
Shin terlempar beberapa km ke arah hutan, dia menabrak dan menghancurkan beberapa pohon dalam proses pendaratannya, dia menderita luka yang cukup parah terutama luka dalam yang diderita olehnya, untungnya organ dalamnya telah diperkuat oleh purgatory jadi luka dalamnya tidak sampai hancur.
Dengan ling-lung Shin kembali terbang ke medan pertempuran, dia tahu bahwa Wan Lin sudah pasti mati dalam serangan tadi namun dia masih menyempatkan datang kesana, ada beberapa hal yang masih harus diurus.
Shin terbang dengan kecepatan sedang mengingat luka yang diderita olehnya, aura miliknya juga turun hingga lebih dari setengah setelah mengeluarkan dua serangan terkuatnya dengan interval singkat. Ketika dia ada dalam jarak lima ratus meter dia bisa mendengar jelas ratapan kesedihan para warga, bahkan dengan keadaan mental Shin dia masih saja merasa iba pada mereka.
Tak butuh waktu yang lama baginya untuk sampai di tempat tadi, ketika dia datang kesini lanskap sudah berubah total, hanya ada tanah datar serta mayat dan kesedihan yang mengisi ruang.
Shin sedikit menyesali tindakannya dan merasa bersalah pada warga disini, dia berdiri di atas kota dan menyampaikan pesannya pada seluruh warga.
"Bangkit dan angkat kepala kalian, tidak ada gunanya lagi kalian bersedih. Penyesalan dan kesedihan pasti akan ada, apalagi setelah kehilangan orang yang harapan kalian gantungkan padanya. Tetapi selalu ingat apa yang dia katakan sebelumnya, tetaplah hidup walau itu sulit, setelah ini aku berjanji tidak akan membunuh salah satu dari kalian lagi serta akan langsung pergi dari sini." Shin tidak memberikan kompensasi apapun karena sadar bahwa itu hanya akan membawa perpecahan yang bahkan lebih besar lagi, sehormat apapun mereka pada Wan Lin sifat sejati mereka tidak akan pernah berubah sampai kapanpun.
"Dia adalah orang yang hebat, sangat hebat sampai bahkan aku sendiri memberikan penghormatan tertinggi padanya. Aku tanya satu hal, apa kalian ingin mengiring kematiannya dalam kesedihan? Bukan ini cara seorang pahlawan untuk mati!!! Berbanggalah karena kalian adalah orang yang diselamatkan olehnya, jaga hidup kalian seperti dia menjaga nyawa kalian. Berbaggalah karena tanah air kalian telah melahirkan sosok yang begitu hebatnya seperti dia. Berbanggalah karena kalian memiliki seseorang yang hebat disisi kalian dan kalian pernah mendapat rahmat darinya, tegakkan kepala kalian dan tatap dunia baru yang akan kalian hadapi. Masa depan dari Border Forest... telah diserahkan pada kalian." Hanya sebatas inilah yang Shin bisa lakukan, sisanya hanya terserah keputusan mereka saja. Tujuan awal Shin yaitu menghancurkan Aliansi Anti-Shin sudah berhasil dia lakukan, tak ada kebutuhan untuk membunuh sekali lagi.
Semua orang yang awalnya berlutut kembali bangkit perlahan-lahan dengan wajah yang kembali mendapatkan wibawanya, mereka tergerak dengan pidato Shin dan tidak bersedih lagi.
"Pidato yang bagus bocah, tapi kau terlalu meremehkan posisi ketua di hati kami semua, setelah kehilangan cahaya penerang satu-satunya kami akan terus berada dalam kegelapan, tak peduli apa yang kau lakukan atau ucapkan. Sudah tidak ada lagi alasan bagi kami untuk terus hidup. Semuanya, kita akan berkumpul kembali di neraka!"
Srassh!
Tanpa diduga oleh Shin, warga yang merupakan perwakilan lainnya membunuh dirinya sendiri dengan menggorok lehernya sendiri. Sebuah pisau yang merupakan senjatanya sendiri dia sayatkan sangat dalam pada lehernya, meninggalkan sebuah luka besar, menyebabkan darah mengalir layaknya sebuah sungai.
Melihat aksi orang ini, warga lainnya juga mulai mengangkat senjata mereka sendiri, berniat melakukan hal yang sama dengannya.
"HENTIKAN!! APA KALIAN GILA!!!?"
Srashhh!
Sleb!
Tanpa peduli perkataan Shin, satu persatu warga yang masih hidup membunuh dirinya sendiri tanpa ada penyesalan dihati, ada yang menggorok leher sendiri, ada yang menusuk jantungnya dan bahkan ada yang memotong nadinya dengan aura. Semuanya serempak bunuh diri tanpa ada dorongan sebelumnya, semua hal ini datang dari diri mereka sendiri. Yang paling menderita dalam kejadian ini bukanlah mereka, tapi warga tidak beruntung yang disebut sebelumnya, dengan terpaksa mereka harus terus menonton kematian Wan Lin dan rekan mereka sendiri memastikan generasi selanjutnya mendapat informasi akurat tentang kejadian ini.
"HENTIKAN... hentikan...." Shin jatuh ke bawah dan memukul-mukul permukaan tanah dengan lemah, tak pernah sekalipun dalam pikirannya dia menduga bahwa kejadian seperti ini akan terjadi, hal semacam ini memang berada diluar jangkauan pemahaman dan pengalamannya yang masih rendah tentang manusia dan dunia.
Setengah jam kemudian semua warga yang tersisa sudah meninggal dunia, semuanya terjatuh lemah dan darah membanjiri jalan-jalan kota. Anehnya mereka semua memiliki satu kesamaan, mereka semua meninggal dengan senyum bangga di wajahnya, tampak tidak memiliki beban atau penyesalan apapun lagi.
Para warga tidak beruntung menahan kesedihan mereka sebisa mungkin, dengan begini seluruh informasi bisa disampaikan secara sempurna.
Di masa depan, tragedi memilukan sekaligus menggelikan yang terjadi di Border Forest ini dinamakan sebagai Genocide Training, dengan jumlah korban lebih dari seratus ribu jiwa dan pelaku utama dikenal sebagai Shin, namun secara luas diketahui sebagai Martial Master yang merupakan pelaku tragedi ini, permintaan Wan Lin dipenuhi oleh para informan ini.
Nama Wan Lin serta Aliansi Anti-Shin menjadi sensasi dan legenda di generasi penerus Border Forest, dua sosok yang merupakan prajurit penyelamat yang harus dengan menyedihkan gugur di medan perang bertaruh nyawa. Segera catatan-catatan tentang Wan Lin dibuat dan dia berhasil menorehkan namanya dengan tinta emas sebagai Wan Lin Sang Pemimpin.
Shin harus masuk dalam ketidak berdayaan dan renungan cukup lama, satu hari penuh dia habiskan di tempat ini tanpa beranjak sedikitpun, dalam renungannya dia berpikir banyak sekali, soal kenapa mereka melakukan ini dan apa itu kesetiaan serta harapan yang sebenarnya.
"Latihan semacam ini baru aku lihat, harus kuakui kalau si Feng Li itu guru yang sangat hebat, sebagai murid dari seorang sage dia tidak mengecewakanku." Kata Shen pada Zhu Long didunianya sendiri.
"Apakah ini memang berguna bagi Shin milikku?" Tanya Zhu Long.
"Tentu saja, selama dua tahun Shin ditunjukkan orang-orang jahat dan bengis secara terus menerus, sebagai penutupan dia akan tunjukan orang yang baik padanya, ini akan menghancurkan stigma serta segala pengetahuan yang telah dia dapatkan sebelumnya. Memaksanya masuk dalam renungan, membiarkan dengan sendirinya Shin mendapat pengalaman serta pengetahuan baru tanpa bersusah payah serta secara tepat dan sempurna. Walau harus kuakui cara yang digunakannya cukup ekstrim, tapi hasilnya sangatlah memuaskan. Dengan semua pengalaman yang didapatkannya disini selama dua tahun terakhir dia sudah punya kualifikasi menjelajahi dunia ini !!" Shen, orang paling berpengalaman serta berpengetahuan didunia, sangat sedikit manusia biasa yang membuatnya mengakui secara terbuka tentang pengalamannya, bahkan itu bisa dihitung dengan jari tangan. Sekarang, dia menyatakan bahwa Feng Li adalah gru yang hebat, dan "hebat" jika terlontar dari mulut Shen harus memiliki standar yang sangat tinggi. Dia sendiri bahkan tak percaya bisa menemukan pria seperti ini di tempat terpencil seperti ini.
"Orang bernama Feng Li ini harusnya adalah yang terkuat di kawasan ini, dengan bakatnya yang tinggi sayang sekali dia harus terjebak disini." Kata Zhu Long.
"Dengan cara konvensional Feng Li memang yang terkuat disini, tapi ada beberapa tikus yang mencoba menggunakan cara mereka sendiri." Shen menjelaskan.
"Sayang sekali..."
Kembali ke tempat Shin.
Saat ini Shin dalam perjalanan kembali ke rumahnya, namun dia masih punya satu agenda penting yang terpaksa harus dia tunda selama beberapa tahun, itu adalah balas dendam!
Klan Hong dan Kota Mang, dua buah nama yang membawa semacam emosi khusus bagi Shin, itu merupakan campuran antara nostalgia, marah bercampur sedih dan beberapa emosi yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Tempat dia tumbuh dan berkembang bersama Hong Wei Pamannya, juga merupakan tempat kematian pamannya yang juga titik balik kehidupannya menjadi seperti sekarang. Dari tiga orang yang membunuh pamannya dua sudah dibunuh olehnya dahulu, menyisakan satu orang dan mungkin jika dia punya alasan kuat dia bisa menghancurkan Klan Hong seutuhnya, atau bahkan Kota Mang jika mereka melawan.
Shin tidak terburu-buru dalam perjalanannya karena dia juga masih harus memulihkan diri, kini dia meninggalkan Border Forest, tempat yang membawa kenangan pedih, kepergiannya dari sini juga mengakhiri kehidupan layaknya dineraka ketika dia hidup dalam pelatihan Feng Li. Ketika dia datang kesini dia hanya bocah sebelas tahun yang kuat tapi tak mengerti apapun tentang dunia serta masih sangat hijau, saat dia keluar dia mengalami transformasi besar, layaknya ulat berubah jadi kupu-kupu. Dia menjadi sangat kuat hingga menyaingi sosok penting seperti Dou Huang, dia menjadi lebih berpengalaman melebihi apa yang ahli surgawi lainnya miliki, kekuatannya mungkin hanya meningkat satu tingkat namun jangan pernah remehkan bocah ini.
Butuh waktu total satu minggu penuh hanya untuk Shin melakukan perjalanan sampai ke Kota Mang, kota kecil dan tidak signifikan yang bahkan ahli surgawi dan elemental saja dianggap sebagai mitos muncul dalam jarak pandangnya. Shin berdiri diatas awan sambil memperhatikan tempat dimana Klan Hong berdiri, mengawasi situasi dan membunuh Hong Ning jika dia keluar kota, balas dendam Shin tidak akan terbatas padanya saja namun dia butuh bukti kuat, karena inilah dia akan menggunakan Mental Observation padanya, mencari informasi yang dibutuhkan.
Segera, sesosok manusia berpakaian merah keluar dari Aula Tetua Klan Hong, jika diperjelas lebih jauh akan terlihat bahwa sebenarnya orang ini adalah Hong Ning yang Shin cari-cari. Orang yang bersekongkol dengan Hong Zhao serta Hong Lei hanya untuk teknik Focussed Aura Control, ketiganya merupakan pelaku utama dalam pembunuhan tapi Shin tidak akan percaya semudah itu.
Dia terbang kebawah dengan perlahan sambil mengedarkan auranya, membiarkan semua orang di Kota Mang merasakan kehadirannya sebagai ahli surgawi, sesuatu yang dianggap sebagai dewa disini.
Segera semua orang yang bisa merasakan aura menengok ke atas, merasakan aura dari seseorang yang sangat kuat datang dari arah sana.
"Dia seperti seorang dewa yang turun dari langit, bisa melihatnya walau tidak jelas merupakan sebuah kehormatan."
Shin melakukan sebuah trik untuk menyembunyikan identitasnya sendiri, dia terbang dan berdiri tepat didepan matahari, memberikan pandangan menyilaukan dan menambah image ahli surgawi terhormat di mata rakyat Kota Mang. Dia terbang tepat di pusat kota tempat banyak orang berkumpul.
Meninggalkan semua bisikan dan perdebatan diantara rakyat jelata, tiga klan yang menguasai Kota Mang selama beberapa generasi juga tidak berani lalai menghadapi ahli sekaliber ini, mereka keluar dari tempat mereka sembari membawa tetua mereka masing-masing. Jika secara tidak sengaja menyinggung ahli surgawi maka kehancuran hanya menunggu waktu, apalagi tidak ada ahli surgawi sejati di kota ini kecuali perwakilan Imperial Family yang merupakan walikota. Sayangnya dia hanya ahli surgawi awal, jauh dari cukup untuk melawan Shin.
"Tetua yang terhormat, apa yang menyebabkan anda datang ke tempat kumuh seperti ini? Maafkan bila kekurang sopanan kami tidak menyambut anda sebelumnya." Kata Hong Xuan sambil memberi hormat, diikuti beberapa tetua termasuk Hong Ning didalamnya, dua klan lain juga ikut mengatakan hal yang sama tanpa terkecuali.
Walikota juga merasakan aura yang lebih kuat daripada dirinya ini dan segera menuju tempat kejadian, walau sepertinya dia harus sedikit terlambat.
"Aku datang kesini untuk bertemu kenalan lama." Shin mengubah suaranya sendiri dengan aura, meninggalkan sebuah siluet yang bicara sangat dalam serta sarat dengan pengalaman.
"Bukan masud saya untuk lancang, tapi bolehkah kami tahu siapa kenalan lama yang terhormat ini?" Kata salah satu pemimpin klan.
"Dalam ingatanku harusnya dia berasal dari tempat yang bernama Klan Hong!" Shin memainkan peran layaknya Feng Li saat ini.
Segera, semburat kebahagiaan muncul di wajah Hong Xuan, kini klannya memiliki ahli surgawi asli. Adalah hal mudah menguasai seluruh kota. Hong Xuan tersenyum samar dan kemudian berkata.
"Aku adalah Patriark dari Klan Hong, siapa orang yang beruntung bisa menjadi kenalan yang terhormat ini?" Suaranya dipenuhi kebahagiaan yang menyebabkan dua lainnya iri, hanya bisa meratapi keberuntungan Klan Hong yang sedemikian rupa.
"Kenalanku bernama Hong Wei, kau tahu dimana dia? Sudah cukup lama aku tidak bertemu dengannya." Shin terus bersandiwara guna memberinya sebuah alasan kuat untuk membantai seluruh klan!
Wajah Hong Xuan dan Hong Ning segera menjadi gelap, bahkan jika dia punya seribu kali lipat keberanian dia masih tidak akan berani mengungkapkan fakta bahwa dia adalah yang membunuhnya! Hong Xuan segera mengembalikan ekspresinya menjadi datar dan menangkupkan tangannya kembali.
"Sayangnya yang terhormat datang pada waktu yang kurang tepat, Hong Wei memutuskan pergi mengembara tiga tahun lalu dan akan kembali dalam dua tahun, jika yang terhormat tidak keberatan kami selalu menjaga pintu kami terbuka." Hong Xuan terus melakukan berbagai fasad lainnya, kebusukan dalam dirinya bahkan menyebabkan Shin merasa tidak tahan. Walau sebelumnya dia masih tidak yakin akan keterlibatan Hong Xuan, dia jadi seratus persen yakin saat ini, melihat tindakan dan kalimat yang terlontar hanya mengandung fasad, tidak ada lagi keraguan dalam hati Shin.
"Jika yang terhormat berkenan, bolehkah kami mengetahui nama kebesaran anda?" Hong Xuan segera mengganti topik pembicaraan.
"Jika kau sangat penasaran, aku akan memberitahukanmu." Shin melepas "topeng" dan terbang pelan ke bawah, sosok ahli surgawi terhormar yang dianggap mitos mulai tampak dalam pandangan semua orang, ketika cahaya matahari semakin menjauh darinya, semua orang tidak bisa percaya pada mata mereka sendiri.
Orang yang selalu dihina serta dicaci maki oleh setiap orang di kota ini, tak ketinggalan satu orangpun yang belum pernah menghinanya, hanya saja mengingat posisinya tak pernah ada yang berani membullynya secara langsung. Anak yang sangat lemah itu kembali muncul dalam pikiran dan hati setiap orang disini, bocah lemah yang bahkan bisa mereka bunuh dengan tangan mereka sendiri, kini berubah menjadi ahli surgawi yang mereka anggap sebagai mitos hidup!
"Namaku adalah Shin dan kenalan serta pamanku adalah Hong Wei! Apa ada masalah dengan itu!" Kata Shin dengan dingin, dia menyapu pandangannya secara adil, tak ketinggalan orang yang pernah mengganggunya dulu, segera kota dipenuhi keterkejutan, semuanya merinding sambil mengucurkan keringat didahi mereka, takut bahwa ahli surgawi didepannya akan menuntut balas atas apa yang terjadi dahulu.
Disisi lain Hong Xuan sudah menangkap maksud dari kedatangan Shin kemari, dia seketika berbalik dan menyerang Hong Ning, dengan ledakan keras nyawa Hong Ning segera melayang.
"Sh...Shin, pelaku pembunuhan pamanmu sudah aku bereskan, tidak ada lagi dendam diantara kita. Aku minta maaf dan menyesali apa yang anak buahku lakukan dahulu, jika aku tahu sedikit lebih cepat maka kejadian itu tidak akan terjadi." Walau ekspresinya tenang diluar, Hong Xuan sangat kacau didalam, dia mengutuk dirinya sendiri karena termakan kerakusan dulu, andai saja itu tidak terjadi maka empat tetua akan masih hidup dan bakat terbaik bisa ada dalam kendali mereka, dengan Shin didalam klan bukan tidak mungkin untuk menguasai seluruh kota dan bahkan memperluas pengaruh mereka hingga ke Kota Yan.
"Sekarang aku jadi ingin membunuhmu dan seluruh klanmu." Kata Shin dengan nada dingin.
"Tidak... jangan... akan aku usut tuntas kasus pembunuhan itu dan hasilnya akan kuberikan besok!" Hong Xuan tidak berani gegabah kali ini.
"Oh, apa kau butuh satu hari untuk menentukan tetua mana yang akan kau jadikan kambing hitam?" Tebakan Shin kali ini tepat menusuk titik terlemah Hong Xuan, segala trik dan fasad yang dimilikinya tampak tidak berguna dihadapan Shin.
Dia menjadi cemas namun sebagai plotter licik, ketenangan masih dimilikinya.
"Tidak, aku bersumpah dengan langit sebagai saksi bahwa kasus ini akan selesai secara adil dan jujur, kita libatkan walikota dalam masalah ini jika perlu. Kami juga akan memberikan kompensasi setengah dari harta klan untuk kejadian ini." Tentu saja ini hanyalah sumpah palsu. Dia juga mengiming-imingi Shin dengan harta yang jumlahnya sangat sedikit, dia tak tahu bahwa Shin membawa seluruh penyimpanan sekte kuno dalam tubuhnya.
"Receh sebanyak itu tidak menarik minatku. Aku hanya ingin menagih penjelasanmu atas kejadian itu." Kata receh yang digunakan Shin menyebabkan semua orang disini menggila. Itu setengah penyimpanan kau tahu Dengan kapasitas mereka sangat wajar jika bersikap demikian.
"Baiklah, kejadian itu disebabkan oleh tiga tetua kami yang gila harta dan membunuh pamanmu dalam prosesnya, informasi tentang kejadian ini mereka tutupi dengan sempurna sehingga butuh satu bulan bagiku untuk mengetahuinya." Hong Xuan berbohong untuk yang kesekian kalinya.
"Kau bohong."
"Maafkan aku tapi itulah kebenarannya, mana mungkin aku berani berbohong padamu. Kau datang mencari keadilan dan aku akan menyediakannya untukmu. Kau cukup duduk tenang dan tunggu saja hasilnya." Hong Xuan sudah bersitegang dalam dirinya, tiap kata dia pilih dan pilah sebelum akhirnya dilontarkan, dia sama sekali tidak boleh menyebabkan Shin marah dan mengulur waktu sampai walikota datang.
"APA KAU TULI!!?" Shin mengeluarkan hawa membunuh yang sangat pekat, semua warga yang berada disekitar terlalu ketakutan sehingga pingsan di tempat, Hong Xuan juga kehilangan ketenangannya dan seluruh tubuhnya gemetar, dia menggertakan gigi mencoba bertahan sebisa mungkin.
'Berapa banyak orang yang dibunuh bocah ini dalam tiga tahun sebenarnya!?' Batin Hong Xuan.
"Kau menyuruh tiga tetua untuk mengambil teknik milikku, kau tidak memberi hukuman apapun pada mereka bertiga dan bahkan kau pada dasarnya tidak peduli pada bocah yang tidak bisa merasakan aura. Kau mengirim Hong Zhao dan Hong Lei ke Wilayah Selatan namun mereka harus berpapasan denganku dijalan. Semua ini kau lakukan hanya demi ambisimu yang keterlaluan gila!! Kau ingin menguasai Kota Mang dan menjadi ahli surgawi sejati. Segala cara kau halalkan, segala kebohongan kau anggap kebenaran, semuanya hanya demi kekuatan dan kekuasaan. Orang sepertimu, PANTAS UNTUK MATI!!" Shin berlari ke depan dan hendak meninjunya namun orang yang ditunggu oleh Hong Xuan telah tiba.
Pria payuh baya berpakaian hitam jatuh dari langit berhenti didepan Hong Xuan dan menjadi perisai daging untuknya, Shin mengentikan tinjunya tepat dua inci didepan tubuh walikota, jika ini terkena maka nasib sang walikota bisa gawat.
"Hentikan ulahmu ini! Pergi dari daerah kekuasaanku dan jangan pernah kembali!! Jangan lupakan fakta bahwa aku berasal dari Keluarga Imperial, apa kau bermaksud menyinggung mereka!!?" Pria itu mengaktifkan auranya yang menyebabkan Hong Xuan terlempar beberapa meter ke belakang. Sekaranglah saatnya dua ahli setara untuk berhadapan.
"Hahahaha... aninjg kekaisaran sepertimu tidak layak untuk mengancamku, bahkan Dou Huang sendiri juga tidak layak untuk hal itu!! Karena aku, adalah orang terkuat di kawasan ini!!!"