
"Hoo... apa ini rencana awalmu sebelumnya Nak Shin? Serangan yang mampu membunuh seorang ahli Master itu kan?" Tanya Yi Lei cukup penasaran.
Menurut perkataan Shin dahulu, serangan pembunuh ahli Master ini memang membutuhkan uluran tangan dari Yi Lei dan Suo Qing, mereka tidak tahu apa serangan yang sekuat ini dan apa peran mereka dalam serangan ini, tapi yang pasti hasilnya pasti tidak akan mengecewakan mereka. Shin tidak mungkin berbohong, mereka sangat menyadari hal ini, dengan banyaknya rahasia dan informasi yang tersimpan di balik lengan bajunya, mereka berdua tentu sangat paham akan sikapnya ini. Biasanya, sulit untuk mendapat kepercayaan dan bantuan dari orang semacam itu, namun setelah kau bisa mendapatkannya, kau akan menerima sebuah manfaat yang tidak pernah kau kira sebelumnya! Dan kali ini, pihak Azure Sky Empire telah mendapatkannya, bukan hal yang bijak untuk meragukannya.
"Anda benar Patriark Yi, inilah yang kumaksudkan sebelumnya. Menurut perkiraan saya, dengan satu serangan ini seorang ahli Master bisa langsung terbunuh seketika. Bahkan jika perkiraan itu ternyata keliru, seharusnya ini bisa melukai mereka sangat parah hingga tidak bisa bertarung. Keduanya akan mengarah pada hasil yang sama-sama menguntungkan kita. Hanya saja, kekuatanku sendiri tidak akan cukup untuk bisa mendapatkan serangan sekuat itu, saya butuh bantuan kalian." Bagaimanapun, Shin belum pernah mencoba melakukan hal ini sebelumnya, dia tidak bisa yakin seratus persen soal keberhasilan serangan ini nantinya.
"Dari sini ke sana jaraknya lumayan jauh, apa kau yakin seranganmu akan bisa mengenainya, Nak Shin? Bahkan Jade Sword River milikku hanya bisa menjangkau lima kilometer jauhnya, ini berada di luar batas kemampuanku sendiri. Jangan katakan soal Ultimate Jade Sword, aku bahkan tidak mau menggunakannya saat ini." Dengan berat hati Suo Qing berkata.
Mendengar hal ini, Yi Lei menghela napas berat. "Nak Shin, Falling Dragon Thunderfall milikku hanya bisa dikeluarkan sejauh dua kilometer jauhnya dariku. Jangkauannya memang jauh lebih pendek daripada Jade Sword River tapi dampak area yang dihasilkannya berkali lipat lebih dahsyat. Dan sangat jelas bahwa tidak mungkin untuk menyerang mereka dari sin. Nak Shin, bantuan apa yang kau perlukan sebenarnya?"
Menurut akal sehat dan logika manapun, dengan mengandalkan kekacauan dan dampak hebat dari dua serangan ini, keterkejutan dan ketidaksiapan serta aspek penghancuran yang dahsyat. Paling tidak akan menciptakan sebuah celah dan peluang yang akan memuluskan serangan apapun untuk bisa menyelinap masuk tanpa gangguan. Apalagi, mereka berdua mengira bahwa Shin masih menyimpan beberapa rahasia yang disembunyikan, dan hanya itulah tebakan mereka untuk serangan pembunuhan mutlak ini.
"Sepertinya kedua Senior sedikit salah paham dengan hal ini. Saya tidak membutuhkan pengalih perhatian atau pelemah musuh apapun, Senior sekalian hanya perlu untuk melakukan sebuah hal yang sangat sederhana."
Dengan sekejap mata Arhat Staff dikeluarkan Shin dan tergantung datar di depannya dengan megah. Itu melayang-layang di udara tanpa ada penyangga sama sekali, dan bisa kita tebak bersama bahwasannya Shin akan menggunakan Arhat Staff dalam serangannya kali ini.
"Ahh.... Bukannya ini tongkat yang sama yang kau pakai beberapa hari yang lalu Shin?" Zhang Wu segera mengenali tongkat kayu coklat mulus ini. Dalam pikirannya, benda ini sama sekali tidak bisa lepas dari benaknya, sebuah benda yang bahkan bisa tetap utuh tanpa ada goresan sedikitpun setelah menerima berbagai serangan kuat ahli Master sangatlah langka, beberapa hari ke belakang dalam beberapa waktu Zhang Wu sesekali memikirkan tentang tongkat ini.
"Ya, ini tongkat yang sama dengan yang hari itu." Shin menegaskan kalimat Zhang Wu.
Memperhatikan Arhat Staff, Suo Qing memiliki beberapa kekhawatiran di benaknya. "Harta ini harusnya sangat kuat, tapi entah mengapa aku tidak bisa merasakan fluktuasi Aura apapun darinya. Alih-alih, aku hanya bisa merasakan perasaan suci dan agung yang tak tertandingi darinya. Sungguh hal yang sangat aneh. Nak Shin, kalau tidak keberatan Patriark ini ingin tahu Harta Aura tingkat apa tongkat ini?" Dirinya sudah sadar dan mengetahui bahwa bertanya hal ini cukup tidak sopan dan siapa pula yang ingin membeberkan rahasia besar mereka sendiri? Terlepas dari itu semua, Suo Qing sekalipun sangat penasaran tentang hal ini apapun yang terjadi.
"Meski si Suo Qing itu tidak sopan bertanya seperti itu, aku juga sama penasarannya dengan dia. Apakah tongkat ini bahkan lebih kuat daripada kami?" Yi Lei juga bersikap yang sama dengan yang Suo Qing lakukan.
Seorang ahli tidak bisa merasakan tingkat kekuatan ahli lain yang lebih kuat darinya, ini adalah hal umum yang bahkan Azure Sky Empire pun sadar akan hal ini. Pada dasarnya, indra seseorang memiliki keterbatasan dalam mengukur besaran jumlah Aura yang terkandung di dalam sesuatu, jika target pengindraan memiliki besaran Aura lebih besar daripada milik pengguna, maka jelas tidak mungkin untuk merasakannya. Bukan hanya berlaku pada manusia, merasakan tingkat kekuatan harta pun menerapkan aturan yang serupa. Hanya saja, diperlukan pengalaman dan pemahaman yang tinggi untuk benar-benar bisa memahami kekuatan dan kegunaan sebuah harta. Tidak sembarang orang bisa melakukannya.
Di bawah pertanyaan yang terdengar sensitif ini, Shin menghela napas panjang bukan karena dia tidak mau menjawab, tapi memang karena dia tidak tahu jawabannya sendiri.
"Bukannya bermaksud lancang, tapi bahkan saya sendiri tidak mengetahui sejauh mana batas akhir tongkat ini. Menurut kekuatan yang saya miliki sekarang, saya hanya bisa menggunakan beberapa kemampuannya saja. Perihal tingkatannya, seharusnya itu tetap menjadi rahasia."
Divine Item, dua kata ini pastinya sangat asing terdengar di telinga ahli kekaisaran, bahkan di telinga Shin sendiri dua kata ini masih menjadi misteri tersendiri baginya. Meskipun ada tiga dari mereka yang dimiliki Shin, Shin pada dasarnya bahkan tidak mengeluarkan sepuluh persen potensi sejati mereka! Menuturkan perkataan Shen, Divine Item ada di tingkatan dan dimensi yang berbeda daripada Harta Aura biasa, pada dasarnya tidak bisa membandingkan dan mengukur Divine Item dengan ukuran harta biasa. Itu adalah eksistensi independen yang ada di luar jangkauan manusia.
"Maka jadilah seperti itu. Ada baiknya juga jenius hebat memiliki harta yang hebat. Langsung saja, apa bantuan yang kau perlukan Nak Shin?"
Di depan mereka pembantaian sedang terjadi dan dalam beberapa saat singkat lagi The Five Devils akan terpancing oleh serangan dadakan ini. Mengeluarkan target dari sarangnya dan menjadikannya lebih mudah untuk ditargetkan.
"Mudah saja, anda sekalian hanya perlu untuk menyuntikkan Aura yang anda miliki. Dengan gabungan empat Aura di sini dan beberapa pengaturan serangan yang saya lakukan nantinya. Harusnya kekuatan yang dimiliki akan cukup untuk memenuhi klaim yang saya sebutkan."
Permintaan Shin memang kelihatan sangat sederhana padahal sebenarnya tidak. Untuk bisa menampung jumlah Aura mengerikan dari dua ahli Master dan dua ahli Surgawi, bahkan Jade Sword milik Suo Qing akan retak pada akhirnya. Tetapi, mengingat benda yang akan digunakan kali ini, mereka bisa bertenang dengan hal ini. Tapi bukan berarti kekhawatiran mereka berakhir begitu saja, menyuntikkan Aura itu satu hal, tetapi menyesuaikan berbagai macam jenis Aura yang berbeda untuk bisa berdampingan dalam satu wadah yang sama harus diakui hal ini sangat sulit.
Aura Petir, Aura Pedang, dan Aura biasa dari Shin dan Zhang Wu harus terjalin bersama dan berharmonisasi di dalam Arhat Staff. Menggabungkan semua jenis Aura ini, akan menjadi tugas Shin seutuhnya. Agar tiap Aura yang nantinya akan dibubuhkan ke Arhat Staff tidak saling tolak-menolak dan menghancurkan satu sama lain, dibutuhkan kemampuan kontrol yang mengerikan untuk hal itu. Untuk hal ini, Focussed Aura Control kembali memegang peran penting.
"Kalau begitu, aku akan melakukannya untuk yang pertama. Nak Shin, kuserahkan bagian kontrol padamu." Sadar bahwa tidak mungkin untuk melakukannya bersamaan, Suo Qing mengajukan dirinya terlebih dulu.
Dia mendekati Arhat Staff dan merentangkan tangannya ke bawah.
Sebagai tangan direntangkan, Aura Pedang yang tidak terukur mulai mengalir keluar dan membentuk beberapa bilah giok pendek, dengan cepat berbagai bilah giok ini bergerak beriringan menyelimuti seluruh Arhat Staff tanpa terkecuali. Merubah tongkat coklat mulus ini menjadi tongkat giok dengan bilah di setiap sisinya. Dengan Aura yang besar di setiap bilah ini, memperkuat kekuatan Arhat Staff beberapa kali lipat.
Tanpa disuruh atau disebutkan apa yang harus dia lakukan, Suo Qing sudah paham apa yang dimaksudkan oleh Shin, pun juga dengan Yi Lei dan Zhang Wu. Berawal dari sebuah tongkat yang bisa menampung Aura dari mereka berempat, Suo Qing akan melapisi tiap bagian tongkat ini menjadi bilah yang super tajam. Lalu adalah giliran Yi Lei untuk memperkuatnya dengan petir miliknya dan yang terpenting, memberikan kecepatan petir di tongkat ini. Zhang Wu serta Shin hanya akan menambah kekuatannya.
Prosesnya tidak terlalu lama dan Suo Qing sudah selesai. Dia mundur kembali ke tempatnya dan menyaksikan jalannya pembantaian pasukan Evil Region.
"Terimalah petirku ini Nak Shin. Bilang saja kalau jumlahnya ada di luar jangkauanmu." Kemudian Yi Lei melakukan hal yang serupa dengan Suo Qing.
Bzzt....
Bzzzzzttt....
Kini, tongkat yang sepenuhnya giok memiliki petir kecil yang dengan senang menari-nari dan mengalir di permukaannya. Namun, reaksi penolakan sudah mulai terjadi dan beberapa bilah pedang mulai retak tapi langsung diperbaiki oleh Suo Qing.
Tapi ya, reaksi penolakan terhadap dua kekuatan ini jauh lebih lemah dan semu dibanding dengan ekspektasi keduanya. Bahkan sebelum Shin belum mulai mengakurkan kedua Aura ini, secara misterius dua kekuatan ini saling terkait bersama. Ini tak terlepas dari sifat Arhat Staff, lebih jauh Paramita Divine Wood sendiri. Kesempurnaan, dia selalu menginginkan dan menjadi hal itu, seharusnya ia bisa dengan mudah tanpa ada usaha sedikitpun untuk menampung ratusan jenis Aura di dunia ini. Tapi karena dia sudah dipecah menjadi lima dan pemiliknya pun teramat sangat lemah, sebatas inilah yang mampu Arhat Staff lakukan.
Shin di sisi lain merentangkan kedua tangannya ke depan, dengan wajah yang berkeringat dingin cukup kesulitan mengendalikan Aura yang saling berlawanan ini, Shin mencoba untuk mengakurkan keduanya layaknya menyatukan air dan minyak.
Mengalihkan pandangannya dari tiga orang yang sedang kesusahan ini, Zhang Wu menggerakkan bola matanya menuju tempat pembantaian sedang berlangsung. Namun, bukannya mendapat kabar baik tentang terbunuhnya ribuan musuh, dia melihat lima ahli Master musuh sudah keluar dari Main Hall Klan Zhang.
"Gawat! Musuh sudah keluar dari aula dan akan membantai pasukan kita sebentar lagi!"
Teriakan Zhang Wu tak ayal langsung menambah kepanikan dan kegentingan di dalam benak Shin, walau harus diakui bahwa dia memang harus memberikan informasi ini.
Suo Qing dan Yi Lei pun sama paniknya dengan Shin. Tentunya mereka tidak mau para ahli Surgawi Puncak yang berharga mati secara sia-sia begitu saja, itu adalah pasukan yang langka dan sangat berharga. Karenanya, Yi Lei bertanya tentang sesuatu.
"Nak Shin, butuh berapa lama waktu lagi untuk mencapai tingkat kekuatan yang dibutuhkan?"
Yi Lei hanya bisa menghela napas panjang, dalam situasi ini dia tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa mempercepat aliran Aura yang dialirkan untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan. Dia hanya tidak tahu bahwa, dua menit yang disebutkan Shin sudah termasuk dengan akselerasi ini.
***
Di kejauhan, para ahli Duniawi yang sekarang sudah berkurang sekitar empat puluh ribu merasakan gejolak keselamatan dalam hati mereka. Para petinggi tingkat Master sudah keluar dan niatnya, mereka sudah bisa menebaknya. Tanpa perlu disuruh atau dikomandoi, secara serempak pasukan ini berlarian mundur ke dalam garis pertahanan. Membiarkan petinggi mereka bertarung.
"CARI MATI!!!" Teriak Old Tu dengan volume tertinggi yang pernah dia keluarkan, masa-masa genting akan datang dan sekarang dia sedang menghadapi ancaman serangan dua sisi. Tak terbilang betapa marahnya dia kali ini.
"Sialan, mana sinyal yang para Patriark maksud?!" Gerutu seorang ahli Surgawi Puncak.
Dia bersama 199 rekannya berhenti di udara dan mengalihkan perhatian mereka pada lima orang yang sedang menatap mereka sangat marah. Dari Old Tu, Old Liu, Chi Lan, Wen Qin, dan seorang lagi yang datang dari Sekte Blood Haze bernama Mo Gu.
Andai mereka hanya melawan satu ahli Master saja, mereka masih bisa keluar sebagai pemenang, dua masih bisa asalkan kerja sama mereka baik, tiga sangat sulit, empat mustahil, lima, mereka hanya cari mati! Apalagi ini dipimpin Old Tu secara langsung, tidak ada harapan apapun lagi bagi mereka untuk tetap hidup lebih dari sepuluh menit lagi.
"BANTAI MEREKA SEMUA!!!"
Perintah singkat dari Old Tu langsung menyebabkan semua orang lainnya langsung melesat ke depan, dengan berbagai senjata mematikan dan kekuatan dahsyat yang terkandung di dalamnya, mereka tidak diragukan lagi akan mengembalikan dua ratus jiwa pada penciptanya.
"Bentuk formasi!!"
Bukan Azure Sky Empire namanya kalau tidak punya antisipasi dalam situasi genting ini. Dalam sekejap mereka yang awalnya berpisah dan sendiri-sendiri mulai mencari rekan seperjuangannya dalam formasi dua puluh ahli. Menjadikan sebuah pasukan kecil yang setidaknya, akan menambah umur mereka tiga puluh detik lamanya.
Booom booom booom booom booom
Percuma, semuanya percuma, formasi apapun yang mereka bentuk dan gunakan tidak ada gunanya. Hanya dalam waktu satu setengah menit singkat, setiap ahli Master Evil Region sudah menghancurkan setengah pasukan kecil ini, yang artinya sudah lima puluh ahli Surgawi Akhir dibantai!
"Bagus, bagus, teruslah berkumpul seperti itu! Tetap seperti itu dan tunggu saja kami bantai sekaligus!!" Ya, langkah mereka membuat formasi adalah salah besar. Mungkin benar apabila mereka jadi lebih kuat dan bisa memberikan perlawanan yang cukup berarti, tapi masalahnya adalah mereka jadi mangsa empuk! Kalau itu formasi seratus orang, ahli Master sekalipun tidak akan mau melawan yang seperti itu, tapi ini hanya dua puluh, jumlah segini tidak signifikan bagi mereka.
Kini, sudah terlalu telat untuk menyesali keputusan salah yang telah diambil. Meski masih belum ada sinyal yang disebutkan dalam perintah yang disebutkan para Patriark, mereka tanpa dikomandoi pun akan mundur dengan sendirinya.
"Menyebar dan mundur!!!"
Pada saat seperti ini, mereka sudah sadar bahwa operasi telah berakhir dengan kegagalan, wajar bila mereka memilih mundur apalagi misi mereka cukup tidak jelas. Dan ya, inilah yang diharapkan oleh Shin.
"Bagus, tidak akan menyenangkan jika kalian terlalu mudah mati!!" Chi Lan sontak menjadi kegirangan dan seketika mengejar seorang ahli Surgawi. Dengan ledakan yang keras menyertai keberhasilannya dalam pembunuhan ini.
***
"Huuuh... cukup melelahkan tapi hasilnya sebanding dengan usahanya."
Ya, proses amplifikasi Arhat Staff sudah sepenuhnya selesai dan kini, sebuah tongkat berbilah giok di setiap sisinya serta petir biru kuat yang menyelimutinya berada di depan mereka berempat. Dengan tambahan Aura Shin dan Zhang Wu sendiri, ini tidak diragukan lagi akan membunuh seorang ahli Master!
Shin memandang medan tempur yang mana dilihatnya pasukan yang mundur tidak karuan. "Senior, yang mana orang yang disebut Old Tu?" Tanya Shin, sebelum dia datang ke sini dengan array teleportasi, dia sudah menetapkan targetnya sendiri.
"Yang itu..." Suo Qing menunjuk seorang pria tua berjubah hitam yang tak lain adalah Old Tu, "dia sering disebut Old Tu, pemimpin dari The Five Devils sekaligus musuh bebuyutan Dou Huang. Kusarankan kau membunuhnya, karena selain kekuatannya, otaknya juga sama menyusahkannya."
Shin mengangguk dan berterima kasih pada Suo Qing. Kemudian, Shin memfokuskan dirinya sendiri dan mulai mengaliri tangannnya dengan Aura keperakan miliknya ini, dia kemudian merentangkan tangannya kedepan dan meraih Arhat Staff di depannya.
Segera, dia sudah menggenggam Arhat Staff kuat dan tidak ada masalah apapun terjadi, ini terjadi karena dua Aura ini sudah seperti menjadi bagian dari Arhat Staff, yang mana tidak mungkin akan menyerang Tuannya sendiri.
Shin mengangkat tangannya dan tongkat mulai berotasi dengan kecepatan yang gila, petir yang awalnya tenang menjadi marah dan meraung keras sekali, mengembalikan sifat sebagaimana petir seharusnya. Pedang giok bergemericik hebat akibat gesekan yang diakibatkan rotasi super cepat ini, dengan suara berdentang dan gemericik hebat, Shin menyipitkan matanya dan mengunci tempat di mana Old Tu berada. Membidiknya dengan tepat tanpa akan mengenai ahli kekaisaran sama sekali.
"Fusion Pierce!"
Shin melemparkan Arhat Staff lepas dari genggamannya, membiarkannya melesat cepat sekali sampai-sampai mata Suo Qing tidak bisa mengikutinya! Ditambah dengan atribut petir yang dimilikinya serta rotasi cepat yang diterapkannya, dan Floating Staff Control yang memegang kendali utama, ini adalah serangan terkuat yang lebih kuat daripada Ultimate Jade Sword!! Bahkan tembok pertahanan setebal seribu meter pun akan ditembus oleh serangan ini, tak perlu mengatakan ahli Master.
WHHOOOOSS!
Dengan kecepatannya yang tinggi, jarak sepuluh kilometer akan dilampaui dalam waktu singkat tanpa sedikitpun mengurangi kekuatannya. Dan ya, tongkat ini jelas mengarah pada Old Tu yang saat ini sedang membantai ahli yang berkeliaran.
Di sisi lain, Old Tu yang baru saja membunuh seorang ahli Surgawi bisa merasakan dengan instingnya bahaya yang sangat besar, dan ini datangnya dari depan! Dia cukup tidak fokus sebelumnya dan dengan kemarahan menyelimutinya sehingga instingnya sedikit terhalangi. Sadar, dia segera mengalihkan kepalanya guna mencari tahu apa itu, namun terlambat...
LEDAKAN!
Sebagai dia mengalihkan kepalanya, Fusion Pierce sudah sampai dan menembus melalui tubuhnya layaknya pisau panas dan mentega, tanpa sempat mengeluarkan jeritan keputusasaan, Old Tu sudah meninggal! Tubuhnya memiliki lubang berdiameter sekitar lima puluh cm dan dia jatuh ke bawah tanpa daya sama sekali. Arhat Staff di sisi lain terus menembus dan akhirnya berhenti setelah diarahkan ke bawah untuk menghantam tanah.
Adegan ini terlalu cepat, tidak sampai enam puluh detik untuk semua kejadian. Mendengar suara ledakan yang cukup keras, The Five Devils menghentikan semua kegiatan yang mereka lakukan, hanya untuk memastikan apa yang telah terjadi sebelumnya.
Saat mereka melihat jenazah Old Tu yang seperti sundel bolong, semuanya hening dan diam tak bergerak, tak satu jiwapun berbicara, tidak The Five Devils, tidak pasukan Evil Region, tidak ahli Surgawi Akhir kekaisaran, tidak pula Suo Qing, Yi Lei, atau Zhang Wu. Adegan yang terpampang saat ini, sudah memutarbalikkan semua logika!!!