
Bak!
Pintu tertutup dan menjadikan ruangan ini sunyi dan sepi sepenuhnya, meninggalkan Shin sendirian layaknya sedang berada di dunia lain. Tanpa ada suara ataupun bunyi, menjadikan sebuah tempat yang sangat sesuai untuk meditasi dan penyerapan pil.
Shin mungkin bisa saja menerobos ke tahap Surgawi Menengah setelah menyerap pil ini tiga hari ke depan, tapi bagaimanapun dia masih harus menanyakan pendapat mentor dalam bidang kultivasi dan masa depan. Semua peningkatan tingkat kekuatan dan latihan harus didiskusikan terlebih dahulu dengannya, tak lain dan tak bukan mentor ini adalah Shen, orang paling bijak di Empat Benua dan Tujuh Lautan selama jutaan tahun lamanya.
"Shen, baru-baru ini aku naik ke tahap Surgawi, tidak ada satu tahun semenjak saat itu. Jika aku naik tingkat sekarang aku khawatir akan mengganggu fondasi yang sudah susah payah kubangun selama ini. Bagaimana pendapatmu?"
"Tidak perlu khawatir tentang apapun, setelah memasuki Purgatory lapis pertama fondasi milikmu tak terbilang kokohnya, walau baru beberapa bulan tapi seharusnya tidak akan terlalu bermasalah pada pertumbuhanmu di masa depan nantinya. Lagipula ini baru ranah Surgawi biasa, perjalananmu masih sangat panjang."
Di telinga Shin, tiga kata "ranah Surgawi biasa" tidak masuk dalam logikanya. Menurut tingkat pemahamannya saat ini dia memang tidak terlalu kagum dan takut pada seorang ahli Surgawi, tapi tetap saja kekuatannya berada di tingkat yang terbilang mengerikan. Hanya setingkat dari tingkat Master tentu kekuatannya pun haruslah masif, dibilang "biasa" tentu Shin tidak akan mengerti.
Dari cerita yang dia dengar dari Feng Li saat dia menceritakan konspirasi di balik layar Azure Sky Empire, dia mendengar dua kata "tahap Grandmaster". Menurut penuturan Feng Li, harusnya ini adalah ranah setelah ranah Master. Dan baginya, ini masihlah terlalu jauh dan tak terjamah, sulit sekali dia membayangkan sesuatu yang belum pasti seperti ini. Bahkan setelah mengingat Zhang Han yang juga berteriak sudah mencapai tahap ini, Shin masih sangat kabur tentangnya. Dulu, kekuatan iblis Zhang Han memang sangatlah menakutkan, dengan satu serangan darinya saja sudah cukup untuk meluluh-lantahkan sebuah kota dan membunuh beberapa ahli Master. Tingkat kekuatan seperti itu sangat jauh dari jangkauannya, bahkan berfantasi bisa memilikinya pun Shin tidak berani.
"Jadi, meskipun aku naik tingkat sekarang fondasiku tidak akan terpengaruh? Seharusnya jika kau berkata seperti itu pastinya adalah sebuah kebenaran. Mungkin terlalu cepat tapi biarlah, ini satu hal yang bagus juga."
Tanpa menunggu respon dari Shen, Shin langsung bangkit dari posisi berbaringnya dan duduk dalam posisi bersila. Lalu Shin membuka mulutnya dan melahap Azure Sky Life Pill dalam satu bukaan mulut. Pil kebiruan yang memiliki energi yang cukup untuk membunuh seorang ahli Surgawi ini meluncur mulus melalui kerongkongannya yang sudah lama nonaktif, sepersekian detik kemudian Aura yang dibawanya meledak dan Shin sudah masuk dalam proses penyerapan pil.
Sebagai Aura yang memancar hebat berfluktuasi, secara ajaib Aura Obat ini dengan cukup cepat meresap ke dalam tiap inci tangan kanan Shin dan memulihkannya dengan kecepatan yang tak pernah dibayangkan oleh siapapun sebelumnya. Di dalam perban putih yang menutup seratus persen tangan kanannya yang patah dan terbakar, sebuah pemandangan yang menakjubkan sedang dipertontonkan di sana. Kulit yang merah dan melepuh akibat sambaran petir dari tinju Yi Lei mulai perlahan mengembalikan warnanya. Dan jauh di balik permukaan kulit Shin, tulang putih susu yang patah dengan sangat perlahan tapi pasti mulai menyambung kembali, sebuah proses pemulihan berkecepatan super yang sejatinya mustahil diraih oleh Azure Sky Life Pill saja, semua ini tak terlepas dari karakteristik unik Shin hasil latihan dua tahun di Border Forest dahulu. Selain bisa pulih lebih cepat, sel-sel dalam tubuhnya juga sangat familiar dengan yang namanya Aura Obat, pun tak terlepas dari penguasaan setengah Focussed Aura Control yang mampu membuat Shin mengalirkan Aura Obat sepenuhnya untuk menyembuhkan tangan kanannya, semuanya tanpa terkecuali yang menjadikan proses pemulihan jadi berkali-kali lebih cepat lagi. Sebuah cheat yang didapatkannya dari ayahnya sendiri, cheat yang sulit dipelajari memang. Bahkan dengan kemampuan kognitifnya Shin hanya bisa menguasai setengah setelah dua tahun proses pemahaman. Buku seni yang merupakan yang terbaik sepanjang sejarah memang memenuhi reputasi terbesarnya, dan itu adalah untuk mengendalikan semua Aura yang ada di dalam tubuhmu sendiri! Dan yang terpenting, memiliki kompabilitas dan afinitas terhadap semua jenis Aura di dunia ini! Artinya, baik dari Bloody Aura, Holy Aura, atau Aura apapun itu yang ada di dunia ini Shin bisa memilikinya jika dia mau mempelajarinya! Bahkan jika Aura itu berlawanan seperti Holy Aura dan Desolate Aura, Shin masih bisa menggunakan keduanya pada saat yang bersamaan. Dan saat ini jelas Shin belum mencapai tingkat ini, dibutuhkan pemahaman sempurna Focussed Aura Control untuk bisa melakukannya, dan jelas bahwa setengah yang pertama hanyalah pembuka, meski tingkat kesulitan mempelajarinya sudah di luar nalar, itu masih jauh lebih rendah dibanding dengan setengah sisanya.
Tentu saja sebuah harga yang sangat pantas untuk sebuah cheat yang bisa menjadikanmu sebagai ahli terkuat di dunia ini. Bisa mempelajari semua jenis Aura yang ada di dunia tak terbilang hebatnya, andai saja ada seorang yang mampu mempelajari seni ini secara sempurna dan dia adalah milik sebuah faksi, maka hanya dengan tinggal memberikannya seni khusus yang hanya bisa dipelajari oleh orang yang cocok, akan menciptakan sebuah ahli yang tidak bisa terkalahkan dalam tingkat kekuatan yang sama! Menjadikannya naga diantara harimau, kaisar diantara para raja, sebuah elit yang berdiri dengan bangga di puncak dunia ini. Tapi terlepas dari itu semua, kita harus ingat pepatah dari seorang yang bijak pada masanya, "aku tidak takut pada orang yang mempelajari sepuluh ribu tendangan, tapi aku aku takut pada orang yang hanya mempelajari satu tendangan tapi melatihnya sepuluh ribu kali". Yang mana, itu hanyalah salah satu cara bertambah kuat dan menjadi ahli tertinggi, ada banyak ahli yang hanya mengembangkan satu jenis Aura tapi tetap berdiri di jajaran tertinggi, contohnya adalah Devouring Master dan Grand Sage. Tian Chen mungkin memakai cara ini untuk menjadi nomor satu sepanjang masa, namun tetap saja tak lebih dari sepuluh jenis Aura yang ada di dalam tubuhnya, dan Holy Aura ada dalam jajaran ini. Kebanyakan lainnya pun dia memilih hanya yang cocok dengan gaya bertarungnya sendiri, dan yang paling pasti dia pun mengembangkan jenis Aura miliknya sendiri. Dan itu disebut sebagai Supreme Aura!
Teori ini memang masih belum bisa dipastikan kebenarannya, tapi pernah suatu ketika ada seorang sarjana yang turut andil dalam pembuatan seni Aura tertinggi ini mengajukan pendapat, dia mengatakan bahwa, "Apakah mungkin kita bisa menggunakan Aura Iblis dengan seni Focussed Aura Control ini?" Pada saat itu, semua ahli dan sarjana langsung kebingungan, memang teorinya bisa dipastikan kebenarannya dengan berbagai cara, tapi masalahnya adalah percobaan membuktikan teori ini adalah melanggar moral dunia! Kebencian terhadap iblis saat itu sudah tidak bisa diukur tingginya menggunakan satuan kilometer saja, banyak juga yang ingin mencoba teori ini tapi semua urung melakukannya. Moral dan prinsip mereka sebagai manusia bagaimanapun harus tetap dijaga, mereka tidak mau dicap sebagai pengkhianat ras dunia hanya karena ingin membuktikan sebuah hipotesa. Bahkan jika teori ini benar seutuhnya, itu hanya akan jadi satu kebenaran yang tak terungkap lainnya. Dan tidak akan pernah terungkap apapun yang terjadi, bahkan seribu generasi dan pewaris seni ini pun tetap tidak akan terungkap.
***
Wilayah utara Azure Sky Empire, wilayah utama Klan Zhang sebelumnya.
Di sini, tempat yang semula damai dan tentram yang menjadi tanah suci bagi para ahli muda kekaisaran untuk berlatih, tanah yang membentang puluhan kilometer kini telah berubah menjadi kamp pasukan Evil Region sekaligus pintu masuk mereka untuk menginvasi Azure Sky Empire secara total. Kota yang mengelilingi daerah ini sudah rata dengan tanah, dialihfungsikan menjadi lapang untuk tenda-tenda pasukan beristirahat dan berpesta-pora. Namun, Aula Utama Klan Zhang masih tetap dibiarkan berdiri kokoh di tengah-tengah wilayah yang kacau-balau ini.
Di dalam Aula Utama Klan Zhang, The Five Devils dikumpulkan oleh Old Tu untuk sebuah urusan yang sangat mendesak, padahal menurut rencana awal mereka baru seminggu kemudian invasi pertama akan dimulai, alasan pertemuan kali ini diadakan sama sekali tidak bisa dimengerti oleh yang lain, mereka tidak perlu khawatir Azure Sky Empire menyerang lebih dulu, mereka tidak perlu khawatir akan ada bokongan dari belakang, alasan diadakannya rapat kali ini masih menjadi misteri, terkecuali bagi Old Liu yang selalu bersamanya.
"Langsung saja karena kita tidak ada waktu apapun lagi untuk disia-siakan. Kalian pastinya bingung kenapa harus dipanggil sekarang kan? Harusnya masih ada seminggu lagi untuk invasi pertama diadakan. Sayangnya, ada dua berita buruk yang datang dari informan terpercaya milikku yang harus kalian ketahui." Kata Old Tu dengan kesedihan besar, dia juga sama kecewa dan paniknya ketika kedua berita ini masuk ke telinganya, impian menguasai wilayah Azure Sky Empire yang jadi angan-angan seluruh Evil Region selama beberapa generasi sebentar lagi akan terwujud, dia tentu tidak mau semua ini akan berakhir begitu saja.
"Sampai bisa membuatmu sekhawatir ini, seburuk apa berita yang kau dapatkan?" Tanya Wen Qin sama khawatirnya.
"Dari informan di dalam Azure Sky Empire, tepatnya di Imperial City. Beberapa waktu yang lalu, dia mendengar suara pertempuran tingkat tinggi, harusnya ini adalah benturan antara dua ahli Master!"
Belum selesai Old Tu berbicara, Chi Lan sudah menyela, "Pertempuran? Apakah maksudmu diantara mereka sendiri terjadi perang saudara? Bukankah harusnya ini adalah kabar baik, kenapa kau menganggapnya sebagai berita buruk?" Mendengar argumen ini, sisanya menganggukkan kepala mereka, bila
memang benar perang saudara sedang terjadi di sana, yang ada kesempatan menang mereka malah akan jadi lebih besar.
"Aku belum selesai bicara," kata Old Tu sedikit kesal, "memang benar kalau perang saudara terjadi itu adalah hal yang bagus. Sayangnya, bukan itu yang sedang terjadi di Azure Sky Empire beberapa waktu lalu. Menuturkan laporan yang datang, pertempuran atau harus kubilang pertukarang serangan telah terjadi dalam radius seratus kilometer dari Imperial City, dia tidak berani melihat terlalu dekat karena bisa saja dia ditemukan dan karena bahaya itu sendiri. Meskipun demikian, dia masih bisa melihat pelaku utama dalam pertempuran ini, dan itu adalah murid dari Feng Li beserta Jade Sword dan Mono Thunder!"
Segera, Wen Qin bisa menebak apa yang telah terjadi di sana. "Tes, mereka sedang melakukan semacam tes kekuatan atau semacam itulah, aku benar kan?"
Adapun Chi Lan, dia langsung tertawa keras tak terkendali, gagasan apa selamat bertukar serangan dengan seorang ahli Master? Gagasan apa seorang bocah bisa memiliki kekuatan semacam itu? Semuanya mustahil, seratus persen mustahil.
"HAHAHAHAHA.... Sungguh lelucon yang sangat lucu, tapi jika itu datang darimu, harusnya berita ini adalah sebuah fakta. Katakan, bagaimana hasil dari pertukaran serangan yang kau sebutkan? Seberapa parah luka yang dia alami, ataukah murid Feng Li itu sudah mati?"
"Sayangnya kau harus menelan kecewa, dia selamat dan lebih mengejutkannya lagi, dia berhasil menahan tiga serangan masing-masing ahli Master kekaisaran!"
Kalimat Old Tu, tak ayal menjadi sebuah sambaran petir dahsyat yang langsung merasuk menuju kedalaman jiwa mereka. Kekuatan Jade Sword dan Mono Thunder mereka sudah sangat jelas tentangnya, dan harusnya mereka setara dalam hal kekuatan tempur saja. Tapi bagaimanapun, mereka tidak bisa mempermasalahkan ini lebih jauh lagi, yang patut mereka perhatikan dan khawatirkan saat ini adalah "apa tujuan dari tes kekuatan ini!?"
"Bagaimanapun, itu cukup mengejutkan." Chi Lan mengakui kebenaran akan berita ini, "Tapi tetap saja, mereka tidak akan melakukan tindakan yang sia-sia ini tanpa sebuah alasan yang jelas. Katakan, alasan apa yang mendasari tes ini, dan yang paling penting, apa yang telah menakutimu sedemikian rupa?"
"Pertanyaan yang bagus, tapi sayangnya informanku tidak sejauh itu hingga bisa mengetahui dengan rinci setiap tindakan mereka. Yang pasti, harusnya ada sebuah rencana yang mereka persiapkan."
Kekhawatiran Old Tu sama sekali tidak berdasar bagi sebagian besar orang di sini, mau rencana sehebat apapun masih mustahil untuk bisa membuat seorang ahli Master bergidik ngeri.
"Apa yang bisa dilakukan oleh rencana yang melibatkan murid Feng Li? Bahkan jika dia setara dengan seorang ahli Master sekalipun situasi kita masih lima lawan lima, hanya sebuah perbedaan kecil yang mana akan menyebabkan situasi kembali seimbang." Pada saat ini, informasi menghilangnya Dou Huang dan Yun Xiao belum sampai ke telinga Old Tu.
"Memang benar bahwa situasi tidak seberbahaya yang kau atau yang tua ini pikirkan, tapi entah mengapa yang tua ini tidak bisa tidak merasa khawatir dengan tindakan tak terduga ini. Memang kekhawatiran ini hanya berasal dari firasat, tapi ingat bahwa firasatku tidak pernah salah sebelumnya!" Old Tu mengungkapkan alasan utamanya yang terdengar menggelikan, namun tidak ada yang berani tertawa atau mempermasalahkannya, karena memang keakuratan firasat Old Tu sudah terjamin.
"Baiklah, tapi itu baru satu hal. Berita buruk kedua apa yang kau terima?" Tanya Wen Qin.
BANG!!
Seketika setelah Old Tu berkata seperti ini, tiga ahli Master langsung meresponnya dengan ledakan besar yang bergema hingga menggetarkan sesisi aula. Meja di depan mereka hancur menjadi bubuk dan retakan merekah cukup dalam di bawah kaki mereka. Ketika mendengar kata "dari utara" mereka sudah bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Ini adalah soal pakta tidak saling menganggu yang pernah disinggung sebelumnya.
"BAJIGNAN!! Mereka ingin memanfaatkan situasi rupanya. Dinasti yang sudah berdiri jauh lebih lama daripada Azure Sky Empire dan Evil Region, memiliki kekuatan yang jauh lebih mengerikan, ternyata adalah seorang pengecut yang bahkan tidak bisa menjaga omongannya sendiri!" Ucap Chi Lan dengan marah.
"Haaah.... Ini memang sangat berbahaya dan mendesak, satu pasukan dari mereka saja sudah cukup untuk menghabisi kita. Tapi memang, situasi sekarang ini sangat cocok untuk mereka ikut campur. Dengan dalih menyelamatkan Azure Sky Empire, mereka punya alasan untuk menguasai wilayah kita." Wen Qin mengujarkan pendapatnya.
"Old Tu, bagaimana dengan Kaisar mereka? Dia yang menandatangani pakta ini jadi harusnya dia punya beberapa penjelasan singkat. Bahkan jika mereka menyerang dan mencaplok wilayah ini, mereka harus membayar harga yang tinggi!"
"Sayangnya, Kaisar mereka sama sekali tidak memberikan penjelasan apapun, bahkan ada desas-desus kalau Kaisar mereka sedang masuk dalam kultivasi tertutup. Kita hanya bisa pasrah menerima nasib hancur di tangan bangsa asing." Menghadapi krisis yang mengancam ini, Old Tu sekalipun tidak bisa berbuat banyak.
"Tapi kau bukan tanpa solusi sama sekali kan?" Tanya Chi Lan.
"Tenang, yang tua ini sudah menyiapkan beberapa chip tawar-menawar yang sesuai untuk nanti. Siapapun pasukan yang mereka kirimkan, akan kupastikan bahwa mereka akan melangkahkan kakinya keluar dari sini tanpa satu tetes pun darah ditumpahkan! Hanya saja... kita akan menderita kerugian yang mungkin tidak akan pernah bisa kita kembalikan lagi."
Dalam sepersekian detik kemudian, semuanya menghela napas lega, mau berapapun kerugian yang harus mereka tanggung, mau berapapun kota dan berapa ratus kilometer wilayah yang harus mereka serahkan, semuanya masih jauh lebih baik daripada kehancuran total.
"Rahasiakan informasi ini dari siapapun, aku tidak mau ada orang lain yang mendengar berita ini. Moral pasukan masih harus dijaga penuh dan untuk invasi, kita lakukan tiga hari dari sekarang!"
Musuh hebat dari belakang datang menyerang ingin mengambil tanah air mereka berkedok menyelamatkan seseorang. Old Tu juga yakin bahwa mereka tidak akan mendorong terlalu jauh, dengan menyerahkan wilayah-wilayah yang dirasa berguna untuk mereka harusnya sudah cukup. Dan karena mereka tidak punya wilayah lagi, mereka tinggal mengambil alih dari orang lain saja. Keselamatan sudah terjamin dan dengan mengeluarkan pakta yang sudah disetujui kedua belah pihak, hal ini bisa menyambung nyawa mereka.
Segera, tanpa disuruh ketiganya pergi dan meninggalkan ruangan ini karena banyak hal yang harus diurus untuk invasi nanti.
Di dalam sini, Old Tu bersandar pada kurisnya dan menghela napas panjang, Old Liu memandanginya seraya berkata, "Kemungkinan terburuk harusnya kau katakan pada mereka, kepadaku juga kamu tidak memberitahukannya."
"Soal itu ya... jika memang benar kemungkinan buruk terjadi, bukan hanya kita yang akan hancur tapi Azure Sky Empire juga! Tapi, aku sudah bisa menebak alasan mereka yang sesungguhnya."
"Oh, apa itu?"
"Mereka hanya tidak ingin kita bertambah kuat. Meninggalkan kawasan ini, terdapat beberapa dinasti yang saling berperang satu dengan yang lainnya, menambahkan satu buah faksi lagi sudah tidak diperlukan oleh mereka. Dan kerugian terbesar yang kumaksud adalah... kita harus menghentikan invasi kali ini dan terus terjebak di dalam kandang permusuhan antara Azure Sky Empire dan Evil Region tanpa bisa keluar apapun yang terjadi. Tuan yang mengawasi di luar kandang, menatap para anjign seperti kita, tidak akan pernah membiarkannya...."
***
Dinasti Qin.
Di sebuah lapangan yang berada di dalam sebuah benteng pertahanan, berbaris dengan rapih dan megah nan gagah sekitar tiga puluh orang yang sudah berumur, dengan armor emas bercorakkan sebuah matahari besar di tengah-tengahnya, hanya dengan hawa keberadaannya saja seseorang sudah bisa merasa terbakar hebat. Wajah semua orang ini tegas dan serius sembari membawa senjata masing-masing, dari pedang hingga tombak semuanya dikerahkan oleh mereka. Atmosfer di sini menjadi jauh lebih berat dan penuh tekanan, karena masing-masing dari mereka adalah ahli tingkat Master! Dengan lineup satu pasukan ini saja, kehancuran Azure Sky Empire dan Evil Region hanya tinggal menunggu giliran.
Di depan pasukan yang sangat elit ini, berdiri seorang pria bertubuh besar dan tinggi, tubuhnya dibalut armor emas bercorak matahari yang khas dari Great Sun Army ini, kepalanya telah dilindungi oleh sebuah pelindung kepala yang berupa helm yang juga berwarna emas. Menambah kesan gagah dan bangsawan dari pria tersebut. Bahkan, aura yang terpancar dari dirinya ini sanggup menyaingi tiga puluh ahli Master di depannya! Tombak besar dan tajam teracung ke atas seolah ingin menusuk langit, memberikan kesan tak terkalahkan yang begitu hebatnya. Tak lain dia adalah Taiyang sang Matahari Besar dari Qin! Satu-satunya Jendral Besar Qin yang masih aktif dalam militer. Dan kini, dia sedang bersiap untuk melaksanakan perintah tertinggi bersama pasukannya.
"Kalian pasti belum mengetahui alasan dipanggilnya kalian kemari. Bukan tanpa alasan Jendral ini bersikap bersikap seperti itu, karena misi yang akan kita laksanakan adalah dalam tingkat yang sama dengan sepuluh tahun yang lalu!"
Segera semua perwira mengencangkan genggaman mereka dan menjadi jauh lebih semangat, misi yang dalam tingkat yang sama dengan yang sepuluh tahun lalu haruslah misi dengan surat perintah yang dibubuhkan Segel Kaisar di atasnya! Hanya dalam satu set kalimat saja, Taiyang sudah menaikkan moral pasukan pada tingkat tertingginya, kemampuannya sebagai Jendral Besar memang tidak perlu diragukan lagi.
"Kalian pasti sudah sadar akan apa yang akan terjadi, dan pastinya sudah tidak sabar menantikan hal itu datang. Ikutilah aku, satu-satunya Jendral Besar Qin, Taiyang sang Matahari Besar dari Qin, menuju medan pertempuran yang akan... MERUBAH NASIB QIN!!!"
"WHHOOOOAH!!!!"
Teriakan yang memekakkan telinga bergema sangat kuat hingga membuat benteng pertahanan yang sangat kokoh ini bergetar tak terkendali. Taiyang membalikkan badannya dan segera terbang menuju tempat yang sudah disebutkan sebelumnya. Lantas pasukannya segera mengikuti pimpinannya ini dari belakang secara beriringan. Yang akan sampai, tiga hari lagi.
***
Tanpa terasa, tiga hari waktu sudah berlalu dengan cepat, terlalu cepat, Shin sudah pulih sepenuhnya dan perban yang membungkus tangan kanannya sudah dilepaskan. Tulangnya sudah tersambung kembali dan yang terpenting, dia sudah naik tingkat menuju tahap Surgawi Menengah! Dan sebentar lagi, dia akan melaksanakan rencana yang sudah dia rencakan dengan matang, mengawali tujuan dalam hidupnya. Menuju dunia luar yang tak terbatas.
Dunia luar, dua kata yang memiliki jutaan makna bagi Shin, dua kata yang memiliki jutaan misteri yang tersimpan di dalamnya untuk dia kuak satu-persatu, dua kata yang membawa jutaan emosi dan perasaan yang dia sendiri tidak terlalu mengerti. Dua kata yang Shin tidak terlalu jelas dan sangat kabur tentangnya, dan sebentar lagi, tidak sampai satu bulan waktu, untuk pertama kalinya dia akan merasakan apa itu "dunia luar" yang sesungguhnya. Dunia luar yang telah memberi jutaan siksaan dan derita pada masternya sendiri, Feng Li, dan mungkin juga "dunia luar" ini akan memberikan hal yang sama padanya. Apapun itu, yang pasti, Shin harus menjalaninya mau tidak mau, masih banyak hal dalam hidupnya yang masih belum terselesaikan dengan baik, dari menjadi kuat sehingga segel kedua dalam dirinya terbuka, mencari jejak dan sisa-sisa dari orang tuanya, menjemput Ying Ai dari Sekte Violet Nirvana sampai membunuh iblis, memenuhi tanggung jawabnya sebagai pemilik tiga item terhebat di dunia dan lebih khusus lagi, meneruskan beban yang diwariskan oleh kedua orang tuanya. Meski dia dibebani sedemikian beratnya, Shin sama sekali tidak masalah dengan hal ini. Toh dia juga tinggal di dunia ini jadi jika diperlukan, dia akan mengulurkan tangannya untuk membantu umat dunia melawan iblis. Sekarang, semua hal di atas terlalu jauh untuk Shin, dia masih harus melakukan langkah pertamanya dalam sebuah perjalanan yang ditakdirkan. Perjalanan yang akan membawanya ke tempat yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya, menuntunnya menuju pertemuan-pertemuan tak terduga yang akan perlahan-lahan membawanya semakin menjauh dari Azure Sky Empire yang terpencil ini. Dan nanti saat dia sudah melangkah terlalu jauh, dia akan sadar bahwa dirinya, sudah bukan milik siapa-siapa lagi. Dan langkah pertama dari takdir itu, awal dari perjalanan yang ditakdirkan itu, adalah dengan melaksanakan rencana yang dibuatnya, lebih khusus naik ke tahap Surgawi Menengah, lebih umum adalah balas budi kepada Zhang Wu. Dan sekarang, Shin akan melangkah untuk yang pertama kalinya. Langkah pertama dalam jutaan langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan semua tujuan dan ambisinya. Langkah yang akan membawanya menuju... sebuah perjalanan yang ditakdirkan. Kemana dia akan berlayar nantinya, biarkan saja angin takdir yang membawanya.
***
Season kedua dari series novel Lone Hero: Fated Journey.
Telah resmi dimulai!