Lone Hero

Lone Hero
Tahap Surgawi



Shin mendongak ke atas melihat sisa-sisa siluet Feng Li yang kian memudar, dia menatapnya kosong dan masuk dalam renungan, mencoba memahami segala sesuatu yang telah dan akan terjadi.


"Jadi aku harus menghancurkan Aliansi Anti-Shin, untunglah aku tidak harus membunuh mereka semua, jumlahnya mereka terlalu banyak. Dan yang paling ditunggu selama dua tahun akhirnya terjadi juga, borgol-borgol sialan yang sudah membuatku hampir mati ratusan kali akhirnya bisa dilepas." Semburat kebahagiaan dan kesenangan ekstrim muncul diwajah Shin, beberapa poin membuatnya begitu tapi yang paling penting adalah tentang borgol, selain karena dia tidak perlu lagi merasa tersiksa karena tekanan ini juga kesempatan baginya untuk melihat sekuat apa fisiknya saat ini.


Clank!


Dengan cepat kedua puluh borgol berjatuhan di tanah, lepas dari tubuh Shin dan memberikannya sebuah kebebasan yang sudah lama tidak dia rasakan.


"Apakah ini tubuhku yang sekarang ?Terasa sangat berbeda dari sebelumnya, ini seringan bulu dan serasa bisa terbang terbawa angin tapi juga sangat kuat melebihi harta atau armor manapun. Teman lama, akhirnya kita berpisah, aku ucapkan terima kasih untuk semua hal ini." Shin berkata pada borgol-borgol yang sudah setia menemaninya, dia menatap semua benda ini dengan hormat dan segera menentukan hal yang akan dilakukan setelahnya, dan itu adalah mengetes sejauh mana kekuatan fisiknya.


Shin meninju kedepan yang berisikan niat bela diri, pukulan biasa tanpa dialiri tenaga yang berlebih, hanya gerakan tangan kedepan. Namun hasilnya, pohon didepan langsung berlubang. Lalu dia menyapu dengan kakinya ke depan, daun-daun pohon terdorong mundur tak kuasa menahan serangan, sebuah pemandangan epik tentang bela diri yang sesungguhnya. Dari serangan sederhana ini dia bisa membunuh ahli duniawi awal, bahkan jika musuh menggunakan aura shield.


Shin kemudian mengetes auranya, dia tidak lagi mengeluarkan setengah tapi semua yang dia miliki. Hasilnya ini setara dengan ahli surgawi awal, memang bukan hal yang mudah untuk memperkuat aura seseorang.


Menimbang pertarungan dengan ribuan ahli surgawi nanti, Shin mau tidak mau harus menjadi ahli surgawi juga, beberapa kali dia bertarung di udara dengan tongkat namun hasilnya tidak memuaskan, kekuatannya terbatas dan pergerakannya juga.


"Aku ingin menerobos sekarang, kirimkan beberapa pil di penyimpanan Shen !" Jika Shin mau menggunakan pil aura, wajib hukumnya dia lapor dan minta ijin pada Shen, sebagai bendahara dia memegang otoritas tertinggi akan hal ini.


"Beberapa apanya, kau hanya butuh seperempat dari isi pil ini !" Shen keluar sambil memberikan satu pil yang didapat dulu, hanya satu memang tapi pancaran dan konsentrasi aura didalamnya sangatlah padat dan murni, intensitas seperti ini bahkan menyaingi ribuan pil aura disini.


"Seperempat ? Apakah ini memang sekuat itu ?" Shin masih tak percaya soal perbedaan antara dua pil ini.


"Kalau kau mau mati kau serap saja semuanya. Satu pil ini tidak akan bisa dibandingkan dengan seribu pil disini !" Shen mempertegas perbedaan antara dua benda ini.


Shin sontak tak percaya, bahkan dengan fisiknya saat ini dia masih tak bisa menyerap satu pil ini, fisik yang setara dengan orang terkuat di kawasan ini hanyalah sebuah cangkir kecil dibanding ember besar pil ditangannya.


"Dengan auramu yang sekarang seperempat sudah pas untuk menerobos, bahkan jika kau menyerap setengah hasilnya masih akan sama. Jangan terlalu rakus dalam kultivasi, lakukan saja apa yang kusuruh. Lebih baik kau lakukan didalam, sudah ada satu grup orang menuju kesini." Shen kembali ke dunianya sendiri sedangkan Shin langsung membentuk portal menuju dunia Zhu Long. Kendali atas item ini sudah hampir mencapai kesempurnaan dan kedua item hebat ini dia simpan didalam aurasea miliknya, dengan bantuan Shen tidaklah sulit melakukan hal itu.


Shin berjalan menuju portal dan tujuannya kali ini adalah hutan rimbun yang tenang, sangat cocok untuk kultivasi atau menerobos. Ada sebuah platform batu disini dan Shin duduk bersila diatasnya.


Shin tidak langsung menyerap pil atau mengatur aura miliknya untuk berfluktuasi ganas. Sebaliknya, dia mengatur auranya untuk tenang tanpa gangguan seperti permukaan air, untuk mencapai kondisi seperti ini saja Shin butuh satu minggu penuh meditasi dan dia sudah siap sepenuhnya untuk terobosan.


Pil aura menggantung didepannya dan aliran aura terus dihisap keluar dari sana, menuju atas kepalanya. Jumlah dan kemurnian yang terkandung didalamnya sangatlah tinggi, hanya untuk menyerap seperempat saja Shin butuh satu minggu lainnya. Dengan pikirannya, aura yang terkumpul mulai berjatuhan bagaikan hujan deras, menyelimuti seluruh tubuhnya dan mulai menjadi bagian dari dirinya sendiri. Seluruh proses ini membutuhkan waktu lima hari dan aurasea milik Shin sudah penuh dan siap diperluas.


Aura didalam berfluktuasi ganas dan menghantam dinding aurasea, memaksanya untuk meluas secepatnya. Dari luar seluruh tubuh Shin dipenuhi cahaya kuning keemasan yang sangat cerah, selang beberapa saat aura miliknya melonjak menjadi pilar beberapa km. Shin membuka matanya dan langsung melesat ke atas, mencoba kemampuannya untuk terbang. Dia meliuk-liuk di udara dengan bahagia, berenang diatas awan secara bebas tanpa ada pembatas gravitasi. Setelah beberapa saat dia turun kembali ke tempat semula dan bersiap kembali menjalankan rencana, hanya satu hari terlewat didunia luar jadi dia bisa bertenang. Proses terobosan yang lama ini adalah proses yang harus dilalui semua orang, memang waktu yang dibutuhkan Shin lebih lama dari orang lain karena dia menyerap aura setara dengan ratusan pil disini, orang lain harus berkultivasi puluhan tahun dan proses terobosan hanya berlangsung seminggu paling lama. Dibalik waktu yang lama ini juga terdapat hasil yang maksimal, walau tidak langsung maju ke puncaknya tapi konsentrasi dan jumlah aura miliknya setara dengan ahli surgawi menengah.


Shin membentuk sebuah portal dan berjalan pelan. Tiba-tiba sebuah portal lain terbentuk didepannya dan dia menabrak sesuatu yang keluar dari sana. Sensasi lembut dan kenyal dirasakannya, sebuah sensasi surgawi. Hanya bisa memikirkan satu kemungkinan, Shin segera mengidentifikasi hal ini.


"Sister Zhu'er, ada perlu apa kesini ?"


Shin mundur dengan cepat, dia sudah terbiasa dengan sikap Zhu Long yang seperti ini.


"Sayangnya, ada berita buruk yang harus disampaikan." Zhu Long tampak sedih ketika dia berkata demikian.


"Berita buruk apa itu ?" Bisa menyebabkan Zhu Long berkata demikian pasti bukan hal sembarangan.


"Kekuatanku sudah terkuras, beberapa waktu kedepan perbandingan waktu akan turun menjadi 1 : 10. Selama tiga tahun menggunakan kemampuan maksimalnya tenaga milikku berkurang, butuh waktu sekitar setengah tahun untuk memulihkannya lagi, pemulihan ini juga hanya berlaku untuk tiga tahun berikutnya. Kecuali kau mempunyai Great Void Space Ring aku bisa melakukannya selama yang kau mau."


Kekuatan item ini bukanlah aura tapi kekuatan jiwa, butuh waktu sedikit lebih lama untuk bisa memulihkannya. Kalau Zhu Long memaksa menggunakan perbandingan 1 : 20 ada kemungkinan dia akan rusak seperti Shen atau bahkan menghilang, lagipula saat ini Zhu Long tidak berada dalam kondisi terbaiknya meski tidak separah Shen.


"Baiklah, sister Zhu'er juga sudah banyak membantuku selama tahun-tahun sebelumnya, jika ada kesempatan aku akan mencari item yang dimaksud." Kini dia tahu betapa pentingnya Great Void Space Ring itu, kemampuan perbaikan yang dimilikinya sangat dibutuhkan kedua benda miliknya.


Zhu Long tersenyum bahagia melihat Shin seperti ini, dia mengelus-elus kepalanya sambil berkata.


"Akan kutunggu hal itu, xiao Shin."


"J...jangan panggil aku kecil lagi, aku sudah besar!" Dua tahun lalu dia masih bisa tahan dipanggil begitu tapi tidak untuk sekarang.


"Mau berapapun umurmu kau masihlah xiao Shin milikku!" Zhu Long sedikit meninggikan suaranya.


Zhu Long merentangkan tangannya dan berlari kedepan menangkap Shin, dengan gesit Shin menghindar dari pelukan maut ini, dia bukan anak kecil lagi! Dia sekarang mengerti norma dan adab dalam berprilaku, dia tidak akan tergoda semudah itu dihadapan wanita paling mempesona didunia !


"Ara ara, apa kau tidak menginginkanku lagi xiao Shin ?" Zhu Long memasang wajah sedih.


"Bukan begitu, aku hany...." Belum selesai Shin berucap Zhu Long sudah melompat ke arah Shin sekali lagi, dengan instingnya dia bisa merasakan bahaya besar datang mendekat dan langsung menghindar sekali lagi. Wanita ini terlalu menakutkan !


Sadar bahwa dirinya terancam bahaya besar, Shin segera berlari menuju portal yang dibuatnya seraya berkata agar Zhu Long tidak terlalu marah.


"Kita lanjutkan lain kali, masih ada hal penting yang harus diurus!" Shin menghiburnya dengan iming-iming melakukannya lagi.


Cara ini terbukti cukup ampuh menghadapi shotacon seperti Zhu Long.


"Lain kali tak akan kubiarkan kau lolos! Rawgh!" Zhu Long berpose layaknya seekor kucing, kedua tangannya dibentuk layaknya cakar yang diarahkan kedepan, wajahnya tidak tersenyum namun kecantikan yang dipancarkan bertambah drastis, menambahkan seluruh badan dan pose tubuhnya, ini adalah harta tak ternilai ! Jika ada telinga kucing disini bahkan Shin akan takluk dengan ini.


Pesonanya sebagai wanita paling diinginkan didunia tidak perlu diragukan lagi, ketika Shin memandang penampilan memanaskan hati ini, seketika dia merasakan perasaan senang, sudah lama sekali dia tidak melihat sesuatu seindah ini. Imannya sedikit goyah dihadapan penampilan "menegangkan" ini.


"Terima kasih sister Zhu'er, tapi itu masih belum cukup!" Shin berkata sembari tubuhnya secara perlahan memasuki portal.


"Hmph! Akan kuberi yang lebih lain kali !" Dia melakukan ini juga karena sebagai pelepas stress yang cukup efektif.


Diluar Shin menghela napas lega karena bisa lepas dari bahaya besar walau ada sedikit penyesalan di hati.


Satu hari terlewati dan masih subuh disini, menyadari bahwa aliansi sudah bergerak Shin menyebar indra aura miliknya, dirasakan olehnya ada sepuluh assasin sedang bersembunyi di pepohonan sekitar.


Shin mengeluarkan Arhat Staff dan dia mengaktifkan seluruh aura yang dia punya kemudian mengalirkan semuanya kedalamnya, tanpa menunggu musuh menampakkan diri mereka Shin mengayunkan tongkatnya ke sepuluh arah yang berbeda.


Srrkk!


Segera sepuluh mayat berjatuhan dari atas pohon dengan luka mengenaskan di tubuhnya, Shin tidak mempedulikan acara permulaan ini dan berpikir sejenak, memikirkan rencana yang akan dia ambil.


"Jika aku tidak salah harusnya ada sekitar 50.000 anggota aliansi dan akan terus bertambah, diantaranya ada dua puluh ahli puncak surgawi yang merupakan inti aliansi, membunuh mereka semua mungkin bisa dilakukan tapi bawahan mereka sangat merepotkan. Mana yang lebih baik, perang gerilya atau trobos aja dari depan ?"