Lone Hero

Lone Hero
Membodohi Surga



Satu bulan waktu telah berlalu dengan cepat, Tak seperti seratus lebih bulan yang pernah ia jalani dalam hidupnya, satu bulan ini terasa sangat panjang dan lama. Bagimana tidak, Shin menjalani bulan ini dengan rasa sakit saja, siksaan dan berbagai penderitaan satu per satu ia rasakan, dia dibakar hidup-hidup dan masih banyak lagi, biarpun begitu dia masih belum menyerah dengan mudah, alhasil kalu dihitung-hitung dia sudah keluar-masuk sebanyak angka yang bisa kau bayangkan!


Tetapi, melakukan sesuatu secara berlebihan apalagi yang seperti ini tidak ada bedanya dengan menyakiti diri sendiri, setelah dia dilempar keluar rasa trauma masih timbul di pikirannya dan dia harus memulihkan diri, setelah semua kondisi mentalnya pulih dia masuk lagi-memulihkan diri lagi-masuk lagi dan terus berputar-putar menjadi sebuah siklus. Pada saat-saat pertama Shin menjalani percobaan Paviliun Mental, dia membutuhkan waktu yang lama, sekitar beberapa jam hingga sehari tergantung intensitas siksaan yang diterima. Namun sesuai kata Zhu Long, seiring berjalannya waktu serta bertambahnya pengalaman tentang rasa sakit, semua berjalan jadi lebih mudah, sampailah pada saat ini yang mana Shin hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk merestorasi semua kekuatan mental dan tekadnya.


Tapi satu bulan hanyalah di dunia luar khususnya di dalam Devouring Dragon Vessel, di dalam Paviliun Mental waktu menjadi lebih lambat lagi. Dalam waktu yang tidak terhitung jumlahnya itu, dia memiliki beberapa pengalaman dan bisa menarik kesimpulan berdasarkan itu: Shin menyadari bahwa dia tidak akan dilempar keluar selama dia belum mengeluarkan pikiran untuk menyerah atau mati, yang artinya jika dia masih punya tekad untuk bertahan, maka dia akan bertahan, hanya saja, bagaimana bisa Paviliun Mental diselesaikan semudah itu?


Untungnya Shin tidak perlu lagi mengalami masa transisi setelah memasuki paviliun, tepat seperti yang Zhu Long katakan padanya. Tepat setelah dia masuk, dia akan tiba di titik aman tanpa ada perasaan perjalanan ruang-waktu. Bangunan yang berasal dari era primordial, memang tidak bisa dianggap remeh.


Lantai pertama ini biarpun terlihat sangat mengerikan, ternyata setelah menjalaninya cukup lama tidaklah semengerikan yang kita kira. Yah, lagipula ini hanya yang pertama, tentu saja tidak akan begitu sulit. Saat ini, Shin hanya tinggal menunggu hari untuk menyelesaikan lantai pertama. Rasa sakit yang dirasakannya saat pertama kali memasuki Paviliun Mental ini sudah berkurang banyak yang menandakan bahwa tubuh mentalnya bertambah kuat dan semakin terbiasa dengan siksaan api dari lantai pertama Paviliun Mental ini, jika saat pertama kali masuk bernapas saja sudah merupakan hal yang menyakitian, sekarang tidak ada bedanya dengan bernapas pada umumnya. Juga, dia bisa bertahan beberapa minggu sebelum akhirnya menyerah, dan setiap dia masuk lagi jumlah dia melangkah selalu bertambah. Jika begini terus dia yakin bisa melewati lantai kedua dalam dua bulan sisanya di sini.


Di luar Paviliun Mental.


Dua orang ini: Shen dan Zhu Long masih menunggu dengan sabar, keheningan menyapu seisi ruang beberapa saat sebelum akhirnya suara merdu nan mempesona Zhu Long memecahkannya. "Dia anak yang pantang menyerah, cukup mengesankan melihat seorang bocah bisa segila itu untuk menyelesaikannya, ratu ini sedikit tersentuh dengan tindakannya." Zhu Long dan Shen selalu memperhatikan Shin yang berulang kali masuk dan keluar dari Paviliun Mental ini, rasa kekaguman dan kebahagiaan melonjak di tubuh mereka, dengan begini masih ada harapan bagi dunia ini.


"Hoo, apakah ini tanda sang ratu mulai ditaklukkan olehnya?" Shen tahu jelas tentang kesulitan menaklukkan ratu ini, itu jauh lebih sulit daripada menaklukan Purgatory! Pada dasarnya bahkan mustahil untuk membuat Zhu Long memuji. Bahkan Devouring Master, pemilik Zhu Long dulu, butuh waktu yang lama untuk membuat Zhu Long mengizinkannya membuat kontrak untuk Devouring Dragon Vessel.


"Ratu ini tidak akan takluk semudah itu, jika dia berhasil melewati Purgatory lapis pertama yang bahkan pejuang kuat era primordial tidak bisa lakukan maka ratu ini akan memikirkannya lagi." Zhu Long berkata dengan kode mempermudah Shin, Shen bisa dengan mudah menebak maksud dari Zhu Long ini.


"Purgatory yang tidak bisa dilewati para pejuang yang berumur ratusan hingga ribuan tahun diselesaikan oleh bocah lemah yang bahkan belum berumur sebelas tahun, lelucon macam apa lagi ini!?" Shen tidak heran dengan syarat Zhu Long, memang seperti itulah sifatnya.


"Tapi apa ratu kita akhirnya bisa ditaklukkan oleh bocah yang bahkan tidak sampai satu persen umurnya, kita akan tahu beberapa bulan lagi!" Shen mengeluarkan nada tantangan pada Zhu Long.


"Hmph! Ratu ini telah melihat banyak jenis kejeniusan dalam hidupnya, pada era primordial bocah sebelas tahun juga ratusan kali lebih kuat darinya. Ratu ini tidak akan takluk oleh bocah yang masih hijau ini!" Zhu Long mengangkat tangan kanannya dan menggunakan itu untuk menyentuh dadanya yang bulat dan kenyal itu, dia tampak sangat menggairahkan dan menegangkan saat ini.


"Tapi apa mereka bisa melewati purgatory pada umur sebelas tahun? Kelebihan ini adalah yang terhebat dalam sejarah jutaan tahun dunia!" Shen semakin menambah ketegangan.


"Jangan terlalu banyak bicara sekarang, dia belum tentu bisa melaluinya!" Zhu Long masih tidak gentar di hadapan Shen.


Lima hari kemudian.


Setelah banyak penderitaan dan usaha keras yang dikeluarkannya, setelah banyak waktu dihabiskannya, Shin akhirnya berhasil melewati lantai pertama dari Paviliun Mental! Dia berhasil, langkah awalnya dalam menyeledaikan Purgatory sudah dia selesaikan. Dia berhasil melakukan perjalanan selama satu bulan tanpa henti sambil menahan siksaan yang menyebabkan siapa pun menjadi gila, wajah Shin dipenuhi kebahagiaan dan rasa syukur karena tanggung jawab ini telah berakhir. Dia lega dan tentu saja sangat senang, siapa pula yang tidak ingin menikmati buah hasil kerja kerasnya? Tetapi, Shin juga sadar bahwa dia hanyalah baru menyelesaikan langkah awal, kesulitan yang sejati dia bahkan belum merasakannya. Kini, dia memandang jauh ke depan, dengan semangat yang baru, siap untuk menyelesaikan hal yang lebih besar lagi!


Jika diingat-ingat, saat pertama kali dia melangkahkan diri ke dalam Purgatory mini dia bahkan tidak tahan satu detik di dalamnya, namun setelah satu bulan lebih dia bisa bertahan satu bulan di dalamnya! Tingkat peningkatan yang jumlahnya gila ini jelas mengejutkan bagi siapa saja yang tahu tentang sulitnya menahan siksaan Purgatory ini. Setidaknya, ini setara dengan para ahli era primordial itu.


"Setelah mengetahui tingkat perkembangannya yang di luar nalar ini, apa kau yakin dia memiliki kualifikasi untuk itu?" Shen bertanya tentang ucapan Zhu Long kemarin-kemarin. Ratu yang terkenal dengan kesombongan dan kebanggaannya ini pasti tidak akan menarik ucapannya lagi, kan?


"Dia bahkan belum melewati lantai kedua dari Paviliun Mental, jangan terlalu berharap padanya Shen!" Zhu Long tetap pesimis tentang keberhasilan Shin.


"Dalam dua bulan ke depan dia pasti bisa menyelesaikannya, ditambah dengan waktu yang cukup lama setelah mengambil Volcano Essence aku yakin dia akan melewati lantai ketiga. Tingkat peningkatan seperti ini memang telah jauh melebihi perkiraanku, dia memang bukan bocah biasa saja. Jika benar dia mampu melalui yang asli, fondasinya akan jadi yang sempurna; masa depannya tidak akan terbatas. Dengan begitu kita akan mendapatkan bukan hanya secercah harapan tapi sebuah matahari yang menyilaukan!" Shen sangat optimis dengan keberhasilan Shin di masa depan. Cukup jauh dari cara pikir Zhu Long.


"Tapi aku khawatir dengan tumit Achilles miliknya," kata Shen dengan serius, "jika itu dibiarkan terlalu lama dampaknya bisa jadi sangat besar. Sekarang saja sudah cukup mengkhawatirkan, jika masih berlanjut dua tahun lagi... semua yang kita pikirkan akan jadi tidak berguna." Tetap saja, halangan masih akan ada untuk menghalangi jalannya menuju puncak dunia, dan halangan tersebut tak lain adalah Ying Ai.


"Tapi karena benda warisan kali ini adalah Divine Flame, aku bisa sedikit bertenang, pastinya bukan hanya orang kekaisaran ini saja yang tertarik dengan Divine Flame di sini. Orang-orang itu pasti tidak akan tinggal diam ketika satu Divine Flame muncul ke dunia," tambah Shen sebelum Zhu Long bahkan bisa merespon ucapannya.


"Kau terlalu meremehkan ahli di zaman ini, ada cukup banyak Overlord juga di sini meski tidak sebanyak di zaman kuno, dan juga mereka sepertinya akan berguna, Jenderal Iblis yang disegel di sini mungkin bisa mereka bunuh dan jika gadis itu bisa mengambil Divine Flame mungkin dia akan menarik mata mereka, dengan begitu bocah ini akan mendapatkan motivasi lainnya untuk berlatih lebih keras." Shen memaparkan kemungkinan bagus yang mungkin terjadi.


"Apa kau yakin dia tidak akan mengambil Divine Flame dari Ying Ai? Tujuan mereka sudah jelas untuk mengambilnya, kurasa tidak mungkin mereka akan melepaskan benda sehebat itu untuk jatuh ke tangan orang lain apalagi yang lemah seperti ini. Sebagai elit terkuat dunia, jangankan mengambil Divine Flame darinya, menghancurkan tempat ini jutaan kali juga dia masih bisa melakukannya dengan mudah." Zhu Long berniat untuk membangunkan Shen dari mimpi indahnya. Banyak hal harus diperhatikan olehnya agar semua hal bisa terjadi sesuai keinginan, dan ya, Zhu Long pesimis tentang hal ini.


"Kau tahu sendiri kan, semakin kuat seseorang semakin tidak peduli juga dia tentang hal duniawi lainnya. Punya dua anggota yang memiliki Divine Flame dalam satu sekte akan menjadikannya sekte api terkuat di zaman ini. Kita hanya bisa berharap kalau orang serakah tidak akan muncul. Kau harusnya sadar kalau aku tidak bisa mempengaruhi takdir yang ditentukan surga bahkan dalam kondisi terbaikku. Asalkan takdir bisa sedikit berbaik hati dan membiarkan hal krusial berjalan sesuai keinginanku, sisanya bisa kuurus sendiri dengan mudah." Shen, walau namanya sendiri memiliki arti "tuhan" tapi dia bukan itu, dia hanyalah manusia biasa yang memiliki pengetahuan tertinggi. Takdir surga, itu masih berada di luar kuasanya.


"Tentu aku mengetahuinya, kau tak memiliki kekuatan jadi yang bisa kau perbuat sangatlah terbatas. Tapi aku tidak suka hal ini, surga, lagi-lagi ratu ini harus memasrahkan segala sesuatu padanya. Setelah semua yang dia lakukan pada dunia ini selama iutaan tahun, ratu ini bahkan membencinya!" Kebencian yang kuat benar-benar dimasukkan olehnya dalam kalimat ini, seolah hal itu adalah musuh bebuyutannya selama ini. Tapi setelah menakdirkan dunia ini mengalami dua bencana super besar, siapa yang tidak benci hal itu?


"Jika dikata benci, sebenarnya aku juga benci surga yang sangat tidak adil itu. Dua generasi Klan Sage yang kubangun dengan darah dan keringat harus hancur berkeping-keping yang bahkan warisan tertinggi mereka yaitu diriku harus terlempar ke benua yang berbeda. Tapi apa yang bisa kuperbuat? Aku hanyalah manusia biasa yang bahkan tidak memiliki kekuatan apa pun, dibandingkan kehendak surga yang mutlak itu, aku lebih tidak berharga daripada semut." Shen berkata dengan sangat dalam, beberapa kesedihan mungkin disembunyikan tapi itu masih terasa. Setelah semua bencana itu, siapa pula yang tidak membenci surga?


"Tetapi aku saat ini yakin," tambah Shen dengan nada yang berbeda, "dia akan melampaui surga yang tidak adil dan kejam itu! Dia akan melewati takdir mutlak pembawa bencana itu! Dia akan menghancurkannya, merusak semua yang telah ditentukan, mematahkannya menjadi dua untuk membawa seluruh dunia ini lepas dari segala ancaman besar yang menghantui!" Shen sungguh berharap bahwa semua perkiraan dalam satu set kalimat ini menjadi nyata, dia tidak peduli apa harga yang harus dia bayar agar hal ini terjadi, asalkan itu menjadi nyata, semuanya adalah sepadan.


"Harapan yang sangat besar untuk orang yang sangat kecil dan lemah. Biarpun aku sedikit pesimis dengan itu, tapi aku setuju dengan ucapanmu."


"Tapi untuk memudahkan jalannya aku harus memastikan beberapa hal. Zhu'er, apakah ada ahli yang meninggalkan warisan mereka di sini? Kalau tidak, apakah paviliun-paviliun itu masih tetap berdiri dan isinya masih tetap utuh?" Dunia di dalam item ini tak terbilang luas dan pernah ada manusia yang tinggal di dalam sini untuk waktu yang lama. Bukan tidak mungkin beberapa orang meninggalkan peninggalan mereka.


"Paviliun Skill dan Paviliun Harta masih berdiri kokoh, untuk keuangan ada jutaan Pil Aura tingkat tinggi, kita tidak perlu mempedulikan masalah ekonomi untuk waktu yang panjang. Hanya saja kau harus kecewa kali ini, sama sekali tidak ada ahli yang meninggalkan warisan. Lagipula bukan keputusan yang tepat untuk meninggalkannya di sini." Zhu Long adalah pemilik dari dunia ini, otomatis dia bisa tahu apa saja yang ada di dunianya ini.


"Tidak apa-apa, lagipula aku masih sadar diri. Lalu, apa masih ada Divine Skill dan Divine Item lainnya disini?" Kedua benda yang dicari Shen adalah yang paling berharga di seluruh dunia, dia tak akan terkejut jika tidak ada di sini.


"Shen, harusnya kau itu malu karena mengklaim dirimu 'sadar diri'! Kau pikir Divine Item dan Divine Skill bisa ditemukan semudah itu! Sebagai sesama Divine Item kau bisa tahu betapa langkanya itu kan? Divine Item, jangan harap benda seperti itu ada si sini. Tapi untungnya, Divine Skill aku masih punya hanya saja sudah itu tidak sempurna dan tidak mungkin diperbaiki, namun masih banyak skill Celestial Sempurna lainnya. Kau tak perlu khawatir tentang gudang senjata bocah ini. Bisa menikmati kemewahan seperti ini... dia memang bocah dengan keberuntungan hebat." Zhu Long bahkan sedikit terkejut dengan keberuntungan Shin. Bisa menemukan dua item lima besar dalam Primordial Divine Item List, keberuntungannya bahkan membuat surga iri!


"Harusnya masih ada segel dalam tubuhnya kan, bagaimana itu bisa terlepas dan bakat sejatinya muncul?" tanya Zhu long, dia adalah teman dari ibunya Shin, hal seperti ini dia jelas mengetahuinya.


"Itu akan terjadi saat dia melakukan terobosan penting. Di mana dia harus menerima ujian paling penting dalam kultivasi." Shen tidak bisa memikirkan alasan lain yang lebih logis daripada hal ini.


"Jadi maksudmu mereka berencana meminjam kemarahan langit untuk menghancurkan segelnya?" Zhu Long terkejut dengan kesimpulan Shen yang cukup tidak masuk akal.


"Begitulah, tapi bahkan aku sekalipun tidak bisa memikirkan hal seperti menipu surga ini. Sampai-sampai bisa mematahkan hukum alam, harus kuakui kalau mereka sangat licik."


"Jasa mereka bahkan akan melampaui pendahulu mereka jika rencana ini telah berhasil." Zhu Long memuji kecerdikan dan kelicikan orang tua Shin.


"Ahli zaman sekarang memang lebih licik dari pendahulunya, namun kelicikan ini sangat mutlak diperlukan untuk perang nanti." Shen menjabarkan satu variabel kecil namun penting dalam perang melawan iblis.


"Ahli zaman dulu memang lebih kolot, apalagi orang yang disebut Grand Sage itu!" Zhu Long menghina tuan dari Shen, dihina terang-terangan seperti itu, tentu saja dia akan membalas!


"Daripada orang yang sukanya main perempuan!" Secara alami, Shen membicarakan Devouring Master.


Setelah ini, kedua item yang merupakan teman lama dalam suka dan duka dan dalam hubungan antara mereka dan tuan mereka terus terjalin hingga saat ini. Bisa dimiliki oleh orang yang sama merupakan kebetulan yang sangat aneh namun sangat menyenangkan hati mereka berdua, mereka selalu senang saat berdebat tentang tuan mana yang paling hebat, namun nanti di masa depan mereka akan berdebat tentang benda mana yang diakui Shin.


Shin saat ini masih sedang asyik disiksa di Paviliun Mental lantai dua, intensitas api di sini beberapa kali lipat lebih panas daripada di lantai satu, namun karena sudah cukup terbiasa dengan dibakar hidup-hidup Shin bisa beradaptasi lebih mudah. Kekuatan dan tubuh mental milik Shin menjadi jauh lebih kuat daripada saat pertama dia ke sini, jika dia memiliki kekuatan mental seperti ini saat memahami Grand Sage Art bagian pertama maka dia hanya butuh waktu satu tahun untuk memahaminya! Keuntungan besar seperti ini telah dilupakan dan tidak dimaksimalkan sebaik mungkin ahli zaman sekarang, inilah salah satu alasan kemerosotan standar dunia selain karena pencemaran Aura Iblis.