Lone Hero

Lone Hero
Terobosan



Shin memang sudah tahu jika orang tuanya terbunuh karena musuh yang kuat, ibunya pernah memberitahunya hal ini sebelumnya, namun dia tak pernah mengira jika itu adalah iblis, bukankah ini berarti kalau iblis masih ada di pesawat ini? Selama jeda ratusan ribu tahun invasi iblis, harusnya mereka sudah diusir atau mati dengan mengenaskan, bagaimana bisa orang tuanya mari karena hal yang sama?


"Para iblis itu, apa mereka masih ada di sini? Merangkai berbagai fakta dan kejadian harusnya hal ini adalah kebenaran," tanya Shin memastikan kekhawatirannya yang teramat besar.


"Saat era primordial atau era kuno, iblis menginvasi bersar-besaran dan pesawat ini selalu berhasil menghalaunya, tapi tetap saja tidak semua iblis berhasil dihabisi dan mungkin saja ada beberapa yang kuat di antara mereka yang tersisa, saat ini mereka--iblis yang tersisa--memiliki tujuan untuk melemahkan umat manusia, menghabisi tiap jenius potensial dan membunuh orang kuat tanpa diketahui oleh siapa pun, ini mereka lakukan untuk memuluskan invasi mereka yang ketiga. Dan jika tebakanku benar, tapi aku selalu berharap ini salah. Invasi ketiga akan lebih besar daripada era kuno! Sebuah serangan terakhir yang akan langsung menentukan nasib seluruh dunia."


"Apa itu akan terjadi sekarang?" Ancaman yang teramat besar ini tidak bisa dihentikan siapapun, namun umat manusia bukanlah penurut yang rela tanah airnya dijajah begitu saja. Pasti akan ada perlawanan, tapi apakah perlawanan itu akan sepenuhnya berguna?


'Tenang, menurut perkiraanku tidak akan terjadi dalam beberapa dekade ke depan, tapi kalau ada peristiwa tak terduga itu masih bisa lebih cepat. Jangan pernah berpikir untuk berperang dengan iblis saat ini, masih terlalu jauh bagimu untuk bisa mrembayangkan skala peperangan penghancur dunia itu. Pikirkan dulu soal tugas membunuh Beast level 8 yang ada di depan mata." Shen tidak ingin Shin terlalu ketakutan dengan cerita kekejaman para iblis.


"Shin, Devouring Dragon Vessel bisa juga berfungsi sebagai cincin penyimpanan, itu bisa dibilang cincin penyimpanan terhebat kedua di dunia ini. Lalu kau harus menyembunyikannya ke dalam Aura Sea milikmu, itu adalah tempat teraman yang kau miliki untuk menyimpam rahasia besar ini." Aura Sea adalah tempat Aura hasil kultivasi seseorang disimpan, saat menjadi lebih kuat Aura Sea memang menjadi lebih luas namun sangat sulit memasukkan benda kedalamnya. Selain karena pintu masuknya yang tersembunyi juga karena bahaya yang ditimbulkan olehnya. Apabila terjadi kesalahan kecil, sebuah lubang mungkin akan tercipta dan hasilnya, kultivasi mereka terganggu dan bahkan bisa turun, untuk bisa memulihkan Aura Sea yang terkena kerusakan juga bukan hal yang mudah. Di Kekaisaran ini, metode menyimpan benda ke dalam Aura Sea belum ditemukan atau dicoba.


"Aura Sea? Bagaimana aku melakukannya dan apakah ada semacam resiko untuk itu?" Metode semacam ini belum pernah terdengar oleh Shin, tentu saja dia akan penasaran sampai mati.


"Kau tidak perlu melakukan apa-apa, semua prosesnya akan kulakukan sepenuhnya. Seharusnya tidak terlalu sulit untuk meminta melakukan itu padanya, sebagai item nomor tiga dalam Primordial Divine Item List aku lebih senior daripada dia."


''Shen, kenapa kau selalu menyebut hal yang tidak kuketahui dan bahkan kau tidak menjelaskannya, Primordial divine item list, apa lagi itu?' Dari tadi Shen selalu menyebut kalimat ini, Shin menjadi cukup frustasi karena tidak mendapat penjelasan apa pun.


"Oh baiklah baiklah, itu adalah daftar Divine Item era primordial menurut kekuatan dan kegunaannya. Aku adalah nomor 3 dia adalah nomor 4 dan Paramita Staff yang juga dikenal sebagai Grand Sage Staff adalah nomor 5. Bisa menemukan tiga Divine Item lima besar. Sigh... keberuntunganmu bahkan membuat surga iri," dengus Shen cukup tidak percaya bahwa ketiganya bisa berkumpul pada satu orang yang sama. Karena pada masanya sendiri saja, memiliki satu saja sudah membangkitkan rasa iri lini masa seluruh dunia, apalagi tiga sekaligus.


Shin tak menyangka ternyata Shen sehebat ini dulu, bisa menduduki urutan ketiga pada daftar benda yang harusnya menentang surga itu, Shin tidak bisa membayangkannya. Setelah melihat Shen yang lemah dan direduksi hingga tingkat seperti ini, dia lebih tidak bisa membayangkan apa yang telah terjadi.


"Lalu item pertama dan kedua apa?" Menilai posisi Primordial Divine Item List dalam daftar harta di dunia ini, harusnya ini adalah yang tertinggi dan benda dalam urutan paling bawah pun masih merupakan harta tak ternilai. Bisa menduduki urutan satu dan dua, harusnya kekuatan dari kedua item ini pasti adalah yang terkuat di dunia ini!


"Biar waktu saja yang menjawabnya." Shen tidak ingin membocorkan informasi yang berharga begitu saja, terlalu bahaya jika Shin tahu terlalu cepat.


"Pada saat ujian tadi berakhir, Great Sage menginginkan diriku untuk mengumpulkan empat Great Sage Staff sisanya. Apa kau tahu dimana merrka berada?" Jika ada cara mudah kenapa harus repot cari sendiri, begitulah kira-kira isi pikiran Shin walaupun dia tidak yakin akan diberi jawaban.


"Kemungkinan paling besar adalah di Ancient Sage Clan, ada empat benua dan tujuh lautan di dunia ini jadi aku sendiri pun tidak bisa menebaknya dengan rinci. Jika kondisiku sudah pulih sepenuhnya, dengan Divine Sense milikku harusnya tidak terlalu sulit melacak keberadaan mereka. Nanti aku akan memberitahumu setelah kau keluar dari batas Kekaisaran ini." Dalam visi Shen, Azure Sky Empire sama sekali tidak ada nilainya, terjebak di sini pasti menjadi ketidaksukaannya yang paling besar. Dalam hal menemukan Great Sage Staff, itu hanya bisa dilakukan setelah dirinya pulih seratus persen ke kondisi semula, lagipula sekarang masih terlalu jauh untuk membahas hal itu.


"Baiklah, tapi apa kau tahu informasi tentang Blazing Tail Salamander dan dua sisanya?" Tamya Shin kembali.


"Kau terlalu meremehkanku, tentu saja aku memilikinya. Mereka adalah raja dari Scarlet Land Forest dan merupakan Beast level 8, alasan kenapa Beast elemen api yang mendominasi hutan itu adalah karena ada vena api di hutan itu. Jika kau mau kesana pastikan untuk menemukan Volcano Essence, itu sangat bermanfaat bagi kekuatanmu, setelah menyerapnya kemungkinan besar kau akan naik satu tingkat. Hanya saja hadiah besar pasti membawa resiko besar bersamanya, itu pasti dijaga oleh Fire Ape King. Tapi selalu ingat bahwa tidak ada kekuatan yang gartis di dunia ini." Shin harus melewati resiko besar demi mendapat kekuatan yang lebih, namun sepertinya resiko ini sepadan dengan hasilnya.


"Kau sepertinya masih pada sikapmu, jangan anggap aku berpengalaman dan berpengetahuan luas sepertimu. Volcano Essence, coba kau jelaskan." Pada titik ini adalah batas toleransi Shin untuk sikap Shen yang seperti itu. Dihadapkan kepada berbagai hal yang tidak diketahui namun seolah itu adalah hal biasa, siapa pun akan jadi emosi.


"Ya ya ya, Volcano Essemce adalah benda yang terbuat dari kondensasi magma gunung berapi, Aura dari bumi mengalir ke dalam gunung berapi dan tekanan yang kuat memadatkannya menjadi itu. Satu Volcano Essence hanya bisa terbuat dua ratus tahun sekali dan kemunculannya selalu menjadi incaran manusia dan Beast. Karena itu adalah Aura Bumi dan api yang paling murni maka itu bisa memperkuat tubuh dan meningkatkan kultivasi seseorang. Pasti cukup banyak juga yang mengincarnya jadi berhati-hatilah." Saat Shin mendengat khasiat dari harta alam ini dia menjadi sangat tergoda, meningkatkan Aura dan tubuh fisik secara bersamaan menyebabkan Shin bersemangat. Jika dia menjualnya dia bisa mendapat seratus ribu ribu koin kristal dengan mudah.


"Sekarang tidurlah dulu, kau masih punya jadwal yang panjang besok." Pengetahuan dan pengalaman Shen sebagai Grand Sage memang tidak perlu diragukan lagi, bagaimanapun istirahat adalah suatu hal yang tidak kalah penting dengan latihan itu sendiri, sebuah kombinasi pas antara keduanya harus terjadi untuk bisa mendapat efek maksimal dalam sebuah pelatihan.


Shin patuh lalu mulai tidur, Volcano Essence, Divine Flame, Purgatory, Beast level 8. Itu semua adalah jadwal panjang yang harus diselesaikan olehnya. Dan langkah pertamanya adalah melangkah menuju tahap Pembentukan Menengah.


Besok.


Ruang kultivasi.


Di ruang yang tidak terlalu luas ini ada dua muda-mudi yang sedang menatap harta yang sangat berharga, yang satu darinya saja sudah seharga seribu kristal, tak lain itu adalah Pil Aura. Shin menatap tiga puluh Pil Aura dengan berat hati, ini semua adalah 30.000 koin kristal! Bayangkan, jika kau pakai untuk membeli air, akan tenggelam seluruh Kekaisaran ini.


"Ada apa dengan ekspresi menjijikkanmu itu? Hanya Pil Aura tingkat Master rendahan saja sudah seperti itu, kau cukup memalukan diriku Shin." Secara tiba-tiba Shen mulai berkata dengan tidak tahu diri, sepertinya dia mulai lupa sedang berada di mana dirinya sekarang.


"Ya ya ya, kau adalah Grand Sage agung dan bijak yang terjebak di Azure Sky Empire kecil ini," balas Shin dengan malas.


Dia tidak memedulikan Shen lagi dan mulai mengambil satu Pil Aura, segera dia memasukkannya ke dalam mulutnya, ukurannya yang lumayan kecil bisa masuk dengan mulus.


"Jangan dimakan bodoh! Bukan begitu cara menyerap Pil Aura yang benar." Shen memarahi Shin yang malpraktik didalam penyerapan Pil Aura. "Karena namanya pil bukannya harus dimakan?" Itu adalah pikiran polos milik Shin.


"Pertama bermeditasi dulu lalu serap Aura dari pil ini dari jauh, namun jangan kau masukkan kedalam tubuhmu dulu, kumpulkan di atas kepalamu dan biarkan itu jatuh kebawah dengan sendirinya. Selain lebih cepat ini juga akan membuatmu merasakan efek sempurna darinya." Cara ini hanya diketahui segelintir orang atau orang yang sudah berpengalaman. Seseorang harus menyerap banyak Pil Aura dan menemukan kesalahan dalam cara memakan Pil Aura sebelum memikirkan cara ini, untunglah Shin punya Shen yang hebat.


Shin bermeditasi dan mencapai Nirvana, sepuluh Pil Aura dia simpan di depannya, tangannya membentuk sebuah segel lalu Aura dalam pil mulai terhisap keluar. Untaian benang berwarna emas mengalir keluar dan berkumpul ke atas kepala Shin, setelah dua puluh menit untaian emas terakhir keluar dan Pil Aura telah menjadi debu.


Di atas kepala Shin Aura yang kaya dan murni terkumpul dengan padat, Shin melakukan segel tangan lain dan Aura di atas mulai turun dan menghujani Shin, seluruh tubuh dari kepala hingga ujung kaki terkena siraman Aura murni ini. Seluruh tubuh Shin tampak berwarna keemasan dan Shin bisa merasakan bahwa seluruh sel di dalam tubuhnya menjadi sangat lapar oleh Aura yang kaya ini.


Sepuluh menit berselang dan tetes aura terakhir sudah jatuh ke tubuh Shin, dia bisa merasakan bahwa Aura Sea didalam tubuhnya menjadi lebih padat dan kental, jika begini terus dia yakin terobosan akan terjadi sebentar lagi.


"Ini hebat, kultivasi selama satu bulan bahkan tidak sebanding dengan ini." Efektifitas dari Pil Aura memang diketahui setiap orang dan ini adalah impian para kultivator dunia. Tak heran harga satuan pil ini di pasaran menjadi sangat mahal.


Shin lalu mengeluarkan 20 pil sisanya, dia ingin menyerapnya sekaligus untuk terobosan yang pasti. Jumlah aura yang terkandung di dalam 20 Pil Aura lebih dari cukup untuk terobosan namun Shin ingin dasar fondasi kultivasinya menjadi lebih kokoh, ini akan membantu dia di masa depan.


Dalam empat puluh menit dua puluh Pil Aura sudah menjadi debu dan isinya sudah berkumpul di atas kepala Shin, Aura yang terkumpul lebih padat dan kaya dari tadi. Saat Aura ini jatuh bahkan terlihat seperti pilar aura yang kokoh bukan tetesan hujan seperti tadi.


Proses ini lebih lama daripada yang tadi, selain dari pil aura Shin juga menyerap Aura di sekitarnya untuk terobosan. Shin saat ini sedang menekan kultivasinya sendiri, dan saat tekanan menjadi lebih kuat akan menjadi ledakan.


Namun tekanan yang bisa ditampung Shin tidak banyak, jika ini melebihi batas maka ini akan meledak lepas kendali dan melukai Aura Sea milik Shin, efek yang mungkin terjadi adalah kultivasi milik Shin menjadi turun, sebuah proses yang resiko dan manfaatnya sama-sama tinggi.


"Heh, tak kusangka kau tahu cara ini. Tapi jangan sampai tergoda untuk mencoba menerobos dua tingkat langsung." Shen bicara sendiri, fondasi milik Shin akan goyah dan rapuh jika dia naik tingkat terlalu cepat. Naik dua atau tiga tingkat setelah menjadi kuat adalah hal yang normal namun itu hanya bisa dilakukan dengan fondasi yang kokoh. Jika Shin meruntuhkan fondasinya saat ini efeknya akan menjadi lebih parah. Itulah kenapa di bawah tahap Duniawi sering disebut sebagai tahap Membangun Fondasi.


Shin merasa bahwa tekanan sudah cukup dan bersiap menerobos.


Aura yang ditekan diledakkan oleh Shin dengan ganas, Aura yang kaya menyelimuti seluruh tubuhnya hingga berwarna emas. Aura Sea milik Shin melonjak dan berfluktuasi dengan ganas, kapasitas saat ini tidak cukup untuk menampung Aura yang banyak ini.


Tahap pembentukan menengah!


Shin menyelesaikan terobosan namun belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, seluruh Aura Sea semakin bergejolak dan mencoba memperluas diri.


'Sigh... ternyata kau mengecewakanku Shin.' Shen keburu kecewa dan pasrah sebelum Shin selesai.


Aura yang berfluktuasi ganas dan mencoba memperluas diri sekali lagi mencapai batasnya. Shin dengan susah payah menahan fluktuasi di dalam Aura Sea miliknya ini, dia tak akan membiarkan menembus batas tahap Pembentukan Tengah. Saat kritis terobosan ke Pembentukan Akhir adalah sekarang saatnya, Shin sekuat tenaga menahan fluktuasi ini dan akhirnya mencapai batas yang tipis.


Pembentukan Menengah puncak!


Meski masih Pembentukan Tengah tapi Aura miliknya hanya sedikit lagi mencapai fase Akhir. Batas tipis dan rapuh ini bisa Shin temukan dan jaga seperti ini. Jika dia tidak mempelajari Battle Nirvana keseimbangan ini tidak akan pernah dia temukan dan malah menerobos dua tingkat langsung. Aura miliknya stabil dan bisa dikendalikan dengan sempurna, ini adalah tanda terobosan yang sempurna.


"Heh, kau membuatku khawatir saja."