa dan kemampuan khusus tersendiri di dalam Paramita Staff. Dan Arhat yang ada di dalam tongkatmu adalah yang paling kuat! Dengan kekuatanmu saat ini kau hanya bisa memanggilnya dengan kekuatan ahli Surgawi Menengah. Tongkat milikmu sering disebut juga Arhat Staff dan empat lainnya punya berbagai kemampuan yang berbeda pula. Ada beberapa pemanggilan dan beberapa hal lainnya yang tak bisa kau bayangkan."


Ini terlalu hebat, memiliki ahli surgawi menengah sebagai penjaga memang bisa membuatnya aman kemanapun. Bahkan Fire Ape King juga akan dilumat dengan mudah oleh arhat ini. Apalagi ini hanya satu dari lima pecahan Paramita Staff, Shin jadi sangat bersemangat untuk menemukan kelimanya.


"Hanya saja, untuk memanggilnya kau harus memberikan esensi darahmu sendiri dan ada cooldown satu bulan untuk bisa dipanggil lagi. Seiring kau bertambah kuat Arhat ini juga akan menjadi lebih kuat, jadi tenang saja. Jangan pernah gunakan Arhat ini hanya untuk membunuh Fire Ape King atau musuh lainnya, ini hanya digunakan untuk menyelamatkan nyawa!" Masih terlalu berbahaya bagi Shin untuk mempunyai harta sekelas Arhat Staff, dia masih terlalu lemah, sangat lemah hingga tidak bisa mempertahankannya. Sebelum tiba saatnya Shin bisa tidak khawatir pada tatapan iri semua orang, dia bisa menggunakannya tanpa khawatir.


Esensi darah ada di dalam tubuh setiap makhluk dan jumlahnya hanya ada sedikit, itu mengandung sebagian vitalitas dari pemiliknya. Jadi jika Shin mengeluarkannya dia akan menjadi lemah dalam sekejap. Esensi darah dari Beast yang kuat juga mahal dan langka karena kegunannya, satu tetes esensi darah dari naga paling lemah juga tidak ada di seluruh kekaisaran ini. Kekuatan yang terkandung dalam setetes darah itu bisa meningkatkan tubuh dan Aura seseorang menjadi memiliki sifat naga. Wajar bila harganya menjadi sangat mahal dan tidak ada orang di dunia ini yang sengaja membunuh naga karena ingin esensi darah, jika tidak dia akan dikejar oleh seluruh ras naga sampai ke mana pun.


"Apa syarat esensi darah ini bisa dihilangkan? Tidak ada bedanya aku bisa membunuh seseorang jika jadi lemah setelahnya. Apalagi untuk memulihkannya juga tidak sebentar," ucap Shin mengemukakan kekhawatirannya.


"Bisa, saat kau menjadi lebih kuat, kau hanya tinggal menyuntikkan Aura dalam jumlah yang sangat besar ke dalamnya, menggantikan vitalitas yang terkandung dalam esensi darah, hanya saja masih sangat jauh, terlalu jauh untuk bisa melakukan hal tersebut. Cooldownnya juga bisa kau persingkat dengan menyuntikkan Aura ke dalam tongkat ini. Walau tetap saja jumlah yang dibutuhkan sangatlah besar, paling banter kau hanya bisa mengurangi cooldownnya hingga dua minggu jika menggunakan kekuatan sendiri."


Shin menghela napas lega, setidaknya kartu truf ini resikonya bisa berkurang. Meski masih sangat jauh, tapi hal tersebut masih mungkin untuk digapai.


Menyudahi percakapan, Shen mengeluarkan sebuah tongkat kayu entah dari mana dan memulai pelatihan singkatnya. Dalam hal ini, Shin harus tahan dipukuli olehnya srkali lagi. Seolah-olah latihannya selama dua tahun lebih tidak ada gunanya sama sekali.


Perjalanan berlangsung singkat dan dia sudah sampai di rumahnya, tanpa banyak bicara Shin mendatangi Ying Ai di ruang kultivasi, dilihatnya Ying Ai yang masih fokus di sana dan Shin tidak ingin mengganggunya. Shin memilih untuk memasak makanan untuk mereka berdua.


Saat wangi harum masakan menyerbak hingga seisi rumah, Ying Ai sekalipun sama sekali tidak bisa menolaknya, dia segera menuju meja makan dan tanpa butuh waktu lama makanan sudah ludes habis digarap oleh mereka berdua, sekarang adalah waktunya rapat kerja antara mereka dengan diketuai oleh Shen.


"Apa kau tahu kelemahan dari Blazing Tail Salamander Shen?" Ying Ai membuka rapat dengan sebuah pertanyaan.


"Aku tahu, tapi kita tidak akan membunuh Blazing Tail Salamander, kita akan membunuh Fire Ape King!" Ying Ai yang tidak tahu apa-apa pasti terkejut dengan ucapan Shen. Setelah mendapat peringatan keras dari Feng Li, dia juga tidak mau ambil resiko kehilangan nyawa.


"Tidak, aku menolak! Fire Ape King saja sudah mencapai puncak level 8 dan akan menerobos ke level 9, ditambah kawanan Fire Ape level 5 lainnya ini terlalu berbahaya! Apa motivasimu ingin kita membuang nyawa seperti ini?!" Ying Ai sangat jelas tentang kemampuan dan kekuatan Fire Ape King dan kawanannya. Mereka berdua hanya akan jadi geprek jika memaksa melawannya.


"Tenang dulu, kita hanya mengincar benda yang disebut Volcano Essence yang berguna untuk Shin dan untukmu!" Shen menenangkan Ying Ai yang marah.


"Hmph! Bagaimana bisa satu benda bisa berguna untuk dua orang sekaligus!? Tapi biarlah, jelaskan dulu rencanamu!"


"Hehe!" Shin memasang wajah aneh dan tertawa pada Shen.


"Jadi begini, kamu tau kan kalau bukan hanya kita berdua saja yang mengincarnya, ada banyak ahli lain dan bahkan Beast juga ikut serta dalam pertarungan untuk memperebutkan Volcano Essence ini. Saat keadaan kacau nanti kita akan mengambil kesempatan dan mencuri Volcano Essence dari yang lain terus kabur." Shen menjelaskan dengan sangat singkat, yang pasti bukan hanya mereka saja yang berpikiran seperti itu. Dengan mengatakan hal ini, dia sengaja menjatuhkan harga dirinya sebagai orang paling bijak di dunia.


"Tidak semudah itu Ferguso!! Ada banyak orang yang berpikiran sempit sepertimu ini, jika rencanamu hanya sebatas ini aku keluar!! Kau telah sangat mengecewakanku!" Shen membuat Ying Ai naik pitam dan ini memang yang diharapkannya.


"Tenang dulu Nyonya Besar, aku tahu kalau bukan hanya kita yang seperti itu, makanya kita akan buat lebih kacau lagi!"


Ying Ai mulai sedikit tertarik dengan rencana Shen. Saat ini dia mulai sadar bahwa dia naik pitam sedikit terlalu cepat.


"Saat mereka bertempur dan bertarung pada saat-saat terakhir kita akan menambahkan dua variabel, Blazing Tail Salamander dan Magma Bird kedalam pertarungan ini! Para ahli yang kelelahan dan Fire Ape King yang terluka akan kocar kacir atau yang idiot akan tetap melawan. Jika begini Fire Ape King dipastikan mati dan setidaknya Blazing Tail Salamander dan Magma Bird terluka. Dalam kondisi ini kita akan mengambil kesempatan dan membunuh ketiga Beast level 8 ini dan mengambil Volcano Essence dengan mudah. Setelah itu kita akan bersembunyi bagaikan lengkuas di dalam rendang. Ini seperti satu dayung dua tiga samudra terlampaui!! Kita hanya menuai apa yang orang lain tabur, tak ada strategis lain sepertiku di dunia ini!" Shen bagaikan agen MLM yang menggaet mangsa yang tidak tahu apa-apa. Dia seperti Itachi yang mengeluarkan genjutsu yang sangat kuat, bahkan Ying Ai juga terpengaruh oleh genjutsu ini. Tapi Ying Ai adalah Yuhii Kurenai, dia masih bisa lepas dari genjutsu ini.


"Apa untungnya buatku? Volcano Essence hanya untuk Shin dan tidak berguna banyak buatku."


"Tiga Beast Core api level 8. Kau akan mengambil Divine Flame kan? Tiga Beast Core ini akan sangat membantumu saat mengambil Divine Flame tersebut. Tapi jika kau terlalu takut memancing Beast level 8, lupakan saja soal Divine Flame itu!" Shen sangat ahli jika soal bicara atau berdebat, tidak ada orang di bawah langit yang bisa melawan kehebatannya ini, kecuali Shin tentunya.


"Baiklah, tapi aku yang akan memancing Magma Bird dan kau harus memberitahuku caranya."


"Seperti keinginan anda Nyonya Besar."


"Kuharap kau tidak akan menjadi rawit dalam rawon!" Ying Ai langsung pergi ke kamar dan tidur lebih awal malam ini, mereka harus menyediakan kondisi terbaik mereka untuk perjalanan besok.


Dalam FGD ini Shin sama sekali tidak memiliki peran sedikitpun, dia hanya duduk dan mendengarkan seperti beban saja. Cuma haha-hehe aja dia bisanya. Disitulah kadang saya merasa sedih.