Lone Hero

Lone Hero
Bencana Border Forest



Ditempat lain perang masih berkecamuk dengan ganas, ribuan ahli duniawi mati di medan perang dan kebanyakan adalah ahli kekaisaran, 9 dari 10 ahli yang mati adalah ahli kekaisaran, keunggulan jumlah mereka tampak tidak signifikan dihadapan keganasan pasukan Evil Region.


Rencana Old Tu menekan pasukan musuh dan membuka Border Forest Utara menjadi medan perang baru berjalan mulus, sedikit demi sedikit hutan mulai ditebang dan pasukan musuh terus merangsek masuk tanpa bisa dihentikan. Seperti perkiraan Old Tu, Yi Lei tidak bisa menahan emosinya dan memasuki medan pertempuran para prajurit, untungnya ada Old Liu disana yang menyebabkannya tidak terlalu berguna.


Setiap harinya pasukan Evil Region berpesta pora karena kemenangan dan moral pasukan juga sangat tinggi. Sebaliknya, pasukan gabungan kekaisaran harus menelan kekalahan setiap harinya dan moral pasukan terus menerus turun, tak butuh waktu lama lagi hingga mereka pasrah menghadapi kekalahan dan pada saat itulah The Five Devils akan menyerang, sebuah rencana dari Old Tu yang cukup cerdik.


Disisi lain Old Tu juga sangat cemas dan tidak bisa tenang dengan kemenangan ini, dia menang dengan terlalu mudah ! Dou Huang bahkan tidak membalas rencananya dan malah terus melakukan blunder, mau sekeras apapun dia berpikir dia masih belum bisa menemukan alasan yang logis dibalik sikap kalah dengan pasrah ini. Mau bagaimanapun dia adalah Dou Huang, orang yang sama liciknya dengan dirinya sendiri, tidak mungkin dia akan melakukan sesuatu yang semenyedihkan ini, setiap dia memikirkan ini semakin tidak logis jadinya. Apakah Dou Huang ingin membunuh pasukannya sendiri ? Pertanyaan semacam ini sering muncul di kepalanya namun dia sama sekali tidak mengerti.


 


Karena sikap Dou Huang yang sangat tidak tertebak sehingga banyak menimbulkan dugaan jebakan Old Tu mengarahkan pasukannya lebih hati-hati, dia membatasi untuk membuka lahan maksimal satu km setiap harinya. Ini hanyalah langkah preventifnya tentang jebakan besar yang mungkin akan di derita olehnya dan seluruh pasukannya nanti.


Di pihak kekaisaran sendiri Dou Huang sudah sangat kenyang mendapat cemooh, hinaan, hujatan, ujaran kebencian, dan kemarahan dari Suo Qing, Yi Lei dan Zhang Cao. Ini berbuntut pada tidak diizinkannya Dou Huang mengirim ahli surgawi dari klan mereka, yang berarti pasukan kekaisaran dipastikan kalah dalam gelombang pertama ini, tak perlu diragukan lagi kekalahan mereka. Tapi Dou Huang seolah tidak peduli dan tidak mendengarkan semua kritik terpedas ini dan masih saja mengatur dengan sembarangan, entah apa yang merasukimu.


Tanpa sadar empat hari sudah berlalu dan duo Feng Li sudah tiba di Border Forest, perjalanan dua belas jam yang sangat melelahkan bagi Shin apalagi dia hanya tidur selama 4 jam. Sulit menggambarkan sesulit apa dia selama perjalanan ini, baru saja Shin terbangun dari tidur singkatnya dengan "berat" Feng Li sudah menunggu untuk bertarung, Shin kembali merindukan masa latihannya di rumah.


Shin berada di sekitar beberapa ratus meter dari mulut Border Forest, mereka berdua memilih tinggal disini dulu.


Disini pohong-pohon kayu berdiri menjulang hingga puluhan meter dengan ukuran yang besar juga, penanaman dari pohon disini juga berjarak cukup jauh jadi ada banyak lahan kosong disini. Border Forest membentang mengelilingi kekaisaran dan melindunginya dari Evil Region ataupun kekaisaran lainnya. Bisa dibilang ini adalah garis pertahanan terdepan kekaisaran, jika ini hancur maka kekaisaran akan bisa dengan bebas diserang.


"Guru, kemana tujuan kita kali ini ?" Tentunya dia tidak akan dibawa kesini tanpa alasan.


"Pertanyaan bagus! Singkatnya, kita akan berputar-putar disini mencari faksi kecil hingga menengah dan kau tinggal menghancurkannya seorang diri. Bagaimana, mudah bukan ?" Sungguh pelatihan yang mudah sekali, faksi kecil itu setara dengan Klan Mang sedangkan faksi menengah setara dengan Sekte Zhi tempat Zhi Shi berasal. Jika Shin tidak memakai borgol ini dia bisa menghancurkan mereka dengan mudah, tapi dengan tubuh diperlemah, tidak bisa memakai aura, gak bisa pake senjata, gak bisa pake skill. Modal tangan kosong ama nekat doang.


"Bisakah aku setidaknya memakai senjata milikku ?" Walau Feng Li tidak bicara secara langsung, Shin sudah sangat mengerti tentang aturan dari pelatihannya.


"Okay! Tapi kau harus menghancurkan faksi besar dengan itu. Bagaimana, tawaran itu tidak terlalu memberatkanmu kan ?" Asal kalian tahu saja ya, agar bisa jadi faksi kuat di daerah tanpa hukum ini minimal harus ada satu ahli puncak surgawi sebagai ketuanya, dengan kekuatan Shin kali ini memang tidak mungkin melakukannya.


"Tapi master aku belum bisa terbang, apa kau ingin aku dipukuli dari atas oleh ahli surgawi musuh ?" Shin mengungkapkan keberatan.


"Kau pakai saja tongkat milikmu, apa susahnya hal itu !?"


'Sabar... sabar... dia gurumu, dia gurumu.'


"Tapi ingat, jika aku melihatmu menggunakan senjata untuk menyerang, satu borgol tambahan akan ditambahkan per serangan yang kau keluarkan !" Feng Li masih tetap teguh pendirian, kemudahan yang diberikannya tadi adalah batasnya.


"Baiklah!"


Shin mengangguk puas, dengan ini masalah kecepatan pergerakan sudah diatasi, namun kekuatan serangannya telah sangat berkurang, ini masihlah bukan hal yang mudah.


"Apa aku harus membunuh mereka semua ?" Tanya Shin.


"Tentu saja! Apa kau tidak tahu arti kata menghancurkan ?" Feng Li memberi sebuah syarat keras.


Shin yang baru membunuh beberapa orang dalam hidupnya tidak bisa tetap tenang setelah mendengar harus membunuh seluruh faksi, satu faksi kecil saja harusnya berisi puluhan orang apalagi faksi menengah yang pastinya lebih banyak. Menimbang jumlah faksi yang akan ditemukan oleh dalam beberapa tahun harusnya itu akan menjadi beberapa ribu orang yang mati !


"Apa aku bisa membiarkan beberapa orang pergi ?" Shin meminta keringanan.


"Kau tahu, pasti akan ada ratusan faksi yang akan kau hancurkan nanti. Dan pernahkah kau mendengar pepatah yang mengatakan kalau harus mencabut masalah sampai ke akar-akarnya ?"


Shin mengangguk.


"Lalu kita ibaratkan kau melepaskan satu orang di setiap faksi setelah kau membunuh semua keluarga serta rekannya, apa konsekuensi yang kau pikirkan ? Mudah sekali, kau akan mati ! Dendamnya padamu akan jadi tidak terukur dan dia akan melakukan segala cara untuk mengejar kekuatan lebih meski sesaat hanya untuk balas dendam. Jika tidak begitu maka dia akan menyelidikimu dan membuat sebuah plot licik atau bahkan sampai mengumpulkan semua ahli yang pernah disinggung atau akan disinggung olehmu, hasilnya ? Kau akan melawan seluruh wikayah selatan, dan yang selanjutnya terjadi, kau juga akan mati ! Jadi terserah, kau pilih nyawamu sendiri atau nyawa musuhmu." Feng Li memberi Shin sebuah pengalaman yang sebenarnya dia juga pernah dapatkan dulu, tapi karena dia masih bocah dan baik hati dia selalu tega untuk membunuh.


Shin kemudian merenung setelah Feng Li berkata, setelah beberapa saat dia mencapai keputusan kalau dia masih terlalu baik untuk dunia yang terlalu kejam. Meski dia tidak mau, dunia masih berjalan sesuai caranya sendiri, jika dia ingin hidup di dunia yang kacau ini dia harus mau tidak mau jadi "kejam."


"Tapi kenapa kita harus melakukan ini ? Apakah tidak bisa kita latihan bela diri saja ?" Tanya Shin. Memang tujuan utamanya adalah berlatih bela diri dan bukannya membantai orang seperti ini.


"Awalnya aku berencana membawamu ke Evil Region, tapi perang sedang terjadi, akhirnya aku memilih datang ke sini. Dan alasan utama menyuruhmu membantai adalah untuk pengalaman, dunia ini sangat luas dan sangat kejam dibanding dengan wilayah selatan atau bahkan Evil Region. Aku tahu tidak lama lagi kau akan pergi dari sini, tanpa pengalaman yang cukup kau hanya akan mati sia-sia diluar sana ! Jika kau hanya latihan bela diri di rumah kau bukanlah martial artist sejati, kau hanya orang yang bisa bela diri. Kau tidak akan mengalami situasi hidup mati, jebakan atau plot licik lainnya atau bahkan penghianatan dan fasad. Lagipula tidak setiap hari kita akan menemukan faksi untuk dihancurkan, selama waktu senggang ini kau masih harus mendalami teknik bela diri milikku. Aku jamin selepas kau keluar dari Border Forest ini kau akan menjadi setara atau bahkan lebih kuat dengan diriku sendiri. Saat itu juga aku akan memberikan warisanku sendiri dan kau bisa pergi keluar dari batas kekaisaran kecil ini !" Feng Li memberi jawaban yang logis dan sangat mudah diterima, disisi lain Shin juga sangat tersentuh dengan gurunya ini. Guru yang bahkan masih memikirkan keselamatannya selama beberapa tahun kedepan telah menyentuh emosinya, walau terlihat kejam dan tak berperasaan tapi sebenarnya ini lembut dan penuh kasih sayang. Hanya Feng Li guru yang seperti ini. Dengan guru sehebat ini Shin pastinya tidak akan mengecewakannya.


"Baiklah, murid akan berusaha sebaik mungkin !"


"Bagus! Hari ini kau akan mendalami teknik bela diriku seharian disini. Besok kita akan melakukan pencarian." Pencarian disini tentunya adalah perjalanan, Feng Li mempunyai peta yang cukup lengkap tentang posisi faksi disini.


"Lihat dan pelajari !"


Segera, Feng Li mulai menunjukannya, gerakan dari tubuhnya sangatlah ganas dan tanpa ampun terus menyerang musuh, baru saja dia menyerang serangan lain sudah mulai datang menghujani dari arah lainnya, seluruh tubuhnya bererak berirama sesuai dengan kehendaknya sendiri, semuanya saling melengkapi tanpa ada kerugian dan kelemahan yang dibiarkan. Aspek pertahanan tidak dihilangkan namun dirubah menjadi serangan juga, kini Shin mengerti kalau Feng Li hanya menggunakan secuil dari kekuatan aslinya ketika sparring dengannya, jika Feng Li menggunakan ini dia tidak akan bertahan barang satu menit.


Shin sungguh senang dan fokus ketika melihatnya menggerakkan tubuhnya seolah harimau ganas, dengan mata dan pikirannya yang saling terhubung Shin mencoba sebisa mungkin menghapal dan mengingat seluruh gerakan ini, walau ini terlihat sangat ganas Shin masih bisa merasakan keindahan dan kelembutan didalamnya, pengaruh Yan Shen tidak sepenuhnya hilang dalam teknik ini.


Setelah setengah jam Feng Li berhenti dan kembali ke tenda mereka,.


"Seharian ini kau pelajari saja itu dulu, tanyakan saja jika kau tidak mengerti sesuatu." Feng Li mengeluarkan sebuah kursi dari cincin penyimpanannya, itu adalah kursi yang ada di teras rumah. Tak bisa membantu, Shin hanya menatapnya dengan aneh, sebegitu sayangnya kah dia pada kursi itu ?


Shin berjalan ke tempat yang tadi dan mulai mengulangi gerakan Feng Li walau ada ratusan cacat dan kesalahan didalamnya. Sebagai guru Feng Li tentu tidak akan menertawakan ini, malah dia akan khawatir kalau Shin bisa langsung melakukannya.


Jika kita bandingkan, gerakan Feng Li layaknya harimau ganas yang menyerang dengan kejam tanpa ampun dan tidak memberi lawan sedikitpun celah untuk membalas, sedangkan gerakan Shin layaknya kucing rumahan yang sedang bermain-main dengan hewan buruannya, tidak ada keganasan atau kekejaman didalamnya walau gerakannya sama persis.


Setelah setengah jam lebih Shin mulai bertanya, "Berapa nilai untuk gerakan tadi master ?"


"Kalau kau melakukannya seperti itu satu juga masih terlalu banyak. Gerakanmu gagal total dan semuanya berisi cacat dan kesalahan ! Apa kau memperhatikan gerakanku tadi !? Bahkan dari cara memukul saja kau penuh dengan kesalahan." Feng Li memberi kritik pedas pada Shin, sebagai master dari para ahli bela diri diseluruh kawasan ini memang wajar dia bisa menemukan kesalahan sedemikian banyaknya.


Feng Li bangkit dari kursinya dan berjalan ke sana lagi, kini dia akan mengajarkan hal paling dasar dari bela diri, memukul.


Dia berdiri di samping Shin biar dia bisa melihatnya dari jarak dekat, setelah itu dia mulai mengepalkan tangannya dan memukul kedepan sangat biasa, tidak cepat dan tidak bertenaga, hanya sebuah pukulan depan biasa. Tapi anehnya, pohon dalam jarak lima meter didepannya telah memiliki lubang yang menembus seluruh batangnya !


Sangat jelas bahwa ini adalah efek dari pukulan ini tapi Shin tidak mengerti alasannya, gerakannya terlihat sangat sama tanpa perbedaan, kecuali karena tubuhnya diperlemah setengah seharusnya masih bisa menimbulkan dampak. Mencoba melepas keraguannya, Shin kemudian mencoba melakukan hal yang sama persis dengan Feng Li dan hasilnya, hanya sebuah dampak kecil.


"Master, bisa kau jelaskan apa yang sebenarnya terjadi ?" Shin tidak tahan dengan rasa penasarannya kali ini.


"Mudah sekali, itu hanya karena kau tidak memiliki niat bela diri. Setelah kau mendapatkannya setiap gerakan sederhana dari tubuhmu akan seperti gerakan bela diri yang asli, tubuhmu akan serasa seperti senjata tertinggi di dunia dengan kekuatan yang tak bisa diremehkan. Bukan saja kau bisa menyerap aura bumi dan langit, kau bahkan bisa memerintah mereka dengan gerakanmu ! Hanya saja, sangat sulit untuk mendapatkannya, dibutuhkan pemahaman yang sangat mendalam dan juga pengalaman selama bertahun-tahun, pertempuran hidup dan mati juga sama diperlukannya untuk mendapatkan ini. Jadi selama beberapa tahun kedepan setidaknya kau harus mendapatkannya." Feng Li mengungkap tujuan lain mereka memilih datang ke sini.


"Apakah memang sehebat itu ? Apakah hanya dengan mendapatkannya aku bisa melepaskan kekuatan yang setara dengan guru !?" Shin sangat bersemangat dengan ini.


"Tentu saja tidak. Gerakan dasarmu saja sudah banyak kesalahan, bahkan jika kau memilikinya saat kau memukul hasilnya hanyalah sepuluh persen dari kekuatanku."


"Jadi begitu... tolong sebutkan kesalahanku dalam gerakan tadi master !"


"Baiklah, pertama kau terlalu memfokuskannya, kedua gerakan tanganmu terlalu kaku dan terikat, ketiga kau bahkan tidak menggunakan ototmu dengan baik, keempat kau terlalu berfokus pada kekuatan."


"Keenam......"


"Kesepuluh......"


Feng Li terus mengurut kesalahan Shin hingga dua puluh. Merasa bahwa gerakannya telah sempurna, Shin segera sadar bahwa pengetahuannya sebelum ini adalah sampah, sampah tidak berguna jika dihadapan master asli, walau dia adalah yang terbaik di Kota Yan tapi dibanding dengan gurunya itu hanyalah permainan anak-anak. Setelah dia mendengar rincian setiap kekurangannya dia duduk bersila dan merenung lama, sekitar satu jam lebih.


Satu jam terlewat dengan cepat dan Shin sudah mulai mencoba pemahaman barunya, dia bangkit dan mencoba memukul sekali lagi, hasilnya ternyata pukulan ini sedikit lebih baik daripada yang tadi, hanya sedikit memang, bahkan tidak menambah kekuatannya sepuluh persen, kesalahan yang disebutkannya juga hanya berkurang beberapa yang tidak signifikan. Tapi yang pasti, itu akan menjadi jauh lebih baik lagi seiring dengan berjalannya waktu.


Seperti namanya, latihan tidak bisa diselesaikan dalam waktu beberapa minggu singkat saja, selain harus menghapal dan menguasai jurus dari gurunya dia juga harus menghancurkan faksi kecil hingga menengah yang ditemuinya, tingkat bahaya seperti ini sangat melebihi apa yang pernah dilaluinya, dia hanya bisa menghibur diri dengan hasil dari latihan kejam yang akan membawa sungai darah dan gunungan mayat ini. Selain dari beberapa hal tentang bela diri, hasil dari latihan ini juga akan menyebabkannya memiliki hawa membunuh, kata Shen ini memiliki beberapa kegunaan jadi Shin tidak terlalu peduli dengan hal ini, apalagi dia bisa menyembunyikannya dengan mudah.


Setelah lima jam mengulangi gerakan memukul ini Shin sudah kehabisan stamina, dia butuh istirahat beberapa waktu sebelum bisa mulai melanjutkan kembali latihannya. Setelah beberapa saat Shin mengulangi latihannya yang berupa pendalaman atas gerakan Feng Li sebelumnya, tapi setelah beberapa saat dia kembali ke rutinitas memukulnya, dia merasa bahwa gerakan ini tidak akan bisa dikuasai olehnya sebelum dasar miliknya kokoh dan kuat. Walau kesulitan karena tubuhnya diderpa tekanan seberat 20 ton dia masih bersemangat menjalani latihan ini, dia yakin bahwa saat borgol-borgol ini dilepas, kekuatannya akan melonjak tajam, tubuhnya akan seringan bulu dan kecepatannya juga akan naik, begitu juga dengan beberapa stat lainnya.


Tanpa sadar, matahari sudah terbenam dan hari semakin gelap, tanda bahwa latihan Shin akan segera berakhir. Rutinitas memukulnya selesai hari ini dengan hasil yang kurang memuaskan, tapi dia bisa bertenang, masih ada banyak hari yang tersedia di Border Forest ini.


Saat dia akan kembali ke tenda miliknya Feng Li berbicara tentang rencana esok hari, "Besok kita akan pergi ke arah timur, kudengar ada faksi kecil yang bermarkas disana, kau tahu apa yang harus kau lakukan kan ?"


Shin mengangguk dan kemudian bertanya, "Bagaimana dengan kekuatan mereka ?"


"Karena ini faksi kecil bukan berarti mereka lemah, total ada lima puluh anggota dan satu ketua dengan satu ahli duniawi akhir sebagai ketua dan 15 ahli duniawi anggota. Sisanya hanyalah ahli pembentukan rendahan. Aku tak peduli bagaimana kau menghancurkan mereka, batas waktu adalah sampai matahari terbenam !"


"Baiklah, akan kulakukan itu besok." Kekuatan Shin sudah dikekang setengah jadi akan sedikit sulit melawan ahli yang setara dengannya, walau begitu dia masih harus melakukannya.


Besok adalah hari dimana Shin pertama kali melakukan pembantaian, dendamnya pada Klan Mang juga harus ditunda karena Feng Li tidak mau menyia-nyiakan waktu. Tapi janji miliknya masih berlaku, sekembalinya dia dari wilayah selatan... akan jadi kehancuran Klan Hong.