
Suaranya menggelegar sangat kuat di daerah yang sunyi dan senyap ini, kebencian dan niat bertarung yang terkandung didalamnya memenuhi setiap bagian ruang tanpa terkecuali, jantung Shin berdegup lebih kencang ketika mendengar suara ini, Feng Li yang marah seperti ini berhasil menimbulkan ketakutan di hatinya. Segera dia mengerti maksud dari perkataan ini, pertarungan akan terjadi!
Feng Li dan Dou Huang masing-masing mengeluarkan aura yang tadinya mereka tekan, dua bidang cakrawala kini dipenuhi oleh aura crimson dan hitam yang saling mempengaruhi satu sama lain. Namun jika diperhatikan lebih lanjut sebenarnya aura iblis Dou Huang tertekan oleh Feng Li!
Tubuh mereka berdua memancarkan cahaya yang kuat, memperkuat fisiknya siap untuk bertarung. Pedang Dou Huang disiagakan sepenuhnya, dialiri oleh aura iblis yang bengis, tak lama berselang pedangnya berubah jadi hitam berkobar dengan konsentrasi aura iblis yang pekat. Satu serangan kecil saja sudah membawa kekuatan yang sanggup membelah langit dan menyisakan bekas luka hitam korosif.
Jubah dan rambut Dou Huang berkibar hebat seperti dihantam angin kencang, ditambah dengan dua buah pedang panjang di tangan penampilannya menjadi jauh lebih mengerikan lagi.
Feng Li yang kemerahan menampilkan pertunjukan keganasan dan rasa haus darah yang ekstrim, aura crimson menyelimuti seluruh tubuhnya yang jumlahnya setara dengan aura Dou Huang, dia adalah ahli master puncak! Tangannya mengepal dengan kuat namun wajahnya masih damai, keganasannya ditekan sangat banyak dan siap untuk meledak membumi-hanguskan dunia ini.
Dengan tingat kultivasi yang sama dengan Dou Huang Feng Li membawa keyakinan mutlak mendapatkan kemenangan dalam pertempuran. Baik dari teknik atau aura semuanya dia lebih unggul dari yang lain, semuanya hanya tinggal berapa lama Shin bisa menahan Yun Xiao, menjadikan situasi satu lawan satu.
"Ini sepertinya akan sulit Xiao." Merasakan bahwa auranya sendiri ditekan oleh lawan, Dou Huang sedikit kehilangan kepercayaan dirinya.
"Tunggu aku melenyapkan bocah ini dulu." Balas Yun Xiao.
Srrring!
Yun Xiao menarik pedang dari sarungnya, suara berdesing yang kuat timbul memecahkan keheningan disini. Tangan kanannya kini sudah menggenggam pedang panjang yang sedikit melengkung pada ujungnya, pedang ini memiliki satu sisi tajam dengan gagang berwarna hitam keunguan yang indah. Itu adalah katana.
Yun Xiao dengan tangan kirinya mengambil sebuah botol kaca dari cincin penyimpanannya, botol ini tidak terlalu besar dan sepertinya ada semacam segel dipasang disana, tak ingin membiarkan apapun yang berada didalamnya jatuh ke muka bumi.
Melihat rekannya mengeluarkan benda ini Dou Huang menatapnya dengan serius.
"Hey Xiao, apa kau yakin ingin menggunakannya sekarang? Kau tahu kan kalau pedangmu hanya bisa bertahan selama sepuluh menit dibawah efek korosif yang dibawanya bahkan jika itu hanya tiga tetes. Meski kerusakan yang ditimbulkan akan melonjak jauh tapi apa ini pertaruhan yang sesuai? Senjata terhebat di kawasan ini haruskah menerima nasib seperti ini?"
Secara alami Yun Xiao mengeluarkan Cairan Korosif Mayat, Dou Huang yang juga sangat jelas dengan benda ini mengerti apa yang akan dilakukannya. Seperti iblis support dahulu, ini digunakan untuk mengimbuhkan efek korosif serta menambah kekuatan senjata. Namun tentu saja senjata biasa tak akan bisa menahan efek korosif dan malah hancur lebih dulu, karena inilah Yun Xiao membawa senjata paling berharga.
"Ini sepadan, jika katana ini hancur aku masih punya cadangan. Dia harus ditangkap apapun yang bayarannya!" Yun Xiao membuka segel di botol dan menuangkan isinya pada katana ditangan kanannya.
Clak clak clak
Tiga tetes cairan menyentuh badan pedang, segera bau tidak mengenakkan hidung dan jiwa secara bersamaan menyelimuti seluruh pedang. Warna pedang yang sebeluknya warna perak kini harus dengan paksa menjadi hitam kehijauan yang menjijikkan.
Walau hanya tiga tetes dan ini adalah Cairan Korosif Mayat yang sangat lemah jika dibandingkan dengan yang asli, ini masih Cairan Korosif Mayat! Hasil dari ribuan mayat yang diekstraksi dengan cara khusus, menciptakan sebuah benda yang seharusnya tidak boleh ada didunia ini. Hanya satu tetes saja sudah sangat mematikan dan bisa membunuh Shin, kematian yang dialaminya juga bukanlah dengan cara yang biasa. Dibawah efek korosif seluruh tubuhnya akan mencair secara perlahan tanpa bisa melawan. Sebuah cara yang mengerikan untuk mati.
Suara berdesis terdengar dari katana Yun Xiao, dampak Cairan Korosif Mayat menyelimuti katana tidak terkecuali, namun jelas bahwa katana tidak dalam kondisi yang menyedihkan. Sebagai senjata paling hebat di kawasan ini dia membawa kebanggaan dan kekuatan yang sama hebatnya juga, katana ini bisa bertahan sepuluh menit sebelum akhirnya hancur menjadi bubuk.
Hasil yang cukup mengesankan mengingat tingkat standar kawasan ini, bahkan katana ini saja hanya merupakan harta aura surgawi tingkat tinggi, belum mencapai tingkat harta aura master. Walau hanya tingkat segini sumber daya dan usaha yang diperlukan untuk membuatnya bisa menyebabkan siapapun kehilangan akal sehatnya.
"Mengesankan, katana milikku harusnya sudah setara dengan harta aura master! Membunuhmu harusnya sama mudahnya dengan membunuh ternak." Yun Xiao mengacungkan katana miliknya pada Shin. Dia melakukannya dengan bangga, perasaan ketika mendapatkan sebuah senjata hebat meski singkat sungguh memuaskan hatinya.
Shin yang cukup familiar dengan cairan ini sangat jelas tentang efek korosif yang dibawanya, meski tidak akan langsung mati dalam satu tebasan namun luka ini akan sangat sulit untuk sembuh. Yang ada malah semakin lama waktu berlalu semakin parah luka itu, dalam pertarungan ini Shin mau tidak mau harus menggunakan Arhat Staff seutuhnya.
Shin menggenggam Arhat Staff dengan tangan kanannya di ujung tongkat, sebuah posisi yang paling pas untuk mengayun dengan cepat dan tepat walau kekuatannya kurang. Dalam teknik tongkat posisi cengkraman tangan saat menyerang sangat mempengaruhi kerusakan dan hasil serangan, apakah itu satu tangan atau dua tangan, diujung tongkat atau ditengah-tengah. Keduanya dalam satu tempat atau berbeda posisi. Semua hal ini harus diperhatikan untuk bisa mengeluarkan sebuah serangan kuat, karena inilah tidak berlebihan kalau menyebut tongkat adalah senjata yang paling sulit untuk dipelajari.
Variasi serangan dan pertahanan yang tak terhingga menjadi salah satu keunggulannya, selain itu tongkat juga membawa perasaan suci dan sederhana namun kuat, sebuah perasaan dimana kau bisa melakukan apapun tanpa kesulitan seolah itu adalah bagian tubuhmu sendiri. Alasan inilah yang menyebabkan beberapa praktisi memilih tongkat sebagai senjata mereka walau sangat jarang ada yang melakukannya. Apalagi fleksibilitas dari tongkat itu sendiri yang sudah diluar nalar.
Misal saja Shin mengayunkan tongkatnya horisontal kedepan dengan satu tangan, hasilnya akan menimbulkan sebuah luka sayat dan robek yang seperti luka serangan pedang, berbeda pula jika dia menggunakan kedua tangannya, luka yang dihasilkan berupa daya hancur kuat bak diserang oleh gada besar, jika dia menikam maka hasilnya sama dengan serangan tombak.
Penyesuaian sesuai situasi dan kondisi yang diperlukan ini tentu saja hanya bisa didapatkan oleh ahli yang menjalani jalan tongkat selama puluhan tahun, atau ahli yang mendapat pencerahan serta pengetahuan yang sangat dalam tentang jalan tongkat ini. Dan kasus Shin adalah yang kedua, dengan bimbingan dua tahun oleh Shen pencapaiannya dalam jalan tongkat telah mencapai tingkat yang mengerikan.
Yun Xiao terbang perlahan ke depan, mendekati Shin dengan lembut sembari menyembunyikan niat membunuhnya, ketika sudah dalam jarak serang Yun Xiao menggenggam katana dengan kedua tangannya, katana di tangan diangkat tinggi-tinggi dan mengayun kedepan vertikal, membelah Shin menjadi dua bagian.
Ketika katana mengayun bekas cairan hitam tertinggal di dalam ruang yang menyebabkan ruang itu sendiri terkorosif karena efeknya! Seolah tak sanggup menahan gempuran yang datang dari satu ayunan sederhana ini saja, ruang bahkan menunjukkan tanda akan runtuh dan terdistorsi!
Udara menjadi hitam pekat tercemar olehnya namun gerakan pedang masih tetap konstan dan percaya diri tanpa terburu-buru. Gerakannya mirip dengan yang Suo Qing lakukan dahulu namun ini sedikit lebih lemah.
Shin mengangkat tongkatnya lurus dengan dua tangan, memblok ayunan pedang yang sanggup untuk meninggalkan luka yang dalam di tubuhnya. Arhat Staff masih berwarna kecoklatan dengan permukaan yang mulus tanpa noda ataupun gelombang, semuanya sempurna begitu juga dengan kekuatannya.
Dentang!
Suara berdentang memenuhi angkasa ketika dua senjata hebat ini beradu satu sama lain, pedang dengan bebas mengayun menghantam tengah tongkat Shin namun itu saja. Tidak ada retakan atau bahkan goresan yang muncul, seolah efek korosifnya juga sangat tidak berguna dihadapannya.
Wajah Yun Xiao segera menjadi gelap tanpa ekspresi senang nan bahagia seperti sebelumnya, senjata yang sudah diperkuat banyak sekali hingga jadi sangat kuat sebenarnya... tidak berguna!!!
Sebuah katana yang menjadi kebanggaan terbesarnya yang menjadikannya setara dengan Dou Huang walau kultivasinya lebih lemah sebenarnya. Senjata yang hanya dikeluarkan hanya ketika pertempuran penting dan menentukan, bahkan dia harus rela merelekan kehancuran katana ini demi tujuannya, menjadikannya sebagai harta aura master satu-satunya, sebenarnya... sangat lemah dibanding tongkat kayu biasa!!
Gagasan sebagai senjata terkuat di kawasan ini dengan gagasan sebagai senjata terkuat didunia ini adalah dua hal yang mutlak berbeda!! Bahkan jika itu sudah terpecah menjadi lima kekuatannya masih sangatlah kuat, hanya katana rendahan ini tidak akan mampu menggoresnya sedikitpun!
Sssshhh!
Bahkan jika Shin tidak punya aura beratribut suci didalam dirinya, Arhat Staff punya itu! Sebagai senjata Grand Sage sebelumnya aura suci yang ada didalamnya harus pada tingkat yang sangat tinggi. Dalam kondisi ini Shin punya keunggulan mutlak dalam pertarungan walau dia lebih lemah juga.
"Aura ini... tongkat ini... perasaan ini... SAGE!!!" Iblis didalam Yun Xiao mengambil alih tubuhnya untuk melampiaskan emosinya, walau dia tidak pernah melawan sage sebelumnya tapi dia sudah mendengar kehebatan atau harus bilang kekejaman para sage sebelumnya menurut perspektif iblis. Jutaan saudaranya mati di tempat yang jauh dan dia benci faksi ini sampe ke tulang.
Membedakan seorang sage juga terbilang sangatlah mudah, selain karena sifat Shin yang belum berubah menjadi bijak selebihnya dia adalah sage sepenuhnya. Mulai dari teknik tongkat hingga Grand Sage Art yang dipelajarinya.
"Kau... darimana kau mendapatkannya?!" Tanya iblis dengan marah sambil menarik katana-nya kembali.
"Hmph! Kenapa aku harus menjawabmu?!" Balas Shin, kini dia meragukan kecerdikan ribuan tahun iblis didepannya dan meragukan keaslian cerita Feng Li.
"Semua orang yang membawa warisan sage didalam tubuhnya harus mati!!" Iblis yang mengambil alih Yun Xiao menebaskan katana dengan diagonal dari kanan ke kiri. Butuh jeda waktu yang cukup lama untuk dia menyerang secara bukan Yun Xiao yang mengendalikan tubuh ini.
Shin memanfaatkan jeda antar serangan ini dan menikam tubuh Yun Xiao beberapa kali, lebih cepat dari serangan Yun Xiao dan menjadikannya sebagai pertahanan dan serangan yang efektif. Ditambah dengan atribut suci kerusakan yang ditimbulkan lebih daripada serangan yang biasa. Serangan cepat dilakukan karena keunggulan tongkat dan situasi yang memaksanya begitu, kalau Shin memaksa menggunakan satu serangan kuat yang ada dia akan ditekan oleh Yun Xiao lama kelamaan.
"Ughh..."
Yun Xiao mengaduh kesakitan sembari terdorong mundur beberapa meter ke belakang, penguasaan jalan pedang iblis di tubuhnya jauh lebih rendah daripada miliknya, sebuah kerugian yang datang dari kelebihannya sendiri.
Akibat serangan ini kedudukan sang iblis menurun sehingga Yun Xiao bisa mengambil alih tubuhnya lagi.
"Tubuhku harus terluka dengan sia-sia. Aku harus meningkatkan penjagaanku lagi." Yun Xiao bergumam di kejauhan, dia dan Dou Huang tidak... seluruh garis keturunan mereka baik ke atas maupun kebawah mempunyai kesamaan, mereka semua mengolah tubuh mental! Sebagai pertahanan untuk saat-saat seperti ini.
Yun Xiao melesat kembali pada Shin dengan katana di tangan kanan diarahkan ke bawah, kekuatan aslinya baru saja akan ditampilkan!
"Apa kau pikir aku selemah itu bocah? Biar kuberi tahu, yang tadi itu adalah iblis didalam diriku, kau sudah tahu hal ini kan?" Melihat tatapan hina Shin dia tidak bisa tidak meluruskan kesalah pahaman ini, tentunya kebanggaannya tak akan membiarkan dirinya direndahkan oleh bocah tiga belas tahun.
"Dan ya, aku juga tertarik soal warisan Sage itu walau aku tidak tahu siapa mereka. Yang pasti, aku akan mendapatkannya setelah ini!" Sage berada jauh dari sini, yang dekat saja seperti Sekte Burning Heaven saja mereka tidak tahu apalagi Klan Sage.
"Kau tidak akan mendapatkannya. Karena hal ini akan jadi hal yang akan melenyapkanmu!" Shin meraung keras.
"Mari kita lihat sejauh mana kemampuanmu, bocah!" Yun Xiao mendekati Shin sekejap mata, tanpa menunggu reaksi Shin dia sudah mengayun horizontal, mengingat tinggi badan mereka berdua tebasan ini setinggi leher Shin. Bisa-bisa Shin akan langsung mati seketika jika dia terkena.
Shin mengangkat tongkatnya lurus bagai anak panah dan menyimpannya didepan, menghalau katana yang akan memenggal dirinya. Bunyi berdentang terdengar dan Yun Xiao segera menarik katana miliknya kembali, dia sudah belajar dari pengalaman.
Memanfaatkan celah yang dibentuk oleh Shin, Yun Xiao dengan katana di tangan mengarahkannya tepat ke dada Shin dengan sangat cepat, gerakan menusuk yang indah dan mulus ditampilkan olehnya, gerakan ini berisi niat pedang yang sangat tinggi sehingga akan sangat sulit sekali untuk dihindari atau ditangkis.
Kecepatannya yang gila tak sempat untuk Shin bereaksi dengan senjata, dia mundur beberapa meter dan berhasil selamat dari ancaman kematian, walau hanya sekali.
Sekarang dia sudah sangat mengerti tentang perbedaan pengalaman bertempur antara mereka berdua, dia yang masih sangat baru masuk dalam dunia para ahli dan praktisi yang tak terhitung jumlahnya sama sekali tidak bisa dibandingkan dengannya. Walau persenjataan dan kartu truf milik Shin jauh lebih unggul, itu semua bisa dilewati dengan pengalaman Yun Xiao.
"Huuuh... tadi itu nyaris saja." Shin menghela napas lega namun tidak berani untuk mengendur.
Seluruh selnya berkontraksi dan membentuk sebuah fokus dan intensitas serius yang tinggi, instingnya selalu siaga dan waspada akan perubahan medan tempur serta auranya dia keluarkan sepenuhnya.
"Lumayan juga bocah, harusnya kau sudah ahli dengan tongkat milikmu. Tapi itu semua hanya permainan anak-anak bagiku!" Dia mengemukakan perbedaan pengalaman mereka berdua.
Shin tidak membalas ucapannya, dia merespon dengan wajah yang berubah menjadi marah dan dengan tongkat diacungkan kedepan, dia melesat dengan kecepatan tertinggi!
"Arhat Thrust!" Berbeda dengan Arhat Pierce yang juga merupakan skill originalnya, skill ini membawa dirinya sendiri kedalam serangan, walau lebih lambat dari yang pertama tetapi efek destruktifnya jauh lebih besar. Jika yang pertama akan menembus pertahanan maka yang ini akan menghancurkannya berkeping-keping!
Yun Xiao menggunakan kedua tangannya kali ini, dengan wajah yang masih tenang tanpa gangguan, dia menebas dari atas seakan tak peduli soal tongkat yang akan menghantam tubuhnya, yang dia pikirkan adalah kepala Shin yang terbelah dua dan mengeluarkan segala isinya ke muka bumi.
Shin sedikit kaget melihat respon ofensif dari Yun Xiao, sudah terlalu jauh untuk berhenti dia mengangkat tangan kirinya yang dipenuhi aura untuk memblok tebasan Yun Xiao.
Bug!
Tongkat yang punya jangkauan serang lebih menyerang Yun Xiao pertama kali, dada bagian kanannya terkena dan hanya berlindungkan aura iblis yang tidak berguna dihadapan Arhat Staff. Tongkat miliknya bisa dia rasakan menembus beberapa centi tubuhnya, cukup dalam untuk pembuka pertarungan.
Serangan Yun Xiao bukan berarti tidak mengenai Shin, pedangnya mengayun dengan mulus ke tangan Shin, hasilnya bahkan menyebabkan Shin terkejut. Tidak ada suara berdentang atau bunga api apapun, dia terluka!! Tubuh yang lebih kuat dari Feng Li sebenarnya terluka akibat serangan pedang! Bukan hanya itu, tubuh fisik yang lebih kokoh dari baja ini bahkan dialiri setengah aura ahli surgawi dan aura langit dan bumi yang juga sama intensnya, bisa kita bayangkan seberapa kuat dan kokoh kekerasan tangan kirinya tadi. Tapi itu masih tetap terluka! Kini dia diingatkan kembali tentang kengerian Cairan Korosif Mayat yang mulai dia lupakan.
Tepat setelah tongkat menghantam tubuhnya pedang Yun Xiao juga menebas tangan kirinya, walau Arhat Staff memiliki atribut suci tapi tubuhnya tidak! Itu terluka cukup dalam dan efek korosif yang mengerikan mulai menggerogoti tubuhnya, bahkan dengan Shin menggunakan auranya sendiri masih cukup sulit untuk menghentikan efek korosif, dan jika dia tidak segera melakukannya lukanya akan mengalami infeksi.
Tubuh Yun Xiao mundur beberapa meter dan terhuyung akibat serangan sebelumnya, dia terkena luka dalam yang cukup parah dan dia kesulitan menahan dampak serangan tadi dan keseimbangannya mulai goyah, rasa mual ingin meludahkan darah dia tahan sekuatnya, kerusakan yang menumpuk mulai menunjukkan taringnya.
Kapok meremehkan bocah didepannya lagi dan sadar bahwa dia sedang dikejar-kejar waktu, Yun Xiao melesat ke depan kembali dan menyabetkan katana di tangan beberapa kali dengan cepat. Hanya dengan keuntungan senjata dan pengalaman dia bisa memenangkan pertarungan ini.
Shin yang masih fokus menutup luka dan menyingkirkan efek korosif dari tubuhnya terpaksa harus menunda kegiatannya, Yun Xiao sedang terbang dalam kecepatan tinggi disertai dengan serangan yang jauh lebih ganas dibawa olehnya kali ini.